NovelToon NovelToon
Jiwa Pembunuh Di Tubuh Gadis SMA

Jiwa Pembunuh Di Tubuh Gadis SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Perjodohan / Balas Dendam
Popularitas:18.5k
Nilai: 5
Nama Author: eka zeya257

Aurelia adalah tentara bayaran yang hidup di dunia penuh darah dan pengkhianatan. Dalam sebuah misi terakhir, dia mati setelah dikhianati oleh orang yang paling dia percaya.

Namun kematian bukanlah akhir.

Ketika membuka mata, Aurelia justru terbangun di tubuh seorang gadis SMA lemah bernama Aria, seorang tunangan dari pria paling berbahaya di dunia bawah tanah.

Sayangnya, pertunangan itu hanyalah perjanjian tanpa perasaan. Ravian bersikap dingin, acuh, dan sama sekali tidak peduli pada gadis yang seharusnya menjadi calon istrinya.

Namun mereka tidak tahu satu hal. Gadis lemah itu sudah tidak ada lagi. Di dalam tubuhnya kini hidup jiwa seorang pembunuh yang terbiasa menghadapi peluru, pengkhianatan, dan kematian.

Saat musuh mulai datang dari segala arah, rahasia masa lalu terbongkar, dan perang dunia bawah tanah tak terhindarkan…

Akankah seorang gadis SMA yang dihina mampu bertahan di sisi sang raja dunia gelap?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka zeya257, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Sebelas jam kemudian, roda pesawat menyentuh landasan dengan hentakan halus.

Langit kota Varexion tampak mendung, seolah menyambut kepulangan seseorang dengan pertanda yang tak biasa.

Ravian membuka matanya perlahan saat pengumuman pendaratan terdengar. Wajahnya kembali datar, namun sorot matanya jauh lebih tajam dibanding saat dia berangkat.

Pesawat berhenti sempurna. Tak butuh waktu lama, Ravian sudah berdiri, merapikan jasnya, lalu melangkah keluar diikuti Bimo di belakangnya. Begitu kaki mereka menginjak area kedatangan bandara suasana langsung berubah.

Beberapa pria berbadan tegap dengan setelan hitam sudah berdiri rapi, membentuk barisan. Tatapan mereka waspada, posisi tubuh tegak sempurna. Begitu melihat Ravian mereka serempak menundukkan kepala.

"Selamat datang kembali, Tuan Ravian."

Suara itu terdengar kompak dan tegas.

Bimo melirik sekilas, lalu berbisik pelan, "Pengamanan diperketat, Tuan. Sepertinya Tuan besar benar-benar tidak main-main kali ini."

Ravian tidak langsung menjawab. Tatapannya menyapu sekeliling bandara dengan cepat mengamati setiap sudut, setiap pergerakan, seolah mencari sesuatu yang tidak terlihat oleh orang lain.

"Laporan keamanan?" tanyanya singkat.

Salah satu bodyguard maju satu langkah. "Area bandara sudah disterilkan sejak satu jam sebelum kedatangan Anda, Tuan. Tidak ada pergerakan mencurigakan sejauh ini."

Ravian mengangguk tipis. "Mobil sudah siap?" lanjutnya.

"Sudah, Tuan."

Tanpa berkata apa-apa lagi, Ravian langsung berjalan melewati barisan bodyguard tersebut. Mereka segera membentuk formasi, mengapit Ravian dan Bimo menuju pintu keluar khusus.

Begitu pintu otomatis terbuka, seretan mobil hitam mewah sudah menunggu di luar, mesin menyala, siap bergerak kapan saja.

Pintu salah satu mobil dibukakan. Ravian masuk tanpa ragu, diikuti Bimo yang duduk di kursi depan. Konvoi itu langsung bergerak begitu pintu tertutup.

Di dalam mobil, suasana hening. Ravian menyandarkan tubuhnya, menatap keluar jendela. Kota Varexion yang megah kini terasa… berbeda.

"Ke mana tujuan kita, Tuan?" tanya sopir dari depan.

Ravian tidak langsung menjawab. Beberapa detik berlalu sebelum akhirnya dia berkata pelan, "Ke kediaman kakek."

Bimo menoleh sedikit, tapi tidak berkata apa-apa. Mobil melaju membelah jalanan kota menuju kawasan elit tempat kakek Ravian berada.

***

Aleta melipir ke arah danau yang mengalirkan air jernih, dia tidak mungkin pulang dengan keadaan berlumuran darah seperti sekarang. Bisa-bisa kakeknya khawatir dan menginterogasinya seperti polisi.

Aleta membasuh wajah dan tangannya, lalu menarik napas panjang sebelum duduk di rerumputan yang sepi. Malam ini sangat sunyi, tapi tidak dengan isi kepalanya.

"Obsidian Circle," gumam Aleta. "Jadi mereka yang mengincarku."

Dia mengingat kembali nama organisasi besar tersebut, dari berita yang beredar di internet Obsidian Circle merupakan organisasi paling sulit di taklukan. Bukan hanya karena orang-orangnya sangat misterius, tapi tempat tinggal mereka selalu berpindah-pindah.

Tidak ada jejak yang bisa di lacak, semua bersih tanpa sisa. Sampai polisi dan negara menyerah memburu mereka.

Aleta menatap permukaan danau yang berkilau diterpa cahaya bulan. Airnya tenang, namun bayangan dirinya yang terpantul tampak berantakan wajah penuh luka, mata dingin, dan sesuatu yang tidak lagi sama seperti dua tahun lalu.

"Dulu organisasi itu masih jauh di bawah One, tapi sekarang dia menguasai dunia bawah hanya dalam kurun waktu dua tahun."

Ucapannya menggantung pelan di udara. Jari-jarinya meremas rumput di sampingnya.

"Itu bukan kebetulan…" Pikirannya bekerja cepat, menghubungkan potongan-potongan yang selama ini tersebar. One menghilang.

Pemimpin lapangan "mati". Dan dalam waktu yang sama Obsidian Circle naik, jelas itu bukan hal yang bisa di simpulkan secara remeh.

"Ada yang mengambil kesempatan saat kami menghilang," gumamnya lagi, kali ini lebih rendah.

Atau...

"Ada yang memang menunggu momen itu sejak awal."

Angin malam berhembus pelan, menggerakkan helai rambutnya yang masih sedikit basah. Dia menunduk, menatap tangannya sendiri. Sedikit bergetar.

Bukan karena lelah tapi karena emosi yang perlahan bangkit. Dua tahun. Dia menghilang selama dua tahun, menyusun ulang segalanya dari nol. Menyembunyikan identitas, menahan diri, hidup sebagai gadis biasa… semua demi satu tujuan.

Membersihkan papan. Dan sekarang seseorang justru mengacaknya lagi.

"Obsidian Circle…" ulangnya pelan.

Nama itu terasa asing, tapi juga menjengkelkan. Seolah-olah mereka sedang menantangnya.

Aleta menghembuskan napas panjang, lalu bangkit berdiri. Dia melepas jaketnya yang kotor oleh debu dan darah, lalu membilasnya di air danau sebisanya. Setidaknya cukup untuk menghilangkan jejak mencolok.

Setelah itu, dia memeras ujung kainnya, lalu mengenakannya kembali tanpa banyak peduli kalau jaket itu basah.

"Kalau kalian yang mulai duluan…" gumamnya. Tatapannya kini berubah tajam. "Jangan salahkan aku kalau aku yang mengakhirinya."

Perang dengan organisasi sudah biasa baginya, hanya saja kali ini dia sendirian dan itu sangat merugikan. Aleta sadar, dia memerlukan bantuan tapi siapa orang yang bisa dia percaya sekarang? Sedangkan dia hanyalah gadis biasa berseragam SMA.

"Aku harus mencari seseorang untuk menjadi rekanku," tekadnya sebelum meninggalkan area danau.

1
Queen AL
jgn bilang ini di Indonesia yah, tdk lucu tentara pembunuh bayaran dan mafia ada d Indonesia.
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut thor, dan semangat💪
Muft Smoker
makin kesini ,, selalu ad tekateki ny kak ,,


dtggu kelanjutan ny yx kak
Nur Hayati
seruuu... up yg banyak dong kak👍
Muft Smoker
lanjuut kak ,, lanjuut kak ,,
/Grin//Grin//Grin/
merry
Rick obesi dpt in let,, dia pikir gmpng
Ma Em
Semoga Aleta selalu selamat dari orang2 yg akan mencelakainya , untuk Clara kamu terima saja akibat dari perbuatannya yg selalu mengganggu Aleta .
Muft Smoker
dtggu kelanjutan ny kak ,,
Ma Em
Semangat Aleta tunjukan pada orang yg suka membuly mu dan balas perbuatan mereka , Aleta sekarang tdk bisa ditindas karena Aleta sekarang wanita pemberani , Ravian saja sekarang jadi penasaran sama Aleta
Pa Muhsid
sebentar lagi aroma bucin akan tercium, bukannya aleta tunangan yang dianggap pajangan Sama ravian itu 🤔🤔🤔
Muft Smoker
next kaaak ,,


aduuuh ad aj yg nyarii masalah sama aleta yx ,,
gx takut sama akibat ny tuuuh 🤭🤭🤭🤭😁😁😁
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
next
Muft Smoker
next kak ,,


waaaah ravian mulai penasaran niiih🤭🤭🤭🤭😒😒😒😒😒
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor💪
Nur Hayati
up kak, ayooo..💪
azka aldric Pratama
ini masih di tahun yg sAma gk Ama si penghianat Thor 🤔🤔🤔
CaH KangKung,
👣👣
Muft Smoker
next kaaak ,,
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut thor, dan semangat
Muft Smoker
aleta udh sfrekuensi dg km ravian ,, kuat , dingiin , Dan cerdas ,,
yakiiin mau di lepasiin😒😒😒😒😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!