NovelToon NovelToon
KEPONAKAN GRAND DUKE!!

KEPONAKAN GRAND DUKE!!

Status: tamat
Genre:Isekai / Chicklit / Tamat
Popularitas:310.6k
Nilai: 5
Nama Author: $MONEY

Semuanya terjadi secara klise seperti cerita pada umumnya. Aku tidak memiliki paras yang cantik dan juga tidak seksi seperti wanita lain. Hidupku sangat biasa-biasa saja, tidak kaya dan sangat miskin.

Tapi pada suatu hari aku terbangun di tubuh seorang putri yang berparas cantik dengan tubuh indah serta di kelilingi harta berlimpah. Namun, kini aku menjadi bingung harus melakukan apa, karena hidupku sudah terpenuhi semuanya.

Apalagi yang bisa diharapkan selain menunggu kematian, yang memang di takdirkan akan mati dalam waktu dekat ini. Aku hanyalah orang biasa yang tiba-tiba menjadi keponakan grand Duke. Tapi sepertinya ada yang harus kulakukan untuk menghindari kematian.

Maka dari itu kuputuskan untuk mengubah takdir menyedihkannya!!

Jangan lupa favorit, like dan komen ya karena author perlu dukungan dari pembaca untuk menciptakan sebuah imajinasi😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon $MONEY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kuil Suci

Mungkin karena dia sadar jika sumber dari penyiksaan yang ku terima sekarang akibat dirinya. Maka dari itu ia segera mengajak kedua orangtuanya segera pamit undur diri dari kediaman Grand Duke. Sepertinya mereka adalah salah satu pedagang di wilayah grand Duke, yang memasok kebutuhan sehari-hari di kediaman ini.

"Persiapkan Kereta kuda sekarang..."

"Baik Tuan!"

"... Kirimkan surat pada kuil suci jika aku akan membawa putri ke sana..."

"Baik tuan!"

Tubuhku masih lemas saat grand Duke membawaku menuju kereta kuda yang telah disiapkan. Kuil suci, seingatku di dalam cerita hanya ada beberapa kuil suci saja di kekaisaran ini. Yang sangat dekat dengan wilayah kekuasaan Grand Duke hanyalah kuil suci yang ada di wilayah kekuasaan Duke satunya lagi.

Memang wilayah kedua Duke ini tidak terlalu berjauhan, tapi seingat ku di dalam cerita ada persaingan di antara kedua Duke di dunia ini. Aku tidak tahu pasti apa alasan keduanya tidak akur, karena sahabatku juga tidak mengatakan alasan keduanya tidak akur. Bahkan dalam cerita aslinya kedua Duke tidak pernah saling menyapa sama sekali.

Sampai anak cucu mereka juga tidak pernah saling menyapa, entah ada dendam apa di antara kedua Duke. Yang jelas sih kekayaaan grand Duke lebih dari keluarga Duke itu, sehingga menjadikan keduanya berselisih, mungkin.

"Bertahanlah sedikit lagi putri!"

Wajah Grand Duke terlihat sangat khawatir karena aku tidak henti-hentinya meringis kesakitan karena kekacauan yang terjadi di dalam tubuhku. Di dalam novel, cerita ini tidak pernah terjadi karena putri asli tidak pernah keluar kamar sedikitpun setelah datang ke wilayah grand Duke. Sehingga tidak pernah bertemu dengan remaja dengan aura emas barusan.

Perasaan yang kurasakan sekarang menjadi semakin dalam terjerumus kedalam kegelapan yang tak berujung. Namun entah kenapa di kegelapan ini terlalu berisik untuk dibilang hanya sendirian. Terdengar suara gemeretak gigi dan lenguhan pelan namun menggema hingga terdengar berisik.

Lama aku terdiam mendengarkan suara ketakutan yang diselimuti dengan kesepian itu. Hingga tiba-tiba aku merasa tenang dan damai, rasa sakit yang tadinya seakan-akan sedang menggerogoti tubuh dan jiwaku pun mulai menghilang. Rasanya hangat dan nyaman, aku ingin merasakan momen ini lebih lama lagi jika bisa.

Aku merasa iri dengan kehangatan ini, kenapa aku tidak bisa memiliki kehangatan ini untuk selamanya. Aku menginginkannya lebih dari keinginan ku untuk bertahan hidup, ingin rasanya kubawa saja kehangatan ini bersamaku ke alam baka sana.

"Putri..."

Aku mengerjap-ngerjapkan mataku saat rasa hangat itu terasa semakin menyelimuti tubuhku. Yang pertama kulihat hanyalah langit-langit mewah bernuansa emas dan perak. Keterkejutan tidak bisa kututupi saat menyadari jika saat ini tubuhku sedang mengambang di atas air.

Kulihat orang-orang berjubah putih sedang mengelilingiku, tepatnya mengelilingi kolam yang sekarang membuatku mengambang. Hanya satu wajah yang terasa familiar bagiku, tidak lain dan tidak bukan adalah wajah grand Duke.

"Paman..." lirihku

"Putri..."

Beberapa orang dari barisan berbaju putih (pihak kuil) melangkah masuk ke dalam kolam untuk membantuku keluar dari air. Sepertinya aku telah melakukan penyucian tubuh dan jiwa, seperti dalam novel-novel biasanya, karena berurusan dengan kuil dan kolam suci.

Para pihak kuil tidak banyak bicara, karena begitulah aturannya jika menjadi bagian dari kuil suci. Perasaan dulu saat melihat aura seseorang selalu samar-samar, tapi kini menjadi semakin jelas. Dari sekian banyaknya utusan dewa di tempat ini, entak kenapa tidak ada aura dari mereka yang seperti pemuda di kediaman tadi.

Mereka semua hanya memiliki aura yang lebih dominan ke arah putih keemasan. Biarkan saja, toh tidak ada urusannya denganku yang beberapa bulan kedepan akan menemui ajal. Aku lelah ingin tidur sebentar lagi saja untuk melepas kelelahan yang seketika hadir setelah keluar dari kolam.

1
Di Elva
Nyura ini kisahnya ngeri sekali, Ngeri sialnya, dia jd putri pembawa sial.. 🙄, sangat membenani para pemeran lainnya.. emosi juga nih lama"..
Kartika Lina
Luar biasa
min yoona
jejak
Intan Hazana
Lumayan
Intan Hazana
Luar biasa
Purwanto Purwanto
👍👍
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
ira yang beruntung & kaya raya
aneh,klo udah tau mau jatuh dari balkon knp ga antisipasi.
misal tidur dilantai bawah
ENDAH_SULIS
paling malas novel yg pake aku aku aku POV nya...
enak langsung nama
Dede Mila
kayak agak ga nyambung.... tapi seru...😁
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus semangat
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
ttus semangat
fifid dwi ariani
trus sabar
fifid dwi ariani
ttrus bahagia
fifid dwi ariani
trus sehat
fifid dwi ariani
trus ceria
fifid dwi ariani
trus semsngat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!