Gadis keturunan Rusia yang harus Pindah kuliah karena kedua orang tuanya yang harus kembali ke Indonesia mengharuskannya kembali beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Encha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Karin kembali keluar sementara Keyla beranjak namun tangannya tidak sengaja malah memencet nomor di ponselnya dan tidak lama tersambung dengan seseorang bahkan parahnya Keyla malah melakukan Vidio Call membuat seseorang di seberang melihatnya,,
" Key,, " Ucap seseorang
Keyla langsung membulatkan matanya saat mendengar suara yang sangat dia kenali.
" Kak Daniel " Ucap Keyla saat menatap layar ponselnya yang terlihat wajah tampan Daniel bahkan terlihat rambut acak acakan karena masih sedikit basah.
" Kamu baru bangun "
" Iya Kak,, "
" Ada apa? "
" Gapapa Kak,, Ya Udah bye "
Keyla langsung memutuskan telponnya, dia pun menutup wajahnya malu dengan apa yang di lakukan nya bahkan dengan wajah bantalnya.
Sementara Daniel hanya menggeleng Dengan tingkah Keyla,,
Ada ada saja, tapi dia memang cantik bahkan saat bangun tidur.
Daniel berjalan menuju sofa dan membuka Laptopnya untuk melihat stok barang bengkelnya.
Tiba tiba ponselnya kembali berdering namun kali ini Kania lah yang menghubunginya,,
" Halo "
" Dan,, Lo sibuk gak malam ini "
" Kenapa? "
" Temen gue ada yang ulang tahun Lo mau gak temenin gue dateng "
" Sorry Kania gue gak bisa "
" Tapi Dan,, Pliss gue cuma deket sama Lo lagian ini acara malam gue juga gak mungkin dateng sendiri "
Daniel terdiam, dia malas sebenarnya untuk menemaninya,,
" Sorry gue gak bisa,, Gue tutup ya "
Daniel meletakan ponselnya dan kembali fokus dengan Laptopnya.
***********
Keesokan Harinya,,
Daniel sudah berada di dalam mobilnya dia pun menatap boneka kucing milik Keyla yang masih berada di belum dia kembalikan.
Daniel berniat hari ini untuk mengembalikan di kampus nanti.
Lagi lagi ponselnya berdering dan Kania lah yang menghubunginya.
" Ada Apa "
" Dan,, Lo dimana? "
" Baru mau jalan "
" Mobil gue mogok, Lo bisa ke sini kan "
" Gue telpon Reno biar dia derek Mobil Lo "
" Tapi gue mau ke kampus dan ini udah siang, Lo jemput gue ya,, "
Tut,, tut,, tut,,
Daniel menyimpan ponselnya dan melajukan mobilnya,,
Sedangkan Kania tampak tersenyum, dia tau jika Daniel sudah pasti akan datang menjemputnya karena bagaimana pun Daniel masih mengkhawatirkan dirinya.
Dan senyumannya semakin lebar saat terlihat mobil Daniel yang berhenti di depannya.
" Aku tau kamu pasti datang Dan,, " Senyum Kania namun tidak dengan Daniel.
" Kenapa lagi mobil Lo "
" Gak tau,, udah tua kali "
Daniel mengeceknya dan dia mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi Reno.
" Ren,, gue minta tolong derek mobil Kania nanti gue share lokasinya "
" Bisa kan? " Ucap Kania dan Daniel mengangguk.
Kania langsung menuju mobil Daniel dan masuk ke dalam, begitu juga dengan Daniel.
" Lucu banget,, Sejak kapan mobil Lo ada Boneka? " Ucap Kania saat melihat boneka kucing Keyla di jok belakang
" Milik Keyla "
Deg..!!
Kania langsung meletakan nya kembali dan duduk menghadap depan, Daniel melajukan mobilnya.
" Sejak kapan Lo dekat dengan Keyla dan kenapa Ada boneka dia di mobil Lo "
Daniel terdiam tanpa berniat menjawabnya,,
" Daniel,, " Ulang Kania
" Bukan urusan Lo bukan? "
Kania menggeleng dan terlihat sangat kesal.
*********
Keyla baru saja sampai Kampus, dia pun berjalan masuk dan terlihat Daniel juga baru sampai.
Kania melihat keyla dan dia pun tersenyum saat memikirkan sesuatu.
Mereka berjalan keluar, namun dengan segera Kania langsung memeluk lengan Daniel,,
" Gue seneng Lo jemput, Thanks Ya Dan " Ucap Kania sengaja dengan nada lebih keras membuat Keyla menoleh.
Daniel yang melihat Keyla menatapnya pun segera menyingkirkan tangan Kania.
Keyla melangkah menuju kelasnya tanpa menghiraukan mereka, namun Daniel terlihat merasa tidak enak..
" Ke'-
" Daniel,, Lo di tunggu Pak Rama di ruangannya" Ucap seorang mahasiswa dan Daniel mengangguk.
Kania tersenyum dan berjalan menuju kelasnya dengan merasa menang.
Sementara Keyla,,
Dia merasa aneh saat melihat kedekatan Daniel dengan Kania bahkan ada perasaan berbeda di hatinya, dadanya terasa sesak apalagi melihat Kania yang begitu manja memeluk lengan Daniel.
" Key,, Lo kenapa sih pagi pagi udah melamun " Ucap Priska
" Gapapa,, gue ke toilet dulu "
Priska menatap Keyla yang tampak aneh, biasanya Keyla selalu ceria namun pagi ini dia seperti memikirkan sesuatu.
Di toilet keyla menatap wajahnya di depan cermin, helaan napasnya terdengar dia pun membalikan tubuhnya untuk kembali namun malah terlihat Kania yang berjalan masuk dan menghampirinya,,
" Sorry " Ucap Keyla namun Kania malah menghadangnya
" Lo Keyla kan,, Gue Kania pacar Daniel jadi gue minta Lo gak usah deh deket deket Daniel "
" Maksud nya apa ya Kak, gue gak paham "
" Ya Gue minta Lo jauh jauh dari Daniel "
" Sorry Kak,, Lo salah paham gue sama Kak Daniel gak ada hubungan dan Lo jangan khawatir gue deketin Kak Daniel,, Permisi "
Keyla keluar namun Kania malah terlihat kesal,,
Terserah Lo Keyla,,
Yang pasti gue gak akan pernah biarin Lo deketin Daniel ataupun sebaliknya.
Keyla menyusuri lorong kampus namun dia menatap Daniel yang berjalan kearahnya, dengan segera Keyla memutar tubuhnya agar tidak berpapasan dengannya namun sialnya Daniel malah memanggilnya..
" Keyla " Ucap Daniel membuat Keyla menghentikan langkahnya dan menoleh.
Daniel berjalan menghampirinya,,
" Ya Kak, Ada Apa? " Ucap Keyla
" Kemarin sore kenapa ? "
Keyla terdiam mengingatnya dan menggeleng,,
" Gapapa Kak, Sorry kepencet "
Daniel mengernyitkan keningnya bingung,,
" Ya Udah Kak,, gue ke kelas dulu "
" Keyla Tunggu "
" Ada Apa Kak "
" Boneka Lo udah gue bawa cuma tertinggal di mobil, setelah pulang nanti gue ambil "
Keyla mengangguk dan kembali berjalan meninggalkan Daniel sedangkan Daniel merasa aneh dengan sikap Keyla yang terlihat cuek dengan dirinya.
Keyla kenapa, tumben banget dia cuek.
" Dan,, Lo ngapain di sini " Ucap Kania
Daniel tidak menjawab dan berjalan menuju kelas nya dengan Kania yang terus mengikutinya seperti itik terhadap induknya.
Hari semakin siang,,
Keyla juga Priska pun sudah berada di Kantin dengan jus juga Bakso di hadapan mereka
Namun Keyla hanya memainkan sendok nya saja tanpa memakannya membuat Priska heran.
" Keyla,, "
" Hem,, "
" Lo kenapa sih hari ini aneh banget, Terus itu bakso di makan bukan malah buat mainan "
" Gue gak lapar "
" Lo lagi ada masalah? "
Keyla menggeleng namun matanya kembali melihat Daniel bersama Kedua temannya bahkan Kania yang berjalan masuk ke dalam Kantin.
Keyla menunduk saat tau jika Daniel terus menatapnya,,
" Key,, Ada apa sih " Lanjut Priska menatap sekeliling dan melihat Daniel yang masih menatap ke arahnya.
" Jangan bilang Lo lagi ada masalah sama Kak Daniel "
Keyla menatap Priska,,
" Anterin gue ke Perpus yuk,, " Ucap Keyla menarik tangan Priska.
" Keyla bentar dong "
Di meja yang tidak jauh Daniel masih merasa bingung dengan sikap Keyla bahkan kemarin masih baik baik saja.
Kania tersenyum melihatnya,,
" Dan,, Lo mau makan apa biar gue sekalian pesan " Ucap Kania
" Gue gak laper, Kalian makan saja " Ucap Daniel beranjak dan meninggalkan Kania, Panji juga Danu.
" Loh,, Loh,, Dan,, Lo kemana? " Teriak Panji namun tidak di hiraukan Daniel.
Kania tampak kesal dan menghentak kan kakinya mengejar Daniel.
" Daniel " Teriak kania
Panji juga Danu hanya bisa menggeleng dengan tingkah mereka.
u itu ke dr jiwa perlu diobati