NovelToon NovelToon
Belenggu Cinta Judas

Belenggu Cinta Judas

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Penyesalan Suami / Gangster / Gadis Amnesia / Rumah Tangga / Tamat
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mom RaRy _6292

Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Judas tak menanggapi permintaan maaf Celia . Kepalanya bersandar disofa ,dengan mata terpejam rapat. Celia masih tidur dibahu lelaki itu . Tangannya yang lentik mulai menyentuh wajah ,rahang dan dada bidang Judas . Ia tidak menolak perbuatan Celia ,namun tidak juga menikmati .pikirannya sekarang berada di Elsa . Sedang apa dia sekarang di apartemen ,apa yang dia lakukan .

" Jud.." panggil Celia lembut .

" Hmm.." desis Judas dengan mata yang masih terpejam.

Celia melihat wajah tampan lelaki itu dari samping. Ia mulai membuka satu persatu kemeja putih yang dikenakan Judas . Mengelus dada hingga perut sixpack Judas .

" Aku mohon. Sekali saja .tatap aku sebagai wanita ".

" Wanita yang bisa membuatmu bahagia. Wanita yang menjadi tempat dihatimu ". Ucap Celia dengan nada memohon .

Judas memicingkan matanya , ia melihat kearah Celia yang sudah berkabut gairah membuka kemejanya .

" Lalu ,apa untungnya bagiku?" tanya Judas .

Celia menatap wajah tampan itu sambil mendongak .

" seluruh warisan orangtuaku akan kuberikan padamu . Asal kan kau jadi milikku".

" Aku tidak kekurangan uang ". Jawab Judas sarkas . Dengan wajah merah padam ,Celia merasa malu menawarkan harta pada Judas yang memiliki banyak .

" Iya ..kau benar . Tapi ada satu lagi yang ingin kutawarkan padamu . Keperawanan ku ". Ucap Celia meyakinkan Judas .

" Aku sengaja menahan untuk tidak tidur dengan pria lain . Kau tahu sendiri kan dizaman sekarang ini ,wanita perawan sangat langka ".

" Aku termasuk yang langka itu ".

Judas tertawa sinis menatap Celia yang terlampau percaya diri .

" Baiklah . Aku setuju ". Ucap Judas . Ia berdiri dari sofa dan membisikkan sesuatu ditelinga Celia .

" Tidak sekarang . Aku masih menginginkan istriku " jawabnya sambil berlalu meninggalkan Celia dengan wajah memerah menahan malu karena penolakan Judas . Ia menatap punggung lelaki itu yang menjauh ,naik ketangga dan masuk kekamarnya.

" Kita lihat saja Judas ,kau akan jadi milikku .harus ." ucapnya penuh percaya diri.

Malam itu hujan deras , Elsa berbaring dikamar apartemen sederhana yang dibeli Judas untuk dirinya . Meski mereka suami istri ,tapi mereka tidak serumah . Judas membawanya pindah ke apartemen setelah ayah Elsa meninggal dunia. Sudah satu Minggu lelaki itu tak datang menemui Elsa bahkan sebuah pesan pun tidak ada .

Didalam kamar yang gelap hanya ada cahaya lampu dari gedung tinggi yang menembus ke celah jendela apartemen. Sesat kemudian mata Elsa mulai merasakan ngantuk yang berat . Ia pun tertidur nyenyak dikamar yang temaram itu .

Beberapa saat kemudian ,suara langkah kaki tidak terdengar menapaki lantai apartemen. Dikarenakan hujan deras turun bersama kilat yang menyambar. Judas membuka engsel pintu kamar Elsa pelan . Tatapannya terpaku pada Elsa yang memakai stelan baju tidur yang sangat tipis , lengan tali satu dan bawahan yang sejengkal dari paha menambah keseksian wanita itu . Judas menelan ludahnya kasar ,ia menyentuh pusakanya dibalik celana yang sudah menegang . Sudah lama ia tak menyentuh Elsa . Lelaki itu mendekat kearah ranjang ,tangannya terulur kearah ujung buah sekal milik Elsa yang besar dan padat . Ia tidak memakai bra , membiarkan buah sekal itu terbentuk indah dari luar baju tipis itu. Ibu jari Judas memutar searah jarum jam diujung buah ranum itu . Membuat Elsa menggeliat sedikit .

" Eeughh."

Perlahan ,Judas menaikan atasan Elsa sampai sebatas leher . Kulit putih itu terekspos sempurna Dimata Judas . Ia mencium Kening ,hidung ,rahang dan bibir Elsa . Wanita itu tak bergerak sama sekali . wajah Judas turun kearah buah sekal milik Elsa. Nafasnya berhembus disitu . Lalu Judas mulai menghisap ,menjilat dan mengulum ujung buah itu yang berwarna kemerahan .mata Judas terpejam menikmati buah ranum istrinya.

Elsa mulai menggeliat dan tak nyaman , ia merasa ada sensasi geli ditubuhnya . Perlahan matanya terbuka , dibalik pencahayaan yang temaram ia melihat kepala Judas yang tertunduk melaha bagian dadanya .

" sssstt..." desis Elsa pelan menahan sensasi geli ,dingin dan hangat diujung buah ranum itu. Seketika Judas mendongak melihat istrinya yang sudah bangun . Ia tidak berkata apa-apa . Judas melanjutkan pekerjaannya tadi .ia membuka pakaiannya dan Elsa. Sekarang mereka berdua sudah naked. Judas meraba pangkal paha sampai inti Elsa . Ibu jarinya memainkan biji kacang Elsa sedangkan jari yang lain keluar masuk kedalam inti tubuh wanita itu . Pinggul dan punggung Elsa reflek terangkat merasakan tarikan dari jari- jari Judas . dan mulut Judas bermain dibuah sekal ranum istrinya.

" Mas...tolong..." Elsa menggelinjang seperti cacing kepanasan diatas kasur . Tangannya mencengkram sprei kuat , ia menggigit bibirnya sendiri sampai kemerahan . Judas dibawah sana semakin mempercepat tempo permainannya . Hingga Elsa merasakan klimaks pertama kali . Tubuhnya lemas seketika tak berdaya . Nafasnya tak beraturan,dada Elsa naik turun merasakan sebuah sensasi yang membuat ia melayang .tanpa diberi jeda Judas mengganti posisi . Dengan Elsa yang berada diatas tubuhnya .Judas duduk bersandar di dipan kasur , ia mengangkat bokong Elsa sedikit lalu pusaka Judas menghujam dari atas membuat Elsa menjerit .

" Aaah...oouhh..." desah Elsa,tangannya merangkul leher Judas ,wajah cantik itu mendongak keatas . Pinggul Judas bergerak cepat dan intens . Lalu Judas membaringkan Elsa ke atas kasur untuk bertukar posisi .sekarang giliran lelaki itu menghujam istrinya dari bawah. Tangan besar Judas memeras buah sekal ranum . Lalu pinggulnya bergerak maju mundur dengan ritme cepat dan intens mengaduk - aduk inti dalam tubuh Elsa . mata wanita itu terpejam rapat . Tangannya terangkat diatas kepala . sprei kasur basah karena keringat mereka berdua . Suara kecapan dan kulit yang menyatu terdengar didalam kamar yang sempit dan gelap itu .

Judas menahan geramannya saat klimaks mulai sampai keubun- ubun .ia semakin mempercepat tempo pacuan pinggulnya ,reflek Elsa mengikuti ritme gerakan tubuh Judas .

" Kau sangat enak ,Sa ".

" Aahhh.." desah Judas mencapai klimaks . Tubuhnya terbaring disamping Elsa . Ia memandang wajah istrinya yang terpejam. Rambutnya basah oleh keringat . Judas menyentuh wajah cantik itu dan merapikan anak rambut yang menutupi wajahnya .

" Hanya aku yang boleh merasakan tubuhmu . Sampai aku puas . Setelah aku bosan .aku akan membuangmu ". Ucap Judas kejam pada Elsa . Wanita itu membalas tatapan suaminya dengan mata sayu menahan ngantuk.

" Memangnya aku bisa apa untuk melawan mu . kau sudah menguasai semuanya ".

" Aku hanya bisa pasrah". Jawab Elsa lalu matanya terpejam rapat .iapun tertidur pulas .

Judas menatap Elsa yang tertidur begitu polos dan lugu . Ia menahan geram pada wanita itu karena jawabannya yang hanya pasrah pada dirinya . Ia tidak melawan ataupun membalas .namun Elsa hanya patuh . membuat Judas menahan marah dan kesal. setelah puas memandang wajah itu ia pun tertidur disamping Istrinya .

Ditempat lain ,sebuah cafe dipinggiran kota . Celia menatap wajah pria didepannya . Ia adalah Bryan ,teman kuliahnya dulu .lelaki itu sudah lama menyukai Celia namun Celia tak pernah memandang pria didepannya ini sebagai lelaki .

" Sudah 3 jam aku hanya mendengar curhatanmu tentang Judas ,Judas dan Judas ". Ucap lelaki itu menahan cemburu pada Celia .

" Kau keberatan ?" tanya Celia mengerucutkan kan bibirnya tapi sangat menggemaskan bagi Bryan .

" Bukannya keberatan ,tapi aku bosan ".

" Cel , dengarkan aku ". ucap Bryan menatap serius pada Celia . Tangannya bertumpu diatas meja bar .

" Kau tidak perlu memaksakan diri . Sudah jelas Judas tidak menyukaimu ".

" Tapi aku menyukainya !" potong Celia .

Bryan hanya menggeleng - gelengkan kepalanya .

" Kau sangat keras kepala ".

"Jangan mempertahankan pria yang tidak menyukaimu . Tapi coba kasih kesempatan bagi lelaki yang menatapmu sebagai wanita ". Cerocos Bryan panjang lebar .

" Contohnya ?" tanya Celia meletakkan kedua tangannya diatas dagu .

" Aku . Coba kasih kesempatan padaku . Akulah pria itu .akulah yang menatapmu sebagai wanita bukan hanya sekedar teman ."

seketika seluruh ruangan hening ,hanya suara hembusan angin dari jendela cafe .

" Pbbgghhhht...." Celia menahan tawa sambil menutup mulutnya . Ia memandang wajah Bryan . Tidak ada kebohongan dibalik mata itu .

" Jangan bercanda !"

" Aku tidak bercanda .aku serius ". Bryan memegang tangan Celia diatas meja .

" Beri aku kesempatan Cel .aku menyukaimu ".

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!