NovelToon NovelToon
Kembalinya Cinta Lama

Kembalinya Cinta Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / CEO / Cintapertama
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Tika Despita

Setelah enam tahun tak bertemu, Senja kembali bertemu mantan kekasihnya Arsean.
Pertemuan kembali mereka, mengingatkan luka dan rasa sakit pada dirinya Senja.
Karena di saat itu dia tengah hamil anaknya Sean, namun Sean tak tau. Kedua orang tua Sean pun seolah bungkam dan menginginkan anak dalam kandungannya Senja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Despita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengapa Harus Satu Ruangan?

"Senja, ini meja kerja kamu!" ucap Pak Rudi menunjuk meja kerjanya Senja.

"Terimakasih pak." Ucap Senja mengangguk paham.

"Dan ini ada beberapa laporan pemasaran yang bisa kamu pelajari dulu. Nanti kalau kamu sudah paham, nanti saya akan suruh kamu buat laporan baru."

"Baik pak!" ucap Senja kemudian duduk di meja kerjanya.

Ada rasa senang dan puas saat dia merasakan bekerja kantoran seperti ini. Meski dulu cita-cita ingin menjadi dokter, tetapi menjadi pekerja kantoran juga tak masalah baginya.

Sebelum dia memulai aktivitas kerjanya, dia berkenalan dengan beberapa karyawan yang satu tim dengan dirinya. Senja cukup senang, para senior di ruangan ini tidak sombong dan mau memberi petunjuk jika Senja merasa kesulitan dengan pekerjaan ini.

Sementara itu Sean masuk ke dalam ruangan papanya dengan rasa sedikit kesal.

" Apa maksud papa? Mengapa tiba-tiba Dirgantara bekerja di sini? Bukankah dia punya perusahaan sendiri?"

"Kamu yang tenang dulu! Bawa santai!" Ucap Reno tak ada beban.

"Kamu tak perlu khawatir dengan Dirgantara. Dia hanya ingin bermain-main saja. Kamu sendiri tau,dia tak pernah serius dengan pekerjaannya. Makanya papa meletakkan dia menjadi manager pemasaran."

"Dan kamu tau sendiri,itu adalah hal yang sulit untuknya. Dimana kinerja nya akan dinilai,dari hasil penjualan produk-produk kita!"

"Tapi pa..papa tau sendiri,aku dan dia gak pernah akur. Papa juga tau,dia begitu membenci keluarga kita yang entah apa sebabnya."

" Masalah itu gak usah kamu pikirkan. Kamu hanya perlu fokus pada kinerja kamu juga! Ingat,posisi kamu bisa saja tiba-tiba terancam, jika kamu tak pandai menjaga sikap!"Ucap Reno lagi.

Sean menghela nafasnya. Sampai detik ini dia sendiri juga tak paham,mengapa hubungan papanya dengan adik perempuannya bisa tidak baik,sehingga membuat Dirgantara juga tak menyukainya sebagai sepupu.

" Baiklah,kalau memang begitu. Aku mau kembali ke ruangan." Ucap Sean hendak keluar dari ruangan papanya.

" Sean!"panggil papanya lagi.

Sean menoleh.

" Ingat, kamu harus menjaga sikap dengan Senja! Apalagi ruangan kamu berada di lantai yang sama dengan dia! Jangan libatkan perasaan di dalam pekerjaan!"

Sean mengangguk dan kembali melangkah keluar ruangan papanya. Di dalam otaknya saat ini begitu banyak hal yang berkecamuk. Di satu sisi,dia sedikit bingung dengan interaksi Dirgantara dengan Senja di dalam lift tadi. Disisi lain,dia hanya ingin memberikan kehidupan yang layak untuk Senja dan Angkasa.

" Pagi pak!' Ucap salah satu karyawan,saat Sean hendak masuk ke ruangan nya.

" Pagi juga." Jawab Sean ramah,namun matanya malah menangkap sosok Senja yang begitu fokus menatap layar komputer di depannya.

"Mengapa kamu kembali,di saat hatiku sudah ada yang lain,Senja?" Lirih Sean dalam hati. Jujur saja setiap melihat Senja,dia tetap merasakan debaran yang sama seperti enam tahun yang lalu.

Senja pun tiba-tiba menoleh,dia cukup terkejut jika ruangan Sean juga berada di sini. Senja kemudian melihat tulisan di depan pintu ruangan yang terletak pas di depan meja kerjanya,dan bertuliskan ' Wakil Direktur'.

"Apa-apaan ini? Mengapa harus satu ruangan? Mana ruangannya pas di depan meja kerja aku. Berarti dia bisa melihat aku dari dalam ruangannya dong?" Monolog Senja dalam hati.

Ada rasa tak nyaman hinggap di hatinya. Padahal dia berharap tak ada interaksi antara dirinya dan Sean,karena jabatan Sean cukup tinggi di perusahaan ini. Namun takdir berkata lain, mereka kembali di satukan di dalam hal pekerjaan.

Meski sempat menatap Senja sebentar,Sean tetap profesional. Setelah menyapa beberapa karyawannya, dia kemudian masuk ke dalam ruangannya.

Di posisi duduk Sean dalam ruangannya,dia bisa melihat Senja. Dia terus menatap Senja yang sepertinya biasa saja dan mengabaikan dirinya.

" Kenapa aku tak bisa seperti kamu,Senja? Aku ingin juga mengabaikan kamu,tetapi hati ini menolak."lirihnya dalam hati.

-

-

Dirgantara masuk dan langsung duduk di meja kerja sebelah Senja.

"Kenalkan ini pak Dirgantara,dia manager pemasaran kita yang baru." ucap pak Rudi sedikit gugup,karena Dirgantara tak sedikit pun mengenalkan diri dan lebih bersikap dingin dan angkuh.

"Jadi dia manager pemasaran." Gumam senja dalam hati sambil mengangguk-angguk.

"Kenapa? Kamu senang satu pekerjaan dengan saya?" Ucap Dirgantara menatap Senja membuat yang ada di ruangan menatap mereka.

"Hah?" Senja cukup terkejut mendengarnya.

" Dari ekspresi kamu,kelihatan sekali." Lanjut Dirgantara.

" Ternyata kamu sudah cukup jauh berubah tak seperti pertama kali aku melihat kamu!"

Senja menatap bingung Dirgantara. Dia merasa tak pernah bertemu,tetapi mengapa Dirgantara seolah mengatakan mereka sudah pernah bertemu.

"Apa kita saling kenal?"

"Tentu!" Dirgantara tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah Senja.

" Tatap wajah saya baik-baik,pasti kamu akan mengingatnya!"

" Maaf...Saya benar-benar tak ingat jika memang pernah bertemu dengan anda!" Jawab Senja.

Dirgantara akhirnya menjauhkan wajahnya dari Senja.

"Bagaimana kabar anak itu?" tanyanya membuat Senja langsung berdiri tak menyangka kalau lelaki di depannya ini tau tentang anaknya.

" Sehat..umurnya sudah mau enam tahun. Dan tahun ini dia akan masuk TK." Jawab Senja masih mencerna semuanya.

"Baguslah! Setidaknya kamu tidak menjadi wanita menyedihkan lagi seperti dulu!" Dirgantara melangkah menuju meja kerjanya.

"Apa anda mengenal saya?" Senja refleks memegang lengannya.

Awalnya Dirgantara mau menjawab pertanyaan Senja,namun tiba-tiba Sean keluar dari ruangannya dan berdiri dengan sorot mata yang tajam.

"Ini tempat kerja! Jika kalian punya masalah pribadi,silahkan selesaikan di luar!" Ucap Sean tegas.

Senja buru-buru melepas tangannya dari lengan Dirgantara. Dia pun langsung menunduk.

" Maaf pak! Saya salah!" ucap Senja dan kembali ke meja kerjanya.

"Wah... Santai dong wakil direktur! Mengapa anda terlihat begitu emosi?" Ucap Dirgantara tersenyum miris menatap Sean.

"Anda seperti tak pernah muda saja. Asmara dalam pekerjaan itu sudah biasa!" Lanjut Dirgantara membuat rahang Sean mengeras.

Sean langsung menatap Senja. Senja langsung menggelengkan kepalanya. Dia hanya ingin memberi tau,bahwa antara dirinya dan Dirgantara tak ada hubungan asmara seperti yang dikatakannya.

"Dirgantara! Kamu tau,aku bukan Sean yang akan melunak selalu terhadap kamu!" Ucap Sean menatap tajam Dirgantara.

" Dan aku, bukan seseorang yang akan menerima kekalahan terus!" balas Dirgantara tak kalah tajamnya menatap Sean.

Sementara karyawan yang ada di dalam ruangan saling berbisik dan bingung. Mereka juga tak mengerti, ada hubungan apa antara bos mereka,manager, dan karyawan baru bernama Senja tersebut.

"Pak Sean...udah pak! Dilihatin semua karyawan!" Bisik pak Rudi pelan.

Sean mengangguk dan memilih pergi begitu saja. Sementara Dirgantara kembali duduk di meja kerjanya dan terus menatap Senja.

1
sunaryati jarum
Memang itu akibat kesalahan kamu,tapi akhirnya sadar, semoga setelah pertemuan kembali dengan Ny Raya hidupmu dan Angkasa semakin baik
sunaryati jarum
Benar dia penyelamatmu dulu Senja
Soraya
lanjut thor
Qhaqha: Ok.. Ditunggu.. 😊😊
total 1 replies
nesha
lanjut thor double uuuup
Qhaqha: insyallah ya... 😊😊😊
total 1 replies
Soraya
ditunggu updatenya
Qhaqha: Bab baru udah di up ya... Jangan lupa bantu ratingnya ya 🙏🙏🙏
total 2 replies
Ryn
lanjuut thour 💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼
Qhaqha: ok😊😊😊😊😊😊
total 1 replies
Sunaryati
Memang lebih baik seperti toh Kedua orang Sean menolak Senja. Agar tidak menimbulkan masalahJika mereka bersatu kembali harus
Sunaryati: belum selesai sudah terkirim.
maksudnya harus dapat restu kedua orang tua Sean,atau malah dengan Dirgantara
total 1 replies
Qhaqha
Aamiin😊😊😊
Soraya
lanjut
Qhaqha: Sipp.... Bantu bintangnya juga ya kk😊😊
total 1 replies
nesha
nyeseeek bacanya.. moga ada pelangi setelah hujan buat senja dan anaknya
Soraya
lanjut thor
Sunaryati
Kau dan suamimu akan menerima karma karena menyia- nyiakan keturunan kalian.Biarkan Sean menikahi Rea, dan tidak memiliki keturunan.Sedangka Senja menikah dengan Dirgantara,agar mereka menyesal seumur hidup.
Qhaqha: 😊😊😊
Mohon bantuan untuk ratingnya ya KK...
total 1 replies
olyv
jleb g tuh?? kasihan senja..sini peluk nak 😭😭
Qhaqha: Ayuk kita peluk ramai-ramai 😊
total 1 replies
nesha
makjleb bgt
Qhaqha: jleb banget.. 😊😊
total 1 replies
nesha
pada akhirnya akan berjodoh 😍
nesha
dan di saat kamu sudah tau pun kamu g berusaha untuk mempertahankan senja demi anakmu, tapi kamu lebih memilih untuk bertunangan dgn rea. pengecut kau sean
Soraya
lanjut thor
Qhaqha: ok
.😊😊
total 1 replies
Sunaryati
Maksud Dirgantara Sean merampas jabatan itu gimana
Qhaqha: Tunggu up Bab selanjutnya ya KK.

😊😊😊
total 1 replies
Sunaryati
Waduh kasihan Senja, nanti kena marah wanita dekatnya Dirga
Sunaryati
Tidak marah sama Senja marahlah pada dirimu sendiri, karena banyak kesalahan kamu pada Senja.Jika kau tetap ingin menikah dengan Rea jangan sampai punya anak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!