NovelToon NovelToon
Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: ThaRoe

Chelsea Cellina Stefani adalah seorang gadis cantik dan juga pintar dia adalah sahabat baik Earlyn.
Mereka telah bersahabat semenjak kecil.

Darielle Abrisham Nathaniel atau yang biasa dipanggil Ziel adalah sahabat kecil mereka.

Ketika lulus SMA Ziel melanjutkan kuliah di Harvard University sehingga mereka terpisah selama beberapa tahun. Namun walau begitu mereka masih tetap saling memberi kabar.

Ziel tidak mengetahui bahwa diantara Celline dan Earlyn memendam perasaan yang sama pada orang yang sama. Akankah Ziel memilih salah satu diantara mereka ataukah dia menjatuhkan pilihan pada gadis lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ThaRoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gosip

Ketika Celline selesai mata kuliahnya dia segera memesan goj*k. Hari ini dia akan lembur di kantor karena sudah 3 hari dia tidak membuat laporan. Saat sedang menunggu didepan halte Axel segera menarik tangannya.

"Aku bilang bahwa aku akan menunggumu. Cancel goj*k itu" perintah Axel

"Hei jangan kebangetan Axel...kasihan dia, tanpa mereka orang seperti aku akan kesusahan dalam hal transportasi" Celline

"Kamu tinggal memintaku untuk mengantarmu maka aku akan mengantarkanmu kemanapun kamu pergi" Axel

"Huh....itu sama saja aku menyusahkanmu. Memangnya kamu tidak ada pekerjaan lain selain menungguku Xel?" Celline

"Pekerjaanku adalah menunggu dan mengantarkanmu pergi kemanapun" Axel

"Hahaha....anak sultan mau jadi supir pribadiku? Gila kali kamu ya....bisa dipancung aku sama mommy kamu. Sudah jangan aneh-aneh kuliah yang benar biar cepat lulus.Tahun depan aku sudah out dari sini. Tinggal kamu sama Jasvier yang masih tinggal disini" Celline

Taklama abang goj*k pesanan Celline pun segera datang. Namun Axel segera mengeluarkan selembar uang seratus ribuan dan segera menyuruh abang goj*k itu pergi.

"Gak jadi bang, ambil saja uangnya. Saya yang akan antar dia" Axel

"Beneran ini bang jadi saya gak perlu ngantar mbaknya? Terus uang kembaliannya gimana bang?" Tanya abang goj*k

"Ambil saja buat abang" Axel

"Baiklah terima kasih banyak mba, bang" jawabnya sopan lalu abang goj*k itupun pergi meninggalkan kampus itu.

Axel segera menarik tangan Celline dan membuka pintu mobil kakaknya. Setelah Celline dan Axel masuk Ziel segera tancap gas mengantar Celline ketempat kerjanya.

Ziel hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan Axel yang begitu perhatian pada Celline.

Beruntung siang itu jalanan tidak begitu macet sehingga mereka bisa sampai tepat pada waktunya.

Mobilpun segera terparkir dihalaman kantor. Celline segera keluar dari mobil itu dan tak lupa mengucapkan banyak terima kasih pada Ziel dan Axel.

"Line...bawa pizza ini. Tadi kakak beli untuk kamu soalnya kelamaan nunggu kuliah kamu akhirnya kakak memesan pizza buat cemilan kami" Axel segera memberikan 1 bungkus pizza ukuran besar yang didalamnya berisi beberapa varian menu.

"Kalian baik banget sih sudah nganterin beliin aku cemilan lagi. Nikmat mana lagi dari kalian yang aku ingkari wkwkwk....makasih kak Ziel, Axel aku masuk dulu ya bye....hati-hati dijalan" Celline

Setelah Celline masuk keruang kantornya barulah Ziel menjalankan mobilnya mereka pergi menuju kantor daddynya.

Sampai dimejanya Celline hanya bisa menatap makanan lezat itu. Dia teringat pesan ayahnya. Jangan sampai mencintai tapi tak dicintai. Aahh....kebaikan hati anak-anak bos ayahnya itu sudah mempengaruhi hatinya.

"Apa iya Ziel akan suka padanya? Sebab beberapa hari ini sikapnya memang baik kepadanya. Aahh...pria jangkungku aku rasa aku menyukaimu bukan menyukai tetapi rasanya ingin memilikimu. Tetapi Axel? Bagaimana dengan dia? Apa benar dia sungguh-sungguh menyukaiku? Tapi hatiku menginginkan kakaknya. Ya Tuhan....bagaimana ini? Aku tidak mungkin menerima Axel dia terlalu baik dan terlalu cinta padaku. Aahh....lupakan....lupakan semua...bikin mumet kepalaku saja. Jalani saja yang ada fokus kuliah dan kerja titik" Celline.

Tak berapa lama Celline pun memulai aktivitas kerjanya sambil memakan pizza pemberian Ziel tadi. Diapun segera memberikan pizza itu kepada teman-temannya.

"Gila luh Line ditaksir bos bule tampan. Elo tau gak dia sampai ngotot ngomong sama pak Eka minta elo ijin hari itu juga. Awalnya gak dikasih sama pak Eka tapi dia mendesak terus akhirnya dia membayar uang kompensasi buat loe 50jt. Gue liat laporan uang masuk sebesar 50jt. Habis itu kita ditraktir sama pak Eka makan-makan di dapur resto" ucap Hilda kawannya Celline

Celline kaget mendengar laporan Hilda. Masa sampai segitunya Ziel harus membayar uang 50jt cuma buat ijin selama 2 hari. Gila ini pikirnya.

"Aku harus ngomong sama pak Eka, ini tidak benar" Celline.

"Hah..mau kemana loe Line? Jangan ngaco Line. Elo mau gue dipecat kalau sampai elo ngelabrak dia? Ingat Line dia atasan kita. Nyesel dah gue cerita ke elo kalau begini jadinya" ucap Hilda.

Celline mempertimbangkan lagi keputusannya untuk melabrak bosnya itu.

"Tau gitu mending buat aku saja uang 50jt-nya....aku bisa ijin tanpa harus membayar uang kompensasi" Celline.

"Hahaha..gila loe, gue pikir elo mau marah-marah sama pak Eka" Hilda.

"Ngapain aku marah...aku mau mintalah..enak aja 50jt dimakan sendiri tanpa dibagi-bagi ke aku" Celline

"Udahlah...elo mah tinggal minta di transfer sama pacar bule loe itu. Duit dia kan gak berseri elo minta berapa juga gak jadi masalah sama dia. Dia anaknya Pak Daniel pemilik grup H itu ya Line?" Hilda mulai kepo

"Tau darimana kamu?"Celline

"Dari pak Eka lah....dia yang ngomong didepan anak-anak kemaren" Hilda

"Dih..ember banget Pak Eka mulutnya" Celline

"Wuih....temen gue dapat anaknya Sultan. Nti ajak gue kerja dikantor laki loe. Gue bosen disini kerjaan bejibun gajinya se-iplik" Hilda

"Jangan bikin gosip ya...aku gak ada hubungan apa-apa sama dia...swear...sumveh" Celline

"Jadi cewek jangan oon bin oneng ya Line. Kalau dia gak ada rasa sama elo dia gak akan mau ngeluarin uang buat elo. Memang sepenting apa diri loe sampai-sampai dibela-belain minta ijin cuma buat ngajak loe jalan doang. Ini otak dipake ya...jangan cuma liput berita terus kerjaan loe. Sekali-kali pikirin tuh cowok loe. Atau kalau elo gak suka sama dia, buat gua ajaaaaaaa ...hahahha..mau dong gua ditaksir anak orang kaya" Hilda tertawa ngakak hingga membuat yang lain melihat ke arahnya dan mengganggu ketenangan bos-nya bekerja. Sehingga dia segera bangkit dari kursinya dan memandang tajam ke arah Hilda dan Celline.

"Ada apa ini?Hilda dimana tempat duduk kamu? Sudah selesai belum laporan yang saya minta?" Tanya pak Eka tegas.

Seketika tawa Hilda padam dan dengan menunduk dia kembali berjalan menuju mejanya sementara Celline tertawa diam-diam, takut kena omelan bos killernya.😂 Punya teman kaya Hilda sangat menyenangkan karena semua gosip dia tahu. Tidak perlu nonton berita atau buka sosmed lagi karena info terupdate selalu diberitahu dia.

Sumpah demi apapun begitu mendengar semua omongan Hilda membuat hati Celine berbunga-bunga. Siapa sih yang mau menolak cowok seperti Ziel? Direktur muda pewaris grup H...pria tampan dan pintar dengan tubuh atletis dan tingginyanya...betapa bahagianya bisa berada didalam pelukannya dan rasa bibirnya itu..aaahhh begitu menggoda.....aahhh pikiran Celline melayang-layang membayangkan Ziel.

"Benarkah semua yang dikatakan Hilda? Tuhan...jika benar tunjukkanlah tetapi jika tidak tetap perlihatkan kepadaku agar aku tidak salah mencintai seseorang" pinta Celline dalam hati.

*******

Esok pun tiba dan seperti biasa mereka kembali ke kampus untuk mengikuti mata kuliah hari ini.

"Earlyn...."panggil cindy

Mendengar namanya dipanggil Earlyn langsung menoleh dan tersenyum manis pada teman sekelasnya itu.

"Teman kamu yang anak fakultas Komunikasi itu kemaren aku lihat dianterin sama cowok bule tinggi gantengnya pake kebangetan tau gak sih" ucap Cindy

"Siapa? Celine maksud kamu?" Tanya Earlyn sedikit bingung.

"Iya Celline yang anaknya agak tomboi itu kan?" Cindy

"Memang dia diantar sama siapa?gimana ciri-ciri cowoknya yang mengantar Celline?" Earlyn

"Yang tadi aku bilang Lyn, bule, jangkung pokoknya guanteng deh. Mereka kemaren mojok berdua dikantin" Cindy

Mendengar ciri-ciri yang dikatakan Cindy membuat hati Earlyn deg-degan.

Lalu diapun mengambil handphone-nya dan membuka galery langsung memperlihatkan foto mereka ber-enam kemaren.

"Coba kamu lihat baik-baik yang ini bukan orangnya?" Sambil menunjuk wajah Ziel.

"Nah...betul ini, iya benar dia yang mojok bersama Celline kemaren dikantin" cindy

Mendengar laporan Cindy membuat Earlyn geram dan kesal. Kenapa Celline tidak bilang-bilang ke dia jika dijemput oleh Ziel. Semua perasaan tumbuh jadi satu. Rasanya dia ingin segera menemui Celline dan bertanya padanya, harusnya Celline tau jika dia menyukai Ziel tetapi kenapa dia pura-pura bodoh dan tidak tahu. Kesel....Kesel.... dan kesal Earlyn jadinya dengan Celline. Katanya sahabat tapi malah merapat. Katanya sayang tapi malah bikin orang meradang.

"Lyn....itu Celline baru datang" bisik teman-temannya.

"Tapi gak diantar cowoknya hari ini, dia naik goj*k tadi aku lihat. Mungkin nanti dijemput pulangnya sama si bule" tukas Cindy.

"Ya sudah aku mau samperin Celline dulu ya....terima kasih infonya teman-teman" ucap Earlyn lalu dia pun segera berpamitan dan berjalan ke arah Celline untuk menyapanya.

"Celline....Celline..." panggilnya. Merasa namanya dipanggil akhirnya Celline segera mencari sipemanggil itu dan dia pun tersenyum melihat Earlyn.

"Kamu ada kuliah pagi?" Earlyn

"Aku siang sih cuma mau ke perpustakaan hari ini. Ada data yang mau aku cari" Celline.

"Ohh...kemaren kamu masuk siang juga Line?" Earlyn mulai memancing.

"Iya...kemaren aku jadwal siang" jawabnya polos.

"Heboh loh gosip dikampus katanya kamu dianterin sama bule ganteng" Earlyn

Mendengar perkataan Earlyn lalu Celline tertawa.

"Itu kak Ziel Lyn kemaren dia dan Axel menjemput aku. Pagi-pagi mereka sudah kerumah padahal aku masuk siang. Akhirnya aku ikut mereka bareng ke kampus"

"Kata anak-anak kamu mojok ya dikantin berdua" Earlyn

"Hahaha....kami nunggu Axel ikut mata kuliah Lyn. Lagipula kan aku juga belum ada kelas kasihan kak Ziel sendirian, ya akhirnya kami ngobrol aja dikantin berdua" Celline

" Kamu kok gak ngajak-ngajak aku sih" ucap Earlyn sedih.

"Maaf kemaren aku ngobrol seru sama kak Ziel jadi lupa sama kamu wkwkwk...maaf ya" Celline

"Aku sedih nggak dianggap oleh kalian" Earlyn

"Hei...jangan sedih kamu kesayangan kita semua. Oke-oke besok-besok jika aku janji sama mereka aku langsung hubungi kamu oke" Celline

"Janji ya..jangan ninggalin aku sendiri" Earlyn

"Oke....i promise" Celline memberikan jari kelingkingnya dan menautkan dengan jari kelingking Earlyn. Lalu Earlyn pun tersenyum riang.

*******

Kenapa Celline tidak ngasih tau Earlyn sih jika dia dijemput Ziel. Kan jadi cemburu Earlynnya😂😂.

Holaaa genks....ketemu lagi sesuai janjiku.

Jangan lupa like vote n kommennya genks😂😂lope....lope banget sama kalian😘😘

Yang kangen papa Yugho sama mama Firda 🤗

Yang kangen daddy niel ganteng n mommy Al

Gimana daddy mau berpaling dapat istri bening dan muda begini😂😂anak-anaknya benih unggul semua 🤗😍😍

1
Sri Mulyani
thor apakah tidak ada cerita tentang zoy
martina melati
entah ini nivel x y thor... jujur, biasany cowok2 jarang mau drayakn saat ultah... pdhl sdh usia dewasa (18th ke atas)
Ayu Roesly
Luar biasa
Supry Atun
semoga sehat selalu thor semangat
Supry Atun
celline hamil mungkin 🤭🤪😄
Supry Atun
habis pakai jubah dokter terus di panggil untuk naik panggung 😄
Wiwin Budi Rahayu
kemana ya. anak angkat ziel scout. kokgak pernah muncul.
Sri Rahayu
scout kemana thor
Sri Rahayu
munkin kah cellin hamidun jd mood'y jd kek gitu
Sri Rahayu
mama fir banyak koleksi foto" daun muda yg gantenk" rupa"y..y ampun ma untunk papa yu sabar banget..😅😅😅
Sri Rahayu
sumveh thor q jd ngakak jd ngikutin siska ngomonk🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Rahayu
wiiihhh keren mama fir kalo udah marah mah sadis beeeeddd👍
Sri Rahayu
thor q masih bingunk sebener'y cellin d perkosa apa g sih...g faham q serius dah
Sri Rahayu
kesian mama firda g d gubris omongan'y...
Sri Rahayu
mamus mampus mampus kau ziel...lagu laguan ragu sma anak yg d kandunk cellyn
Sri Rahayu
mampus lo ziel..tak sumpahin nyesel se ntesel"y
Sri Rahayu
tuh kan bener ziel ragu y ampun masih berharab cellyn g d apa"n sama yudha..beneran g adil thor crita mu kali ini..nyesek banget q..kesian sma cellin lg hamil jauh dr laki'y mana d raguin lg anak'y..astaga naga andai bisa q cekek ziel lewat onlen...
Sri Rahayu
hamil kah..jangan sampai s ziel ragu ank yg d kandunk cellyn...kalo ragu tak cekek ampe mati lo ziel.
Sri Rahayu
terlalu kejam jika sampai bnenar" cellyn d gagahi oleh yudha...g trima q thor
Sri Rahayu
cellyn mah mulai nyari gara" ih...tegas napa ama yudha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!