Naura seorang gadis yang cantik dan baik. Namun semua berubah sejak ibunya meninggal karena mengetahui perselingkuhan ayahnya dengan seorang wanita muda.
Naura yang bertengkar dengan ayahnya dan pergi dari rumah, bertemu dengan seorang pria yang membuatnya jatuh cinta karena perhatian dan kebaikannya.
Tapi tak disangka ternyata pria yang membuat Naura jatuh cinta itu adalah pria masa lalu ibu tirinya.
Apakah Naura bisa menerima kenyataan jika pria yang ia cintai merupakan pria yang juga sangat ibu tirinya cintai.
ig reni_nofita79
fb reni nofita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Tiga Belas
Beberapa hari kemudian.
Setelah merayu Reno agar mengizinkan ia menyelidiki Raffa, Santi mendatangi apartemen Raffa dari alamat yang diberi Reno.
Reno memang sempat menanyakan alamat Raffa saat di rumah sakit.
Ia membawa banyak makanan. Sore hari dengan alasan ke rumah temannya, Santi mendatangi apartemen Raffa.
Santi memencet bel, tak lama terdengar suara langkah kaki membukakan pintu.
"Santi.... " ujar Raffa kaget melihat Santi yang berdiri dihadapannya.
"Boleh aku masuk"
"Silakan.... "
Raffa membuka pintu apartemennya memberi jalan untuk Santi masuk dan mempersilakan duduk di sofa.
"Kamu mau minum apa"
"Nggak usah repot, aku bisa buat sendiri " ucap Santi berdiri dari duduknya.
"Aku membawa banyak bahan makanan, aku ingin memasak buatmu dan Alesha. Aku udah kangen banget makan bersama kalian. Bolehkan .... "
"Ya, boleh" ucap Raffa. Ia tak sampai hati melarang setelah melihat barang belanjaan yang dibawa Santi.
Santi langsung menuju dapur dan mengeluarkan semua bahan yang ia beli.
Dengan tanpa canggung ia mulai memasak menggunakan semua peralatan yang ada di dapur.
Alesha yang baru pulang dari kampus, mencium aroma masakan langsung menuju dapur.
Ia melihat Santi yang memasak ditemani abangnya yang duduk dekat meja makan.
"Kamu nggak kangen dengan masakanku, Raffa "
"Hhhhmmmm.... "
"Aku selalu merindukan saat - saat ini. Aku tak pernah melupakan saat aku dan kamu memasak di dapur. Apa lagi saat kamu memeluk tubuhku dari belakang" gumam Santi
"Aku kira mbak Naura" ucap Alesha sengaja memotong percakapan mereka.
"Alesha kamu udah pulang, dek. Ini kakak masak ayam saos Padang dan sup kerang kesukaanmu. Tadi kakak sengaja belanja, kakak merindukan saat kita makan bersama "
"Dari mana kakak tau alamat kami. Apakah abang yang beritau" ucap Alesha
"Bukan" jawab Raffa
"Alesha, kamu masih marah dengan kakak"
"Buat apa aku marah. Kamu bukan siapa - siapa"
"Jangan berkata begitu, dek. Kamu taukan, kakak sangat menyayangimu lebih dari saudara kandung kakak sendiri. Kamu tak lupakan, kakak yang menjagamu dulu"
"Untuk itu aku berterima kasih"
Masakan yang telah siap, dihidangkan di atas meja. Alesha memandangi dengan menelan air ludahnya.
Santi memang jago memasak. Dulu ia juga sempat berdagang makanan untuk menambah uang jajannya.
"Kita makan lagi ya. Kamu masih suka dengan lauk yang kakak buat inikan"
Santi menyendokan nasi ke piring buat Raffa dan Alesha.
"Mari makan, kakak udah kangen banget makan bersama begini"
Karena perutnya yang memang lapar ditambah melihat makanan kesukaannya , akhirnya Alesha makan juga.
Alesha menghabiskan dua piring nasi, begitu juga Raffa. Masakan Santi memang diakui kelezatannya.
Setelah makan, Santi membersihkan dapur dengan mencuci semua piring dan membereskan sisa masakannya tadi.
Raffa duduk menonton televisi bersama Alesha dan juga Santi. Santi menarik nafasnya sebelum bercerita.
"Alesha, kakak minta maaf atas apa yang pernah kakak lakukan dulu. Kakak tak bermaksud meninggalkan kamu sendiri "
"Tapi itu kamu lakukan"
"Kakak harus mencari uang buat melunaskan hutang orang tua kakak"
"Bukankah bang Raffa mengirimkan uang lebih buat kakak bisa mencicil hutang orang tua kakak"
"Hutang bapak kakak banyak. Kamu dan Raffa taukan jika bapak kakak seorang penjudi. Ternyata selama ini ia banyak meminjam uang, jika kakak tak bisa melunasi dalam jangka waktu enam bulan, kakak harus mau menjadi istri muda kakek tua tempat bapak kakak pinjam uang"
"Pada akhirnya kakak juga mengambil jalan pintas buat jadi istri muda om Reno"
"Om Reno menjadikan kakak istri keduanya, sedangkan bandot tua itu buat istri keempat"
"Sama aja, pada akhirnya kakak tetaplah pelakor"
"Alesha, abang udah bilang. Jangan pernah menghakimi kehidupan seseorang. Pasti ada alasan dari semua itu. Dan biarkanlah, jika itu memang menjadi pilihan hidupnya"
"Demi Tuhan Raffa, aku tak mencintai Reno. Aku menikah hanya untuk dapat membayar hutang bapak "
"Dan kakak sengaja memberikan tubuh kakak untuk merayu dan menggodanya"
"Alesha, abang tak pernah mengajari kamu bicara begitu"
"Kakak akui salah karena menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Reno. Tapi kakak tak pernah meminta ia menceraikan atau meninggalkan anaknya. Itu di luar kemauan kakak. Apakah salah kakak juga kalau ia lebih memilih kakak dari istrinya. Kenapa hanya kakak yang disalahkan. Mungkin juga ada kesalahan pada diri istrinya sehingga ia memilih menduakannya"
"Tetap aja itu salah, Santi " gumam Raffa
"Kamu juga menyalahkanku. Kamu taukan Raffa, selama kita pacaran aku tak pernah meminta atau menuntut apapun padamu. Banyak pria kaya yang mendekatiku, aku tetap memilihmu. Jika pada akhirnya aku memilih Reno itu karena keterpaksaan"
"Aku bukan mengatakan kamu salah karena memilih pria yang lebih kaya. Tapi kamu salah karena menjatuhkan pilihanmu pada seorang pria yang memiliki istri dan anak. Mengapa tidak mencari mangsa pria kaya yang lajang"
"Kamu menghinaku, Raffa. Seolah aku ini wanita penggoda yang mencari pria kaya buat mangsanya "
"Jadi aku harus mengatakan apa"
"Seharusnya kamu mengerti aku, kita pacaran udah enam tahun. Bukan waktu yang sebentar. Apa kamu tidak juga mengenal pribadiku"
"Aku memang tak mengenalmu lagi"
"Apa yang sudah Naura katakan padamu tentangku. Pasti ia telah menjelekkan aku.Jika ia sering dimarahi ayahnya, itu karena ia yang keras kepala dan selalu melawan semua perkataan ayahnya. Kamu belum mengenal Naura. Kamu hanya melihat sisi rapuhnya saja"
"Kenapa kakak jadi menyalahkan mbak Naura"
"Karena kakak yakin kamu dan Raffa saat ini pasti benci pada kakak setelah mendengar cerita Naura"
"Mbak Naura tidak pernah menceritakan hal buruk tentang kakak"
"Bohong, kakak nggak percaya"
"Terserah, apapun yang ada dipikiran kakak. Aku harap ini kali pertama dan terakhir kakak mengunjungi kami"
"Kakak nggak bisa. Kakak akan mengurus perceraian dengan ayah Reno. Kita bisa memulai hidup lagi seperti dulu. Setelah kakak mendapat harta gono gini, kita bisa memulai bisnis untuk bekal hidup kita"
"Aku sudah ada usaha sendiri. Dan aku tak butuh uang darimu " ujar Raffa.
"Kalau begitu, aku tak akan meminta harta gono gini. Yang terpenting, kita menikah setelah aku berpisah dari Reno. Bukankah kamu selalu bermimpi menghabiskan waktu bersamaku"
"Itu dulu, Santi. Sekarang telah berubah"
"Tidak mungkin, kamu pasti bohong. Kamu marah karena tau aku telah menikahkan. Aku yakin kamu masih mencintaiku seperti dulu. "
"Jangan kepedean kak. " ucap Alesha
"Aku tau bagaimana perasaan Raffa. Ia selalu memaafkan kesalahanku. Saat dulu aku pernah selingkuh, kamu mengatakan memaafkan aku, kamu mengatakan itu hanyalah kekhilafan aku. Dan kali ini aku juga telah khilaf karena menikah dengan Reno"
"Sepertinya kakak membutuhkan psikiater"
"Apa kamu pikir kakak gila"
"Bukan, aku tak mengatakan itu. Tapi kakak hanya butuh tempat cerita"
"Apa yang harus aku lakukan agar kamu dan Raffa percaya jika kakak masih menyayangi dan mencintai kalian seperti dulu. Apa kakak harus berlutut"
Santi berdiri dan akan berlutut, tapi urung ketika terdengar suara bel apartemen berbunyi.
"Biar abang yang bukakan. Dan kamu Santi, tak perlu bersujud untuk meyakinkan kami. Kamu cukup bersujud pada Tuhan memohon ampunan atas sikapmu" ucap Raffa sambil berjalan menuju pintu.
Raffa mengintip siapa yang datang. Ia kaget melihat Naura yang berdiri didepan pintu apartemennya.
Bersambung
****************
Terima kasih
ceritanya bagus seperti biasanya..
benernya lebih suka pasangan Alesha sama Allan karena sepertinya lebih kocak gara2 kepolosan dan keluguan Alesha..
tapi sayang part mereka kurang banyak..
tapi wajar karena bukan tokoh utamanya..
(ternyata Alesha reinkarnasi di novel ini ya mam, hehe..)
nasib Santi dan Om Candra gimana mam?
udah cukup segitu aja ya, biar gak esmosi bacanya, hehe..
oke deh, lanjut novel berikutnya.. 🏃🏻♀️🏃🏻♀️🏃🏻♀️
semoga sehat selalu ya mam..
tetap semangat berkarya dan sukses terus di manapun mama berkarya..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩🤲🏻💕💕💕
semua pria di ganggu
wanita jahat itu
wajah Mandarin
sedang ceritanya orang2 Indo