NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Ke Dua

Menjadi Istri Ke Dua

Status: tamat
Genre:Contest / Poligami / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aysha Siti Akmal Ali

Adrian Walker, seorang pemilik sebuah Restoran terbesar di kotanya, terpaksa menikah lagi dengan seorang gadis bernama Ariana atas permintaan istri pertamanya, Elizabeth.

Elizabeth terpaksa melakukannya karena kedua orangtua Adrian sangat menginginkan kehadiran seorang cucu. Sedangkan Elizabeth tidak mungkin hamil karena rahimnya sudah diangkat akibat kecelakaan yang pernah terjadi padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aysha Siti Akmal Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejahatan Elizabeth

Di Villa pribadi milik keluarga Adrian,

Disana sedang terjadi kericuhan. Tuan Adrian meradang karena kehilangan sosok Ariana.

"Sudah ku bilang, aku tidak tahu apa-apa! Mengapa kau mencurigai aku, Adrian?! Berapa tahun aku hidup bersama mu dan berapa bulan Ariana ada disamping mu?! Kenapa kau lebih memilih Ariana yang cuma baru beberapa bulan hidup denganmu daripada aku yang sudah sepuluh tahun hidup bersamamu?!" teriak Elizabeth kesal sambil menghamburkan barang-barang yang ada disampingnya.

Adrian tetap tidak percaya, ini pertama kalinya Ariana berani keluar tanpa dirinya. Bagaimana Adrian bisa mempercayai kata-kata Elizabeth, jangankan diluar negeri, di kotanya saja Ariana tidak pernah keluar rumah tanpa sepengetahuan Adrian.

"Katakan saja yang sebenarnya, Elly! Jangan buat aku kesal!" kata Adrian setengah berteriak.

Tiba-tiba dari luar, Ariana muncul bersama Nick. Adrian begitu terkejut ketika melihat Ariana dan Nick datang bersama.

"Darimana saja kamu, Ariana? Aku begitu mengkhawatirkan dirimu." kata Adrian seraya menghampiri Ariana dan memeluknya.

"Aku menemukannya tergeletak ditengah jalan, dekat rumahku." sahut Nick

"Benarkah? tapi bagaimana dia bisa sampai ketempat mu, tempat itu terlalu lumayan jauh dari sini?!" tanya Adrian lagi.

"Aku tidak tahu. Saat aku di perjalanan pulang setelah bertemu denganmu, aku menemukannya. Dia terkena Hipotermia berat, jika saja aku terlambat menemukannya mungkin dia akan kehilangan nyawanya." kata Nick.

"Oh, Ariana... maafkan aku!" kata Adrian sambil memeluk dan mencium wajah Ariana.

"Katakan padaku, siapa yang membawa mu ketempat itu? katakan yang sejujurnya, Ariana?!" kata Adrian lagi

"Sudahlah, Tuan. Aku baik-baik saja sekarang, masalah itu tak perlu kau pikirkan." sahut Ariana.

Adrian terdiam sambil berpikir, ia tahu siapa yang melakukan itu padanya.

"Sebaiknya kita segera ke kamar." ucap Adrian sambil membawa Ariana ke kamarnya.

Setelah kepergian Adrian dan Ariana, Nick menghampiri Elizabeth.

"Aku tak menyangka rupanya inilah tujuan mu menghubungiku tadi pagi. Kau ingin menjauhkan Adrian darinya agar kau bisa melakukan rencana jahat mu, iya kan?!" kata Nick kemudian ia segera beranjak dari Villa itu.

"Brengsek!!!" teriak Elizabeth.

Ia tidak menyangka, seharusnya hari ini menjadi hari yang terindah dan romantis untuk dia dan Adrian. Namun karena kehadiran wanita sialan itu, hari ini menjadi hari tersial untuknya.

Sementara itu dikamar Ariana,

"Aku berjanji padamu, Ariana. Aku tidak akan membiarkan dirimu sendiri." kata Adrian sambil menyentuh kedua pipi Ariana.

***

Setelah kejadian itu,

Adrian selalu berada disisi Ariana. Seperti sekarang, Ariana dan Adrian sedang jalan-jalan menikmati pemandangan indah hari itu.

Sesekali Adrian menggoda Ariana dengan melemparkan salju ke arahnya. Ariana kesal dan mengejar suaminya itu. Adrian berlari dan berhenti kemudian menangkap tubuh Ariana hingga mereka sama-sama terjatuh ditumpukan salju.

Dinginnya cuaca saat itu, tidak menyurutkan keromantisan mereka. Adrian melabuhkan kecupan hangatnya di bibir Ariana dan ia pun membalas ciuman itu.

Keromantisan itu benar-benar menghancurkan hati Elizabeth yang menyaksikan adegan itu dari kamarnya.

"Aku butuh Helen secepatnya, mereka tidak bisa dibiarkan seperti itu!" kata Elizabeth sambil menitikkan airmata.

Akhirnya liburan mereka pun berakhir. Mereka sudah bersiap untuk kembali kerumah. Elizabeth terlihat lebih cerah daripada sebelumnya. Entah apa yang sedang ia rencanakan, yang pasti tujuannya adalah menghancurkan Ariana.

Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan akhirnya merekapun tiba di kediaman mereka.

Elizabeth tidak memperdulikan kedua orang itu, ia terus saja melangkah menuju kamarnya. Sedangkan Adrian mengantarkan Ariana ke kamarnya.

"Selamat beristirahat, Sayang." ucap Adrian sambil mengecup keningnya.

"Terimakasih." sahut Ariana

Adrian segera menuju kamarnya. Disana ia melihat Elizabeth sedang duduk di tepi tempat tidur sambil memainkan ponselnya.

Adrian mendekatinya dan mengajaknya bicara.

"Elly, terimalah dia. Dia adalah bagian dari kita sekarang. Anaknya adalah anakmu juga Elly." Adrian mencoba bicara dengan perlahan dan menjaga nada bicaranya.

"Apa? sampai kapanpun aku tidak akan menganggapnya sebagai bagian dariku! Dan lupakan soal bayi itu, aku sudah tidak menginginkannya lagi." kata Elly ketus.

"Elly, Ayolah... jangan berkata seperti itu!" sahut Adrian

"Aku sudah bosan, Adrian! Sekarang kau pilih aku atau dia?!" kata Elly serius.

"Maafkan Aku Elly, aku tidak bisa memilih siapapun diantara kalian. Kalian sama-sama penting bagiku." sahut Adrian

"Kau egois, Adrian!" kata Elizabeth sambil menjauh, meninggalkan Adrian sendirian dikamar itu.

Elizabeth melajukan mobilnya sambil terisak. Ia tidak menyangka suaminya yang dulu romantis dan begitu menyayanginya, kini berubah.

Elizabeth tiba disebuah club malam, ia menghabiskan malamnya disana bersama teman-temannya.

"Carikan aku lelaki tampan. Aku ingin menghabiskan malamku bersamanya." kata Elizabeth setengah mabuk.

Teman-temannya tergelak mendengar perkataan Elizabeth karena tidak biasanya wanita itu meminta lelaki kepada mereka.

"Kau serius, Elly?" tanya Helen, sahabatnya.

"Iya, aku serius. Dua rius malah..." katanya sambil tertawa.

"Baiklah, aku punya kenalan. Namanya Eddy, diq tampan dan juga bisa memuaskan mu..." kata Helen

"Benarkah, aku mau dia. Berapa pun akan ku bayar asalkan dia mau menemaniku malam ini." kata Elizabeth sambil meneguk minumannya.

"Baiklah, tunggu disini. Aku akan segera kembali." sahut Helen.

Tidak berselang lama, Helen datang bersama Eddi.

"Hei Elly, kenalkan ini Eddy dan Eddy kenalkan ini Elly." kata Helen sambil memperkenalkan mereka.

Elly menatap Eddy dari atas hingga kebawah. Ia puas dengan lelaki itu. Selain tubuhnya yang sangat bagus, wajahnya pun sangat tampan. Dan satu lagi, ia jauh lebih muda daripada Adrian. Usia Eddy paling-paling baru 25 tahun.

"Ayo Eddy, temani aku. Aku akan membayar mu lebih daripada tarif normal mu." ucap Elly sambil memeluk tubuh kekar Eddy.

"Tentu saja, Elly." sahut Eddy sambil tersenyum hangat.

Malam itu Elizabeth menghabiskan malamnya bersama Eddy. Ia tidak peduli walau Adrian membunuhnya sekalipun.

Jika Elizabeth menghabiskan malamnya bersama Eddy, Adrian menghabiskan malam panjangnya bersama Ariana.

Suatu hari,

Setelah Adrian pergi ketempat kerjanya, Helen dan Eddy berkunjung kerumah Elizabeth.

Elizabeth menyambut kedatangan mereka dengan hangat. Elly bahkan tidak segan-segan bercumbu mesra dengan lelaki itu walau didepan para pelayannya.

"Bagaimana, Elly? Apa semuanya sudah aman?" tanya Helen.

"Beres, Adrian sudah berangkat. Sebaiknya kita lakukan secepatnya. Seluruh Cctv dirumah ini sudah ku matikan." kata Elizabeth sambil melihat situasi disana.

"Baiklah, Ayo Eddy." ajak Helen.

Mereka bergegas menuju kamar Ariana. Elizabeth menyuruh Bi Lilis untuk memanggil Ariana agar wanita itu mau membukakan pintu kamarnya untuk mereka.

Elizabeth mengancam Bi Lilis hingga pelayan itu benar-benar ketakutan dan menuruti kemauannya.

Setelah Bi Lilis memanggil nama Ariana, Ariana pun membuka pintunya dan ketiga orang jahat itu masuk menyerangnya.

"Apa yang kalian inginkan?" tanya Ariana sambil mundur beberapa langkah,

"Menghancurkan hubungan mu dengan Adrian." sahut Helen sambil menyeringai,

"Mari kita bersenang-senang Ariana..." sahut Elizabeth,

***

1
juwita
Luar biasa
juwita
penderitaan yg km ciptakan sendiri Elly
juwita
oon dia sndri yg nyuruh nikah lg. wajar lah Adrian cinta sm istri nya
juwita
si Elly main api. tar kebakar sendiri🤣🤣
juwita
pinginnya si ariana kuat dn tangguh
juwita
mampir
Alexa Juliana
Pdhl injek2 tuh burung si Thomas agar g bisa terbang2 lg, biar g bisa masuk ke sarang yg bukan miliknya..
Atmita Gajiwi
sipp
Bunda silvia
Luar biasa
Sonia pramita
wow cerita keren Thor semangat 💪💪💪🤭
Afika Fauzi
memberikan pengalaman hidup yg nyata
Herlan
suka dengan alur ceritanya
Sri Wahjuni Djalil
Lumayan
Evie FitriA.
saya suka sama ceritanya👍👍👍
Isna mansur
singkat ceritanya Thor..nggak bertele"..aku suka..
👍👍👍
Mita Karolina
Nek aq, si suami laknat itu harus di hukum,sama persis ketika ariana menerima hukuman,di cambuk,di pukul smpi depresi. Maaf aq parang dendaman hahhaha
Rahma: suami laknat juga manusia kakak, dan aku pernah diposisi tersulit dalam hidupku bersuamikan seorang yang,,,,,,
total 1 replies
Afni Damitsa Abdad
Anniv ngajak istri k 2 hellloooo..... siapa yg gak murka😡
Afni Damitsa Abdad
kasian sbnar nya berada d posisi elly dia pun sbnar nya trpaksa utk menikahkan suami x krna d rong" kel adrian yg ingin scpat nya punya keturunan,tdk mudah berada d posisi itu yg rela meminta suami utk menggauli wanita lain hanya utk sebuah kata "keturunan"😭
Berlyan Syana
ternyata elizabet melihara ular meskipun eddy sudah di bayar ttp kurang...
smoga saja ariana berjodoh dgn dokter yang sdh menolongnya
Berlyan Syana
menunggu adrian menangis karena ariana sudah bahagia dgn orang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!