NovelToon NovelToon
BERSINAR DI DUNIA BEASTMAN

BERSINAR DI DUNIA BEASTMAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi / Fantasi
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Selina, seorang gadis muda yang baru saja lulus tiba-tiba bertransmigrasi ke dunia beastman ketika sedang tertidur. Hidup didunia asing yang mengandalkan kekuatan untuk bertahan hidup, Selina yang tak memiliki chat curang atau mengetahui jalan cerita takdirnya seperti yang selama ini dialami oleh para transmigator lainnya memilih untuk menggunakan ingatan dan kemampuannya di dunia modern demi bertahan hidup yang tanpa sadar upaya dan terobosan yang dibuatnya mempengaruhi kehidupan suku rubah dimana ia tinggal,membuat peradaban di suku rubah mengalami kemajuan dan seiring dengan perkembangan sukunya nama Selina pun semakin terkenal dan dianggap sebagai pelopor dan iapun yang semula hanyalah seorang betina lemah dan sakit-sakitan tanpa kemampuan berubah menjadi wanita kuat dan penuh inovasi yang membawa sukunya menjadi besar dan diperhitungkan di dunia Beastman

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEJUTAN TERUS BERDATANGAN

Anggelo menoleh dan berkata kepada Arvello,  "Aku tak bisa menerima daging berenergi ini darimu. Apa yang terjadi pada Selina, Ini semua salahku karena tidak mengatur suku dengan baik hingga membuat seorang betina hidup begitu susah".

Setelah mengatakan hal tersebut kepada Arvello, Anggelo mengalihkan tatapannya kearah Selina yang berada didalam pelukan Arvello.

"Selina, aku meminta maaf kepadamu. Mulai hari ini, tinggallah dengan baik di suku dan rawat kandunganmu. Aku akan memerintahkan Abraham untuk mengirimkan makanan secara langsung tanpa perantara seperti sebelumnya", ucap Anggelo dengan nada sedikit menyesal.

Arvello mendengus dan berkata dingin, "Siapa yang butuh makananmu! Dengan aku di sini, jenis buruan apa pun bisa kudapatkan. Yang perlu kau lakukan hanya melakukan apa yang baru saja kukatakan!".

Jika saja ia tak datang hari ini, entah apa yang akan terjadi pada betina dan kelima anak dalam kandungannya. Memikirkan jika Selina kelaparan karena kelima anaknya didalam kandungan terus menerus membutuhkan banyak energi sehingga makanan sedikit yang betina itu dapatkan tak mungkin bisa mengisi energi yang diperlukan oleh kelima calon anaknya untuk berkembang, membuat Arvello merasa sangat sedih dan penyesalan serta amarah terhadap dirinya sendiri kembali muncul, karena keteledoran dan sikap acuhnya, betina dan calon anaknya menderita.

Setelah hari ini Arvello berjanji dalam hati jika ia akan menebus kesalahan tersebut dengan berada di sisi Selina dan memenuhi semua kebutuhan hidupnya dan akan selalu menjaganya, mulai hari ini dan seterusnya.

Selina yang tak tahu pemikiran terdalam Arvello hanya menatap kedepan dengan sedikit linglung.

"Ada apa sebenarnya ini? kenapa pria asing ini ingin tinggal bersamaku? kepala suku juga tampaknya sedikit ketakutan sehingga tak bisa membantah semua perkataan yang pria ini ucapkan, jika seperti ini, bagaimana dengan nasibku dimasa depan?i", batin Selina gelisah.

Bayangan sikap kasar dan beringas pria kasar itu ketika memperkosanya kembali terngiang. Begitu juga dengan adegan daging segar yang penuh darah, yang dilemparkan kehadapannya kala itu, hingga saat ini masih membekas dan sulit untuk Selina lupakan sehingga rasa takut akan keberadaan Arvello hingga kini masih melekat dalam hatinya.

Apalagi sikap Arvello yang dingin dan tatapan tajam yang sama sekali tak bersahabat, membuat Selina merasa jika kebebasan da  kebahagiaan yang baru saja ia rasakan sirna.

Sementara itu Anggelo yang mendengar ucapan Arvello merasa malu dan terpaksa tersenyum. "Baik, tentu saja semuanya akan segera kuatur sesuai keinginanmu".

Selina yang sejak awal hanya diam terpaku tanpa menyela percakapan sedikit pun dan masih dengan ekspresi ketakutan mencoba mencerna segalanya.

Dalam benaknya masih saja berputar banyak pertanyaan, mengapa beastman jantan ini ada di sini dan memaksa tinggal bersamanya? Mengapa ia langsung memeluknya ketika melihatnya? Dan kepala suku bahkan bersikap begitu hormat padanya. Ketika ia sedang makan tadi, ia mendengar sesuatu, seperti kata perempuan hamil. Mengingat kata terakhir tersebut, Selina refleks menatap kearah perutnya.

"Apa?! Hamil??!",batinnya syok.

Dengan tubuh bergetar, ia mendongak dan memberanikan diri menatap kedua mata beastman jantan yang sedari tadi memeluknya dengan posesif dan bertanya, “Kamu, kamu tadi bilang apa? Aku, aku hamil??!

Merasa tubuh betina dalam pelukannya gemetar, Arvello semakin mempererat pelukannya di tubuh Selina dan menjawab, "Ya, kamu hamil anakku, lima ekor sekaligus".

Mendengar jika ia mengandung lima bayi dalam perutnya, Selina yang terlalu syok dengan fakta yang ada tiba-tiba merasa dunia sekitarnya menjadi gelap dan ia pingsan. Sebelum kehilangan kesadaran, hanya satu kalimat bergema di kepalanya, "Habis sudah!"

Selina tak tahu berapa lama ia pingsan, ketika sadar, ia masih berada dalam pelukan pria itu. Di hadapannya, seorang perempuan tua dengan ekspresi serius sedang memeriksa denyut nadinya.

Tabib tua suku rubah itu tampak sangat terkejut. Melihat betapa kurusnya perempuan didepannya ini, ia benar- benar terperanjat. Sebab perempuan kurus ini ternyata memiliki kemampuan reproduksi yang sangat kuat. Belum pernah ia mendapati betina sesubur ini.

Meski tubuhnya sangat kurus, hanya terbalut tulang dan kulit, ia ternyata sedang mengandung lima janin, dan semuanya sangat kuat.

Sebagai tabib, ia tahu bahwa beastman jantan di hadapannya adalah dari Klan Ular King Verse.

Klan Ular King Verse terkenal sangat sulit berkembang biak. Biasanya satu kali kehamilan hanya menghasilkan satu anak, itupun calon anak tersebut belum tentu bisa hidup jika tak dijaga dengan baik dan benar.

Namun perempuan kecil ini justru mengandung lima bayi ular King Verse sekaligus, dan semuanya memiliki vitalitas amat kuat.

Tabib itu tersenyum ramah dan berkata kepada Selina, "Kau merawat anak-anakmu dengan sangat baik. Mereka sangat sehat. Aku akan memberikan ramuan. Minumlah selama empat hari berturut-turut, itu baik bagimu maupun bagi anak-anakmu".

Selina agak murung. la baru sadar mengapa akhir-akhir ia selalu merasa sangat lapar tapi berat badannya sama sekali tidak pernah bertambah. Rupanya semuanya habis dimakan oleh anak-anak dalam kandungannya.

Meski merasa terkejut dan sedikit syok dengan kondisinya, Selina berusaha untuk tetap tenang dan berusaha tersenyum dengan lembut. "Terima kasih, Nenek tabib”, ucapnya.

Berikutnya, tabib itu kembali tersenyum dan berkata, "Apakah kalian ingin melakukan penggoresan lambang? Aku dapat melakukannya untuk kalian".

"Apa itu penggoresan lambang? Apa itu sejenis tato suku? apa aku harus melakukan hal itu? apakah itu perlu?", batin Selina bingung.

Melihat semua orang menatapnya penuh harap, pada akhirnya dalam keadaan bingung, Selina mengangguk setuju untuk melakukan penggoresan lambang yang tabib suku itu sarankan.

Setelah ritual itu dilakukan, di dada Selina muncul sebuah tand berbentuk ular berwarna hitam, sementara di dada beastman jantan disampingnya itu muncul tanda berbentuk seekor rubah putih kecil dengan sembilan ekor.

"Tunggu! Apa itu wujud beastku! aku rubah berekor sembilan!", Selina kembali bergumam dalam hatinya dengan ekspresi syok karena tak menyangka jika dirinya adalah rubah berekor sembilan yang selama ini hanya pernah ia dengar ada dalam legenda saja.

Bukan hanya Selina saja yang terkejut, Arvello, Anggelo dan tabib suku juga sedikit terkejut melihat lambang yang menunjukkan jika Selina merupakan perwujudan dari rubah berekor sembilan yang sangat langkah dan hampir punah itu.

Seribu tahun belum tentu ada satu keturunan mereka yang memiliki ekor sembilan dimana kelahiran rubah ekor sembilan hanya bisa dihasilkan oleh pasangan suami istri yang sangat hebat dan memiliki darah setengah dewa, sedangkan orang tua kandung Selina, Anggelo sangat mengenalnya dan keduanya hanyalah orang biasa, ayahnya juga hanya seorang beastman tingkat empat didalam suku dan jika dilihat-lihat wajah Selina sebenarnya tak mirip keduanya, Justru wajah Arumi lah yang mirip kedua orang anggota sukunya itu.

Memikirkan ada kemungkinan jika Arumi melakukan kecurangan terbesit, tapi karena keluarga Sein di kota Raja sudah memutuskan memilih Arumi dan membuang Selina, iapun tak bisa ikut campur karena bagaimanapun kekuatan suku rubah saat ini masih kalah jauh jika dibandingkan dengan keluarga Sein di kota Raja yang tentunya ia memiliki banyak pendukung kuat mengingat lamanya keluarga besar itu menetap dan berakar disana.

Tabib tua itu tak memiliki pemikiran seberat Anggelo, melihat lambang pada keduanya senyuman diwajahnya pun semakin lebar.

Baginya bisa membuat pasangan bersatu merupakan hal yang sangat membahagiakan karena dengan adanya pasangan maka dunia beastman tak akan punah karena keturunan mereka akan dapat terus lahir.

Dalam keadaan serba bingung, Selina yang tiba-tiba menyadari sesuatu dan kembali melirik tanda di dadanya.

"Seekor ular! Apa! Aku menikah dengan seekor ular!", teriak Selina dalam hati.

Selina yang kembali syok ketika menyadari jika ia menikah dengan beastman ular, membayangkan tubuh licin dan dengan kedua gigi taring yang tajam siapa memangsa, iapun kembali pingsan akibat ketakutan.

1
Wapik
mencoba baca dulu ya
Aie Saragih
kk double up ya kk
Aie Saragih
aku selalu Sukak cerita kk ini
gak bertele tele
semangat y kk buat karya bgus bagus nya
Aie Saragih
kk knpa skit sekali kk bab nya 😍
Yuni Anto
🙄😍waah😍up LG donk Thor 💪💪💪💪💖💖 terus ya Thor
Herli Yani
lanjut thor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!