NovelToon NovelToon
Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Misteri Terbunuhnya Ceo Muda

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:29.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Senja

Berawal dari seorang penulis Novel yang bernama Emily yang mendapatkan tantangan menulis cerita horor.

Dia mendapatkan ide dari temannya Vanessa yaitu, menulis kisah seorang pengusaha muda yang mati dalam kecelakaan tragis.

Ternyata arwah pengusaha muda yang bernama Harva gentayangan, Emily bisa melihat arwah itu dan berkomunikasi.

Apakah Emily berhasil menulis cerita horor?

Bagaimana Kisah Emily? Mari kita simak ceritanya🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MTCM 11

Marcel tidak mau berpisah dengan Lily, dia mengatakan kalau sangat menyayangi Lily.

"Lu, bilang sayang ke gue tapi sama sekali gak pernah nyariin gue," kata Lily.

"Sayang, kita sama-sama sibuk! gue juga menghargai itu semua," ucap Marcel.

Tak lama kemudian Bagas datang ke cafe itu, dia datang dengan tergesa-gesa karena Lily menyuruhnya untuk cepat datang.

"Ada apa, Ly? kenapa mereka ada di sini, bukanya harus mengantarkan berkas ke kantor utama," ucap Bagas menatap Marcel dan Raya secara bergantian.

"Sayang, tadi mobil aku mogok, untung saja ada Marcel yang nolongin! kamu percaya kan sama aku?" ucap Raya meyakinkan Bagas.

"Iya sayang, aku percaya sama kamu," kata Bagas.

Lily menatap kesal Bagas, sudah beberapa kali dia mengatakan tentang Raya masih saja memaafkan.

"Bodoh lu, Gas!" bentak Lily kemudian pergi dari cafe itu.

"Sayang, tunggu!" teriak Marcel.

Marcel mengejar Lily sampai ke depan cafe, dia mencekal tangan Lily dengan erat.

"Lepas! sakit, Cel!" teriak Lily.

"Gue mau jelasin semuanya! lu kasih gue kesempatan dong," ucap Marcel memaksa.

"Semua udah jelas! gak ada yang perlu dijelaskan lagi," ucap Lily dengan tegas.

Harva muncul dan langsung memukul Marcel, hingga membuat Marcel terjatuh. Lily langsung menolong Marcel, dan membantunya untuk bangun.

"Lu, gak papa kan?" tanya Lily.

"Kok gue bisa jatuh? padahal gak ada yang mukul," ucap Marcel.

Harva menyuruh Lily untuk meninggalkan Marcel, dia ikut kesal melihat kelakuan kekasih Lily yang tidak punya hati menurutnya.

"Ly, kita kembali ke kantor! pekerjaan kita banyak, keburu Joy datang," ucap Vanessa agar tidak terjadi pertengkaran lagi, karena berada di tempat umum.

Marcel mengikuti Lily ke kantor, dia juga menjelaskan pada Lily walaupun Lily tidak meresponnya.

"Sayang, lu dengar kan penjelasan aku tadi?" tanya Marcel.

"Lu, gak lihat gue baru kerja," ucap Lily.

Harva seperti seorang wasit permainan sepak bola, dia memberikan dukungan kepada Lily agar marah pada Marcel, "Terus, Ly! jangan percaya, dia bohong," ucapnya.

Tatapan tajam Lily tertuju pada Harva, yang tidak bisa diam. Lily kemudian merapikan berkas yang ada di mejanya, lalu masuk ke ruang kerja Joy.

Marcel menendang pintu ruang kerja Lily, karena kesal diabaikan kemudian pergi kaki yang kesakitan.

"Ly, bagaimana dengan novel yang kamu kerjakan? apa sudah bisa dicetak?" tanya Joy.

"Kalau jasad Harva belum ditemukan, novel itu tidak bisa ditulis. Itu sudah menjadi perjanjian gue sama Harva," ungkap Lily.

Biar jasad Harva ditemukan dengan cepat, Joy memberikan ide. Ia mengajak Lily dan Vanessa ke seorang dukun lagi. Awalnya mereka tidak setuju, tetapi Harva meminta Lily untuk mencobanya.

"Gue gak mau ikut kalau ke dukun yang kemarin! gue rasa itu hantu bukan dukun," ucap Vanessa dia sudah kapok dan sangat ketakutan.

"Bukan! kita ke dukun beneran ini, di desa terpencil. Perjalanan kita memakan waktu tiga hari, tapi masalahnya siapa yang akan membiayai kebutuhan kita. Kalau masalah pekerjaan sudah aman, kita bisa online," ucap Joy.

"Tabungan gue ada sepuluh juta, kira-kira cukup gak ya," ucap Lily.

"Cukup buat berangkat aja, pulangnya kita jalan kaki," ucap Joy.

"Biar gue yang bayar semua keperluan kalian," sahut Harva.

Di dalam kamar Harva masih ada satu ATM yang kebetulan orangtuanya tidak mengetahui, jadi bisa digunakan.

Mereka semua sepakat untuk segera berangkat ke tempat dukun yang dimaksud oleh Joy, sebelum semua terlambat.

Lily kemudian pulang ke rumah Harva untuk mengambil ATM itu dan menyiapkan keperluan yang akan dia bawa.

"Ly, coba lu buka brangkas itu," ucap Harva menunjukan brangkas yang berada di bawah tempat tidurnya.

"Ogah! gue gak berani," tolak Lily takut orang tuanya Harva sudah mengetahui brangkas milik Harva.

Harva terus memaksa Lily, agar mau membuka brangkas itu. Dengan pelan-pelan akhirnya Lily membukanya, masih yang tersusun rapi didalam.

"Ambil uangnya! masih cukup kan untuk keperluan di sana," ucap Harva.

"Gue gak tau juga, katanya ATM! kenapa jadi uang?" tanya Lily.

"Di desa emang ada mesin ATM? udah ambil aja berapa mau lu," ucap Harva.

Lily mengambil uang lima puluh juta, lalu Harva masih menyuruhnya membawa ATM miliknya. Mereka berdua lalu menunggu di tempat yang sudah dijanjikan tadi dengan Vanessa dan Joy.

Ternyata Joy dan Vanessa sudah menunggu mereka didalam mobil, mereka berdua sudah siap dari tadi.

"Joy, kita gak naik pesawat atau kreta gitu ya biar cepet," ucap Vanessa.

"Hahaha... emang di desa terpencil pinggir sungai ada bandara atau stasiun menurut kalian," ucap Joy.

"Kita bawa mobil, emang bisa lewat," kata Lily.

"Jalan menuju desa itu sangat ekstrem, makanya gue bawa mobil begini buat petualang juga," jelas Joy. Kemudian menyuruh Lily dan Vanessa mencari desa itu di google, agar mereka tau bagaimana jalanan yang akan mereka lewati nanti.

Mereka harus melewati hutan belantara lebih dulu, untuk menuju ke desa itu. Padahal mereka berangkat sore hari, jadi harus bermalam dulu ditengah hutan.

"Joy, ini masih jauh hutannya?" tanya Lily.

"Kalian jangan tanya terus! gue jadi gak konsentrasi nih," kata Joy melajukan kendaraannya dengan kencang.

Harva yang duduk dibelakang bersama Lily tampak diam dan hanya mendengarkan mereka bertiga berbicara, dia sangat berharap dukun yang mereka maksud bisa tau dimana jasadnya selama ini.

"Harva, gue takut! kenapa mulai gelap, bagaimana kalau bayangan hitam itu muncul lagi," ucap Lily merasa ketakutan, karena mereka saat ini sudah memasuki hutan. Bahkan penerangan mereka hanya lampu mobil yang mereka kendarai.

"Lebai lu, Ly!" ucap Joy.

"Diem, lu!" kata Lily tak kalah ketus.

Mobil yang mereka tumpangi tiba-tiba macet, padahal Joy sudah mengeceknya dan tidak ada masalah.

"Harva!" teriak Lily sembari memegang tangan Harva dengan erat.

"Coba lu lihat ke atas! lu gak akan ketakutan lagi," kata Harva menunjuk langit. Membuka kaca mobil untuk Lily.

Lily lalu membuka matanya, dan melakukan apa yang diucapkan oleh Harva.

Gelap dan sangat gelap, tetapi mereka bisa menikmati pemandangan indah di langit. Bintang dan bulan yang bersinar dengan terang.

"Wah... indah sekali! andaikan gue bisa terbang ke atas," ucap Lily dengan sangat gembira.

Dia kemudian membangunkan Vanessa yang sedang tertidur pulas, untuk melihat langit.

Saat Vanessa membuka matanya dia menjerit, karena melihat sosok putih berambut panjang berdiri didepan mobil.

"Se... setan!" teriak Vanessa.

"Lu, mimpi ketemu setan?" tanya Joy yang ada disampingnya.

"Itu... itu...

Vanessa menunjuk ke arah depan mobil, tetapi Joy dan Lily tidak melihat apa-apa.

.

1
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
huwaaaaa, kok udah tamat aja sich, kak😭😭😭, padahal akunku baru bisa dibuka😭😭 malah udah tamat aja ceritanya 😭😭😭
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
sebenarnya apa yg sedang direncanakan oleh Harva untuk bekas dendam pada Alena ya???
.
waahh .akhir yang seru dan romantis... koq end sih Thor
lanjutin donk ..,....
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Misinya udah tercapai hehehe..... baca yg baru 🤭😂
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
nahhh sedikit demi sedikit mulai terungkap kejelasan tentang harva
.
knapa harva ga jujur sih pada teman2 nya lily
.
makin seru cerita nya ....
.
oo ternyata harva sudah sadar dan hanya berpura2 ga ingat ya thor
F. A.
mampir dlu deh di bab awal., berarti ini hantunya cogan pasti ya🤣🤭
F. A.: idiih ogah jodoh sama setan🤣🙈🙈
total 2 replies
.
harva udah ingat atau emang ga ingat atas smua nya sih
.
udah lama up juga ya Thor
kangen Ama karya author yang 1 ini
pєkαᴰᴼᴺᴳ: InsyaAllah nanti up🙈
total 1 replies
Rina Puspadewi
ceritanya menarik tapi sayang updatenya lama
pєkαᴰᴼᴺᴳ: terimakasih kak
tapi jangan kasih bintang 4 dong lima kalau bisa🥺😭😭
total 1 replies
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
ada yang gak beres nih kenapa tubuh harva panas
ALYCIAʷⁱˡᵍᵃ♡⁷
tebakanku yang bunuh harva alena
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
setelah sekian lamany up lagi yukk semangat yuk up lagi
pєkαᴰᴼᴺᴳ: makasih kak
total 2 replies
༄༅⃟𝐐🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦𝐘𝐔𝐋𝐈kurnia🌿
ambyarfr harva lupa segalanya eh lupa apa pura pura ya yukkk lahh semangat up
.
smoga aja harva bisa mengingat smua nya ..ayo harva ...semangat dan fokus ya ..jangan dekati lagi si ular mulai dua 😏😔
𒈒⃟ʟʙᴄ 🅲🅰🅽🆃🅸🅺𝐀⃝🥀
harva2 beli bunga kok sama lebahnya gak bisa bayangin hidung alena pasti bentol merah itu🤣🤣
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
wah udah sampe rumah tuh si Harva
@ѕ⍣⃝✰𝓐ⷨ𝖒ⷷ𝖊ᷞ𝖑𝖑 ♛⃝꙰𓆊
emang iya sih katanya ilmu hitam itu gak mempan kalau nyebrang lautan
🖤⏤͟͟͞R🔰π¹¹™❤💋👻ᴸᴷ
akhirnya yg aku tungguin up juga🤗🤗🤗🤗🤗.. makasih kak Senja..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!