NovelToon NovelToon
Pesugihan Tuyul

Pesugihan Tuyul

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Misteri
Popularitas:47.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rania menatap tubuh Rina yang terlihat begitu kurus kering seolah tidak memiliki daging, padahal bisa dibilang bahwa Rina memiliki porsi makan yang begitu banyak ketika sedang mengisi perut, namun entah ke mana semua makanan yang sudah masuk sehingga dia terlihat begitu kurus dan pucat.

"Kok Mbak punya air susu?" Rania bertanya dengan nada heran.

Namun pertanyaan itu tidak pernah Rina jawab, tentu saja membuat Rania semakin bingung sehingga dia memutuskan untuk mencari tahu Dan setelah sedikit demi sedikit mengetahui maka Rania yang menjadi sangat syok, terlebih lagi dia juga menyadari bahwa Rina sama sekali tidak memiliki bayi namun dia terus memiliki air susu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Di hantui

Malam kembali datang menyapa para warga yang ada di desa sini dan mereka semua Hanya berdiam diri di dalam rumah karena tidak ada yang pergi tahlilan, besok baru tahlilan lagi karena malam ketiga untuk memperingati kematian Rina istri dari Ilham itu sendiri dan para warga juga Muai merasa resah di malam kedua.

Terutama untuk Ayu dan juga Arin karena mereka sudah melihat sendiri bagaimana bentuk arwah Rina yang tak sengaja datang untuk menemui mereka, entah itu arwah Rina betulan atau karena ada iblis yang menyerupai namun yang jelas saat ini mereka masih bungkam karena tidak mau bila nanti menjadi gosip.

Kalau saja tadi Arin berhasil menemui Felix maka mereka masih bisa mendapat sedikit ketenangan dan tidak takut bila nanti arwah Rina akan datang kembali, tapi Arin gagal menemui Felix sehingga mau tidak mau mereka hanya bisa menahan rasa takut itu dan mendekatkan diri kepada Tuhan agar jangan mendapat gangguan lagi di malam ini.

Bahkan malam ini juga Arin memutuskan untuk tidur di rumah sang adik Karena untuk menemani, Ayu demam tinggi karena itu sudah menjadi kebiasaan dia saat sudah bertemu dengan sesuatu yang menakutkan maka dia pasti akan jatuh sakit seperti ini, sejak kecil memiliki kemampuan untuk melihat sehingga dia seringkali melihat sesuatu yang tak kasat mata.

"Tadi aku melihat Arin pergi ke rumah Ayu jadi Mungkin saja dia tidur di sana.'' Lasmi memberitahu Ros yang mencari keberadaan Arin.

''Oalah, Padahal aku mau bayar utang ini karena sejak kemarin nunggak terus.'' Ros jadi bingung karena dia harus mencari Arin kembali.

"Kau datang saja ke rumah Ayu langsung karena aku yakin dia tidur di sana kok." ujar Lasmi kembali.

"Kalau lewat jalan kanan ada kuburan dan kalau lewat jalan kiri malah ketemu rumah kosong itu." Ros sedang berpikir untuk menemui Arin.

"Ah tidak ada yang aneh kok dengan rumah kosong itu, hanya terlihat seram karena terlalu lama kosong." ucap Lasmi.

"Ndak seram dari mana orang rumah itu memang sangat mengerikan kok kalau ada orang lewat." Ros menggerutu namun dia sekarang tidak punya pilihan lain.

"Ya kalau ndak bisa bayar besok saja dengan Arin." Lasmi memberikan ide kepada Ros yang sedang bingung.

Ros menggelengkan kepala karena dia tidak mau bila sampai membayar besok maka bunga dari hutang ini akan bertambah, itu sudah menjadi ketentuan sebelum dia meminjam uang tersebut kepada Arin karena selama ini Arin memang bisa dikatakan sebagai rentenir dan dia meminjamkan uang kepada para warga yang membutuhkan di desa ini.

"Ha akhirnya dia pilih lewat rumah kosong itu." Lasmi berkata sendirian ketika Ros sudah berjalan pergi.

"Emang rumah itu rasanya seram sekali kalau lewat di sana pas malam.'' Atun berkata kepada Lasmi.

"Ah cuma perasaan orang di sini saja karena itu tidak mungkin." Lasmi masih tetap membantah.

"Ibu coba lewat sana sendirian pas malam begini." tantang Atun.

"Ini lagi tidak ada keperluan mau keluar Kok jadi kenapa harus lewat sana." Lasmi berkata dengan penuh kemenangan.

"Aku pernah lewat rumah kosong itu pas malam hari, pintu terbuka lebar dan seperti ada orang yang berdiri di dalam sana." Atun merinding membayangkan kejadian itu.

Lasmi hanya menggelengkan kepala berulang kali karena dia tetap tidak percaya dan beranggapan itu hanya halusinasi yang muncul ketika mereka lewat di tempat gelap, terlebih lagi rumah itu memang sudah lama kosong sehingga wajar bila terlihat seram dan juga menakutkan bagi para manusia yang memiliki mental lemah seperti ini.

...****************...

Ros berjalan sambil mengusap lengan berulang kali karena dia merasakan dingin dihembus oleh angin malam, langkah ini kian terasa berat ketika dia mulai mendekati rumah kosong itu, entah karena perasaan takut atau memang kaki ini seperti ada yang menggandeng sehingga untuk melangkah saja terasa sangat berat sekali.

"Ya allah, tolong lindungi aku malam ini." Ros berdoa di dalam hati.

Swuuusssh.

Kreseeek.

Kreseeek.

"Hus!" Ros berteriak untuk mengusir karena dia berpikir itu adalah suara babi hutan.

Tes, Tes.

"Apa ini, mau hujan kah?!" Ros memegang wajah dia yang terkena tetesan air dari atas.

"Amis sekali air ini." gumam Ros dan perlahan kepala dia mendongak.

Jalan yang dia lewati saat ini memang dilingkari oleh pohon rambutan karena pohon itu berukuran yang sangat besar sehingga sebagian dahan melindungi arah jalan, jadi ketika mendengar tentu saja dia bisa melihat sendiri bagian dahan rambutan tersebut dan seketika tubuh Ros menjadi membeku karena dia melihat sendiri apa yang sedang duduk di atas dahan rambutan itu.

"Hah! RI... Rina." Ros tergagap karena agak tidak percaya dengan apa yang sedang dia lihat sekarang.

"Hiks, Hiks." wanita berpakaian putih dan dada hancur itu menangis kesakitan.

"Ya allah tolong aku, Ya allah!" Ros rasa ingin berlari kencang karena dia tidak sanggup menahan rasa takut ini.

"Tolong aku, aku tidak kuat menahan sakit ini." isak Rina.

Mata Ros semakin membulat ketika dia melihat dengan jelas bagian payudara itu gerowak besar sehingga menampakkan bagian yang dimakan oleh puluhan ulat berwarna putih, bukan hanya ulat tapi juga seperti lintah yang terus bergerak ke sana kemari sehingga membuat Ros terasa akan pingsan saat ini juga.

"Setaaaaaan.... tolong ada setan." Ros berlari kencang meninggalkan kawasan tersebut.

"Setan apa?" tegur seorang wanita yang berdiri di pinggir jalan.

"Rina jadi hantu, payudara dia Pecah dan dimakan oleh puluhan ulat." Ros berkata dengan tubuh gemetar karena dia sangat ketakutan.

"Sakit sekali, Ros! tolong aku, ku mohon tolong aku." wanita itu berbalik dan jarak mereka sangat dekat.

Bahkan sekarang Ros mampu mencium aroma amis serta berbau bangkai itu dari tubuh Rina, Dia sangat yakin arwah Rina Karena Wanita itu sama sekali tidak berubah wajah dan hanya bagian tubuh saja yang terlihat sangat rusak seperti dimakan oleh sesuatu yang sangat mengerikan sekali.

''Tidaaaaaaak! jangan ganggu aku, Rina.'' Ros kian histeris dan berusaha kabur.

''Tolong aku, ini sangat menyakitkan karena dia mau meminum susu terus.'' isak Rina.

''Hah?!'' Ros menoleh ke belakang dan dia melihat sendiri ada seorang anak kecil yang terus saja bergelayut di pundak milik Rina.

Mata Ros masih bisa melihat bahwa anak kecil itu memiliki taring yang begitu panjang dan juga telinga lancip, mulut anak itu penuh dengan darah sehingga terlihat sangat menyeramkan dan juga keadaan Rina seperti itu sehingga siapa saja yang melihat bisa saja pingsan di tempat.

Selamat siang, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita author Novita Jungkook ya, Terima kasih para pembaca karena selalu Membaca cerita karya Novita Jungkook.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
ya ampun Pur ..bocil kau ajak bicara tentang birahi segala 🤣...semoga aja ya Rania selamat bisa di bantu purnama sampai tuntas
Eli Rahma
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Eli Rahma
hai..itu ketuamu loh..😆😆
neni nuraeni
brrti disini Zidan juga sudah metong ya kak,, dan purnama sudah kmbli pulih sperti sedia kala makanya dia trjun lagi,,,
Raffaza Direzky87
biarkan aja gak usah di bantu
Ass Yfa
setidaknya Rania..nggk dikejar tuyul itu lagi kalo Delisa mau nikah sama Ilham
Ayuk Witanto
ah moga saja purnama mau membantu...
Ayuk Witanto
biarlah si Delisa jadi ibu susunya si tuyul
Ayuk Witanto
lanjut
Ayuk Witanto
Linda itu apa yang tinggal di rumah kosong
Ayuk Witanto
apa itu rina
Ayuk Witanto
Alhamdulillah
Ela Jutek
emang perlu di tabok si Pur sekali kali
Iis Dawina
kan yg di judul sebelumnya Zidan meninggal makan jamur beracun
vania larasati
lanjut kak
ismi
ini gimana rina kok main setuju saja adiknya disusu tuyul,,
Yeyet Rohaeti
siang thor, di sini Zidan udah meninggal ya thor?
Tri Lestari
yang di untungkan si Ilham ini
putri wahyu
siang jg Bess..
Ani_Sudrajat
Kok gak punya lawan thor emang Zidan kemana??
MiilaaManurung: Racun yang tertinggal
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!