Namaku Sri Bulan, aku tinggal di Kota B bersama Umi & Abi ku. Saat ini aku berusia 20 tahun..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAY QUEEN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 12
Sampai di rumah sakit, Bintang langsung keluar dari mobil untuk mengambil kursi roda untuk Bulan. Setelah mengambilnya, buru-buru Bintang ke mobil dan membuka pintu tempat Bulan duduk.
" Lo bisa turun? " tanya Bintang dingin.
" Gak usah pake itu, aku bisa jalan " ucap Bulan enggan memanggil Kak.
Awalnya Bintang risih, karna Bulan seperti enggan memanggilnya Kak. Tapi dia berusaha cuek tidak memperdulikan hal itu, yang terpenting saat ini adalah mengobati kaki Bulan.
" Gak usah ngeyel, cepet sini! "
Dengan berhati-hati Bulan turun dari mobil Bintang, dibantu juga oleh Bintang. Sedangkan Naura yang melihat pemandangan itu langsung berapi-api.
" Ngapain sih Bintang peduli sama dia! " ucap Naura dalam hati.
" Auww..! " pekik Bulan, tanpa sengaja dia menginjakkan kakinya yang keseleo terlalu keras.
Karna kasian melihat Bulan seperti itu, tanpa persetujuan Bulan, Bintang langsung menggendong Bulan lalu mendudukannya di kursi roda.
" Astaghfirullahalazim.. gak muhrim! " ucap Bulan spontan.
" Gua nggak bermaksud ngapa-ngapain, gua cuman ngebantu lo! " ucap Bintang agar Bulan tidak memikirkan macam-macam tentangnya.
Setelah itu mereka langsung masuk ke rumah sakit, tanpa memperdulikan Naura yang masih ada di dalam mobil Bintang.
" Perempuan itu gimana? " tanya Bulan.
" Biarin " ucap Bintang dingin.
" Eh, eh kok aku ditinggal sih! Bintang!! " pekiknya lalu mengejar Bintang.
" Bintang, kita ngapain sih disini.. mending kita pulang yuk? " ajaknya dengan manja.
" Kalo mau pulang, pulang aja sendiri! " jawab Bintang dingin.
" Kamu kok gitu sih!! " ucapnya memegang tangan Bintang manja.
" Bisa nggak jangan nempel-nempel! geli gua " ucap Bintang ketus lalu kembali meninggalkan Naura.
Saat ini Bulan sedang diperiksa oleh dokter. Sedangkan diluar Naura dengan susah payah terus mendekati Bintang.
" Stop! pergi nggak lo sekarang, jangan sampe gua jijik ngeliat lo ya! " ucap Bintang kesal.
" Bintang kok kamu gitu sih?! " ucap Naura berkaca-kaca.
" Gua udah males Nau, kalo lo bukan anak sahabat nyokap gua, gak bakal gua mau pulang bareng sama lo! " ucap Bintang terus terang.
" Lo jahat Bin! " ucap Naura pura-pura nangis.
" Iya emang! jadi mending sekarang lo cabut sebelum gw benci ngeliat muka lo! " ucap Bintang dingin tanpa berperasaan.
" Gw benci sama lo!! " ucap Naura lalu pergi meninggalkan Bintang.
Melihat Naura pergi dengan perasaan sedih, sebenarnya Bintang tidak tega. Karna bukan tipenya lah menyakiti wanita, tapi apa boleh buat dia sudah kesal dengan tingkah Naura, yang pastinya bisa menyakiti perasaan Bulan.
Setelah Naura pergi, Bintang langsung masuk keruangan Bulan untuk menanyakan pada dokter keadaan Bulan.
" Bagaimana keadaannya dok? "
" Kaki pasien keseleo, dan membengkak. Kaki sudah memberikan obat pada pasien, jadi pasien tidak perlu perawatan lebih lanjut " terang dokter itu.
" Baiklah, terimakasih dok " ucap Bintang lalu kemudian dokter itu keluar.
" Ayok gua anter lo pulang " ucap Bintang dengan wajah datar.
" Gak usah aku bisa sendiri, anterin aja perempuan tadi " ucap Bulan, lalu bangkit dari duduknya.
" Gua udah nyuruh dia pulang, jadi gak ada penolakan " ucap Bintang lalu menggendong Bulan ke kursi roda nya.
" Aku gak mau, aku bisa pulang sendiri " ucap Bulan kekeh.
Karna Bulan terus tidak memanggilnya Kak, Bintang jadi kesal sendiri.
" Ngomong kayak biasanya sama gua, nggak usah marah lagi gua minta maaf " bujuk Bintang, tapi tetap dengan wajah dinginnya.
Mendengar Bintang meminta maaf, Bulan tidak menjawabnya, dia hanya diam saja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Haii semuanya.. author baru bikin ig nih namanya : Queenmay_4 bantu follow yahh... 😊💙
Jangan lupa di like, komen, subscribe dan vote sebanyak-banyaknya yaa... byeeee💙💙
Ternyata terlalu peduli dan suka ikut campur hal orang juga gak bagus ya, yg kenak nya kita sendiri, Pengajaran utk si Bulan, Suka nolongin orang tapi harusnya ngajak siapa2 gitu jadi temen, jangan sendiri2,Noh gini kan jadi nya..