NovelToon NovelToon
Will Never Let You Go

Will Never Let You Go

Status: tamat
Genre:Komedi / Patahhati / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:202.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vin Shine

Hubungan antara dua orang yang saling mencintai tentu saja akan lebih membahagiakan jika ada restu kedua orang tua di dalamnya. Namun, bagaimana akhirnya jika setelah semua usaha dilakukan, tapi tetap saja tidak ada kata restu untuk hubungannya?

Ini tentang Arasellia. Gadis dari kalangan biasa yang selalu kesulitan mendapatkan restu dalam setiap menjalin hubungan.

"Kalau pada dasarnya mereka udah nggak suka sama aku, mau aku kasih mereka uang semiliar juga nggak akan mengubah apa pun."

"Kalau misal berubah, emang kamu punya uang semiliar?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vin Shine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janji

"Nah, ini Ara-nya sudah pulang." Pak Narto mengulurkan tangannya. Karena seperti biasa Ara selalu mencium tangan kedua orang tuanya saat hendak berangkat dan pulang bekerja. Setelahnya pria berperut buncit itupun berpamitan karena harus membantu istrinya berbenah dapur. Ya, kebiasaan di rumah Pak Narto adalah rumah sudah harus bersih dan rapi sebelum mereka pergi tidur.

Tinggallah kini sepasang kekasih yang tampak canggung. Ara bahkan langsung memalingkan wajah saat matanya beradu pandang dengan Elang.

"Kamu mandi dulu aja nggak papa," ujar Elang.

"Nggak usah, nanti aja. Aku juga masih keringetan," jawab Ara sambil mendudukkan tubuhnya di salah satu kursi ruang tamu rumahnya.

Elang tersenyum kecut. Hatinya berdenyut nyeri karena raut datar yang Ara tampilkan padanya. Ia benci harus berada di situasi seperti ini, dan lebih benci lagi karena lagi-lagi dia yang menjadi penyebabnya.

"Ra ...." Akhirnya Elang memberanikan diri untuk berbicara.

"Ya, Mas. Ada apa?" Sebisa mungkin Ara menahan emosi di dalam dirinya. Dia butuh waktu untuk memikirkan semuanya sebelum berbicara dengan Elang, tapi siapa yang menduga jika selepas dirinya pulang bekerja laki-laki itu sudah berada di rumahnya.

"Aku minta maaf."

Klasik!

Ara tersenyum masam. "Aku udah maafin, kok," jawabnya dengan mata yang mulai memerah.

"Aku janji, Ra, kejadian seperti kemarin nggak akan terulang lagi."

Rasanya Ara ingin tertawa terbahak-bahak mendengarnya. Ini bukan kali pertama Elang berkata seperti itu padanya. Semua itu hanya omong kosong, sulit bagi Ara untuk bisa kembali percaya sebab Elang tidak bisa membuktikannya. Setidaknya kemarin saat ulang tahun ibu laki-laki itu. Saat Ara masih memberinya kesempatan.

"Kamu juga pernah bilang kayak gitu beberapa bulan yang lalu, Mas," ucap Ara menohok ulu hati Elang.

"Ra, aku bakal ngomong sama ibuku biar pelan-pelan dia bisa nerima kamu."

Kali ini Ara benar-benar tertawa, tapi disertai air mata yang mengalir di pipi. "Ibu kamu itu bukan cuma nggak suka aku, Mas, tapi ibu kamu juga menganggap aku nggak pantas buat kamu sampai-sampai dia dengan mudahnya menghina aku. Aku takut ... mungkin sekarang dia hanya menghina aku, tapi nggak menutup kemungkinan juga kalau suatu hari dia bakal menghina keluargaku."

Ara menghapus air matanya kasar. Dia tidak mau berlarut-larut dalam kesedihannya, dan mulai sekarang dia juga tidak akan membiarkan siapapun menghina dirinya apalagi keluarganya, termasuk Bu Rini sekalipun.

"Kalau Mas Elang ke sini cuma buat minta maaf, mending sekarang pulang aja. Aku cape mau istirahat." Kembali Ara berkata sambil beranjak dan menyampirkan tasnya di pundak.

Namun, sebelum gadis itu benar-benar masuk ke kamarnya, Elang lebih dulu menahannya dengan cara memeluk dari belakang. "Ra, kamu nggak ninggalin aku, 'kan?" Terdengar nada memelas dari nada suara laki-laki itu. "Jangan, ya, Ra, please," imbuhnya memohon.

Ara hanya bergeming. Dia tidak menolak ataupun menerima pelukan itu. Ara tahu Elang laki-laki yang baik. Apa dia tega membuat kekasihnya bertengkar dengan ibunya hanya karena dirinya?

"Mas ...." Akhirnya sebuah kata lolos dari bibir merah muda Ara.

"Iya, Ra, iya?"

Melepaskan tangan Elang yang melingkari pinggangnya, Ara lantas membalikkan badan. "Maaf, ya, Mas. Aku yang nggak pengertian. Jadi kamu juga pasti nggak gampang berada di posisi yang sekarang."

Elang menghela napas lega dengan senyuman tipis menghiasi bibir. "Aku emang nggak salah pilih pacar. Aku janji setelah ini nggak bakal ngecewain kamu lagi. Aku sayang banget sama kamu."

"Aku juga sayang kamu, Mas." Ara menyunggingkan senyuman manisnya.

Elang hendak kembali memeluk gadisnya. Namun, dengan cepat Ara memundurkan tubuhnya. "Aku belum mandi, Mas. Masih bau asem," kata gadis itu tak percaya diri.

"Ya, udah. Kamu mandi terus istirahat, ya. Mas juga mau pulang udah malem. Bapak sama Ibu mana aku mau pamitan."

"Bentar aku panggilin."

Ara pun bergegas ke belakang untuk memanggil orang tuanya. Setelah Elang berpamitan dengan Ara yang mengantarnya hingga ke teras, gadis itu masuk ke dalam rumah dengan perasaan lega dan hati berbahagia.

.

yang pengen Elang dan Ara putus kalian jahaddd 😆😆😆

1
Studesyy
Bagus, ringan, tata bahasanya rapih dan mengalir, ga giung banget, dutunggu karya lainnya Thor ... SEMANGAAAAT!!!
grey: thanks a lot, kalo jadi bulan depan nelorin cerita baru 🥰🥰🥰
total 1 replies
Studesyy
Aku suka ceritanya Thor, proses perasaannya ditunjukin banget, ga ujug2 jatuh cinta pada pandangan pertama trus bucin maksimal trus terkesan giung banget akhirnya, iya emang ini dunia novel yg absurd dan giung mah udah biasa, tapi aku suka cerita ini, alurnya sesuai sama real life banget ..
Rahmaniar
suka ceritanya
grey: terima kasih,
aku ada cerita on going di aplikasi sebelah
total 1 replies
Putri Kelima
di tempat ku namanya king2
Ida Farida
aku suka ceritanya thor..ceritanya ringan..seperti kehidupan sehari hari...bkn cerita sprti novel kebnyakan yg cerita CEO kaya rya, yg tnggal di mansion mansion mewah...🥰🥰🥰
grey: terima kasih, boleh banget baca ceritaku yg lain. aku jg nulis di platform lain

sorry iklan 😅😅😅😅😅
total 1 replies
Imas Karmasih
salam. kenal kakak, suka cerita nya
grey: hai, makasih sudah suka ceritaku. boleh bgt baca yg lain, aku juga menulis di beberapa platform
total 1 replies
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
tolong diperjelas, merem melek karna apa 🙈🙈🙈
grey: kepedesan






tp boong
total 1 replies
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
maafkan aku Tuhan.
jujur aku seneng omanya mati
🙈🙈🙈
𝕭'𝐒𝐧𝐨𝐰 ❄
aldo kan temenya darma
Kenny sihyanti
Mampir
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
palingan juga gak lama bakalan break 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
sengaja biar Elang cepet balik ke rumahnya 😅
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
mas Elang bikin mood langsung anjlok kaya rel kereta
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
berawal dari tukang ojek ceritanya..
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
lagi di bioskop mana bisa tenggelam Ara ?
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
ealah tadi aku plesetin,beneran muncul disini .pantes othornya kebakaran jenggot,eh punya jenggot gak sih😅🤭
grey: kata gue sih lu mending diem ☝️☝️☝️😭😭😭😭
total 1 replies
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
pucuk di ulam cinta pun tiba 🤭
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻: sengaja 😜...othornya lg PMS nih kayanya dari pagi darting mulu 🤸‍♀️🤸‍♀️🤸‍♀️
total 2 replies
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
Darma mana Darma...
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
Elang ini kaya kebo yang di cocok hidungnya.ngikutin apapun kemauan ibunya sampe gak bisa belain atau sekedar menjaga perasaan Ara.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
yang sabar sabar aja ngadepin ibu² julid
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!