NovelToon NovelToon
Tawanan Tuan Mafia

Tawanan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Hamil di luar nikah
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anggi Bia

Aleksander Smith seorang pria berusia 35 tahun,
Ia merupakan seorang bos mafia yang ditakuti dinegara Indonesia. Kekejian dan kekejamannya membuat ia paling ditakuti di dunia Mafia.
____
Agatha Leonor wanita cantik yang selalu terlihat ceria dan periang, namun keceriaan itu seketika hilang ketika tanpa sengaja dia harus berurusan dengan Aleksander Smith dan berakhir menjadi tawanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Bia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Seminggu sudah alex dijakarta untuk menyelesaikan pekerjaannya. Meninggalkan leonor bersama dengan iren di rumah nya ditengah hutan belantara.

Leonor disiksa terus menerus selama tidak ada alex, ia berharap lelaki itu datang, setidaknya kalau ada dia, iren tidak terlalu menyiksa nya

Entah mengapa dia merindukan pria itu, walaupun sering kali ia juga mendapat kekerasan darinya namun ia masih diberi kesempatan untuk setidaknya bernafas lebih lega sebelum disiksa kembali.

Leonor tidak diberi makan, makan pun sehari sekali. Membuat Leonor sangat lemah, kekerasan fisik sering kali ia alami, hingga membuat mentalnya sedikit down.

Trauma akan kekerasan fisik membuat Leonor seperti orang ketakutan, ketika melihat benda-benda seperti fisbol, cambuk dan balok.

Dia pernah dipukul iren menggun balok tepat di punggung, efeknya masih terasa sakit, tanpa ia sadari bekas pukulan itu mulai membiru meninggalkan bekas di punggung putihnya.

Ia terduduk di samping rumah itu memegang perut nya terasa perih, ia sangat lapar namun tidak dibolehkan makan oleh iren.

Melihat penjaga dibelakang rumah itu tidak ada, niat untuk kabur semakin pasti.

Dimana ada kesempatan disitu ada niat, berjalan pelan-pelan keluar dari rumah itu sambil melihat kanan kiri, takut ada yang melihat.

Sepertinya peri baik sedang mendukungnya hingga aksinya lancar tanpa ketahuan oleh penjaga.

Ia berlari melewati jalan setapak menuju kearah hutan, tanpa memikirkan resikonya sendiri dihutan besar seperti ini.

Berjalan menyusuri hutan rasa lapar semakin menderanya, terpaksa ia harus berhenti untuk istirahat.

Hari semakin sore, hutan mulai gelap namun ia masih terus berjalan hingga sampai di sebuah gubuk petani di dekat hutan.

Ia seperti menemukan semangat hidup melihat gubuk petani itu.

Tiba-tiba hujan turun begitu deras mengguyur bumi, petir dan kilat menyambar dari ujung ke ujung, membuat Leonor sedikit takut didalam gubuk petani, apalagi ia seorang diri tanpa siapapun.

Rasanya sangat lapar ia hanya menemukan satu bungkus mie instan, tidak tahu memasak menggunakan apa, karena ia tidak melihat apapun di gubuk itu.

Memanfaatkan kilat menyambar dengan sedikit penerangan masuk kedalam, ia mencari korek api.

Menggeledah gubuk itu hingga menemukan korek api diantara tumpukan jerami.

Mengambilnya dan mulai menyalakan api, ia menghangatkan tubuh sampai hangat.

Lalu mengambil wajan kecil untuk merebus mie instan itu, setidaknya menganjar perutnya sampai besok.

"Akhhhh, mie nya harum"

Mencium uap dari mie itu membuat Leonor semakin kelaparan.

Menghabiskan mie hanya dalam waktu sesaat.

***

Iren belum menyadari hilang nya Leonor, ia terlalu asyik dengan urusan kecantikan sampai melupakan Leonor.

Menelfon alex menanyakan kapan ia akan pulang, karena sudah satu minggu alex tidak datang kerumah dihutan.

"Hmm"

Tanya alex malas, ia tidak mau berurusan dengan iren.

"Kapan kamu pulang, aku sangat merindukan mu lex" ujar iren dengan nada manja.

"To the please"

Ia sangat menghapal apa yang diinginkan wanita itu ketika meminta hendak meminta sesuatu.

"Baik..baiklah, aku mau kejakarta besok"

"Baiklah aku akan menyuruh iwan menjemput mu besok"

Jawab nya langsung mematikan handphone ia. Melupakan satu orang itu adalah Leonor, perempuan yang mengusik hatinya satu minggu belakang ini, namun gengsi nya tinggi untuk menanyakan kabar wanita itu.

Karena penasaran ia menelfon salah satu anak buahnya yang ia tugaskan untuk berjaga disana.

"Iya bos?"

"Dimana Leonor"

"Leonor ada didalam tuan"

"Saya minta kamu rekam apapun yang ia lakukan dan kirimkan ke saya, sekarang!"

"Baik bos"

Menunggu pesan dari anak buahnya, ia mondar-mandir memegang handphone.

Anak buahnya masuk mencari Leonor, tapi tidak menemukan.

Mencari iren untuk menanyakan kemana Leonor, kenapa tidak kelihatan?

"Dimana Leonor? Kenapa tidak kelihatan”

" Ya mana aku tahu! Memangnya dia sama aku" bentak iren dengan gaya judes.

"Tapi saya sudah mencari kemana-mana, tapi tidak ketemu"

"Ihhh menyusahkan orang saja"

Marah iren sambil ikut mencari Leonor, namun ia pun tidak menemukan nya.

'Jangan-jangan dia kabur lagi" batin iren.

"Eh kamu! periksa kamar nya..ada tidak bajunya" perintah iren

Iren menjadi panik, karena kalau sampai Leonor kabur, maka ia akan kena imbasnya.

"Bajunya ada tapi, Leonor tidak ada di kamar nya" ujar anak buah alex.

"Bagaimana mungkin tidak ada dia, tadi sore masih ada"

"Nona Leonor juga tidak keluar rumah sama sekali, apalagi lewat pagar penjagaan di depan"

Aku harus memberitahu alex, bos harus tahu"

Lanjut nya.

"Cari dia sampai dapat, cepat!" ujar iren.

Anak buahnya mengubungi rekan-rekan lain lewat headset yang selalu terpasang ditelinga anak buahnya untuk mempermudah komunikasi.

"Kerahkan anak buah kita untuk mencari nona Leonor, sisir sekitar hutan ini sampai kedalam"

perintah anak buahnya alex.

Ia langsung mengubungi bos alex untuk memberitahu.

"Bos..nona Leonor menghilang" ujar nya disana.

"Sialan, kemana saja kalian..kenapa dia menghilang tidak ada yang tahu" bentak alex meninggi, urat-urat dileher nya tanpa menonjol.

"Saya sudah cari, tapi tidak menemukannya"

"Saya akan kesana" ujar alex.

Alex menghampiri iwan dan Bimo dipos keamanan.

"Iwan siapkan helikopter! Kita akan kerumah dihutan malam ini"

Teriak alex mengagetkan anak buah yang menjaga malam.

Iwan dan Bimo kelimpungan melihat kedatangan bos alex.

"Baik bos"

Iwan tahu ada yang tidak beres dengan bos nya.

"Cepat iwan..kenapa rasanya lambat sekali" ujar alex.

" Leonor menghilang dirumah hutan"

"Bagaimana bisa bos, non Leonor tidak tahu lokasi disana, saya takut ia tersesat"

Alex membayangkan Leonor tersesat sendiri dihutan itu, apalagi sekarang sudah malam.

Bimo melotot ke iwan dengan marah, melihat bos nya diam Bimo tahu alex sedang tidak baik-baik saja.

Helikopter itu mendarat dengan sempurna, disambut anak buah yang berdiri menunggu.

"Saya mengajimu untuk bekerja, lalu kenapa kau tidak tahu dia kemana"

Dasar keparat" lanjut alex

Pukulan telak ia daratkan disatu anak buahnya.

"Maaf bos"

Hanya kata itu yang terucap dari anak buahnya.

Tahu ia salah, maka siap menerima konsekuensi.

"Dimana iren"

"Ada didalam bos"

Alex masuk membuka pintu dengan kasar mengagetkan iren.

"Ada apa alex? ketuk dulu kalau mau masuk"

"Ini rumahku! Aku punya hak penuh atas rumah ini" ujar alex.

"Aku tahu!, tapi ini privasi"

"Privasi apa yang saya tidak tahu?"

Jangan kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu perbuat " ujar alex

"Apa yang begitu menarik dari dia? Sehingga kamu begitu membela dia"

Dimana alex yang dulu angkuh dan tidak berprikemanusiaan" Lanjut iren

PLAK!!

"Jangan pernah menyentuh sesuatu yang bukan milikmu, mengerti!"

ujar alex mencengkram leher iren, membuat nya sulit bernafas.

"Kamu menyakiti ku baj*ngan" ucap iren

"Aku bisa saja menghabisi mu saat ini" Tekan alex.

"Lepaskannnn"

"Tinggalkan rumahku sekarang, jangan pernah menginjakkan kakimu disini"

Menyeret iren sampai depan dan menyuruh iwan mengantarkan nya kembali.

"Iwan kembalikan dia kerumah bordil, singkirkan dia dari hadapan saya sekarang!"

Perintah alex tegas.

"Baik bos"

Kalau sudah dikembalikan kerumah bordil, maka ia tidak akan pernah keluar lagi dari sana.

Disana dia tidak hanya melayani pria hidung belang saja, tapi penyiksaan juga akan dia dapatkan.

Siapapun yang dikirim alex tidak pernah bisa keluar, menyebut rumah bordil membuat siapapun merasa takut.

***bersambung***

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian supaya author semakin semngatt up💐

1
Nuraini Nuraini
ceritanya hampir sama dengan nasip ku,,aku bacanya sambil nangis 😭😭😭
makasih thorr cerita mu sgt bagus
Anggi Bia: aduhh mohon maaf Nuraini, mungkin karya saya sedikit menyinggung perasaan kamu, tapi sama sekali tidak ada niatan yah☺
tetap semangat juga yah, akan ada akhir yang indah untuk proses yang rumit😇
total 1 replies
Maya Sari
Semangat kk…
Anggi Bia: terimakasih 🤗
total 1 replies
kalea rizuky
MC terlalu bodoh dan muterWL2 gk jelas. terlalu kejam jd kesannya wanita oon di injak terus
Anggi Bia: mohon maaf,tapi mohon bersabar dan ikuti alur cerita nya ajaa, puji Tuhan akan happy end🙏
total 1 replies
kalea rizuky
skip cerita menderita trs g usa bkin novel lu percumangk ada yg baca karena MC terlebih tolol bgt
kalea rizuky
knp g kena HIV laki bejatt
kalea rizuky
pantes sepi like MC nya lemah woy
_senpai_kim
Asyik banget bacanya!
Giselle Bustamante
Hebat deh penulisnya!
Anggi Bia: heheh aku masih harus bnyak belajar kaka gisell, maaf kalau ada teks yang masih berantakan ☺😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!