NovelToon NovelToon
HIDUP DALAM TUBUH IBU YANG KEJAM

HIDUP DALAM TUBUH IBU YANG KEJAM

Status: tamat
Genre:Tamat / Fantasi Timur / Time Travel
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nisa saumatgerat

seorang gadis dari zaman modern, yang melakukan touring di salah satu gunung tertinggi yang ada di Indonesia. dan menyebabkan dirinya meninggal setelah berhasil menaklukkan gunung tertinggi itu.

namun, arwah yang ditarik itu, bukannya pergi kealam baka, malah melakukan perjalanan waktu ke dunia yang lampau, yang mungkin hanya ada dalam sejarah.

ia, sang gadis bernama Aryani mayora merasuki tubuh seorang ibu yang kejam, yang tega menyiksa anak kandung sendiri tanpa ampun. nama wanita itu adalah Anarawati.

lalu, bagaimana kah Kisah Aryani setelah mengambil alih jasad ibu kejam itu.?? yuk.. disimak..🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa saumatgerat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. buah rambutan yang manis

Mereka semua menganggukkan kepala mereka, setuju dengan apa yang dikatakan oleh anara. Saat mereka sedang berbincang santai, tiba-tiba mata anara melihat beberapa pohon yang berbuah lebat. Itu adalah pohon rambutan dan apel.

saat ini, Buah nya sudah siap panen. Anara yang memang pencinta buah-buahan tentunya sangat senang mendapatkan buah tersebut. Kemarin saat dirinya datang kehutan sendiri, ia hanya melihat buah markisa yang memiliki buah mentah.

Tapi, karena memiliki beberapa buah yang matang, akhirnya ia panen dan di berikannya kepada anak-anak nya. dan saat ini, dirinya kembali menemukan buah-buahan yang dibudidayakan di zaman modern. kemudian dengan cepat, anara membuka suaranya.

"Bapak-bapak, apakah ada yang bisa manjat pohon. ??" Ujar anara bertanya kepada semua yang ada. awalnya mereka semua saling memandang satu sama lain merasa bingung. barangkali mereka bertanya-tanya Kenapa anara tiba-tiba bertanya seperti itu, namun dengan cepat Mereka semua langsung menyaut.

"Kami bisa memanjat nona." Ujar salah satu dari mereka. Anara pun langsung tersenyum. ternyata tidak sia-sia, ternyata para penduduk yang dibuang oleh kerajaan barang sabrangan ini memiliki keahlian memanjat.

"Baiklah kalau begitu. Bapak, ayo ikut dengan saya. Kita panen buah yang ada disana." Ujar anara sambil menunjuk sebuah pohon yang berbuah merah dan lebat.

Di samping nya juga ada buah yang sama namun tidak terlalu merah, warna nya agak ke kuning-kuningan. ya ternyata, buah rambutan yang berbeda spesies juga hidup berdampingan.

mereka semua tentu tak mengenali buah itu, biasanya yang ada di kerajaan ini hanyalah buah pisang yang tertentu yang bisa dikonsumsi. tapi di tempat pembuangan ini, pohon-pohon pisang Tak memiliki buah. Bahkan mereka hanya mengenal pisang makan saja.

Mereka semua langsung menatap ke arah yang ditunjuk oleh anara tadi. Semuanya pun langsung mengarahkan pandangan mereka ke arah pohon yang berbuah lebat yang ditunjuk oleh anara. Setelah melihat buah yang memiliki bulu-bulu dan berwarna merah membuat mereka seketika merinding. Seolah mereka membayangkan bulu-bulu itu menyentuh permukaan kulit mereka dengan lembut.

"Nona Apakah buah itu bisa dimakan..??" Tanya salah satu warga yang ada di sana.

Wajar mereka tidak mengetahui yang mana yang dikonsumsi dan mana yang tidak dikonsumsi. Karena semasa hidup mereka dalam pembuangan, mereka hanya memerlukan dan hidup dalam belas kasihan orang-orang yang membuang makanan mereka ke sana. Mereka juga takut pergi ke hutan, karena konon katanya di hutan ini masih banyak hewan-hewan buas yang bebas berkeliaran.

"Tentu saja itu bisa dikonsumsi. Buahnya juga sangat enak, tapi ada juga yang asam. Sebaiknya Ayo kita panen biar bapak-bapak dan ibu-ibu tidak bertanya-tanya mengenai rasa buah tersebut. Sekaligus memanen buah apel yang juga di sebelahnya." Mereka semua pun langsung menurut saja.

Bagi mereka, anara pasti tidak membohongi mereka. Lagi pula telah terbukti, anara mengajak mereka ke hutan untuk mencari bahan makanan. kalau saja anara orang yang rakus, dan juga pelit atau suka membohongi orang, anara pasti tak akan mengajak para warga untuk mencari bahan makanan di hutan. anara pasti akan menyimpan makanan itu untuk dirinya sendiri. begitu pikir mereka.

 Di sana terdapat 5 pohon rambutan yang berbuah begitu lebat. 10 orang memanjat ke atas pohon rambutan itu. Sementara, anara ikut andil memanjat pohon apel. dan sisanya di tugaskan mengumpulkan buah-buahan yang dipetik tadi. Setelah merasa semua buah masak habis dipanen, mereka semua pun turun ke bawah. anara melihat buah rambutan itu menggunung setelah dikumpulkan oleh para warga, anara juga melihat bahwa tak ada warga yang berani mencicipi buah tersebut.

"Kenapa bapak-Ibu tidak mencobanya terlebih dahulu. Jangan takut, buah ini tidak beracun..." Ujar anara dengan penuh senyum di wajahnya.

Ia tahu bahwa para warga ini masih meragukan buah tersebut. Untuk membuktikan kepada para warga bahwa buah rambutan itu tidak beracun, ia mengambil satu buah rambutan, mengupas kulitnya dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Semua yang ada di sana melihat dan memperhatikan ekspresi anara. Anara yang sudah mengunyah buah rambutan itu pun cukup terkejut karena rasanya begitu manis.

"Mmm.. ini enak sekali... " Ujar anak.

Semua yang mendengar penuturan antara saling pandang satu sama lain, mereka menelan ludah mereka dengan kasar. anara pun tidak pedulikan apapun lagi, ia kembali mengambil beberapa buah lagi dan mengupas kulitnya serta memasukkannya ke dalam mulutnya.

Karena para warga merasa penasaran, Mereka pun mengikuti apa yang dilakukan oleh anara. Setelah buah rambutan masuk menyapa indra perasa mereka, Mereka pun langsung memberikan ekspresi yang sama dengan anara.

"Mm... Benar nona ini sangat enak dan manis sekali..." Ujar mereka dengan riang gembira, anara pun langsung tersenyum melihat raut bahagia terpancar jelas di wajah para warga tersebut.

"tentu saja Pak. Ayo kita makan.." ujar anara lagi. wajah ceria tercetak jelas di wajah para warga itu, Mereka pun mengambil posisi duduk dan menyantap rambutan itu bersama-sama.

(Apakah mereka memang tak mengenal buah rambutan ya. Padahal di zaman itu buah ini sangat populer. Walaupun Raffi Ahmad geli melihat buah ini hehehe.) Batin anara. ya, mereka kembali memakan buah itu dengan diam tak lupa dengan buah apel yang juga berada di dekat mereka.

"Oh iya bapak-bapak ibu-ibu. Bolehkah saya menyisihkan sedikit untuk anak-anak.." ujar anara meminta izin kepada para warga yang sedang asyik menyantap rambutan itu. walau bagaimanapun, bapak-bapak dan ibu-ibu itu ikut andil dalam memanen buah rambutan ini. Mereka semua langsung mengarahkan pandangan ke arah anara.

"Tentu saja Nona. Kami juga akan membawa dan menyisakannya untuk anak-anak yang lain." Ujar salah satu warga.

"Iya nona. saya yakin anak saya pasti akan sangat senang menerima dan merasakan betapa manisnya buah ini." Timpal yang lain.

Tapi karena sebagian dari mereka sudah merasa kenyang, sisanya mereka bagi-bagi untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing. Waktu petang pun menjelang, saat itu pulalah anara dan para warga lainnya telah kembali dari hutan untuk mencari persiapan makan mereka keesokan harinya.

"Nona terima kasih banyak atas ajakan Nona kepada kami. Sekarang kami tidak perlu khawatir lagi akan kelaparan. Kami sudah ada jalan untuk memulai hidup di desa ini. walaupun nyatanya kita diasingkan oleh kerajaan barang sebrangan ini." Ujar salah satu laki-laki yang sudah lumayan tua itu namun masih berbadan kuat dan kekar. Anara mengganggukan kepalanya setuju.

"Sama-sama Pak tua. Saya juga merasa senang telah memperkenalkan kehidupan yang ada di hutan dan juga makanan-makanan yang bisa dikonsumsi dari hasil hutan. Saya juga berharap banyak, kita tidak bisa menunda lebih lama lagi untuk memulai menanam bahan makanan untuk kita. Sementara di hutan akan kita manfaatkan bahan makanan dari sana, sambil menunggu hasil pertanian kita berbuah." Ujar anara meyakinkan para penduduk lagi. Mereka semua pun tersenyum dan setuju.

1
Rizghandini Trompang
imajinasi ny good
Raudah Anis
banjir air mata ku😭😭😭
Noni Diani
Luar biasa
Noni Diani
Lumayan
momi
Luar biasa
Jade Meamoure
lah trus istri adipati mana ya yang nugasin selir ke 3 buat ngurusin Anara saat kecil karna ibu kandungnya tak mau mengurusnya sedikit bingung d chapter ini
Jade Meamoure
salep Thor koq jadi seleb ya 😄😄😄
Asna
Luar biasa
Evi Yana
apa akan di up lg kah thor ???
Llyzaa
serius dighosting dri 2023 smpe 2025 thorr tegaa kamuuu
Nurul kasyfiyah Muchtar
seru cerita nya
gun ting tang
kok mau menyalahkan anarawati emang dia minta untuk di cari😂
Nona Vemilia
ya ampun ngg terasa.. semangat thor jgn lma2 ya gantungx😁
Wildan Aly
bagus kak😁😁
Siti Mariyam
aturan jngn butik, tp toko pakaian kan cerita jaman dulu tor.
Anggi Ta
Luar biasa
echa purin
👍🏻
sihat dan kaya
Tampuk Kepimpinan
sihat dan kaya
namanya juga mayat Yoga..... ya matilah..... hahahahahahahha
sihat dan kaya
PAPAH Thor..... MEMAPAH....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!