NovelToon NovelToon
Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Patahhati / Isekai / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Chicklit
Popularitas:113.5k
Nilai: 5
Nama Author: Redblack

Please para pembaca tercinta, untuk tidak dibomlike!. Like 3 chapter sehari saja, mohon hargai karya saya ya. Terimakasih.. 😊

Lisia seorang wanita kantor pengila kerjaan, berusia 22 tahun dan masih jomblo sampai sekarang. Menyukai novel romantis sampai mengoleksi berbagai novel dengan judul yang berbeda-beda.

Saking tergila gilanya ia terhadap novel, lisia juga menghayalkan karakter di novel seolah mereka nyata baginya.

Suatu hari saat pulang kantor Lisia langsung tertidur dan begitu membuka matanya ia sudah ada ditengah hutan.

lalu... Keterlibatan dengan para tokoh novel yang sangat lisia sukai pun dimulai.

siapa kah yang harus lisia pilih, diantara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redblack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 9 Segel Pelindung Hutan Harvest

Perang saraf diantara 3 para tokoh pria dimarkas bulan sabit semakin memanas. Termasuk antara Ezra dan Oliver yang menatap tajam satu sama lainya.

".... (Jika terus seperti ini maka akan terjadi pertumpahan darah dinovel romantis ku) "ucap Lisia yang khawatir jika novel romantis kesukaan berubah genre.

"... (Tidakkkkkk! ... Jangan sampai)"teriakan tanpa suara Lisia yang membayangkan novelnya berubah menjadi horor.

"Hentikan! Jangan bertarung disini "ucap Lisia yang melihat mereka sudah mengeluarkan sedikit pedangnya masing masing.

"... (Aku juga tidak rela kalau markas bulan sabit yang sangat ku sukai ini hancur, aku tidak rela! ) "ucap Lisia dalam hati yang begitu gelisah nya.

"Lisia! Kenapa anda menghentikan saya? Bocah hitam ini harus diberi pelajaran karna telah berani menculik Dewi Hutan"ucap Oliver yang memandangi Ezra dengan tatapan tidak sukanya.

"... (Bocah hitam?! Mm rambut Ezra memang hitam sih, gak ku sangka hubungan mereka tidak baik begini)"ucap Lisia yang hanya menghela nafas.

"Dewi! Biarkan pasukan kerajaan menangani masalah ini"ucap Adelio memberikan isyarat pada pasukan kerajaan.

"Hentikan! Ezra tidak melakukan apapun kepada saya seperti yang kalian lihat. Terlebih Ezra hanya menanyakan tentang Diana saja."Ucap Lisia.

".. (Sejak kapan mereka berdua akrab sampai bisa memanggil nama begitu)"ucap Adelio dan Oliver dalam hati yang sama persis.

"Karna itu masukan pedang kalian kembali selagi saya bicara baik -baik"ucap Lisia dengan nada yang mengintimidasi.

Mendengar ucapan Lisia tersebut, mereka memasukan kembali pedang kedalam sarung. Lalu Adelio memerintah pasukan kerajaan untuk menunggu diluar dan Ezra meminta anggota bulan sabit lainnya untuk menunggu diruang makan.

Lalu Lisia, Ezra, Oliver dan Adelio duduk bersama diruang tamu.

...*****...

"Jadi apa yang ditanyakan oleh Ezra pada anda mengenai dewi Diana?"tanya Adelio.

"Ezra hanya menanyakan keberadaan Dewi Diana saja"jawab Lisia.

Adelio dan Oliver sontak kaget mendengar hal tersebut.

"Mungkin Karna saya adalah orang yang diutus langsung untuk melindungi Desa Agelios oleh Diana. Ezra mengira jika saya tau tentang kemana Diana pergi sekarang "ucap Lisia

"Jadi Lisia! Apa anda benar-benar tau dimana Diana pergi? "Ucap Oliver yang sedikit berharap.

"Tidak! saya tidak mengetahuinya. Karna setelah saya membuka mata, saya sudah ada didalam hutan dengan keadaan tidak mengingat apapun"alasan yang Lisia Gunakan pada Finn.

"Karna itu saya bilang dengan Ezra jika saya tidak tau dimana Diana pergi"ucap Lisia.

"Begitu ya"

Adelio, Oliver dan Ezra merasa kecewa setelah mendengar ucapan Lisia. Lisia yang melihat mereka hanya bisa diam dengan perasaan sedikit kalut.

Deg

Rasa nyeri terasa didada Lisia, ia merasa aneh akan perasaan tersebut dan berfikir apakah saat ini ia merasa cemburu?.

"... (Kenapa aku begini ya? aku kan hanya orang asing yang datang , karna tulisan itu menyuruh ku untuk memilih salah satu dari kelima karakter pria dinovel ini)"

PENJELASAN

Tulisan yang dimaksud Lisia adalah tulisan yang ada dihalaman terakhir dinovel pilihlah aku Diana volume 2.

"... (Aku memang mengharapkan setidaknya salah satu dari mereka menyukai ku, tapi.. sepertinya tidak akan mungkin, karna hati mereka hanya milik Dewi Diana )"ucap Lisia yang merasa sedih.

"Jadi dewi! ... "Ucap Adelio yang terpotong.

"Lisia yang mulia! tolong panggil saya Lisia saja."ucap Lisia dengan nada ketusnya.

Adelio kaget.

"Ehm baiklah! Kalau begitu Lisia! Bagaimana rencana anda untuk memperbaiki segel pelindung Hutan Harvest? "tanya Adelio.

"Saya akan melakukannya hari ini, anda tidak perlu khawatir akan itu yang mulia"jawab Lisia.

"Kalau begitu kita harus berangkat sekarang"berdiri. "Karna kita tidak tau kapan monster monster dihutan Harvest akan keluar lagi"ucap Adelio begitu terburu buru.

"Anda sungguh tidak sabaran ya. Baiklah kalau begitu ayo kita.... "Lisia yang mulai beranjak namun dihentikan oleh Ezra.

"Tunggu Lisia! "Memegang tangan Lisia.

"Bagaimana dengan makanannya?"ucap Ezra.

Semua anggota bulan sabit lainnya memandangi arah Lisia dari balik dinding dengan wajah sedih karna Lisia ingin pergi. Lisia yang merasa tidak enak hati. Mencoba berfikir untuk mencari solusinya.

"Kalau begitu begini saja, saya akan memperbaiki segel pelindung Hutan Harvest terlebih dahulu.Lalu setelah itu saya kan kembali lagi kesini, untuk melanjutkan makan bersamanya. Bagaimana? "Tanya Lisia

Oliver dan Adelio sontak kaget mendengar ucapan Lisia, sedangkan para anggota bulan sabit yang sedih kembali ceria lagi.

"Karna saya tidak mungkin meninggalkan makanan yang susah payah dibuat oleh anggota bulan sabit untuk saya" Ucap Lisia yang memandangi kearah para anggota bulan sabit.

Semua anggota bulan sabit lainnya merasa terharu akan perkataan Lisia, lalu mereka menangis.

"Apa tidak masalah Ezra? "Tanya Lisia.

".. Iya sepertinya tidak masalah "ucap Ezra yang tersenyum.

"Lisia apa kau yakin akan hal ini? " tanya Oliver yang begitu gelisah.

".. (Kenapa Oliver begitu tidak sukanya! Aku sih senang, tapi.. rasanya aneh)"ucap Lisia dalam hati.

"Saya yakin akan keputusan saya. Lagian, mereka sudah banyak membuat makanan untuk saya "ucap Lisia pada Oliver.

"Baiklah"ucap Oliver yang menyerah.

"Kalau begitu bagaimana jika kita pergi sekarang"ucap Oliver yang terburu buru.

"... Baiklah, ayo! "

"Lisia!"

Ezra kembali menghentikan Lisia dengan memegang tangannya, dan membuat Lisia kaget.

"Apa saya boleh ikuti Lisia ke Desa Taxxsia?. Saya juga ingin membantu anda, apakah boleh? "Tanya Ezra.

Padangan Lisia membayangkan Ezra yang ada dihadapannya adalah seekor kucing hitam yang sedang memelas pada Lisia.

".... (Kucing!.. Lihat wajahnya yang mirip kucing itu, yang pengen ikut kemana mana.Mengemaskan sekali! pengen ku sentuh)"ucap Lisia dalam hati yang begitu gemas terhadap hewan lucu.

"Tidak perlu"ucap Adelio yang tegas .

Perkataan Adelio membuat hayalan Lisia hancur seketika, dan membuat Lisia kesal.

"Karna kesatria Kerajaan Magixion yang..."Ucap Adelio yang terpotong lagi oleh Lisia.

"Tidak masalah! saya senang jika banyak orang yang membantu"ucap Lisia yang tersenyum puas.

Oliver yang ingin tertawa namun ia menahannya, sedangkan Adelio hanya bisa terdiam saja dengan perasaan kesalnya.

".. (Ini balasan ku karna sudah mengatakan ku jelek dan juga merusak suasana) "ucap Lisia yang senang bisa membalas Adelio.

Anggota bulan sabit lainnya tetap menunggu dimarkas. Ezra, Oliver dan Adelio ikut menemani Lisia pergi menuju ke Hutan Harvest.

Didesa Taxxsia

Lisia yang sampai didepan Hutan Harvest menggunakan sihir perpindahan yang dilakukan oleh Ezra.Tapi hanya Ezra dan Lisia saja yang berada disana.

Lisia merasa bingung, karna Adelio Dan Oliver tidak ada bersama mereka.

Flashback

Saat masih dimarkas bulan sabit, Adelio menyarankan untuk mengunakan kekuatan sihir perpindahan milik Ezra untuk lebih cepat sampai Didesa Taxxsia, Sedangkan pasukan kesatria milik Adelio menyusul dengan menggunakan kuda. Tapi setelah sampai langsung didepan Hutan Harvest hanya ada Lisia dan Ezra saja.

Flashback selesai

"Ezra! Yang lainnya kemana? "Tanya Lisia.

"Aku tinggal kan didesa Taxxsia, karna sihirku gak cukup untuk membawa semua langsung kesini "ucap Ezra dengan wajah ketusnya.

".?!..Begitu kah? Baiklah! tidak masalah, mereka bisa nyusul nanti.Kalau begitu saya masuk dulu"ucap Lisia yang ingin masuk kedalam hutan namun dihentikan Ezra.

"Lisia! Berhati hatilah"ucap Ezra.

"... Iya. Saya akan berhati hati dan juga akan segera kembali secepatnya, untuk makan malam bersama para anggota bulan sabit lainnya"ucap Lisia dengan tersenyum.

Ezra yang mendengar hal tersebut tersenyum tipis namun mengahanyutkan.

Saat Lisia masuk kehutan ia cukup takjub karna Hutan Harvest sama persis dengan Hutan Forrest. Pemandangan yang memukau mata dan penuh dengan binatang dan juga hewan aneh lainnya.

Sambil melihat sekeliling, Lisia terus berjalan kedepan mencari Kuil Harvest. Setiap hutan yang memiliki segel pelindung maka akan ada Kuil Dewi Hutan sesuai nama hutan tersebut.

"Apa arah kekuil Harvest benar disini? rasanya sumuanya kelihatan sama persis deh! "ucap Lisia yang berjalan lurus dan tidak menemukan Kuil Dewi Hutan.

Lisia yang kebingungan mencari Kuil Dewi Hutan Harvest mulai putus asa. Lalu tiba tiba saja seekor kelinci kecil mendekati Lisia, lalu pergi seolah ingin menunjukan arah pada Lisia.Tanpa rasa ragu, Lisia langsung mengikuti kelinci kecil itu.

".. (Persis seperti Nevan, Mmm.. ) "Lisia yang membayangkan Nevan yang melompat lompat seperti kelinci.

"Kyaaa"

Teriakan Lisia membuat sikelinci kecil kaget. Lisia pun meminta maaf kepada sikelinci karna sudah mengagetkannya.

Akhirnya tanpa disadari Lisia telah sampai didepan Kuil Dewi Harvest. Setelah Lisia mengucapkan terima kasih, sikelinci kecil pun pergi.

"Sangat berbeda dengan Kuil Hutan yang ada di Desa Agelios. Kuil Ini lebih besar dan juga indah "ucap Lisia yang masuk kedalam kuil.

Saat Lisia terus berjalan lebih dalam, tiba-tiba saja seekor monster kecil yang mirip kucing muncul dihadapan Lisia.

"Selamat datang dikuil Harvest Dewi Lisia! apa yang bisa saya bantu untuk anda dewi? "Tanya Monster itu.

PENJELASAN

Setiap hutan yang memiliki segel pelindung terdapat kuil Dewi Hutan, dan juga penjaga yang akan melindungi Kuil selama Dewi Hutan pergi.

".. (Apa dia penjaga Kuil Harvest ya? ia sangat mirip dengan kucing ku yang telah tiada didunia nyata. Kalau begitu kupanggil saja dia snowy, karna penjaga kuil kan tidak punya nama) "ucap Lisia dalam hati.

".. (Snowy yang manis) "ucap Lisia dalam hati yang gemes akan sesuatu yang imut.

"Dewi! "

"Ah! Maaf! Saya datang untuk memperbaiki segel pelindung Hutan Harvest "ucap Lisia yang sadar kembali.

"Baiklah.Kalau begitu saya akan mengantar anda ke tempat untuk memperbaiki segel pelindung hutan ini" ucap Snowy.

Lisia mengikuti penjaga Kuil Harvest yang pergi sampai kesebuah ruangan. Didalam ruangan tersebut sebuah kristal raksasa tepat didepan Lisia.

".. (Apa ini kristal untuk memperbaiki segel pelindung Hutan Harvest ya?) "ucap Lisia dalam hati.

".. (Tapi! apa yang harus kulakukan? Apa aku harus membaca sebuah mantra seperti di komic black clover? ) "ucap Lisia yang sedang berfikir.

Sebelum Lisia maniak akan novel, ia juga pernah maniak terhadap komic saat Lisia masih duduk dibangku SMA.

Bayangan Lisia

".. (Wahai kristal raksasa yang telah rusak, sebagai dewi membawa kedamaian alam , aku memerintah kan mu untuk memperbaiki segel pelindung Hutan Harvest. Hiyahhh) "

Sebuah sihir yang keluar dari tangan Lisia dan membuat kristal raksasa itu bersinar.

Bayangan selesai

".. (Sepertinya bukan seperti itu deh, haha)"ucap Lisia yang malu sendiri setelah apa yang ia bayangkan.

".. (Jadi! aa yang harus ku lakukan? Karna hal ini tidak ada diceritakan dalam novel) "ucap Lisia yang putus asa.

"Anda hanya perlu meletakkan tangan anda dikristal itu dewi. Lalu pejamkan mata anda dan katakan sihir pelindung , maka kristal itu akan melakukan keinginan anda "ucap sang penjaga Harvest.

"...Eh! Benar kah! Hanya itu ya? Baiklah."

Lisia lalu meletakan tanya pada kristal raksasa yang ada dihadapannya itu. Ia memejamkan mata lalu menyebutkan sihir pelindung, sebuah sinar keluar dari kristal raksasa itu.

🌺🌺🌺🌺🌺

Diluar hutan

Adelio dan Oliver yang ditinggalkan oleh Ezra didesa Taxxsia, sudah sampai kedepan Hutan Harvest yang mana Ezra ada disana.

"Kau cukup berani ya, melakukan ini pada ku EZRA"ucap Adelio yang menekan kata Ezra.

"Kekuatan sihir ku tidak cukup"ucap Ezra dengan sikap cueknya.

Adelio yang mendengar perkataan Ezra merasa kesal terhadapnya.Lalu Oliver yand juga mendengar hal tersebut juga ikut kesal.

"Jangan berbohong! Kau meninggalkan kami hanya semata ingin berduaan dengan Lisia kan?"ucap Oliver yang marah.

Ezra yang cuek tidak menghiraukan apa yang dikataan oleh Oliver, dan itu membuat Oliver semakin kesal.

"Kau... "

Saat Oliver yang ingin marah ,Hutan Harvest mengeluarkan cahaya dan membuat Adelio, Ezra dan Oliver kaget. Karna segel pelindung Hutan Harvest telah berhasil diperbaiki.

Dikuil Harvest

"Sepertinya sudah berhasil"ucap Lisia yang menurunkan tangannya dari kristal raksasa.

Lalu tiba-tiba saja pandangan Lisia mulai kabur dan terlihat berputar putar. Lisia merasakan pusing dan Kepalanya terasa sakit.

Saat Lisia memejamkan mata menahan sakit dikepalanya, ia melihat banyangan seseorang yang memanggil namanya. Setelah rasa sakitnya mulai menghilang, Lisia beranjak dan berpamitan pada Snowy lalu pergi meninggalkan Kuil Dewi Hutan.

Didepan hutan, Oliver, Adelio dan Ezra sudah menunggu Lisia. Lalu mereka kembali kemarkas bulan sabit dengan kekuatan sihir perpindahan milik Ezra, tentu saja Oliver dan Adelio ikut bersama.

Sesampainya dimarkas bulan sabit,Lisia melanjutkan makan bersama dengan anggota bulan sabit lainnya, yang mana Adelio dan Oliver juga ikut serta dalam makan malam tersebut.

Walau ada sedikit pertengkaran terjadi, tapi semuanya tetap berjalan lancar.Setelah mereka selesai makan, Lisia kembali keistana bersama Adelio dan Oliver karna mereka tidak mengizinkan Lisia bermalam dimarkas bulan sabit.

Walau Ezra sempat bersikeras meminta Lisia tetap tinggal dimarkas bulan sabit, tapi ucap Adelio yang mengatakan "Jangan serakah" membuat Ezra merelakan Lisia pergi dengan perasaan sedih.

🌺🌺🌺🌺🌺

Sesampainya Lisia, Adelio dan Oliver diistana. Lalu mereka langsung istirahat karna pagi esok Lisia dan Oliver akan kembali keDesa Agelios.

Didalam kamar

Brukk

Lisia yang merasa sedikit lelah langsung berbaring diatas kasur yang empuk itu, sambil memikirkan kejadian yang terjadi dikuil Harvest.

Flashback

Saat dikuil Harvest, Lisia yang mengalami sakit kepala dan melihat bayangan seseorang memanggil namanya.

"Lisia...! "

"Siapa? "

Lisia yang merasa kaget karna iya melihat seorang wanita cantik yang ternyata adalah Dewi Diana. Diana berpesan Pada Lisia untuk pergi ke Hutan Forrest.

"Lisia kembalilah Kekuil Forrest dan lindungi kristal pelangi"ucap Diana yang mulai menjauh dan menghilang.

"Apa! Apa maksudnya? .... Diana! Tunggu! "

Flashback selesai

".. (Apa maksudnya Diana meminta ku melindungi kristal pelangi? Bukankah di novel Diana pergi membawa kristal pelangi itu bersamanya! ) "ucap Lisia dalam hati.

".. (Kalau memang Diana tidak membawanya, aku harus melindungi kristal pelangi dari siapa?) "ucap Lisia yang berfikir keras.

Lisia terus menduga duga siapa yang dimaksud oleh Diana. Lalu memutuskan , setelah sampai diDesa Agelios Lisia akan langsung Kekuil Forrest.

...Terus dukung Redblack...

...Jagan lupa like, comment, Hadiah, dan votenya , Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....

...Salam cinta dari redblack....

1
Aryanti
bagus, tapi masih banyak kata yang perlu dibenahi thor.
Syifaa
redblack itu apa kakk??
jangan lupa mampir yaa kaak
Syifaa
part 1 aja udah seru bngett kak
Nenieedesu
jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak dinovel aq kak dear Handana
Nenieedesu
sudah aq favoritkan kak
Nwonsystem
Ini Hiatus kah Redblack? ಠ⁠ _ ⁠ಠ
Nwonsystem
hai
🥰Ani🥰
semangat terus berkarya Thor 💪💪💪💪 vote ☕
🥰Ani🥰: sama2 Thor 🙏🙏
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
lanjutkan Thor dan tetap semangat ya 💪👍👍😍👍
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Terima kasih banyak atas dukungan ny
total 1 replies
Langit Biru
kayaknya seru nih, mampir mulai baca tbor
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Terima kasih atas dukungan ny selalu
total 1 replies
Kartika
semangat lanjut terus ka 💪🏻🥰❤️
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Terima kasih banyak atas dukungan ny
total 1 replies
Snowy Skuld
Lanjut kak!!! 😆
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Terima kasih atas dukungan ny
total 1 replies
🥰Ani🥰
lanjuut Thor up-nya 💪💪
🥰Ani🥰: sama2 Thor 🙏🙏
total 2 replies
🥰Ani🥰
semangat terus Thor 💪💪💪🙏🙏
🥰Ani🥰: sama2 Thor
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
Next Thor 😁 tetap semangat ya 💪👍 👍👍😍
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Terimakasih atas dukungannya.
total 1 replies
Kartika
kapan sih Oliver sadar nya,,, semangat lanjut terus ka 💪🏻🥰❤️
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Terimakasih atas dukungannya.
total 1 replies
Out of MT
Ayy, tau aja naomi suka pie buah..😄
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Wkwkwk, ternyata selera sama persis y😘
total 1 replies
🍁🐇ana🐾
🌹🌹🤗semanggatt k red 😘😇
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Makasih banyak ya an, selalu mendukung ku😘
total 1 replies
Out of MT
"Ya ampun kata-katanya itu sangat berbahaya". ... aku suka kalimat ini..oh ya aku suka Kyler..Ezra buat kamu aja ya Ayy..🤣🤣🤣😘
🍁ᴄᴎ͜͡ᵲ᭄Redblack🌅ͧ ᷤ ⃫ᷨ⃟⃤🧧🍁: Silahkan ayy ambil aj😆😆
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
Up,nya terlalu sedikit maaf ya Thor berasa kurang Mulu🧐🤭😁👍👍👍
🥰Ani🥰: semangat Thor 💪💪
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!