Khalisa Aiza az-zahra anak dari pasangan abah mustofa dan uma Maryam, berumur 24tahun.
.
Damian dzaky alvarendra duda tampan yang berumur 35, Damian ialah ceo dari perusahaan d'a group . perusahaan yang ia bangun dengan usahanya sendiri.
.
"apa! mommy ingin jodohin aku dengan anak sahabat mommy. ayolah mom, damian sudah dewasa! damian bisa mencari istri sendiri buat damian mom " kata damian
"kalau bisa kenapa kamu dapat mantan istri model dedemit " sewot mommy
"mommy gak mau tau, kamu harus ikut ke rumah sahabat mommy. " lanjut tegas mommy
bagaimana kelanjutan nya? apakah damian akan menerima perjodohan tersebut?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon isy_yuli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kabar gembira
...Kalau langkah kaki semut saja...
...Allah dengar, lalu bagaimana dengan...
...do'a yang selalu kita ulang? ...
...-QS. Ar-rum : 6 -...
...----------------...
Di alam mimpi ning Khalisa bermimpi bertemu dengan Damian yang sedang tersenyum kepada dirinya sambil membawa setangkai bunga mawar.
Di Pertengahan malam seperti biasa Khalisa bangun untuk melaksanakan sholat tahajjud dan sekarang Khalisa juga akan melaksanakan sholat istiqarah untuk meminta jawaban atas lamaran dari Damian.
Khalisa langsung menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, setelah mengambil wudhu Khalisa menggelar sajadahnya ia melaksanakan sholat nya dengan khusuk.
"ya allah yang maha pengasih lagi maha penyayang berikanlah hamba petunjuk jawaban atas lamaran yang di bawa oleh Damian tadi siang jika memang dia adalah jawaban dari doa doa hamba yang selalu hamba langitkan maka permudahkan lah ya allah" doa ning Khalisa setelah sholat istiqarah
Ning Khalisa memilih untuk mengaji setelah melakukan sholat karena dia tidak bisa tidur setelah itu sampai menunjukkan waktu shubuh ning Khalisa bergegas untuk mandi dan bersiap siap untuk menuju ke masjid di pesantren.
selepas melaksanakan sholat subuh ning Khalisa membantu uma nya di dapur sedangkan aba dan gus Ali masih berada di masjid.
"nduk apa kamu sudah ada jawaban dari pinangan nak Damian? " tanya uma Maryam kepada putri bungsunya.
Ning Khalisa yang sedang mengaduk sop tersenyum dari balik cadar nya menderngar pertanyaan dari uma nya.
"insya allah Khalisa sudah ada jawaban nya uma" jawab lembut ning khalisa
Tak berselang lama aba mustofa dan gus Ali kembali dari masjid, uma Maryam menyalami suaminya dan gus Ali menyalami uma nya sedangakan ning Khalisa menyalami aba dan abangnya.
Mereka makan dengan nikmat tanpa ada suara mereka fokus dengan makanan yang berada di depannya.
setelah makan aba mustofa menatap sang anak yang tidak memakai cadar.
"nduk apa sudah ada jawabnnya? aba juga sudah ada jawaban dari sholat aba tadi malam" tutur aba mustofa
"sudah bah" jawab ning Khalisa gugup
Ning Khalisa menatap semua anggota yang berada di meja makan, ia menghembuskan dengn pelan.
"bismilah Khalisa menerima lamaran dari mas Damian bah" ucap lembut ning Khalisa
"alhamdulillah"
"alhamdulillah nduk, aba juga mendapatkan jawaban juga jika nak Damian insya allah akan jadi imam buat kamu dan anak anak mu kelak" ujar aba mustofa
"biar uma yang akan mengabari yasmin untuk kabar gembira ini bah" kata uma Maryam kepada sang suami.
aba mustofa menganggukkan kepalanya. setelah berbincang ning Khalisa membantu uma nya membereskan peralatan dapur.
"sudah nduk biar ini uma yang akan lanjutin, kamu kan bentar lagi mau ngajar" ucap uma Maryam kepada sang anak
ning Khalisa tersenyum kepada sang uma, Khalisa tau bahwa uma nya tidak mau kalau dia sampai kelelahan.
"Khalisa masih ada waktu kok uma. jadi Khalisa bantu bentar" ucap lembut Khalisa
Setelah membantu uma Maryam, Khalisa langsung beranjak ke dalam kamar untuk bersiap siap mengajar sedangkan uma Maryam sendiri beliau duduk di ruang keluarga sambil menelfon sang sahabat yang tak lain mommy Yasmin.
uma Maryam menjelaskan bahwa Khalisa menerima lamaran yang di bawa oleh Damian. mereka berbincang bincang tentang pertunangan anak mereka tersebut , sampai tidak menyadari bahwa mereka sudah 2 jam berbincang bincang.
*
mommy Yasmin setelah mendapat kabar baik tersebut pasti nya sangat senang, siapa yang tidak mau mempunyai mantu seperti Khalisa wanita sholehah dan tak lupa tutur kata yang sopan.
Mommy Yasmin langsung menelfon sang anak satu kali tidak diangkat , mommy Yasmin tidak menyerah ia tetap berusaha menghubungi sang anak.
Sedangkan yang di telfon baru menyelesaikan meeting nya. Damian keluar dari ruang meeting bersama asistennya yoga.
"kayak nya HP lu dari tadi ada yang telfon" ucap yoga kepada sang atasan.
Damian hanya menganggukkan dan melihat siapa yang sadari tadi menelfon. ternyata yang menelfon sang mommy sebanyak 15 kali, Damian mengerutkan keningnya tumben tumbenan mommy nya menelfon sampai sebanyak ini.
Damian langsung menekan nomer sang mommy sambil berjalan Damian menunggu panggilan di angkat oleh sang mommy.
📞(hallo Damian , kamu ini dari mana? mommy telfon berulang kali malah gak di angkat. gak tau apa kalau mommy capek ngubungin kamu ) ucap mommy Yasmin di sebrang
Damian menghela nafas pelan mendengar ke cerewetan sang mommy.
📞(Damian rapat mom) kata Damian
📞(huhhhff bisa kan angkat bentar , ini ada hal penting yang mommy sampaikan dari Maryam tentang jawaban lamaran kamu kepada Khalisa) kesal mommy Yasmin yang sedari tadi tidak di angkat oleh sang anak
Damian menghentikan langkah nya tepat di depan ruangannya, yoga otomatis yang berada di belakangnya juga ikut berhenti.
(jawabannya mom?) tanya Damian gugup, ini pertama kali Damian merasa gugup mendengar jawaban dari lamaran tersebut biasanya ia bertemu dengan klien tidak se gugup seperti saat ini
(alhamdulillah Khalisa menerima lamaran mu nak.. nanti setelah sampai rumah kita bicarakan lagi tentang pertunangan mu) kata mommy Yasmin
Damian menarik sedikit senyuman ketika mendengar penuturan sang mommy , rasanya ia ingin berteriak ini seperti mendapatkan hadiah yang tidak ada ganti nya.
Tak lupa Damian jua meminta nomer Khalisa kepada sang mommy, dengan semangat mommy Yasmin akan meminta nomer Khalisa kepada Maryam untuk sang anak.
Setelah menutup telpon dari sang mommy Damian langsung masuk ke dalam ruangannya, yoga sendiri juga duduk di ruangannya juga.
15 menit Damian menunggu sang mommy , tiba tiba.
Ting 📩 mommy
( +628156... )
Damian tersenyum setelah mendapatkan nomer calon istrinya, tak lupa ia membalas pesan sang mommy mengucapkan terima kasih.
Damian langsung mengirim pesan kepada Khalisa.
📩calon istri💗😘
(Assalamu'alaikum Khalisa, ini aku Damian. Terima kasih sudah menerima pinangan dari ku)
Sedangkan Khalisa yang baru selesai mengajar mendapatkan pesan dari nomer tidak ketahui, ia buka pesan tersebut. dadanya langsung berdetak kencang ketika mendapatkan pesan tersebut.
📩+628714..
(Waalaikumsalam mas, sama sama mas Damian semoga ini keputusan yang terbaik buat kita semua)
Damian yang mendapat balasan dari calon istrinya dan juga mendapatkan panggilan mas dari Khalisa berteriak saking senang nya, untungnya ruangan tersebut kedap suara.
"Khalisa Khalisa kamu membuat ku gila, hanya dengan panggilan mas membuat ku seperti ini, gimana dengan yang lainnya. huff apa harus tunangan dulu kenapa gak langsung di nikahkan saja" gumam Damian menatap foto Khalisa yang ia foto kemarin diam diam tanpa sepengetahuan orang lain walaupun wajahnya ditutupin oleh sehelai kain tidak membuat Khalisa jelek, malah Damian melihat Khalisa tampak cantik.
kemudian Damian lanjut menyelesaikan pekerjaan ia ingin segera pulang untuk berbicara acara pertunangan nya. bahagia nya hari ini mendapatkan kabar tersebut.
Bersambung...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Assalamu'alaikum para readers mohon dukungannya ya🙏.. semoga kalian suka baca novel yang aku buat.. jangan lupa di like ya kawan biar aku semangat up nya🙏☺😙😘