Jika aku bisa memilih antara dia atau dirimu maka aku tak kan pernah ingin mengenal kalian..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selvi Noviyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 12
Masih terlihat senyuman yang terukir di bibir Dera kecil saat ikut belanja bersama kedua orang tua angkatnya mereka menyayangi Dera seperti anaknya sendiri putri kesayangan yang mereka jaga dengan sepenuh hati walaupun mereka tahu jika kelak Dera akan kembali pada orang tua kandungnya.
"Sayang.. Putri ayah mau beli apa hem ?" tanya Tirta dengan menatap sang putri yang melihat ke arah boneka yang terpajang di antara susunan yang boneka
"Enggak kok yah... Dera hanya liat-liat aja kok" jawabnya dengan tersenyum menatap wajah ayahnya yang sedang tersenyum
"Baiklah.. kamu ikut ibu dulu ya belanja, kalau ada yang kamu inginkan bilang aja sama ibu pasti di beliin "ucap Tirta dengan mengusap puncak kepala Dera
Dera pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya tanda mengerti dengan ucapan sang ayah, Sedangkan Ningsih tersenyum menatap Dera dengan meraih tangan Mungil Dera lalu ia genggam dengan erat
"Ibu.." panggil Dera saat mereka sudah sampai di tempat penjual ikan
"Kenapa sayang? " jawab Ibu Ningsih menatap wajah Dera
"Tidak buk.. " ucap Dera dengan senyuman di bibirnya
"Dera mau apa? atau dera lapar ya nak, mau makan ?" Ucap ibu Ningsih dengan menatap Dera
"Enggak buk.. " jawab Dera
"Dera hanya bahagia saja karna ikut ayah sama ibu jalan-jalan kepasar.. " sambungnya
Ningsih pun tersenyum menatap Dera ia beruntung bahwa ia di pertemukan dengan Dera.
Berbeda dengan ibu Ningsih dan juga Dera yang sedang memilih sayur-sayuran, Tirta pun melangkahkan kakinya berjalan ke arah Bu Ningsih dan juga Dera
"Ayah.. "panggil Dera yang kini melihat ke arah Tirta
Tirta yang mendengar namanya di panggil pun tersenyum lalu berjongkok meyetarakan tinggi tubuh sang putri, Dera.
"Ayah bawa apa ? " tanya Dera dengan megintip ke arah tangan sang ayah
"Cium pipi ayah dulu baru ayah kasih lihat "ucap Tirta dengan jari telunjuk yang menekan pipinya sendiri
Dera pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya, dengan mengikuti arahan sang ayah ia mencium kening, pipi, dan terakhir hidung yang ia gerakkan kekanan dan kekiri
"Uh putri ayah yang paling pintar, jadi anak yang sholehah ya nak.. " ucap Tirta dengan tangan yang mengusap puncak kepala Dera
"Aamiin.." Ucap Ningsih yang kini telah berjongkok tepat di belakang Dera.
*****
Flask Back Off
Dion melangkahkan kakinya kedalam menyusul sang istri yang kini sedang terlelap.Ia melangkah dengan pelan saat sudah memasuki kamar. Terlihat Dera yang memejamkan matanya dengan rapat, terlihat nyaman dengan posisi memiring dengan tangan yang menyentuh perutnya. Dengan gerakan pelan Dion naik ke atas ranjang merebahkan tubuhnya di samping sang istri yang tengah terlelap
"Selamat malam sayang semoga tidur mu nyenyak ya " ucap Dion dengan pelan setelah mencium kening Dera.
Setelah mencium kening sang istri, tangan Dion terulur menyentuh perut Dera yang kini terlihat lebih berisi serta lebih besar.
"Baik-baik di dalam sayang, jangan ganggu tidur mama kalian ya " ucap Dion dengan mengusap perut Dera dengan pelan
Setelah puas bercerita dengan calon baby,. Dion memeluk tubuh Dera dan kedua matanya dengan sendirinya tertutup menyusul sang istri yang terlihat bahagia dengan perkiraannya yang ada di fikirannya
...----------------...
..."Terkadang setiap manusia memiliki sebuah pedoman yang bertentangan.. Namun semuanya balik lagi di pemikiran masing-masing. Apa mau mu dan apa maunya.. "...
......................
Rate, like, dan Favorit..
jangan lupa jejak tanda sayang buat author ya 🤗
Salam kenal dan salam sayang 💜😘
Justru karena mencintai itu rela mengalah membiarkan Dia bahagia dengan Dunianya dan kebebasannya tanpa harus terkekang dengan segala aturan yg kita buat.
Level tertinggi mencintai itu, ketika kita rela melepaskannya disaat hati sangat mencintainya 😊
Hingga akhirnya jatuh sejatuh²nya dan berakhir dengan kecewa dan luka.
Apabila semua itu blm siap maka jaga hati untuk tidak jatuh cinta 🤧
Bukan perpisahan yang ditangisi, tapi pertemuan yang harus disesali..
Kecewa sama diri sendiri dan hati yang begitu mudahnya jatuh cinta dan terbuai 🥺
ada hubungan apa merekaa sama dera..