NovelToon NovelToon
Cintaku Berhenti Di Kamu

Cintaku Berhenti Di Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: er_riri

terlihat siluet laki laki tinggi tegap berdiri di balkon dengan kemeja hitam tertiup angin, mata tajam nya tampak melihat hamparan pohon menjulang tinggi, tampak tangannya memegang besi balkon dan tangan lainnya memegang ponsel tampak menelepon seseorang, "sudah saatnya kau kembali, aku yang akan menemuinya secara langsung" tegas tak terbantahkan "baik" sahut orang di seberang sana.
seorang gadis dengan senyum manis sedang mengobrol dengan teman sebaya nya duduk tenang di bangku taman universitas, tampak sesekali tertawa ceria.
takdir apa yang akan menemukan mereka? akan ada banyak plotwis dan intrik,ikuti kisah mereka disini. stay tune

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon er_riri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 12

Semua yang Bila lakukan di taman tidak luput dari pandangan Gama yang sedang berdiri di balkon kamarnya, Gama menyesap cerutunya. Hal yang biasa dia lakukan ketika sedang kalut, banyak yang dia fikirkan ketika dia sudah mempersunting Bila, apa yang harus aku lakukan Bila untuk menahan mu tetap di sisiku? Aku berharap banyak pada hubungan kita.

Gama tidak tahu cara merayu atau bersikap romantis, karena memang dunia nya mengajarkan dia untuk jadi sosok yang kuat dan tangguh untuk melindungi orang yang dia sayang semenjak kehilangan kedua orang tuanya. Walaupun kakeknya mengasuhnya dengan lembut tapi karena suatu kejadian membuatnya menjadi sosok yang harus selalu waspada pada sekitarnya. ketika dia kecil dan orang tuanya masih hidup dia adalah seorang anak yang ceria dan pandai, dia selalu berinteraksi pada para pelayan tanpa batasan, dia menjadi sosok yang rendah hati seperti kedua orang tuanya yang tidak membeda bedakan orang di sekitarnya.

Bahkan Gama memiliki teman, gadis kecilnya yang merupakan anak rekan bisnis ayahnya. rumah mereka bertetangga, yang membuatnya jadi sangat dekat dan saling menyayangi.

terlihat waktu sudah senja, cemilan di meja sudah tandas, Bila tampak berjalan pelan menuju mansion. Bila langsung membersihkan diri dan berganti pakaian karena pak Syam sudah memberitahunya untuk segera turun untuk makan malam, Gama tampak keluar dari ruang kerjanya dan menuruni tangga untuk bergabung makan malam bersama Bila.

Tampak suasana canggung di antara keduanya, hanya denting sendok dan garpu yang yang terdengar. Gama sudah menyelesaikan makan, dan berjalan menuju ruang kerjanya kembali sebelum sebuah suara menghentikan langkahnya, "bisakah kita bicara tuan?". Gama masih dengan posisi membelakangi Bila, dia berjalan " baiklah, ku tunggu di ruang kerja".

Bila menyadari kesalahannya, bahwa dia sudah jadi milik Gama, semua yang ada padanya harus dengan persetujuan Gama. dia tidak tahu sampai kapan belenggu pernikahan ini akan mengikatnya, dia hanya berharap ketika saatnya Gama bosan dia pergi tanpa tersakiti. Yang dia fikirkan hanya harus meminta maaf kalau perlu dia akan bersimpuh untuk menebus kedamaian hidupnya.

Setelah menghabiskan makanannya, Bila berjalan perlahan menaiki tangga dengan tekad yang kuat mengetuk pintu ruang kerja Gama," masuklah". Bila membuka pintu dengan perlahan, dan ruang kerja Gama yang sangat luas dengan buku buku berjajar rapi di rak seperti perpustakaan dengan berbagai jenis buku dengan cover warna warni di susun berdasarkan warna, dengan meja besar berisi berbagai peralatan dan laporan laporan yang berjejer rapi di depan Gama dan di sampingnya ada set sofa yang terlihat mahal berbentuk melingkar.

" kenapa hanya berdiri di situ, masuklah! Dan tutup pintunya" suara dingin Gama menyadarkan Bila yang tercengang dengan suasana ruang kerja Gama yang tampak menakjubkan. Gama berjalan menuju sofa, dan duduk dengan posisi yang terlihat nyaman " duduklah, mau bicarakan, kenapa masih berdiri". Bila berjalan dan ketika telah sampai di depan Gama, Bila bersimpuh dan menundukkan kepala nya, " tuan, maafkan saya, saya merasa sudah tidak waras dengan pembicaraan kita siang tadi" Gama mendengus, " saya tidak bermaksud menyinggung anda, maafkan saya tuan dan tolong beri saya kesempatan untuk memperbaiki sikap dan perilaku saya kedepannya". "duduklah Bila!, apa kau sengaja untuk menunjukkan bahwa aku suka menyiksamu", Bila lekas berdiri dan duduk di depan Gama, Bila melirik ke arah Gama dan tatapannya saling bertemu membuat Bila salah tingkah dengan tatapan tajam Gama.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!