NovelToon NovelToon
Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Lusia Irene seorang dokter yang sedang sekolah spesialis onkologi di salah satu rumah sakit polisi. Karena dokter pembinanya adalah seorang polisi. Di usianya yang sudah dua puluh tujuh tahun Lusia belum perna membuka hatinya buat hadirnya seorang laki - laki. Karena traumanya atas rumah tangga orangtuanya yang berpisah karena adanya orang ketiga. Papanya berselingkuh di usianya sudah enam belas tahun. Apakah Lusia Irene bisa merasakan cinta hadir di kehidupannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulang Tahun

Malam hari, Lusi hadir di ulang tahun Lydia dia di undang oleh dokter itu. Hanya acara khusus buat teman dan sahabat - sahabatnya. Lydia menggunakan lantai sepuluh rooftop sebuah hotel. Karena temanya natural, undangan menggunakan baju berwarna hitam.

Lusi tahu, hari ini itu ulang tahun, laki - laki yang dia cintai. Namun saat ini Lusi belum bisa memaafkan kebohongannya. Jadi dia menjaga jarak, agar tidak bertemu dengannya. Sebenarnya dia malas menghadiri undangan dari Lydia. Namun malam ini dia tidak ada acara. Akhirnya dari pada gabut sendiri di rumah dia memilih menghadiri acara itu.

Di lobi hotel, Lusi bertemu dengan dokter Desy dan dokter Agus pasangan suami dan istri ini. Saat ini dokter Desy sedang mengandung. Dia menggunakan dress berwarna hitam sangat seksi dan cantik apalagi perut yang menonjol itu.

"Kamu cantik dek, malam ini. Iya kan suamiku."

"Tentu saja." Lusi juga menggunakan dress berwarna hitam namun dressnya ini sedikit memperlihatkan lehernya yang jenjang itu dengan panjang dress tepat di atas lututnya. Malam ini Lusi sangat seksi.

Gio begitu melihat kekasihnya, hatinya panas. Karena Lusi memperlihatkan keindahan tubuhnya. Tampak terlihat wajah tidak nyamannya.

MC sudah mengundang yang punya acara berdiri di depan, di atas sebuah panggung kecil yang sengaja di buat dan didekor sesuai tema natural pilihan Lydia ini, black and white. Lusi menikmati acara ini. Sepanjang acara dia selalu menebarkan senyuman manisnya. Di kalangan para dokter nama Lusia Irene sudah sangat terkenal. Dia sangat berjasa pada bidangnya. Ada banyak pasien yang tertolong lewat tangannya dan ada juga yang tidak. Biasanya yang tidak tertolong adalah stadium - stadium akhir.

Lydia yang menggunakan dress berwarna putih sudah ada di panggung kecil dan dia menyampaikan harapannya. Begitu kagetnya semua orang waktu dia menyampaikan keinginannya untuk kembali kepada mantan pacarnya dan menyatakan perasaannya, tamu yang hadir menilai Lydia seperti orang yang tidak punya harga diri. Sampai dia mengancam bahwa dia akan mengakhiri hidupnya jika Gio Abraham tidak mencintai dia.

Mendengar Lydia berbicara saja, air mata Lusi sudah keluar tanpa ijin dari matanya. Apalagi saat dia menuduh Lusi sebagai perusak hubungannya semua mata memandang kepada dokter Lusi. Gio yang melihat hal itu langsung marah kepada Lydia. Namun tidak sangka Lydia sangat nekat dia sudah ada di balkon dan akan mengakhiri hidupnya. Semua yang hadir adalah orang - orang dekat Lydia tidak mau menjadi saksi atas perbuatan bodoh Lydia. Gio kebingungan antara menenangkan kekasihnya atau Lydia yang mau melompat. Karena jika Gio tidak menerima cintanya dia akan melompat.

"Gila... Dasar perempuan gila."

"Ya aku gila karena kamu. Aku mencintaimu Gio Abraham." Lydia berteriak. Lusi hanya melihat, dari lubuk hatinya paling dalam, dia masih mencintai Gio karena itu adalah cinta pertamanya.

"Jangan keluar Lus, kamu buat Gio binggung. Aku tahu dia sangat mencintaimu. Dia tidak akan perna menelan ludah yang sudah dia buang. Please....." Desy sahabat Lydia dan Gio memohon. Karena Desy sangat kenal dua sahabat ini.

"Aku sakit lihat drama ini kak."

"Jangan lihat. Gio, Niko dan Agus sedang berusaha menolong perempuan nekat itu." Desy memeluk Lusi agar dia tidak melihat apa yang terjadi. Dan memberi kode kepada Gio, Agus dan Niko. Petugas damkar sudah stay di bawa dengan matras untuk menolong Lydia jika Gio, Niko dan Agus tidak bisa menangkap Lydia.

"Turun, jangan nekat."

"Aku mencintai mu Gio."

"Ya aku tahu."

"Kamu tahu, tetapi kamu tidak bisa melupakan perempuan itu." Gio sudah sangat emosi. Dia dengan cepat menyentuh kaki Lydia agar dia tidak jatuh dari lantai sepuluh. Dengan cepat Agus dan Niko menangkap Lydia.

"Perempuan bodoh. Kamu ingat ya Lydia sampai kapan pun aku tidak mencintai kamu. Dan stop kamu meneror Lusi, dan drama kamu, aku Gio Abraham sendiri yang akan melaporkan kamu jika kamu berani mengulang lagi." Dia meninggalkan Lydia dan langsung menuju kekasihnya Lusi yang sementara dipeluk oleh Desy di gendong Lusi dan dibawa ke life untuk turun ke kamar yang sudah dia pesan. Kebetulan hotel ini milik keluarganya.

"Turunkan aku mas."

"Tidak akan sayang." Lusi memberontak, namun tenaga Gio sangat kuat. Sampai di kamar hotel dia turunkan Lusi dan langsung merobek baju seksinya.

"Mas... Kamu kurang ajar."

"Iya aku kurang ajar. Karena kamu dua minggu menghindar saya. Tidak mau mendengar penjelasan saya. Malam sekarang datang dengan baju seksi memperlihatkan tubuh kamu kepada orang banyak di acara itu. Lebih baik aku lihat sendiri tubuh ini. Aku cemburu, aku ngak mau berbagi milikku dengan mata orang lain.

Lusi hanya menggunakan pakaian dalamnya. Gio semakin mendekat. Mukanya sangat marah terlihat dari raut wajahnya yang memerah menahan emosinya. Apalagi tadi Lydia temannya sendiri sudah mempermainkannya.

"Jangan mas, kamu sudah berjanji padaku."

"Anggap saja saat ini aku khilaf sayang." Tubuh mereka semakin merapat. Gio sudah membuka semua pakaiannya yang tertinggal hanya celana boksernya. Tubuh Gio sangat bagus, dia rajin berolah raga. Gio lansung mengendong tubuh kekasihnya dan di bawa ke atas tempat tidur. Di peluk dan ditutup dengan selimut tebal di hotel.

Lusi sudah menangis ketakutan, dia takut Gio akan merebut keperawanannya. Namun yang Gio lakukan hanya dia mencium dan memeluk perempuan yang dia sayangi. Dia berusaha menahan napsu birahinya karena dia tidak mau menyakitinya.

"Maafkan mas. Mas ngak bisa kamu diami seperti ini. Mas hancur." Hanya terdengar suara tangisan Lusi dalam pelukan Gio.

"Aku sangat mencintaimu."

"Kenapa cinta tetapi mas bohongi saya."

"Mas tidak tahu, kalau mas terjebak dalam permainan Lydia karena mas perna berjanji pada papanya untuk menjaga Lydia."

"Aku juga bisa cemburu mas. Aku cemburu kamu memberi perhatian kepada perempuan lain."

"Mas mohon maaf.... Maafkan mas ya. Mas sangat mencintaimu sayang."

"Mas tahu kan bahwa mas itu cinta pertama saya. "

Karena bajunya Lusi di robek oleh Gio, maka dia belikan baju buat kekasihnya. Satu baju pesta dan baju casual buat Lusi dan juga buatnya.

"Mas mandi duluan ya." Gio meminta mandi duluan karena dia harus menuntaskan hajatannya sebagai lelaki normal. Dia memberikan handuk kimono lainnya kepada kekasihnya. Namun Lusi masih tidur - tiduran. Satu minggu ini dia sangat sibuk dengan kerjaannya, juga perasaannya yang sakit akibat tingkah mantan pacar kekasihnya sehingga Lusi kurang beristirahat. Akhirnya dia malah ketiduran di kamar hotel ini. Padahal rencananya Gio akan membawa kekasihnya pergi makan malam di makanan kaki lima.

Gio sudah menerima pesanan baju yang dia beli. Karena Lusi masih tidur, Gio pun tidur disebelah kekasihnya. Dia ngak pusing kalau besok bagun harus menuntaskan hajatnya seorang diri.

1
r111
lanjut
Ceisye: ok. terima kasih sudah membaca karyaku. kritik dan sarannya silahkan🙏🙏🙏
total 1 replies
serana
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!