NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Tidak perlu Arum! Kamu sebaiknya makan saja! Saya akan mengurus suami saya sendiri"

Hanna mengisi piring suaminya, sementara Arum menatap bingung. Ada apa dengan Hanna hingga membuat wanita itu bersikap seperti ini

Setelah kejadian semalam, sikap Hanna sedikit berubah pada Arum. Bahkan wanita hamil itu tidak menyapanya sama sekali

"Mbak Hanna butuh sesuatu?" Tanya Arum namun Hanna tidak menjawab

"Mbok, tolong buatin saya jus!" Warsih mengangguk lalu menyiapkan pesanan sang majikan

Arum mengabaikan diamnya Hanna, ia melirik pada Rizal "Mas mau makan apa? Biar saya ambilkan!"

Jika ini tentang perselingkuhan nya dengan Rizal yang terbongkar, lalu kenapa Hanna bersikap biasa pada suaminya

"Aku sudah memikirkannya, Arum akan pindah dalam dua tiga hari ini"

Arum dan Rizal sama terkejutnya, bagaiman mengatakan pada Hanna bahwa Arum tidak ingin pergi

"Kenapa secepat itu? Bukannya kata kamu, kalau ibu akan bicara dulu sama pemilik kontrakan?" Tanya Rizal

"Semuanya sudah selesai, kontrakan itu juga sedang dibersihkan jadi Arum tinggal menempatinya saja"

Ada yang bisa berbeda dari Hanna dan Rizal menyadarinya. Hanna tidak biasanya bicara sarkas seperti ini pada Arum

Rizal sedikit khawatir, takut jika perselingkuhannya terbongkar. Tapi Hanna tidak menyinggung tentang itu

Jika Hanna mengetahui semuanya, maka jelas jika wanita itu akan marah besar dan akan meninggalkan nya

"Bagaimana Arum? Kamu siap pindah kan? Atau kamu merasa berat meninggalkan rumah saya?"

Raut wajah wanita itu seketika berubah, ia tak tahu apa yang Hana ketahui. Atau apakah Hanna melihat dirinya bersama Ipul?

"Saya terserah dari mbak Hanna saja! Saya akan ikut" Ujar Arum, jika dirinya Keukeh maka bukan hanya hubungannya bersama Ipul saja yang terkuak tapi juga hubungan gelapnya bersama Rizal

"Baguslah! Saya akan atur semuanya. Sebaiknya kamu memang pergi secepat, soal pekerjaan, Hanin yang akan mengurusnya"

Arum mengangguk saja, Rizal menatap kekasih gelapnya itu dengan tatapan sedih. Ia harus mulai mengatur pertemuannya dengan Arum dibelakang Hanna

"Soal sekolahnya Hafiz?"

"Kamu tidak perlu khawatir tentang itu! Saya akan menanggung pendidikan Hafiz hingga selesai"

Hanna masih memikirkan tentang anak laki-laki Arum itu, bagaimanapun Hafiz tidak bersalah Ats dosa yang ibunya lakukan

"Terima kasih mbak"

"Ya udah sayang, aku berangkat dulu!" Rizal mengecup kening istrinya sebelum berlalu meninggalkan rumah

Sebelum pergi, Rizal mengirim pesan pada Arum untuk bertemu. Ada banyak hal yang harus mereka bicarakan

***

Hanna tengah bersantai diruang tengah seperti biasanya. Arum datang menghampiri wanita hamil itu

"Mbak"

"Iya Arum? Kamu butuh sesuatu?"

"Saya mau izin keluar sebentar! Ada beberapa barang yang ingin saya beli sebelum kamu pindah"

Arum telah menerima pesan dari Rizal agar mereka bertemu "Kamu pergi sendiri?"

Wanita itu mengangguk "Iya mbak, saya pake ojek online"

"Pergilah! Tapi kamu harus kembali sebelum sore, mengerti?" Tatapan Hanna mengisyaratkan bahwa dirinya mengetahui sesuatu

"Baik mbak"

Arum berlalu, sekarang ia tahu jika Hanna memang mengetahui dirinya yang mungkin tidur bersama supir keluarga mereka

"Semoga mbak Hanna tidak mengatakan apapun pada mas Rizal"

Tak lama Arum tiba disebuah restoran yang ia dan Rizal akan bertemu. Wanita itu masuk dan mengedarkan pandangannya

"Arum" Seru Rizal yang duduk disebuah meja

Arum mendekat dan duduk dihadapan kekasihnya itu. Keduanya masih diam hingga suara Rizal terdengar

"Aku sudah memikirkannya, kamu memang harus pindah dari rumah aku" Ujarnya yang mendapat tatapan penuh tanya dari Arum

"Apa kamu ingin melupakan semuanya? Kamu memang tidak mencintai aku!" Arum terlihat kesal

"Bukan seperti itu, Arum. Jika kita terus berhubungan dirumah itu maka besar kemungkinan jika Hanna akan mengetahuinya"

Arum diam, apa yang Rizal ucapkan ada benarnya. Bahkan sekarang Hanna sudah mengetahui hubungan antara dirinya dang Saiful

"Lalu? Aku harus bagaimana? Kita juga tidak mungkin berhubungan saat aku tinggal dikontrakkan baru kan?"

"Aku sudah menyiapkan sebuah rumah dipinggir kota, kamu akan pindah kesana bersama Hafiz" Arum mengerutkan keningnya, sejak kapan Rizal menyiapkan semuanya

"Lalu alasan apa yang akan aku berikan pada mbak Hanna?"

"Kamu bilang kalau kamu mendapat rumah dari keluarga kamu atau apapun. Soal sekolah Hafiz, aku yang akan menanggung semuanya"

Rizal tidak bisa lagi memikirkan semuanya, dari sikap Hanna pagi tadi ia sudah memikirkan akibat jika dirinya dan Arum tertangkap basah

"Apa kau tidak akan pernah menikahi aku?" Tanya Arum tiba-tiba membuat Rizal menatapnya

"Apa maksud kamu? Bukannya aku sudah mengatakannya? Semua akan aku berikan Arum, tapi tidak dengan pernikahan" Rizal mengatakannya dengan sungguh-sungguh

"Aku tidak masalah jika harus menjadi istri kedua, mas"

Rizal menggeleng "Aku tidak akan menikahi wanita selain Hanna"

"Kamu hanya menjadikan aku sebagai pemuas nafsu mu saja?" Arum sudah menitihkan air matanya

Rizal menggenggam tangan sang kekasih "Tolong mengertilah, Arum. Aku rasa ini cukup, aku akan memberikan kamu apa yang aku berikan pada Hanna"

Arum mengangguk lemah, apa yang ia harapkan? Dirinya menjalin hubungan dengan seorang pria beristri maka ini yang akan menjadi akhirnya

Bagaimanapun mereka menghabiskan waktu bersama maka pemenangnya tetaplah istri sah

"Tapi aku punya keinginan"

"Apa?"

"Aku tidak ingin kamu menyentuh mbak Hanna" Rizal diam, entah kenapa permintaan Arum ini terasa memberatkan baginya

"Maksud kamu?"

"Jika kamu menyentuh mbak Hanna, maka aku akan memberitahukan kepada mbak Hanna tentang hubungan kita"

Arum mengancam dan Rizal tidak akan menggadaikan pernikahannya bersama Hanna dengan apapun juga

"Baiklah!"

Wajah Arum terlihat berbinar "Kamu bersungguh-sungguh kan? Sebagai gantinya kamu bisa menemui aku dan aku akan memberikan semuanya pada kamu mas"

Rizal mengangguk "Aku pasti akan sering menemui kamu"

Keduanya saling tersenyum lalu makanan pesanan mereka tiba dan keduanya makan dengan tenang

"Itu bukannya suaminya Hanna? Tapi siapa wanita itu? Dia bukan Hanna kan?"

Seorang wanita yang berada tak jauh dari sana terus memperhatikan keduanya. Dia adalah Nindy, sahabat Hanna

"Aku harus kasih tau hal ini pada Hanna"

Nindy meraih ponselnya, sial baginya karena ponsel itu mati hingga ia tidak bisa mengambil gambar

"Sial, kenapa HP nya pake lowbat sekarang sih" Gerutu Nindy, ia ingin melabrak kedua orang itu namun Rizal terlihat bangun dari duduknya dan wanita itu mengikuti

"Mau kemana mereka?" Gumamnya

Nindy tidak bisa mengejar, mobil Rizal pun sudah meninggalkan area restoran membuatnya tidak henti-hentinya menggerutu

"Artinya baji___ itu mengkhianati Hanna?"

***

"Kita mau kemana mas?" Tanya Arum karena tiba-tiba saja Rizal memintanya mengakhiri makan walaupun makanan pesanan mereka belum habis

"Kita akan lihat rumah barunya sekarang"

"Kamu serius? Sekarang?" Rizal mengangguk, Arum yang terlalu bahagia melingkarkan tangannya pada lengan pria yang tengah mengemudi itu sembari merebahkan kepalanya di bahu lebar Rizal

"Terima kasih mas"

"Apapun untuk kamu sayang"

1
falea sezi
🤣🤣 bastian jd aktor aja
Oma Gavin
cemburu buta jadi petak makanya ngomong yg jelas jgn jadi cenayang yg harus selalu peka dasar oon ini bastian aku sumpahin habis ini hanna marah yg ngga gubris kamu lagi
mama
terlalu kekanak2 n semuanya,gk ad serius2ny
falea sezi
resain pergi jauh han
Oma Gavin
bastian kamu jgn marah dan emosi sama hana yg perlu kamu marahi itu ortu mu terutama ayahmu yg telah merendahkan hana jgn sampai kamu salah sasaran atas kemarahan mu
falea sezi
pergi jauh aja hanna😒 cowok nya bego semua
Oma Gavin
tenang hana positif thinking aja bastian tidak akan berpaling lagi dari kamu udah lama dia menunggu kamu masa udah ada kesempatan mau di lepaskan
Oma Gavin
makin panjang urusannya sama rizal yg ngga tau diri tetap ngeyel pengen rujuk sama hana ngga perduli hana pernah trauma lihat dua selingkuh sama arum
Wiwit
klo BS lebihan babnya thor
Oma Gavin
semoga bastian berhasil merebut hati anak" hana jgn biarkan rizal kembali merusak mental hana
Oma Gavin
lebih baik segera dihalalin aja hana biar rizal tidak ada peluang rujuk laki" ngga sadar diri dia yg selingkuh kok ngeyel pengen dimaafkan menjijikan
Oma Gavin
jgn luluh hana tetap sama bastian saja percayalah kedua anakmu bisa menerima bastian tanpa membuang kasih saya rizal buat mereka, jijik banget lihat rizal yg ada trauma hana bisa kambul ingat lihat dgn mata kepala sendiri perselingkuhan tsb
Oma Gavin
Alhamdulillah hanna terselamatkan sama bastian hancurkan marco dan perusahaan nya
Oma Gavin
tolong bastian ini marco pecundang ingin melecehkan hanna segera tolong dia sebelum trauma nya kumat lagi
falea sezi
lanjut thor q krim hadiah.. ehh dokter Rama mana thor kasian dia yg perjuangin. Hanna saat drop masak sekarang di kalahin. bastian
Eva Safitri: Terima kasih karena sudah mampir
total 1 replies
falea sezi
MC nya menye menye thor😒 buat Badas donk
falea sezi
ngapain ngurusin mantan🤣🤣 bekas aja lu mau hanna
falea sezi
enak aja kesempatan🤣 laki bangsatt
falea sezi
bertele tele pret
falea sezi
cpet cerai
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!