NovelToon NovelToon
Perjodohan Dengan Pria Arogan

Perjodohan Dengan Pria Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: mul

"Daddy, bagaimana bisa menjodohkan Lily dengan pria Arogan itu?" pertanyaan Lily meronta-ronta di hadapan Daddy-nya menunjuk Lucas yang duduk disofa dengan wajah datarnya.

"Lucas itu pria yang baik, Daddy sudah menjodohkan kalian sejak kecil" pernyataan Daddy menatap Lucas yang sejak kecilnya sudah dia anggap seperti anak sendiri.

"Sejak kecil apanya, Lily baru lahir dia sudah tua" komplen Lily, selain terkenal arogan Lucas juga beda 8 tahun darinya.

"Lily menolak perjodohan dengan pria Arogan itu" pernyataan Lily.

"Berani kamu menolak saya?" pertanyaan Lucas dengan suara beratnya.


Yuk baca cerita Lily.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2 Pre-wed

Di mobil Lily duduk memangku kedua tangannya dengan cemberut dan sesekali menatap Lucas yang sedang menyetir.

"Kak Lucas ngapain pulang sih, mengapa tidak membusuk saja di luar negeri," ketus Lily yang selama 14 tahun ini hidup bahagia sekali tanpa kehadiran pria itu.

"Pulang atau tidak itu keinginanku, bukan hak kamu mencampurinya," ketus Lucas.

"Tidak punya hak mencampuri Kakak bilang, jika tidak pulang ke sini kita nggak bakalan dinikahin," tegas Lily menatap Lucas dengan mata menyipit.

"Oooooh, atau Kak Lucas memang hanya ingin menikah dengan Lily saja, sampai ratusan wanita yang ditemui di luar negeri tidak ada yang disukai?" kata Lily dengan senyum kecutnya.

"Jika Papi memberikan dua pilihan, satunya kamu dan satu lagi gadis idiot, aku akan memilih gadis idiot itu," kata Lucas menyebutkan perbandingan bahwa Lily lebih buruk dari gadis idiot.

"Selera Kakak gadis idiot," kata Lily langsung memukul lengan Lucas dengan tasnya.

"Mmmmh, tapi Lily kalaupun dikasih seratus pilihan bakalan tetap pilih Kak Lucas sebagai suami Lily," kata Lily setelah lama diam, Lucas langsung mengerem mendadak mendengar ucapan Lily.

"Apa yang kamu inginkan dariku?" tanya spontan Lucas menatap Lily, gadis itu pasti punya rencana besar.

"Balas dendam lah, Kak Lucas selalu jahat padaku, tapi sekarang nggak mungkin jahat pada istri sendiri kan?" kata Lily dengan senyum menggoda mengangkat sebelah alisnya.

"Tahu hukum yang berlaku kan?" tanya Lily dengan senyum penuh kemenangannya.

"Di dalam rumahku, hanya hukum yang aku buat yang berlaku," tegas Lucas dengan tatapan dinginnya kembali menjalankan mobil.

"Hmm, Lily bakalan langgar semuanya," kata Lily dengan senyum nakalnya, mencibir pada Lucas.

"Coba saja, tanggung hukumannya," tegas Lucas.

......

2 hari kemudian.

Siang ini Lucas dan Lily sedang menjalani sesi foto prewed di salah satu vila keluarga Brisbane di puncak.

"Lily, seriuslah, pekerjaanku sangat banyak yang belum selesai, jangan membuang waktuku," tegas Lucas memperingati gadis yang tidak bisa serius itu.

Lucas memegang pinggang Lily yang memakai gaun berwarna putih itu, untuk sesi foto dengan tema Cinderella dan pangeran.

"Om, temanya Cinderella dan pangeran tapi mengapa yang foto denganku malah prajurit kerajaan?" celetuk Lily yang juga sudah kesal diomeli Lucas sejak tadi.

Bodyguard, tim kreatif bahkan asisten Lucas menutup mulut menahan tawa mendengar ucapan lantam Lily.

Lucas langsung mengeluarkan pistol yang terselip di pinggangnya dan mengarahkan pada Lily.

"Am, ampun, pangeran," gelagapan Lily melihat pistol yang Lucas todongkan padanya.

"Gadis kurang ajar," kata Lucas kembali menyimpan pistolnya.

"Dasar gila," kata Lily melingkarkan tangannya di lengan Lucas sesuai arahan fotografer.

"Nona sandarkan kepala ke lengan pengantin pria," pinta fotografer mengarahkan gaya.

"Mmmmh, bersandar ke tiang listrik," kata Lily tetap menyandarkan kepalanya ke lengan Lucas sesuai arahan fotografer.

"Pengantin pria, belai kepalanya," perintah selanjutnya.

"Aku jambak," kata Lucas mengelus kepala Lily dengan geram.

"Sekarang pengantin wanita duduk di paha kiri pengantin pria," ucap fotografer mengambil satu kursi.

"Nggak mau," jawab mereka secara bersamaan.

"Kalian berdua ini, jika tidak saling mencintai mengapa menikah?" frustrasi fotografer itu yang sudah kelewat lelah menghadapi mereka berdua sejak tadi.

"Terpaksa," jawab mereka serempak.

Lagi-lagi semua orang yang ada di sekitar mereka menahan tawa, melihat kedua insan yang sama-sama tidak saling menyukai namun sebentar lagi akan menikah.

Mereka dijodohkan sejak kecil oleh orang tua mereka yang sudah lama bersahabat!

.....

Selesai foto prewed Lucas yang sudah kepepet waktu meeting terpaksa membawa Lily ke kantornya dulu karena tidak sempat mengantar pulang.

"Mmmmh, jika perusahaan utama keluarga Papi sebesar itu kenapa dia masih jadi asisten Daddy ya?" batin Lily yang baru pertama kali datang ke perusahaan ini bahkan tidak tahu kalau perusahaan ini milik keluarga Lucas.

Sedari kecil yang Lily tahu, Papi bekerja sebagai asisten Daddy dan punya beberapa usaha kos-kosan.

"Cekhhhh, aku pikir pria itu arogan memang karena sifatnya, rupanya dia memang berkuasa makanya sombong," kata Lily berhenti berjalan menatap ke sekitar perusahaan ini.

Besarnya hampir sama dengan perusahaan keluarga Lily, pernah dengar kekuasaan perusahaan ini tapi sungguh Lily tidak pernah tahu perusahaan ini milik keluarga Lucas.

"Selamat siang Presdir," hormat seluruh staf yang berbaris rapi menyambut Lucas.

"Bawa gadis itu," ucap Lucas menghentikan langkahnya begitu menyadari Lily tidak ada, malah berdiri terdiam di tengah jalan.

"Nona Lily, Tuan Lucas sudah menunggu," ucap bodyguard dengan sopan kembali menghampiri Lily.

"Ehhhh," Lily yang sejenak tertegun kembali melanjutkan langkahnya menghampiri Lucas yang berdiri menunggunya.

Lily langsung mendelik melihat tatapan tidak suka beberapa wanita yang berbaris itu padanya.

"Mmmh, kalian ambil saja pria arogan itu, aku juga tidak menyukainya," batin Lily jadi kesal melihat tatapan mereka.

Lucas kembali berjalan diikuti Lily dan bodyguard-nya mengabaikan sapaan semua orang.

"Dihhhh, kalian memperebutkan pria arogan ini yang bahkan menatap kalian saja tidak," batin Lily dengan tatapan lirih menatap wanita-wanita yang kelihatan sekali kecintaan pada Lucas.

"Ohhhh, dia Presiden Direktur," suara kecil Lily begitu sampai di depan pintu ruangan Lucas.

"Lalu kenapa kalau Presiden Direktur?" tanya Lucas yang mendengar ucapan Lily walaupun pelan.

Lucas berbalik menatap Lily yang sebelumnya berdiri di belakangnya.

"Tidak pantas dan tidak ada wibawanya," kata Lily langsung menerobos masuk ke dalam ruang kerja Lucas yang pintunya sudah dibuka bodyguard.

"Lily, kau," Lucas memegang kerah baju gadis itu dari belakang sampai tubuh Lily ikutan terangkat dibuatnya.

"Tuan, tenanglah," ucap Asisten Lucas yang melihat Tuannya terbawa emosi hingga hilang ketenangan.

Lucas langsung melepaskan kerah kemeja Lily dan membiarkan gadis itu berlari masuk ke dalam ruangannya.

"Wahhhh, ruangannya bagus juga," kata Lily duduk di kursi kerja Lucas dan berputar-putar menikmati kursi empuk itu.

Lucas mengambil kursi satu lagi dan menggeser kursi yang Lily duduki sedikit ke tepi agar dia bisa duduk untuk mempersiapkan dokumennya.

"Kak Lucas apa jadi Presdir enak?" tanya Lily menatap Lucas yang duduk di sebelahnya.

"Ehhhh, baru menjabat 5 hari ya, mana tahu persis rasanya," kata Lily tidak jadi bertanya.

"Aku menjabat sebagai presiden direktur sudah hampir 7 tahun lalu, tepatnya sejak tamat kuliah," jelas Lucas.

"Haaaah, nggak percaya, Kak Lucas kan di luar negeri jadi...." ucapan Lily langsung dipotong Lucas.

"Jadi apa? Kamu pikir aku di luar negeri tidak bekerja dan hanya menghabiskan uang Papiku saja," ketus Lucas.

Perusahaan ini bisa jadi seperti sekarang itu karena usaha dan kerja keras Lucas untuk mengembangkannya.

"Iyalah, aku kalau dibolehin Daddy tinggal di luar negeri bakalan foya-foya setiap hari," kata Lily membayangkannya sampai Lucas menjitak kepalanya.

1
Linda Ayu Tong-Tong
uuuuh dah panggil sayang tuhh...
Linda Ayu Tong-Tong
kasihan lily...udah lily gak usah minta maaf sma lukas lagi..
Yel
lucas sama lily harus hidup ber2 dulu jgn serumah sm alena dkk. kpn perlu alena di pecat aja 🤣
mul: Alena toping itu🤣
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gedeg gue sama alena..bisa gk sih dihempaskan aja dr hidup lukas
Yel
yuk bisa yuk lily bucin wkwk🫠
Linda Ayu Tong-Tong
gue gak suka alena titik.
Linda Ayu Tong-Tong
aku gk suka alena
I Pehh
lanjut kak💪
Yel
lucas udh mulai bucin, tinggal nunggu lily aja 🤭
Yel
lanjutt 🤭
Linda Ayu Tong-Tong
iih apaan lu lukas lu yg nyuekin bini lo ug kasar sma bini lu..giliran bini dideketin lelaki lain ngamukk..lucu lu tuh🤣
Astrid Fera
kenapa cerita yg lma GK dilanjutin kak
mul: karena ceritanya tidak lulus kontrak kak 🙏
total 1 replies
Linda Ayu Tong-Tong
gtu kek kas gk usah galak² ke lily....
Linda Ayu Tong-Tong
alena gatel sih mangkanya ditendang 🤣🤣🤣 syukurin
Linda Ayu Tong-Tong
telat lukas kau menyadarinya..memang kau boodoh..cemburu sma lily krna ortunya syang sma anak mereka sendiri...oon lu ya🤣🤣🤣
Linda Ayu Tong-Tong
wakakkaka hayoloh dikecupi lily tantrum gk lu
Yel
wkwk 🤣 baper
Yel
kecintaan nih nanti dua2 nya wkwk. up lagi thorr
Linda Ayu Tong-Tong
good lily🤣
Yel
wkwk jarang nih cerita author cewenya g bisa masak 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!