Usia 17 tahun dihadapkan dengan masalah pernikahan yang dilandaskan perjodohan. Sebuah pernikahan rahasia. Akankah pernikahan mereka berakhir bahagia?
///
Ternyata calon suamiku merupakan pria yang menyaksikanku diputuskan pacarku saat memergokinya selingkuh.
///
Di sisi lain pria itu terpaksa menggantikan sang kakak untuk menerima perjodohan demi mendapatkan kebebasan. Dan ternyata sahabatmu menyukai instrimu. Apa yang harus dilakukan? Mendukung? Mencegah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rtgnda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 11
"Hah? Benerankan nih anak kesambet. Kesembet jin perawan kali ya lo Va?", lanjut Rania.
"Iyanih kenapa jadi mikir nikah muda? Kalau menurut gue ya kalau nikah sekarang artinya kita harus melepaskan mimpi-mimpi kita, apa yang lo cita-citain dari dulu. Mau gak mau pasti jadi ibu rumah tangga ngurus anak, suami, rumah. Belum lagi ketemu mertua yang galak. Menikah itu bukan cuma pria dan wanita mengikat janji sehidup semati, tapi lo juga harus menyatukan 2 keluarga. Dalam 1 keluarga aja nyatuin 1 pendapat susah banget apalagi 2. Syukur-syukur lo bisa memasukkan diri ke keluarga suami lo. Kalau gue sih maunya kerja dulu sebelum menikah, gak mau gue di rumah terus. Setidaknya dengan gue kerja keluarga suami gue juga bakalan menghormati gue, jadi mereka gak mikir gue ngehabisin duit anaknya aja", kata Kanaya menjelaskan.
"Tapi dari pada harus pacar-pacaran menimbulkan fitnah mending nikah. Belum lagi gaya pacaran yang kelewat batas, mending sih nikah aja mau ngapain aja kan udah halal", balas Tika.
"Emang lo yakin setia? Gini aja oppa-oppa lo lebih dari 1. Ada yang cakep dikit langsung dah tu lo embat", sahut Kanaya.
"Beda tau Nay. Gue emang suka, berharap juga boleh tapi gue tau diri. Gue hidup gue napas bahkan gue ada di dunia ini aja dia gak tau. Jadi kalau ada pangeran di dunia nyataku hadir melamar gue bersedia. Apalagi dia cakep plus kaya", ucap Tika tersenyum nyengir.
Mata mereka tertuju ke Rania yang belum mengutarakan pendapatnya.
"Eh kalau gue gimana ya. Lo berdua ada benernya sih. Jadi gue netral aja. Gak bela siapa-siapa. Kalau pun emang gue mau nikah muda ya setidaknya sampe kelulusan ini. Dan calon suami gue nanti yang sudah mapan. Ya kali nanti gue dikasih makan apaan nanti. Kalau soal kerja, saat menikah kita juga bisa mencari pekerjaan kalau kita niat. Soal itu dirundingkan sama suami nanti. Kalau dianya mau gue di rumah aja yah kenapa gak", jawab Rania.
"Mapan? Loh mau nikah sama om-om? Beda umur 10 tahun gitu? Ya kali tamat SMA langsung jadi bos. Punya rumah, mobil, duit", sanggah Tika.
"Kok om-om sih? Doa lo jelek banget. Gue sih emang maunya sama yang lebih tua. Tapi gak beda 10 tahun juga kali. Banyak tuh pengusaha muda sekarang ini", jelas Rania.
"Kok nanya nikah-nikahan sih Va? Siapa yang mau nikah? Bukan lo kan?", tanya Kanaya.
"Eh? Bukan dong. Lagian mau nikah sama siapa coba? Mana ada cowok yang mau sama gue", jawab Sava dengan nada sedih teringat akan perselingkuhan kak Ozan kemarin.
"Kok jadi sedih gini sih. Lupain tu cowok brengs...", ucapan Kanaya dipotong Rania.
"Gue ada ide. Gimana kalau kita ikut kencan buta? Kalau kata drama-drama sih gitu. Intinya nanti kita kenalan sama cowok siapa tau ada yang cocok. Gue pernah diajakin sama kawan kpopers gue. Nanti gue tanya dia deh gimana", kata Rania.
"Iya Va ikut aja. Untuk melupakan masa lalu lo butuh yang baru", sambung Tika sambil menggerakkan alisnya naik turun.
"Gak ikutan", jawab Kanaya pergi.
"Gue pikir-pikir dulu ya. Tapi beneran gue gapapa kok. Gak usah khawatir", jawab Tika lalu pergi mengejar Kanaya.
mudhn ceritanya masih lanjut,semangat ya buat author nya💪💪💪
giliran faris udah bucin sava malah nyebelin