NovelToon NovelToon
Dream Wedding

Dream Wedding

Status: tamat
Genre:Anak Haram Sang Istri / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sejak bangku SMA Lili dan Anjas bersama, berangan-angan menikah dan memiliki pernikahan impian, memiliki banyak anak dan hidup menua bersama.

Rencana itu begitu indah, hingga sebuah malapetaka menguji cinta mereka.

"Gugurkan, dia bukan anakku," ucap Anjas.

Lili termenung, menyentuh perutnya yang berdenyut nadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DW Bab 12 - Terus Berjuang

"Jadi benar kamu tidak ingin menggugurkan kandungan itu? bahkan jika demi aku?" tanya Anjas, kini suaranya terdengar pelan dan penuh keputusasaan.

Dan sumpah, bukan ini maksud Lili. Bukan berarti dia berat sebelah diantara anak dan Anjas. Lili sangat mencintai keduanya.

Buru-buru Lili bangkit dan berjalan cepat mendekati Anjas, dia lalu bersimpuh di kaki suaminya itu.

"Maafkan aku An, jangan bicara seperti itu," mohon Lili diantara tangisnya yang mulai tak terkendali.

Anjas telah hilang simpati, dia sudah berada di taraf yang paling kecewa. Bahkan mulai meragukan cinta diantara mereka berdua.

"Baiklah, lakukan apa yang kamu mau dan aku juga akan melakukan apa yang aku inginkan," ucap Anjas, seperti sebuah keputusan diantara Perdebatan panjang mereka.

Kata pisah tak akan pernah bisa Anjas ucapan, disaat dia telah berjanji di hadapan Tuhan dan semua keluarga untuk menikahi Lili. Jadi mari lakukan, pernikahan yang tak ada makna.

Karena pada akhirnya mereka punya jalan hidup masing-masing.

"An, aku mohon jangan seperti ini. Pahami aku, dia hidup di tubuh ku, aku bahkan bisa merasakan detak jantungnya, bagaimana mungkin aku bisa membunuh dia?" rintih Lili.

Anjas hanya tersenyum masam.

"Lalu aku harus bagaimana? merasa bahagia atas kehamilan mu?" balas Anjas dengan nada bicara penuh sindirian.

Asal usul bayi itu saja rasanya ingin membuat Anjas muntah.

"Pergilah!" titah Anjas dengan suara yang lebih tegas. Bahkan tak segan mendorong tubuh Lili agar melepaskan kakinya.

Lili hanya bisa pasrah saat jatuh ke lantai.

Sadar tak akan bisa membujuk Anjas, karena Lili tau dan bisa sangat memahami sang suami kenapa begini.

Karena Anjas begitu kecewa padanya.

Hari pun bergulir.

1 minggu yang diminta oleh dokter kandungan untuk berpikir akhirnya telah lewat.

Pada akhirnya Lili benar-benar memutuskan untuk menjaga dan melahirkan anak tersebut.

Sementara Anjas?

Dia merasa bukan lagi sebagai suami Lili, pernikahan ini seperti tak ada artinya apa-apa.

Jam 5 sore Lili sudah tiba di rumah, tapi sang suami belum juga pulang.

Lili coba menghubungi sang suami ingin bertanya sedang dimana? sedang apa? kenapa belum pulang, tapi ternyata nomornya di blokir.

Lili tidak bisa menghubungi suaminya sendiri.

Wanita itu tidak menyerah, dengan mengelur perutnya Lili coba menghubungi Putra.

"Halo Put, apa kamu sedang bersama dengan pak Anjas?" tanya Lili.

"Maaf Bu, saya tidak sedang bersama dengan Pak Anjas, sepertinya bapak tadi pergi dengan pak Gala," jawab Putra apa adanya.

"Oh," balas Lili singkat. Gala juga adalah sahabatnya, jadi tak masalah jika Anjas pergi bertemu dengan pria itu.

"Ya sudah, terima kasih ya."

"Sama-sama Bu," balas Putra dan panggilan itu pun putus.

Setelah mandi, Lili ke dapur untuk menyiapkan makan malam. Meski Anjas terus acuh namun Lili tetap memberikan perhatian, cinta dan kasih sayang yang dia punya. Tak pernah berkurang sedikit pun, bahkan rasanya jadi semakin besar cinta itu setiap hari.

Lili sadar dia salah, karena telah melanggar komitmen mereka, karena itulah Lili akan terus berusaha mendapatkan cinta dan kepercayaan suaminya lagi.

Tak ada yang mudah dalam hidup ini, Lili hanya harus terus berjuang sampai mereka bisa merasakan cita-cita bersama untuk memiliki pernikahan impian.

Jam 9 Anjas belum pulang juga.

Lili masih menunggu di ruang tengah.

Justru para pelayan yang menatapnya dengan iba.

"Bu, lebih baik ibu tidur saja dulu, biar saya yang hangatkan makanan kalau bapak nanti pulang," ucap salah satu pelayan.

Lili tersenyum lebar.

"Tidak apa-apa Bi, biar aku tunggu," balas Lili yakin.

1
Ibrahim Efendi
wajar kalau anjas masih terluka menghadapi fakta ini. namun lili juga lebih terluka. perlu lebih sabar dan ikhlas menghadapi semua. biarkan waktu yang perlahan akan membuat luka mengering dan sembuh.
Ibrahim Efendi
novel yang bagus. membacanya membuatku tak ingin berhenti dan penasaran ingin melihat kelanjutannya. dari awal, kita sudah disuguhi dengan konflik. berupa perang batin dan pengorbanan. novel ini sepertinya memang dikhususkan sebagai novel 'tears'. dan itu berhasil. good.
Ibrahim Efendi: akhirnya, semuanya perlu waktu untuk berubah ke arah yang lebih baik. karena itu, sabar dan khlas adalah kuncinya.
total 2 replies
Ibrahim Efendi
mantap kali.....
Ibrahim Efendi
memang dilema. di satu sisi, naluri seorang ibu memang sangat kuat melindungi anaknya. di sisi lain, suami mana yang tak kecewa melihat janin yang bukan darah dagingnya. aku tak bisa menyalahkan yang manapun.😞
Maria Magdalena Indarti
lily diperkosa???
Sunarmi Narmi
ITU PILIHANMU LI...SEMUA LELAKI AKAN KECEWA DGN KEPUTUSAN SEPERTIMU..10 BANDING 1 KLO ADA..KAMU JGAN SERAKAH..PENGEN ANJAS TETAP DISISIMU DGN CINTA KALIAN TPI KAMU MENGANDUNG HAL YG MEMBUAT SEORANG LAKI" HANCUR..WALAU TUJUANMU BAIK UNTUK KEMANUSIAAN..MUNGKIN KLO KAMU MSIH SINGEL BISA DITERIMA TPI KMU SDH MENIKAH...SULIT
Sunarmi Narmi
Klo Lili pngen mertahanin kandungan memang hrs menjauh dri Anjas..biar Anjas ngak sakit hati...mlah kerja dn bilang lgi hmil..yg bener aja Li..bangga hamil hsil pelecehan..itu reputasi jg perlu buat semua
Sunarmi Narmi
Klo aku pribadi sdh dri awal kan kesalahan ini...dn suami bisa terima..klo resiko hamil ya memang hrs digugurkan...dtipda aku berat dibayi tpi pernikahan kita hancur...kan runyam..klo anak pas besar ngak tau blas budi..kita jg sakit hati..kecuali klo hsil dri pernikahan kan bisa itu kesalahan anak dipikul breng" dgn cara pola asuh kerjasama suami istri..ini blm keluar suami jls ogah terima...harga dri..kecuali hati seluas samudra...klo aku setipis tisu ngak bisa tetep pilih gugurin aja.
Eli sulastri
jadi ingin ikut nangis sama Dimas bagaimanapun juga dia anaknya
Rezeki
mending pisah li..
rasa sayangmu pada anakmu itu wajar walaupun hasil pelecehan.
dan rasa sakit hati anjas juga wajar karna hargadiri laki itu besar
yg salah kalian tidak bicarakan tuntas dr awal sebelum menikah...
Rezeki
dari awal seharusnya dicek dulu ada isi gak..,ini malah digauli🤦🏻.
tidak ada anak haram dan rasa sayang pada anak itu alami bagi setiap ibu terlepas itu hasil dr hal bejat.
Nia Nara
Apa cuma saya yg berharap dimas dan lili bersama ?
bosqu bosqu
harusx arsylia anggara adiguna..biar adil
Anonim
syukur lah tunangan sma bella
Bie
Ya karena anak itu hidup di badan lili, artinya anak kandung lily, msa dia hrus membenci anak kandung sndri??! ogeb!!
Lina ciello
wooo kok ga jujur dari awal to Li 😒
Lina ciello
dyar
Lina ciello
walahhh kamprett
Lina ciello
sopoo iki jall 😤
Lina ciello
tapi jano pelakune sopoo woii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!