Perceraian orang tua membuat Nayla menjadi sosok yang dingin,kasar dan sedikit liar.
Nayla tergabung dalam sebuah geng motor yang mayoritasnya adalah pria.
Mereka sering melakukan balapan liar hingga saat Polisi berpatroli di kawasan mereka dan membuat seluruh anggota kabur berhamburan,tak terkecuali dengan Nayla.
Sialnya saat Nayla melarikan diri dari kejaran Polisi,dia menabrak sebuah mobil milik seorang CEO terkenal.
"Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu dengan cara yang baik , maka aku akan mendapatkanmu dengan caraku yang sedikit licik" gumam Rafa dalam hati dengan smirk di wajahnya
Dan apa yang terjadi selanjutnya...???
Pantau terus kelanjutan cerita yang buat jantung deg-degan ini...
Follow My Ig please_puterirezky69
Merupakan Karya Pertama dari saya,,,
Jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan saya minta maaf,karena pada dasarnya saya masih baru belajar😅😅😅
Harap di maklumi ya semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Rezeki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11. Penolakan
Setelah memastikan pria mabuk itu telah benar-benar pergi,Nayla mengantarkan Nayra kesekolahnya namun tidak menemaninya masuk,Nayra juga memahami situasi seperti ini.Saat Nayra hendak berterimakasih pada Nayla,ternyata Nayla sudah pergi tanpa mengatakan apa-apa.Dari sini Nayra mengetahui bahwa sebenarnya Nayla adalah orang dengan karakter Tsundere.
Usai mengantarkan Nayra kesekolahnya,Nayla pergi menemui teman-teman sablengnya yang akan memperbaiki moodnya yang sedang kacau dengan tingkah sableng mereka.Kini mereka sedang berada di salah satu Caffe Shop di Semarang ,terlihat mereka dengan wajah serius membahas masalah tentang touring lanjutan yang akan mereka adakan dan mereka terlihat sedang berdiskusi membahas rute perjalanan mereka selama beberapa hari sambil menunggu kepulangan Nayla ke Jakarta.Touring kali ini akan diikuti oleh Geng Kalelawar yang dipimpin oleh Aldi.
Karena jumlah mereka yang melampaui batas maksimal pengunjung,mereka berinisiatif menyewa Caffe tersebut untuk beberapa jam kedepan dan hanya menyisahkan beberapa pelayan saja.Untuk masalah pembayaran tentu saja Nayla yang akan menanggungnya,sebab di antara mereka Nayla lah yang memiliki keuangan yang lebih tinggi dari mereka.
Mereka menggabungkan semua meja hingga membentuk segi empat dan duduk mengelilinginya.
Makanan dan menuman yang mereka pesan kini telah tersaji di hadapan mereka membuat beberapa anggota menjadi tidak fokus pada pembicaraan mereka dan malah fokus melihat ke arah makanan.Nayla dan Dion memahami betul sifat dan karakter teman-temanya yang rada sableng itu.Walau begitu Nayla tetap menyayangi teman-temannya tanpa menunjukannya.
Di Rumah Abraham...
Saat ini Nayra ,Ayah dan Bundanya telah berkumpul di ruang keluarga yang juga digunakan sebagai ruang tamu.Hari ini Abraham hanya mengajar beberapa jam saja di Kampusnya namun sebelum jam kerjanya berakhir Abraham mendapat telvon dari sekolah Nayra terkait insiden kecil dan bergegas kesana untuk menjeput putrinya.Jadilah kini mereka meminta penjelasan kepada Nayra apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang menolongnya.
"Sayang,,,kamu gak apa-apa kan?" tanya Dita yang khawatir. "Ada yang terluka?" sambungnya lagi.
"Apa yang sebenarnya terjadi Nayra?" tanya Abraham yang juga khawatir dan terus mengusap hangat tangan Nayra berusaha menenangkannya,padahal Nayra sama sekali tidak terlihat takut ,trauma ataupun terluka.
"Aku tidak apa-apa Bun,Yah. Tadi Kak Nayla yang menolongku" ujar Nayla dengan membayangkan kejadian beberapa jam yang lalu di alaminya.
"Bagaimana bisa???Apa yang terjadi???Siapa yang melakukan ini padamu???" tanya Dita yang tiba-tiba penasaran .
"Tenanglah sayang,biarkan Nayra menjelaskan ini dengan tenang" ujar Abraham yang berusaha menenangkan istrinya.
"Baiklah lanjutkan" ujar Dita yang berusaha tenang.
"Jadi begini ceritanya,Nayra itu disuruh ibu guru buat foto kopi soal ulangan keluar sekolah,lebih tepatnya toko itu berada di belakang sekolah Nara.Pas Nayra kan jalannya waktu itu cuman sendirian tuh Bun,kebetulan jalan itu kalau jam kerja itu sepi.Nah Nayra jalan tuh sampek pertengahan jalan , saat itu Nayra jalan santai aja karena berpikiran positif pada seseorang pria yang ternyata sedang mabuk dan sedikit kacau.Tiba-tiba Nayra melihat pria itu berjalan sempoyongan dengan mata merah mendekati Nayra,Nayra ingin lari tapi tiba-tiba kaki Nayra terasa lemas hingga tidak bisa bergerak.Sampai....." Nayra bercerita panjang lebar bagaimana Nayra dengan hebatnya memukul pria mabuk itu dan memakinya.
"Jadi dimana Nayla sekarang?" tanya Abraham.
"Setelah mengantarkan Nayra ke sekolah ,Kak Nayla langsung pergi tanpa bicara apa-apa Yah.Bahkan Nayra juga tidak sempat berterimakasih pada nya" lirih Nayra.
"Baiklah,katakan padanya saat dia pulang nanti,tapi jangan dengan tangan kosong ya nak,berikan sesuatu untuk ucapan terimakasihmu.Pastika itu sesuatu yang akan kakakmu pakai atau sukai" Abraham memberi saran.
"Oke" singkat Nayra dengan membentuk jari tangan kanannya.
"Bunda,apa ya yang kira-kira Kak Nayla sering pakek dan yang disukainya?" tanya Nayra pada bundanya.
"Bahkan Kak Nayla memiliki semua yang ia inginkan" sambungnya.
"Nanti bunda akan membantumu memilih hadiah untuk Kak Nayla ya sayang,,,sekarang kamu shalat terus istirahat ya,,," jawab Dita yang juga bingung.
Malam hari...
Selesai berdiskusi dengan teman-temannya,akhirnya Nayla memutuskan untuk pulang karena tubuhnya sedikit lelah.Setibanya di depan pintu rumah Papanya,Nayla langsung di sambut oleh Papa,Bunda adiknya yang malah membuat Nayla merasa bingung.Ternyata mereka langsung berdiri dan bergegas ke depan pintu saat mendengar suara motor Nayla memasuki halaman rumah.
Nayla yang masih terkaget itu hanya bisa terdiam mematung beberapa saat diambang pintu sampai Abraham sengaja berdehem untuk menyadarkannya.
"Assalamualaikum Nayla" ucap Abraham yang berniat menyapa Nayla.
Nayla yang tidak terbiasa mendengar apalagi mengucapkan salam seperti itu pun merasa aneh bahkan untuk sekedar menjawabnya.Nayla tentu saja tau jawaban dari salam yang di lontarkan Papanya,hanya saja lidahnya terlalu kelu untuk mengucapkannya.
"Hmm" sebagai jawaban Nayla hanya bisa berdehem secara spontan.
"Jawabannya Waalaikumsalam nak,kamu harus mengucapkannya ketika ada orang yang mengucapkan salam kepadamu" sambungnya lagi yang tidak bermaksud menyinggung Nayla.
Melihat Dita dan juga Nayra yang juga masih menatapnya membuatnya menjadi tersinggung hingga salah paham pun tak terelakkan dan berfikir mereka sengaja mempermalukan dan memojokkan dirinya.
"Waalaikumsalam" jawab Nayla yang merasa aneh setelah mengucapkannya dan langsung pergi ke kamarnya tanpa berpamitan kepada mereka serta menunjukan wajah dinginnya yang terlihat kesal.
Padahal rencananya mereka akan memberikan Nayla hadiah dan ucapan terimakasih kepada Nayla karena telah menyelamatkan Nayra dari gangguan pria yang sedang mabuk.Tapi sayangngya Nayla sudah terlanjur marah terlebih dahulu dan itu membuat Nayra bersedih.
Begitu masuk ke kamar Nayla langsung membanting pintu untuk meluapkan kekesalannya,kemudian merebahkan tubuhnya tanpa mengganti pakaiannya terlebih dahulu.Nayla yang memang merasa lelah dengan cepat terlelap dan berseluncur ke dalam mimpi indahnya.
Melihat putri kesayangannya murung membuat Dita menjadi tidak tega dan berinisiatif membujuk sang suami untuk menemui Nayla.Namun untuk sementara ini Abraham hanya bisa berpesan agar memberikan Nayla waktu untuk melepaskan kepenatannya.Dalam keadaan lelah biasanya orang akan mudah marah dan tersinggung sehingga membuat emosinya tidak stabil.Apalagi di usia Nayla sekarang ini akan menunjukan sikap melawan dan memberontak jika ada orang yang mengganggunya.
Hari ini merupakan hari yang sangat di sukai oleh bangak orang.Ya hari ini merupakan hari weekend,dimana biasanya orang-orang pada umumnya akan berkesempatan bermalas-malasan.Namun tidak dengan keluarga Abraham,mereka biasanya akan pergi melakukan joging keliling kompleks rumah setelah selesai menunaikan ibadah shalat Subuh berjamaah.Sambil menghirup udara pagi yang cukup segar,mereka terus berkeliling dengan membawa beberapa bungkusan sembako di tangan untuk dibagikan kepada anak-anak yatim dan duafa di sekitaran kompleks.
Haloo guys👋👋👋
Makasih uda mampir di karya receh aku😅😅😅
Jangan lupa dukung author selalu dengan memberi like,komen dan vote ya🙏🙏🙏
Author juga meminta maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan yang buat kalian tidak nyaman dikarenakan author baru belajar...
btw bu Dita sm Nayra baik dh keknya
gk spt cerita2 ibu tiri & sdr tiri yg jht & licik
ish.. tp Rafa udah kepala 3 weh