NovelToon NovelToon
Menatap Senja

Menatap Senja

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Chicklit / Tamat
Popularitas:120.4k
Nilai: 5.2
Nama Author: winda siregar

Bismillah... Kisah ini aku ambil dari beberapa orang yang memiliki pengalaman yang sama. Aku menggabungkannya menjadi sebuah kisah yang mungkin banyak sekali terjadi di kehidupan ini.

Gerd Anxiety adalah Masalah pencernaan, seperti heartburn, mual, dan sakit perut adalah gejala umum yang bisa ditimbulkan baik oleh GERD maupun anxiety. Kalau di masyarakat lebih di kenal dengan sakit asam lambung akut.

Novel ini bercerita tentang perjuangan seorang wanita yang ingin sembuh dari penyakit yang dia derita. Berbagai cobaan hidup, jatuh bangun dalam menghadapi kehidupan ini hingga dia akhirnya sembuh dan sukses.

Jangan lupa pilih menu Favorit ya sebelum dibaca 🥰🥰

*****

Deg.. deg.. deg..

Tiba - tiba saja aku merasa sesak dan kesulitan bernafas. Aku segera meraba dadaku, jantungku sangat kencang sekali berdetak. Keringat dingin mulai membasahi tubuhku. Pakaianku mulai basah karenanya.

Lututku bergetar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

"Apakah saya harus berhenti saja Dok dari pekerjaan saya?" tanyaku pada Dokter.

"Mmm... kalau melihat dari gejala penyakit Ibu secara kejiwaan itu namanya serangan panik. Tingkat Stres yang paling dasar tapi belum masuk ketergori stres. Ibu saat ini sedang banyak pikiran dan beban pekerjaan. Yah semua itu memang masalah hidup. Tapi jalan keluar yang ingin saya sampaikan di sini adalah... Ibu tidak harus berhenti bekerja. Karena apa? Benar memang satu masalah akan selesai dengan Ibu berhenti bekerja tapi pasti akan datang lebih banyak masalah lagi. Misalnya.. selama ini Ibu terbiasa mendapatkan uang sendiri dengan gaji Ibu. Selama ini Ibu menghabiskan waktu lebih banyak di kantor bertemu dengan teman - teman kerja dan harus berganti suasana rumah. Yah kalau Ibu tidak keberatan dengan itu sih tidak masalah. Tapi biasanya ada dua sumber keuangan rumah tangga kini hanya tinggal satu apakah tidak masalah?" tanya Dokter itu.

Apa yang dipaparkan Dokter ternyata sangat mengena langsung ke hatiku. Sebelum menikah aku sudah bekerja sampai sekarang. Aku tidak pernah membayangkan akan menjadi Ibu rumah tangga seutuhnya. Apakah aku mampu?

Memasak saja sehari - harinya mertuaku. Berbelanja ke pasar dan mengurus rumahku. Walau aku tidak meminta mertuaku untuk melakukan semua itu tapi katanya dia tidak ada kerjaan lagi di rumah ku makanya dia lakukan semua itu.

"Bu.. dalam hidup ini kita akan selalu menghadapi banyak masalah. Selesai satu masalah maka akan timbul masalah lain silih berganti. Yang ingin saya tekankan di sini kepada Ibu, bukan menghindari masalah untuk menyelesaikan sebuah masalah melainkan menghadapinya dan bagaimana cara Ibu keluar menjadi pemenangnya. Kedepannya nanti Ibu pasti akan bertemu dengan masalah yang mungkin lebih berat. Kalau Ibu sudah kuat, sebesar apapun masalah itu yakinlah Ibu pasti bisa melaluinya " nasehat sang Dokter.

Mataku berkaca - kaca menatap dokter tersebut.

"Selain gejala yang Ibu sebutkan tadi apalagi yang Ibu rasakan?" tanya Dokter.

"Saya sulit tidur Dok, selalu cemas dan berpikiran negatif. Gampang menangis jika memikirkan hal - hal yang sedih dan lebih suka menyendiri dari pada bertemu banyak orang" ungkapku.

"Cemasnya suka berlebihan Dokter. Nanti kalau saya dan anak - anak pergi dan lama kembali dia sudah sibuk menelepon" sambut suami.

"Iya Dok, saya sudah membayangkan hal - hal yang menyeramkan. Saya sepet melihat suami dan anak - anak saya kecelakaan penuh darah di tengah jalan. Perut saya langsung mules dan mengajak secepat ke kamar mandi" ungkapku.

"Nah itu yang dinamakan serangan panik" potong Dokter.

Aku terdiam mendengar ucapan Dokter.

"Baik kalau begitu saya akan kasih resep Ibu obat penenang ya berupa obat tidur. Kemudian ini obat cemasnya agar jantungnya tidak berdetak kencang, saya juga akan memberikan vitamin untuk Ibu. Minggu depan datang lagi ya ke sini" ujar Dokter

"Baik Dok" jawabku.

"Untuk Bapak, terus semangatin Ibu ya Pak dan bantu Ibu menenangkan dirinya. Kalau bisa bantu juga Ibu untuk tidak berpikiran negatif seperti tadi. Sebisa mungkin jangan terlalu lama tidak kasih kabar agar Ibu juga tidak berpikir negatif" pesan Dokter.

"Baik Dok" jawab Suamiku.

"Sudah selesai Dok?" tanyaku.

"Sudah, jangan lupa obatnya diminum ya Bu. Saya tunggu minggu depan" jawab Dokter.

Aku dan suami menjabat tangan Dokter dan berpamitan. Setelah keluar dari ruangan Dokter kami duduk di ruang tunggu untuk menunggu antrian pengambilan obat - obatan.

"Gimana pertemuan pertama ini dengan Dokternya?" selidik suamiku.

"Sejauh ini nyaman Yah dan Bunda merasa sedikit lega. Ternyata sakit Bunda belum terlalu berat" ungkapku.

Suamiku tersenyum kemudian dengan lembut dia membelai kepalaku yang tertutup jilbab.

"Cepat sembuh ya Bun. Ayah akan selalu ada disisi Bunda" ucap suamiku.

Aku membalasnya dengan senyuman.

Setelah obat selesai di tebus aku dan suami berpisah. Aku jalan menuju kantor sedangkan suamiku melanjutkan pekerjaannya ke lapangan.

Sesampainya di kantor Pimpinan Cabangku meminta surat rujukan dari Dokter.

"Mbak Anggi boleh saya fotocopy surat rujukan Mbak?" tanya Pak Bambang.

"Untuk apa Pak?" tanyaku.

"Saya ingin laporkan kepada serikat pekerja dan meminta perlindungan. Bahwa saat ini pegawai memiliki tekanan yang berat sampai sakit dan berujung terganggunya pikiran. Contohnya seperti Mbak Anggi ini. Maaf ya Mbak Anggi jangan tersinggung. Bukan Mbak Anggi saja yang stres dengan keadaan perusahaan seperti ini. Tapi banyak karyawan lain merasakan hal yang sama. Mbak Anggi akan kita jadikan salah satu contoh" ungkap Pak Bambang.

"Boleh Pak, kalau dengan cara ini bisa melindungi para karyawan lain. Saya berharap jangan ada lagi teman - teman yang merasakan sakit yang sama seperti saya" sambutku.

"Aamiin.. " jawab Pak Bambang.

"Sebentar ya Pak, saya copy dulu surat rujukannya" ujarku.

Setelah surat rujukan selsai aku copy, aku menyeragkannya kepada Pak Bambang. Tak lama kemudian ponselku bergetar tanda pesan masuk.

Pak Bambang mengupload suratku ke group Serikat Pekerja. Dibawah foto Pak Bambang memberikan keterangan kalau kesehatan para pekerja sudah terganggu bahkan sampai jiwanya karena keadaan Perusahaan yang memang sudah tidak kondusif dan nyaman lagi.

Banyak sambutan dari teman - temanku di kantor cabang lain. Ada yang mendoakan aku sembuh, ada juga yang curhat mengalami hal yang sama ada juga yang tanpa perasaan mengejekku kalau aku hampir saja mendapatkan kertas merah. Alias surat keterangan gila karena aku berobat ke Dokter Jiwa.

Ya Allah.. niat baik saja bisa dapat sambutan seperti ini. Tanggapan baik dan buruk memang pasti selalu ada dalam hidup ini karena memang sudah begitulah garis kehidupan. Ada baik dan ada yang jahat.

Jika semua manusia di dunia ini baik pasti tidak akan ada neraka. Tapi jika semua manusia jahat apa gunanya surga diciptakan.

Pak Bambang datang menghampiriku.

"Mbak Anggi maaf ya kalau ada kata - kata di group yang membuat Mbak Anggi tersinggung. Sungguh tidak ada niat saya ingin mempermalukan Mbak Anggi. Saya justru ingin mengangkat permasalahan ini, kalau kita sudah tidak nyaman lagi bekerja dengan keadaan kantor yang seperti ini" ucap pimpinanku merasa bersalah.

"Tidak apa Pak saya mengerti. Biasalah Pak, selalu akan ada netizen yang tidak suka. Kita tidak bisa memaksa orang untuk berpihak kepada kita atau menyukai kita" jawabku.

"Terimakasih Mbak Anggi, syukurlah kalau Mbak Anggi mengerti. Jaga kesehatan Mbak Anggi karena perjuangan kita masih panjang. Kita masih butuh banyak kekuatan untuk berperang" pesan pimpinanku.

"Iya Pak" sambutku.

Bersyukur hari ini aku bertemu dengan orang - orang yang bisa mengerti keadaanku saat ini dan banyak doa yang aku dapatkan hari ini.

Semoga Allah mengabulkan doa orang - orang yang saat ini sedang teraniaya. Aamiin... Doaku dalam hati.

.

.

BERSAMBUNG

1
Andi
banyak pelajaran hidup yang bisa kita petik
nonelnya seperti kehidupan kita sehari'', benar'' hidup seperti nyata kita alami,
luar biasa sekali pengalaman yang bisa kita petik
Masfaah Emah
terima kasih Thor smoga sukses d karya selanjutnya 👍,aku suka ceritanya bagus malah ni kisah nyata bukan halu,aku dah baca karya k Winda pernikahan yg 2, play boy insyaf,kita yg berbeda,n menatap senja sekarang mu mampir yg lain nya , karya k Winda emang the best smoga sukses d karya yg lain nya 🤲👍👍
Masfaah Emah
Alhamdulillah buah dari kesabaran Anggi jdi sukses 👍 smoga lancar usahanya, ni benar2 kisah nya seperti aku, yg pindah rumah baru setahun, karena korona usaha nya jdi merosot,aku jga bikin rumah uang nya separo pinjam dri bank selama 4thn , Alhamdulillah sekarang jga dah lunas walaupun dgn terseok-seok k uanganku, emang benar kata suamiku bahagia nya ga punya utang, karena untuk yg pertama x nya aku punya utang itupun demi ingin punya rumah sendiri, cuman yg beda aku blum bisa mengumpul kan uang untuk menjalankan rukun Islam yang kelima, karena usaha nya makin sulit, mungkin karena banyak nya saingan, tapi Alhamdulillah cukup lah buat makan mah ga susah2 amat, terimakasih ya Thor novel nya banyak pelajaran d kisah ini karena ni bukan kisah halu tpi nyata smoga sukses d cerita berikut nya 🤲🤲🤲👍👍🖕💪💪💪
Masfaah Emah
sma seperti orang tua ku klau berdoa 8 nama anaknya d sebut satu persatu, smoga lancar usahanya, itu kta orang tua ku 🤲
Masfaah Emah
ni novel cerita nya bukan dunia halu, ceritanya seperti nyata, ada kesamaan nya dengan kehidupan ku,
Masfaah Emah
ya Allah ni salah siapa,,? salah didikan nya apa,,? atau salah pergaulan,,? anaknya ga ada hati tuk membantu nenek n kakeknya padahal yg mengurus dia n memberi makan sedari kecil,,,?
Masfaah Emah
Allah memberikan Wati kesempatan untuk menjadi orang yang baik
Masfaah Emah
cobaan demi cobaan telah mereka lalui, tapi blum jga mereka bahagia
Masfaah Emah
Alhamdulillah,, smoga cepat sembuh n seperti sedia kala
Masfaah Emah
npa sih novel ini kaya kisah aku,aku jga yg slalu mengalah,aku 8 bersaudara,kamar ada 7 yg stu ortu kakak rumah nya deket jdi ga pernah nginep klau lgi kumpul aku slalu ga kebagian kamar,aku jga slalu ngalah ska tidur d ruang tv kadang aku jga suka sedih,
Masfaah Emah
seperti bapak ku,pke HP nya yg jadul,ga mau katanya yg sekarang pusing,ga ngerti 🤦😅
Masfaah Emah
emang pada saat itu penuh ketegangan, klau mau keluar takut soal nya d sana sini banyak yg meninggal
Masfaah Emah
emang d waktu itu sakit sedikit ja takut bgt kena covid
Masfaah Emah
bener2 ni anak ngeyel bgt hadeeeh 🤦 harus d gimanain ni anak 🙈
Masfaah Emah
terima kasih Thor benar2 ini pelajaran buat aku cara mendidik anak perempuan Yg susah d atur, pa lgi ni anak tiri susah d kasih taunya d marahin g mna ga d marahin g mna jga, padahal kita ngasih tau tuh sayang sma dia bukan nya benci toh buat kebaikan nya jga, eeh tanggapan nya apa coba,,,?
Masfaah Emah
emang klau punya anak perempuan khawatir bgt, apalagi anaknya yang yg susah d nasihati,klau kata orang Sunda mah seperti nanggey telor d tangan takut jatoh
Masfaah Emah
jadi ingat aku jga, waktu pertama x pindah rumah, awal nya usaha ku jg maju,pas baru setahun pindah rumah kena kofit akhirnya usaha ku menurun, malah waktu pertama kofit ga boleh jualan dan akhirnya usaha ku merosot n suamiku menyalahkan sejak pindah rumah usaha kita menurun, suami ku bilang mungkin rmh ini ga bwa hoki n slalu menyalahkan aku karena aku yg ingin cepat pindah rumah, padahal waktu kita ngontrak usaha kita bagus ,pas pindah ja usaha kita begini , kisah ini persis bgt kaya aku,pasbikin rumah aku ga mau pinjam k orang karna aku jga anti pinjam k orang, karena aku punya ga punya slalu diam, maka angpan orang itu aku slalu punya,
Masfaah Emah
gara2 covit banyak sanak saudara, temen kita yg meninggal, hampir tiap hari dengar orang meninggal d sana sini,aku juga sampai takut 🙈
Masfaah Emah
ya Allah cobaan nya bertubi-tubi, istilah nya sudah jatuh tertimpa tangga,, sabar ya Gi,,,!
Masfaah Emah
🤲🤲🤲,,, walaupun aku terlambat bacanya karena aku baru tau kalo ada novel yg bagus ceritanya 👍,ni padahal pengetahuan cara menyembuhkan penyakit macam Anggi yg d kira penyakit jantung,,..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!