NovelToon NovelToon
Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Keturunan Terakhir Keluarga Pedang Suci

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Reina

zen adalah orang terakhir yang selamat dalam pembantaian keluaraga pedang suci. karena hal itu zen memutuskan untuk menjadi kuat dan membalaskan dendamnya.

Namun tujuan sebenarnya zen untuk menjadi kuat bukanlah untuk membalas dendam, melainkan untuk hal yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hal Yang Tidak Diinginkan

Bertemu dengan srigala es maupun kera es begitu masuk masuk kegunung merupakan hal yang paling tidak aku inginkan terjadi. Meskipun aku tidak menginginkannya untuk bertemu dengan mereka, tapi entah mengapa aku malah bertemu dengan mereka ditempat yang sama.

Bertemu dengan mereka ditempat yang sama mungkin bukanlah sebuah kebetulan, kera es biasanya tinggal ditempat yang berada didekat puncak gunung. Namun kami bertemu dengannya dibagian bawah gunung, berarti dia bagian atas gnng ada monster yang sangat merepotkan. Aku harap aku tidak akan melawan monster yang paling tidak kuinginkan nantinya.

Ditengah perjalanan aku elihat sebuah gua, sebaiknya aku dan ziyun beristirahat disitu. Bertarung dengan kera es cukup menguras stamina yang cukup banyak, akan merepotkan nanti jika aku harus melawan monster yang ada diatas dengan keadaan yang lelah.

"Ziyun kita akan beristirahat digua itu."

"Baiklah zen."

Aku dan ziyun segera pergi menuju gua itu untuk beristarahat, shiroki sendiri sampai sekarang masih berada diziyun. Monster kecil itu padahal dia biasanya selalu tidur setelah aku memberikannya makan, tapi kali ini dia tidak tertidur meskipun telah cukup lama berada dengan ziyun. Namun berkat itu aku akhirnya mengetahui mengapa dia selalu tertidur setelah aku memberikannya makan, pada dasarnya shiroki tidak sama dengan monster lainnya seperti kera es, srigala es, maupun monotaorus yang memiliki tubuh fisik. Shiroki bisa dibilang dia adalah sebuah roh buth banyak mana untuk mewujdkan bantuk fisik, sebelumnya dia hanya bisa menyerap sedikit sekali mana yang berada disekitarnya.

Namun sepertinya dia telah sedikit berevolusi setelah aku sering memberinya batu sihir, meskipun aku bilang berevolusi tapi tidak ada yang berubah dari penampilannya. Mana yang ada digunng ini cukup padat dan shiroki telah bisa menyerap mana yang ada disekitarnya dalam jumlah yang banyak, karena itulah dia bisa membentuk tubuh fisik dalam waktu yang lama, sepertinya dia sebentar lagi akan menumbuhkan ekor yang keempatnya.

"Ziyun kau duduklah akan akan menyalakan api dulu dan lepaslah kain itu dari tubuhmu."

"apakah memang harus kulepas?"

"Ya"

"Mengapa?"

"Karena sudah cukup lembab bukan, dengan mendekatkannya dengan api nanti akan membuatnya kering kembali."

"Oh jadi begitu ya, baiklah akan kulepas."

Setelah sekian banyak pertanyaan akhirnya dia melepas kain dia gunakan untuk menghangatkan badannya.

"Zen bolehkah aku menanyakan sesuatu padamu?"

Ziyun tiba tiba bertanya kepadaku, aku merasa cukup senang karena dia telah berinisiatif untuk bertanya padaku, tapi apa yang akan nantinya dia tanyakan membuatku sedikit penasaran.

"Apa yang ingin kau tanyakan?"

"Aku sudah cukup lama penasaran, mengapa kau begitu peduli kepadaku? Bukankah kita baru bertemu dipadang rumput itu?"

Dari sekian banyak pertanyaan yang ada mengapa dia bertanya tentang itu, aku sendiri kurang tau apa yang harus kujawab. Dia bilang sudah cukup lama apakah dia selama ini selalu memikirkan hal itu, jika iya maka aku akan menjawab pertanyaannya denga jujur.

"Apa selama ini kau selalu memikirkan itu?"

"Tidak selalu, aku hanya memikirkannya beberapa kali."

"oh begitu ya."

"Iya, jadi mengapa kau begitu peduli kepadaku?"

Aku sudah mencoba untuk mengakhiri percakapan agar dia tidak berbicara tentang masalah itu, tapi mengapa dia harus mengulangi lagi pertanyaannya. Sepertinya aku memang tidak memiliki pilihan lain lagi selain menjawab pertanyaannya.

"Apa kau masih ingat saat kau pertama kali bertemu denganku dipdang rumput itu?"

"Ya, aku masih ingat."

"Waktu itu saat aku melihatmu aku merasa sedang melihat diriku yang dulu, jadi aku mencoba untuk menolongmu agar tidak jatuh kedalam kehampaan."

Tentu saja semua yang kukatakan padanya hanya sebagian dari kebenaran yang ada, untuk sisanya mungkin akan kukatakan pada nya lain kali.

"Apa hanya karena itu?"

"pada saat itu memang hanya itu, namun saat ini aku sudah memiliki alasan lain untuk peduli terhadapmu."

"Heh, alasan seperti apa itu?"

Alasan yang sederhana, yaitu aku sendiri kurang tau mengapa aku begitu peduli padamu, Tentu saja alasan ini tidak akan akan kuberi tau kepada ziyun.

"Untuk saat ini mungkin aku belum bisa memberi taumu, tapi suatu hari nanti aku pasti akan memberi tau mu."

"Baiklah. Oh iya hawan apa yang dari tadi kupegang ini, kau tadi sebelum bertarung menyuruhku untuk tetap bersamanya."

Ziyun mengangkat shiroki yang selama ini selalu berada di pangkuannya. Bagiku untuk dia yang penasaran terhadap shiroki adalah hal yang wajar karena selama ini shiroki selalu berada didekatnya.

"Dia adalah roh rubah, selama kau tetap bersamanya maka kau akan baik baik saja jadi tetaplah bersamanya untuk saat ini."

"Baiklah, jadi apa dia punya nama?"

"Punya, namanya adalah shiroki."

"Jadi namanya Shiroki ya."

Entah hanya perasaankku saja, hari ziyun banyak sekali berbicara, apakah dia mecoba menyembunyikan ketakutannya atau itu memang sifat aslinya. Tidak peduli mana yang benar sebaiknya aku tidak menanyakan hal itu kepadanya.

Kami sudah cukup lama berada digua ini, kain ziyun sudah kering dan apinya sendiri sudah mau mati. Kami sebaiknya segera pergi kepuncak gunung untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan.

"Ziyun pakai kainmu dan ayo kita segera pergi dari sini."

"Mengapa terburu buru apa ada masalah?"

"Digunung ini sangat banyak monster, jika kita berlama lama disini mungkin nanti malam kita harus tidur digunung ini. Karena itu sangat berbahaya jadi kita sebaiknya sudah mencapai puncak sebelum malam tiba."

"Baiklah"

Aku dan ziyun kembali melanjutkan perjalan kami untuk menuju pucak gunung, sudah setengah hari kami berada digunung ini. Aku terus berfikir apakah kami bisa mencapai puncak gunung dalam waktu setengah hari lagi. Tidak ada gunanya berfikir terlalu banyak, saat ini aku harus fokus untuk bisa mencapai puncak gnung.

^^^^ ^^^^

Langit sudah berwarna orange, suhu gunung sudah semangkin dingin, kami terus berjalan menuju puncak gunung. kami akhirnya sudah hampir mencapai puncaknya, tapi hal yang paling tidak kuinginkan malah terjadi disini. Sebelumnya aku melihat banyak kera es yang mati membeku, aku hanya befikir itu mungkin karena mereka saling bertarung satu sama lain. Tapi aku tidak menyangka malah akan bertemu dengan monster ini, sekarang semuanya jadi masuk akal mengapa kami bertemu dengan kera es dibagian bawah gunung dan mengapa saat menuju kesini kami hanya bertemu dengan monster kera es yang sudah mati dan tidak melihat monster yang lain.

Mereka semua pasti ketakutan padanya, monster gunung yang berada dipuncak rantai makanan yaitu naga es. Meskipun dia bukan merupakan naga sejati tapi kekuatanya sendiri sudah cukup kuat untuk berada dipuncak rantai makanan. Dari pada menyebutnya naga es aku lebih suka menyebutnya ular es karena dia bukan merupakan bagian dari ras naga.

Ular es itu yang tadinya hanya diam tiba tiba menyerangku dengan serangan es yang kuat.

1
baca yg gue suka
bahasa campur2 bikin pusing
ZERO 123
bagus
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga serial kedua episode awal sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkw
Suk Ling
arga pendekar pedang lanjut semengat keluaraga zen adik sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga zen adik papa mama anak kakak kokocece sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga gadis semengat keluaraga cece adik zen sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga adik zen wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga zen adik sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
zen adik up tulis baca lanjut semengat keluaraga manggatoon anggap keluaraga wkwk
Suk Ling
up lanjut semengat keluaraga sabar wkwkw zen adik wkwk
Suk Ling
kakek baik menrawat baik zen adik kecil sabar lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia lanjut semengat keluaraga sabar manggatoon anggap keluaraga wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga zen adik sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwk
Suk Ling
tarung belati zen adik fokus nyata lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia manggatoon anggap keluaraga up wkwkw
Suk Ling
up tulis baca lanjut semengata manggatoon anggap keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia zen adik wkwkw
Suk Ling
up tulis baca lanjut semengat keluaraga zen adik papa mama anak masih kecil sama baik manggatoon anggap keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia wkwkw
Suk Ling
orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia asli tubuh nyata zen adik semula tulis baca pelan hp keybord lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia manggatoon anggap keluaraga wkwkw
Suk Ling
up tulis baca lanjut semengat keluaraga sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia manggatoon anggap keluaraga wkwkw
Suk Ling
takdir nyata tuhan tidak apa apa tidak buru buru isiaharata tidur makan minum lanjut semengat keluaraga papa mama kakak adik cece sabar update orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia tulis baca manggatoon anggap keluaraga wkwkw
Suk Ling
Cepat sembuh tempat Zen Tidak apa apa tidak buru buru cukup isiaharata tidur makan minum Sup iga campur ayam dagin potong abis masak manguku sedah Minum teh manis hangat isiaharata usia zen adik lanjut semengat keluaraga kakak koko papa mama anak cece adik sama sabar orang manusia masih hidup asli sama bahasa indonesia tisu kering satu tisu basah kantong kecil meja tulis baca manggatoon anggap keluaraga wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!