NovelToon NovelToon
Allura

Allura

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / CEO / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Ini kisah season 2 dari nikah kontrak dengan om ceo tampan.

Mia Allura Atmaja putra pertama dari Alex Atmaja dan Rara Artnia, ia terpaksa kabur dari rumah orangtuanya untuk menghindari perjodohan dengan rival sang papa hingga akhirnya ia terjebak cinta segitiga dengan pengusaha muda bernama William.

Akankah ia menyerah atau memperjuangkan cintanya?

Nb : Untuk melihat visual mereka bisa cek di ig ; Duwi Sukema

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menodaiku

Allura berjalan gonta masuk ke dalam rumah, ia sangat kesal dengan William bisa-bisanya dia tega meninggalkan dirinya pulang sendiri beruntung ia muda menghafal jalan jika tidak mungkin ia sudah tersesat.

"William kemana sich? Di rumah juga belum ada," lirih Lura sambil menuangkan teko berisi air kedalam gelasnya.

Selesai berganti pakaian santai ia memasak untuk makan malam yang simple saja karena pertama kerja membuat badannya pegal-pegal. Ia hanya membuat mie rebus dengan irisan cabai dengan telur ceplok.

Merasa tidak ada teman makan, ia memilih menyantap mie rebusnya sambil menonton drama korea. Asyik makan sambil nonton terdengar suara hentakan kaki, ia menoleh ternyata sang pemilik rumah.

"Baru pulang, kemana saja?" tanya Lura seperti menginterogasi suaminya yang pulang terlambat.

Kenapa dia sewot, suka-suka aku pulang jam berapa. Apa urusannya dengannya batin William.

"Sudah makan belum kamu?" tanya Lura.

William duduk disamping Lura sambil melonggarkan dasi yang lingkar di kerah kemejanya, "Ngak sempat tadi, pekerjaan lagi banyak."

"Kamu mau makan malam apa biar aku buatkan?" tawar Lura.

Melihat semangkuk mie yang sepertinya nikmat ia segera mengambilnya untuk melahap habis. Perutnya sudah tidak tahan menahan lapar lagi, cacing-cacing diperutnya minta segera diisi karena ia sudah melewatkan jam makan siang gara-gara meeting di luar kantor.

Melihat William makan dengan lahap membuat ia menjadi kenyang. Ia mengambil tisu yang ada di meja untuk diberikan pada William.

"Kalau makan jangan belepotan seperti anak kecil, kamu lapar apa rakus sich? Kalau makan pelan-pelan nanti tersedak," nasihat Lura.

Belum selesai Lura bicara William sudah tersedak, ia memberikan botol berisi air mineral bekasnya. William mengambil air minum meneguknya tanpa sisa.

"Makasih," ucap William.

Lura tersenyum.

"Wil, kamu ngak ilfill? Itu tadi makananku juga minuman bekas aku," nyengir Lura.

William memuntahkan isi perutnya namun tetap tidak bisa keluar.

"Kenapa kamu tidak bilang?" hardik William.

Bilang gimana? Harusnya dia tahu kalau itu makanan sisaku sudah jelas mangkuknya hanya berisi separuh mie batin Lura.

"Mau bilang sudah kamu habiskan, tapi enakkan sisaku. Lain kali makan sisaku lagi ya, itu botol juga bekas bibirku," tawa Lura.

Emang enak tapi kalau makan dan minuman bekas orang lain sama saja menurunkan harga diriku batin William.

"Kalau tadi bekas kamu, aku juga mau bekas bibir kamu," goda William mendekatkan wajahnya ke arah Lura.

Allura yang melihat William semakin mendekatkan wajahnya ia semakin mundur untuk menjauh. Ia tidak mau ciuman pertamanya di ambil oleh orang yang tidak ia cintai.

"Kami mau ngapain?" tegas Lura yang sudah tidak bisa bergerak lagi.

"Mau coba itu," ledek William dengan menuju bibir ranum Lura.

Lura segera mendorong tubuh William sekuat tenaganya hingga terhempas di sofa, ia segera berlari terbirit-birit menuju kamarnya lalu mengunci dari dalam.

Lura melempar tubuhnya ke atas rangjang dengan nafas yang masih terengah-engah akibat berlari menghindari William.

"Kalau aku tidak segera pergi habislah bibir perawanku ini," umpat Lura. "Sepertinya aku harus segera cari tempat tinggal tapi dimana aku akan kontrak," ucapnya sambil memijat pelipisnya.

Tok ... Tok ...

"Lura buka pintunya!" perintah William dengan mengendor pintu kamar Lura dengan cukup keras.

"Apa sich, Wil? Aku ngantuk mau tidur," bohongnya.

"Bukalah! Kalau tidak akan aku dobrak pintunya sekarang!" teriak William.

"Ogah, nanti kamu menodaiku," tegas Lura di balik pintu kamarnya. "Sudah cepat pergi sana!" usir Lura.

William akhirnya meninggalkan kamar Lura. Di dalam kamar ia duduk di balkon kamarnya sambil menatap layar ponselnya melihat foto kekasihnya yang sudah hampir satu bulan penuh tidak memberinya kabar.

Ia segera mencari kontak nomor Jasmin untuk menanyakan kabar dan meminta penjelasan akan status hubungan mereka. Saat Jasmin ingin pergi dia meminta putus dengannya tapi ia tidak mau karena ia sangat mencintai Jasmin baginya menjalin hubungan hampir lima tahun bukanlah main-main.

Ternyata nomer Jasmin sudah tidak aktif dan terakhir kali adalah dimana malam terakhir mereka bertemu.

"Sial, dia ganti nomer. Padahal aku belum setuju putus dengannya," umpat William dengan melempar ponselnya ke meja.

Merasa sesak hatinya ia memilih turun ke bawa menonton acara sepak bola untuk menghibur dirinya agar tidak larut dalam kesedihan.

Lura yang tertidur tersedak-sedak merasa tenggorokannya kering ia segera bangun mengambil gelas air minum di nangkas ternyata kosong.

"Kenapa aku bisa tidak membawa air minum," ucap Lura serak-serak dengan mengucek matanya.

Saat keluar kamar mendengar suara telivisi menyala namun dengan lampu padam ia segera menuju ruang keluarga untuk mematikannya. Ia melihat William tertidur pulas tanpa mengenakan selimut. Ia mendekat menatap wajah polos William yang sungguh menggemaskan saat tertidur pulas. Ia menyingkap poni rambut William yang sedikit menutupi wajahnya.

Lura apa yang kamu lakukan? Cepat pergi! Lama-lama kamu menatapnya akan jatuh cinta pikir Lura.

*****

Satu bulan telah berlalu, Allura semakin dekat dengan William. Kini di antara mereka mulai timbul benih-benih cinta akibat seringnya bersama. Namun perasaaan suka itu mereka pendam sendiri-sendiri tanpa ada yang berani mengungkapkan untuk saling jujur.

Di dalam mobil menuju perusahaan William fokus mengemudi sedangkan Lura duduk disamping William dengan memangku laptopnya menyelesaikan tugasnya sebagai sekertaris.

"Wil, nanti malam kamu dapat undangan acara pesta ulang tahun pernikahan dari grup Counter apa kamu akan datang? Sepertinya ini sangat penting bisa membuat kerjasama kita semakin berkembang pesat," jelas Lura.

"Kita akan datang, persiapkan dirimu!"

"Kok aku yang mempersiapkan diri? Kamu yang dapat undangan kenapa aku yang ribet," ketus Lura.

Kenapa semakin terus bersama denganmu hatiku mulai bimbang akan perasaanku saat ini. Siapa yang sebenarnya aku cintai saat ini kamu atau Jasmin.

Lura mencubit lengan William yang tatapannya kedepan dengan tatapan kosong. Ia takut jika William tidak fokus dengan pengemudinya akan berakibat fatal bagi mereka berdua.

"Aw, apa sich Lura?" pekik William.

"Kalau menyetir jangan melamun aja, aku masih ingin hidup. Aku belum merasakan indahnya surga, juga belum menikah aku ngak mau mati sia-sia hanya gara-gara kamu teledor dalam mengemudi," tegas Lura.

"Menikah?! Emang kamu punya pacar? Kalau kamu pengen menikah kenapa pakai acara kabur segala," ledek William.

Menyebalkan ngomong sama dia batin Lura.

"Itu beda, Wil. Papaku menikahkan aku dengan rekan bisnisnya pasti jelas itu om-om. Aku ini muda, cantik, ya tidak level kalau sama om-om tua. Kalau om-omnya seperti kamu masih akan aku pertimbangkan," titah Lura padahal jika calonnya laki-laki tampan seperti yang ada di depannya saat ini pasti ia mau tanpa ada syarat.

1
bundanya Fa
gusmandora ganti nama ya.... bener2 penulisnya nama aslinya ini?
Dahliah Park
Luar biasa
Istiani Ani
rasa soto ayam
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
Nina kristiani
menarik, apalagi kalou, memperlihat Poto pemeran utama nya.😊
Fida Bundae Fathul
Biasa
Les Tary
segitunya lex
Sartini Sos
lura
Nina Exo
Luar biasa
kyany hamidun tuh
gue yakin bukan william tp Cwo lain si murahan itu
Noor hidayati
thor,aku bingung deh,kalau wiliam anaknya leon sama zahra,apa ga salah tuh umurnya?keon sama zahra kan seumuran raka suaminya aira,seumuran sama nia dan daniel,sedangkan alura saja cucunya nia yang sudah besar,seharunya anaknya leon kan seumuran sama anaknya raka aira,nia daniel,apa leon sama zahra punya anaknya setelah 20th menikah?
Hariani Yusuf
♥️♥️♥️👍👍👍🙏🙏🙏
Hariani Yusuf
iya kayak deh anak angkat om daniel
Meryskhah Badarwin
ceritanya good,i like,,!
Hariani Yusuf
upx d sini ajah thor
Syarwan Hermawan Sarwan
0




😍😍
Rahmawati
iya
Ainia
bagus
Rafanda 2018
tahu istilah muhrim tp tnggl satu atap pinter sekali
Ana Yuliana Malewa
mampir 🥰 aku langsung faforit loh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!