NovelToon NovelToon
Labuhan Hati Sang Alpha

Labuhan Hati Sang Alpha

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Manusia Serigala / Ruang Ajaib
Popularitas:22.4k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

"Jangan tertipu dengan kelembutan kelopak bunga, karena di balik keindahannya ada duri yang bisa menembus jantungmu tanpa suara."

Putri Arabella Costa adalah perpaduan keanggunan bangsawan dan ketangguhan jiwa modern. Terlahir kembali sebagai putri bungsu Kerajaan Costa, Bella menolak diam di istana mewahnya dan memilih hidup bebas menyamar sebagai gadis biasa. Dia memiliki ruang dimensi berisi air kehidupan yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

Lucian Alistair sosok pria yang dingin, dominan, memiliki insting bertarung serta indra penciuman yang tajam, menguasai garis depan militer, dan memiliki harga diri setinggi langit yang tidak bisa disentuh oleh sembarang orang.

Dua karakter kuat pemilik rahasia besar ini mendadak terikat dalam pernikahan tak terencana. Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Akankah kebuasan serigala bisa menaklukkan sang putri rahasia, atau justru sang Alpha yang akan bertekuk lutut di bawah kendali Arabella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HAMPIR KETAHUAN

Siang ini pasar kota Kerajaan Costa sangat ramai.

Ara baru saja mengemas keranjang anyamannya setelah dagangan sayur dan obat-obat herbal nya habis terjual.

Saat dia hendak membalikkan badan untuk mendorong gerobaknya, sekelompok pria berkuda dengan baju zirah khas pasukan elit kerjaan Costa melintas di jalan utama pasar.

Mata Ara tidak sengaja berpapasan dengan salah satu kesatria muda yang memimpin barisan di depan.

Pria itu berambut pirang pendek dengan sorot mata yang tegas.

BRAKK

Kesatria muda itu tiba-tiba menarik tali kangkang kudanya, hingga kudanya meringkik nyaring, dia melompat turun dari kuda tanpa memedulikan tatapan heran dari para anak buahnya.

"P-Putri Arabella...?" bisik kesatria itu, suaranya bergetar hebat seolah baru saja melihat hantu di siang bolong.

Pria itu adalah Gavin, kesatria muda kepercayaan Pangeran Xavier, kakak pertama Ara.

Ara yang mendengar nama aslinya disebut, langsung membelalakkan mata sempurna, jantungnya berdegup kencang karena syok, namun dengan cepat dia mengubah ekspresi wajahnya menjadi se datar mungkin.

"Maaf, Tuan Kesatria, anda salah orang, nama saya Ara, hanya gadis desa biasa," jawab Ara dengan nada polos yang dibuat-buat, sambil buru-buru memegang gagang gerobaknya, bersiap untuk kabur.

Namun Gavin dengan cepat melangkah maju, menghalangi jalan gerobak Ara dengan tubuh tegapnya.

"Anda tidak bisa mengelabui saya, Yang Mulia Putri, tahi lalat kecil di dekat telinga Anda, Pangeran Xavier sudah mencari Anda ke seluruh penjuru negeri setelah Anda kabur dari istana Kerajaan Costa," ucap Gavin setengah berbisik, wajahnya tampak sangat panik sekaligus lega luar biasa.

Melihat Gavin yang keras kepala dan tidak bisa dibohongi lagi, raut wajah polos Ara langsung lenyap seketika, digantikan oleh tatapan mata yang dingin, tajam, dan penuh intimidasi.

"Ikut aku sekarang, jangan memancing perhatian orang-orang di sini," perintah Ara dengan suara rendah yang penuh penekanan, membuat Gavin refleks menegakkan tubuhnya karena patuh pada darah kerajaan di depan dirinya.

Ara mendorong gerobaknya menuju sebuah gang sepi di balik tembok kedai tua yang tidak dilewati oleh warga pasar.

Begitu memastikan situasi aman, Ara langsung membalikkan badan dan menyudutkan Gavin ke dinding batu.

"Tutup mulutmu, Gavin! Berani-beraninya kamu menyebut nama itu di tempat umum!" ancam Ara, menunjuk Gavin dengan jari telunjuknya, matanya berkilat penuh amarah yang tertahan.

Gavin yang biasanya ditakuti di medan perang, kini hanya bisa menelan ludah pelan melihat kemarahan sang Putri yang terkenal paling bebas dan tidak bisa diatur ini.

"Tapi Yang Mulia, Pangeran Xavier sangat mengkhawatirkan Anda. Mengapa Anda malah berada di tempat kumuh seperti ini dan berdagang?!" tanya Gavin benar-benar tidak habis pikir, menatap gerobak kayu Ara dengan pandangan tidak percaya.

Seorang Putri cantik, putri dari King Costa dan Queen Soraya, sekarang justru menyamar menjadi gadis desa pedagang sayur di kerajaan nya sendiri.

"Itu bukan urusanmu! Dengar ya, Gavin, aku sengaja kabur dari istana karena aku bosan dengan segala aturan bodoh itu! Aku ingin hidup bebas sebagai warga biasa di sini," jawab Ara tegas, melipat kedua tangannya di depan dada.

Ara melangkah selangkah lebih dekat, menatap Gavin dengan pandangan mengancam yang membuat bulu kuduk kesatria itu meremang.

"Jika kamu berani membocorkan keberadaan ku pada Kak Xavier, atau pada siapa pun di istana, aku bersumpah akan meracuni seluruh makanan kuda pasukanmu dengan herbal pencahar sampai mereka tidak bisa berjalan selama sebulan! Kamu tahu betul kan kemampuan meracik obatku?" ancam Ara dengan senyum miring yang terlihat sangat mengerikan di mata Gavin.

Glek

Gavin langsung bergidik ngeri, dia tahu betul kalau ancaman Putri Arabella ini bukan sekadar gertakan, mengingat sang Putri sangat pintar dan genius dalam dunia pengobatan dan racun.

"B-baik, Yang Mulia saya berjanji akan tutup mulut untuk saat ini, tapi jika situasi di istana memburuk, saya tidak menjamin bisa menyembunyikannya terus dari Pangeran Xavier," ucap Gavin pasrah, membungkuk hormat dengan tangan di dada.

"Bagus! Sekarang kembali ke pasukanmu dan pura-pura lah tidak pernah melihatku hari ini. Pergi sana!" usir Ara, mengibaskan tangannya mengusir Gavin dengan ketus.

Gavin mengangguk cepat, lalu berjalan mundur dengan terburu-buru keluar dari gang sepi tersebut, menyisakan Ara yang mengembuskan napas panjang untuk menenangkan dadanya yang masih bergemuruh karena kesal masa lalunya mendadak muncul.

Sementara itu, di sudut pasar yang agak tinggi, sebuah bayangan tegap bertudung hitam pekat sejak tadi berdiri mengawasi pergerakan Ara. Pria itu adalah Lucian.

Awalnya, Lucian sengaja menyelinap ke pasar menggunakan jubah hitam untuk memastikan keselamatan Ara dari gangguan pemilik toko obat serakah yang kemarin mengancamnya.

Namun, pemandangan yang baru saja ditangkap oleh indra penglihatan serigalanya yang tajam justru membuat darahnya mendadak mendidih.

"Siapa bajingan berambut pirang itu?" gumam Lucian dengan suara rendah yang sangat dingin, rahangnya mengeras hingga otot-otot di lehernya menegang tegang.

Dari tempatnya berdiri, Lucian melihat dengan sangat jelas bagaimana pria berbaju zirah itu turun dari kuda demi mendekati Ara, lalu mereka berdua berjalan masuk ke dalam gang sepi yang gelap bersama-sama.

Naluri Alpha di dalam tubuh Lucian langsung memberontak hebat, rasa kepemilikan yang kuat, membuat dadanya terasa sesak oleh rasa panas yang membakar.

"Berani sekali dia berada dia area gang sepi itu berduaan dengannya," bisik Lucian lagi, matanya sempat berkilat memancarkan warna emas buas di balik bayangan tudung kepalanya.

Lucian mengepal kan tangan nya kuat dengan dada bergemuruh hebat, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, dia terusik melihat kedekatan seorang pria dan wanita.

WUSSS

Lucian langsung melompat turun dari atap bangunan rendah dengan gerakan yang sangat ringan tanpa suara, lalu melangkah cepat menuju gang tempat Ara berada dengan aura dominan yang menguar kuat, membuat beberapa burung-burung di sekitar pasar langsung lari ketakutan menyembunyikan ekor mereka.

Di dalam gang sepi, Ara baru saja hendak menghela napas lega setelah kepergian Gavin, dia memegang gagang gerobaknya untuk bersiap pulang, namun langkahnya langsung terhenti saat sebuah bayangan besar tiba-tiba memblokir satu-satunya jalan keluar gang.

"Bagus sekali, Nona kubis, jadi ini alasanmu terburu-buru pulang dari pasar tadi?" ucap sebuah suara berat yang sangat familier, memecah kesunyian gang dengan nada yang terdengar sangat sinis dan berbahaya.

Ara mendongak, mendapati Lucian sudah berdiri di sana dengan jubah hitamnya, wajah tampan pria itu tampak sangat gelap dengan tatapan mata dingin nya yang menatapnya tajam menuntut penjelasan.

"I-Ian?! Kenapa kamu bisa ada di sini? Bukankah katamu tadi mau tidur di rumah karena kepalamu masih pusing?" tanya Ara kaget, mengerutkan keningnya heran melihat kehadiran suaminya yang tiba-tiba.

1
kaylla salsabella
pasti si raja
kaylla salsabella
ayo mine cepat sehat mine
kaylla salsabella
makin seru
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣 panik kan... kan🤣🤣🤣🤣
Ayu Oktaviani
jumpa lagi thor ,aq mmpir di karya baru mu,😘
Gaishan Ahzar
payah c Lucian lemah jg...bukanya buru2 nyari bukti kelakuan c Michelle malah makin kejebak kan jdinya,,
ryuka
ayoo Iaann kamu harus semangat nyari laki2 itu.. kakek juga mantan raja tapi malh ga bijak iikkhhh
kaylla salsabella
itu lady lady gagak gak kapok"
kaylla salsabella
nah lo
kaylla salsabella
wah pasti bakal kalang kabut nih si Ian
Gesang
lanjuuuut👍
kaylla salsabella
akhirnya nyampe juga
Pa Muhsid
eh tor baru inget di bab ini nasib Lucius kakaknya jasmine gimana yang berburu sampai di ujung negeri
kaylla salsabella: mungkin sudah nikah sama nona pemburu
total 1 replies
Wahyuningsih
klau up jgn lma2 thor tk enak menunggu... upnya yg buanyk n hrs tiap hri sehat sellu jga keshtn tetp 💪💪💪 n makacih tuk upnya
IG : hofi03_skrniii: siap cantik, stay tuned yaaa 🤍
total 1 replies
Wahyuningsih
mampus
MomRea
kuli kebun dan nona kubis 😄😄😄
IG : hofi03_skrniii: couple goals 💅🏻
total 1 replies
ryuka
yaahhh kepisah sonl ian sma ara 🤭🤭🤭🤭
IG : hofi03_skrniii: konflik tipis-tipis dulu ahh😁
total 1 replies
kaylla salsabella
wuhaaaaaa..... cari penyakit cari gara " lo Michelle🤣🤣🤣🤣🤭🤭🤭🤭 bentar lagi bakal hancur dirimu🤣🤣🤣🤣
IG : hofi03_skrniii: takut banget si wanita licik itu berulah😣
total 1 replies
kaylla salsabella
wah nanti bakal gak ketemu Ian dan ara
IG : hofi03_skrniii: kangen-kangenan dulu, biar mereka sadar kalau udah saling sukaaa😆
total 1 replies
kaylla salsabella
ayo bawa ara Ian biar obati mine
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!