NovelToon NovelToon
Menjadi Master Kuat Di Dunia Kultivasi

Menjadi Master Kuat Di Dunia Kultivasi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Xianxia
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: HINDRA10

Apa jadinya jika pengetahuan kultivasi tingkat dewa dimiliki oleh jiwa pemuda modern

Qin Feng terbangun di dalam goa isolasi sebagai Master Legendaris Gu Tian. Namun, alih-alih bisa terbang membelah langit, musuh utamanya saat ini adalah encok, pinggang kram, dan jalur meridian yang kaku.

sang "Master Tua" berjiwa pemuda ini harus memutar otak agar tidak mati konyol untuk kedua kalinya di tengah kepungan musuh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HINDRA10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

Rasa dingin yang merayap di punggungnya memaksa Qin Feng untuk membuka mata perlahan.

Pandangannya masih samar, diselimuti remang-remang cahaya berwarna-warni yang memantul dari dinding batu di sekitarnya. Udara di dalam ruangan itu terasa sangat asing—begitu sejuk, bersih, dan dipenuhi oleh keharuman aneh yang belum pernah ia hirup seumur hidupnya di kontrakan sempit.

"Uhuk! Ngg... tenggorokanku sakit sekali," gumam Qin Feng sambil mencoba mengangkat tangan kanannya untuk meraba leher.

Namun, gerakan sederhana itu terasa sangat berat. Rasanya seolah-olah lengannya diikat oleh bongkahan timah. Ketika tangannya akhirnya melayang di depan wajah, mata Qin Feng seketika melotot lebar.

Tangan yang ada di hadapannya bukan lagi tangan anak muda dua puluh empat tahun yang penuh bekas kapalan akibat kerja kasar. Tangan itu tampak sangat kurus, kulitnya mengendur, keriput parah, dan dipenuhi bintik-bintik penuaan. Tulang-tulang jarinya menonjol menakutkan, seperti ranting pohon tua yang hampir mati.

"A-Apa-apaan ini?!"

Suara yang keluar dari mulutnya terdengar sangat serak, parau, dan gemetar—benar-benar suara milik seorang pria yang sudah berada di ambang kubur.

Dengan rasa panik yang makin membumbung tinggi, Qin Feng dengan cepat meraba wajahnya sendiri. Jarinya menelusuri Pipi yang kempot, kantung mata yang menggantung dalam, serta janggut putih panjang bertali-tali yang menjuntai hingga ke dadanya.

Dia menyapu pandangan ke bawah. Jubah kain sutra berwarna abu-abu tua tampak membungkus tubuhnya yang kurus kering. Di sekeliling tempatnya terduduk, lantai goa batu itu dipenuhi oleh tumpukan batu permata berkilau, pedang-pedang tua berbahan logam aneh, serta botol-botol porselen berukir rumit yang memancarkan cahaya redup.

Qin Feng terdiam membeku selama beberapa detik. Otaknya yang cerdas memproses situasi absurd ini dengan cepat, menghubungkan ingatan terakhirnya tentang kematian di Bumi dengan kondisi tempatnya berada sekarang.

"Tunggu dulu..." bisik Qin Feng dengan suara serak yang tertahan. "Tempat aneh... tubuh yang berbeda... aura berkilau di mana-mana... Apakah... apakah aku berainkarnasi?!"

Jantung tua di dalam dadanya berdegup kencang. Selama delapan tahun hidup menderita ditagih utang, satu-satunya hiburan murah yang bisa dinikmati Qin Feng untuk melepas stres di sela-sela waktu istirahat kerjanya adalah membaca novel web bertema transmigration dan sistem kultivasi. Dia sangat paham jalan ceritanya! Biasanya, setelah karakter utama mati tragis dan berpindah ke dunia lain, hal luar biasa akan segera terjadi.

Senyum lebar—yang membuat wajah keriputnya makin terlihat aneh—terukir di bibirnya. Rasa paniknya mendadak lenyap, berganti dengan antusiasme liar dari seorang penggemar novel berat.

"Bagus! Sangat bagus!" Qin Feng tertawa kegirangan, merentangkan kedua tangannya yang keriput ke udara dengan gaya yang sangat teatrikal. "Dunia lama menyiksaku, tapi takdir akhirnya berpihak padaku! Hahaha! Keluar kau! Akhirnya jari emasku bangkitlah! Berikan aku Sistem Penguasa Tak Tandingi!"

Dia membusungkan dadanya yang kempot, menantikan suara bip mekanis dari sistem atau kilatan cahaya ajaib yang akan memberinya kekuatan dewa.

Satu detik...

Dua detik...

Tidak ada suara sistem. Tidak ada panel layar biru yang muncul melayang di udara.

Yang ada hanyalah sebuah gerakan mendadak dari batang tubuh tuanya yang memaksa persendian pinggangnya menekuk terlalu jauh ke belakang.

KRAK!

"ARRGGHH! PINGGANGKU!"

Jeritan histeris memecah keheningan gua. Suara derakan nyaring itu disusul oleh rasa nyeri menusuk yang luar biasa hebat di bagian pinggang bawahnya. Sensasi terbakar dan kram hebat seketika menjalar dari tulang belakang hingga ke ujung kakinya.

Ekspektasi gaya keren ala tokoh utama novel mendadak buyar total. Qin Feng langsung jatuh terguling ke samping, berguling-guling di atas tumpukan batu permata berkilau sambil memegangi pinggang tuanya yang encok.

"Aduh, aduh, aduh! Sakit sekali! Mampus aku! Tulangku patah! Tulangku pasti patah!" jerit Qin Feng sambil meringis kesakitan, air mata hampir menetes dari matanya yang keriput. "Sistemnya tidak datang, malah encok yang datang! Benda asing macam apa yang baru saja meledak di pinggangku ini?!"

Dia terengah-engah di atas lantai goa yang dingin, berusaha menetralkan napasnya yang memburu. Tubuh tua ini benar-benar ringkih. Jangankan untuk terbang membelah langit atau memukul hancur gunung seperti di dalam novel-novel yang sering ia baca, berdiri tegak tanpa memegangi pinggang saja rasanya seperti misi bunuh diri.

Nyeri menusuk di pinggangnya perlahan-lahan mereda menjadi rasa pegal yang dalam, namun Qin Feng masih tidak berani bergerak terlalu banyak. Dia hanya bisa berbaring miring, menatap tumpukan botol porselen di dekatnya dengan tatapan meratapi nasib.

"Kenapa orang lain yang berainkarnasi dapet tubuh pemuda tampan keturunan keluarga kaya, tapi aku malah dapet wadah kakek-kakek bau tanah yang encokan begini?" ratapnya merenungi kemalangan barunya. "Takdir benar-benar tidak pernah bosan mengerjaiku..."

Namun, tepat saat Qin Feng sedang merutuki nasibnya yang tragis, sebuah denyutan hangat mendadak muncul di tengah jidatnya—di dalam area Dantian atasnya.

Bukan suara sistem mekanis yang muncul, melainkan gelombang ingatan asing yang luar biasa masif mendadak meledak di dalam kepalanya, memaksa mata tua Qin Feng terbelalak lebar.

1
syarif ibrahim
jangan terlalu lama cerita di penerimaan murid baru.... 🤔🤔🤔
Hindra Hin: siap, terimakasih atas sarannya. itu sangat membantu
total 1 replies
syarif ibrahim
bunuh semua musuh mu yg dulu.... 👍
syarif ibrahim
perlahan-lahan saja.... yang penting bertambah kuat setiap hari..... 👍
syarif ibrahim
jadi sakti kayaknya nih... 🤔🤭
Hindra Hin: nikmati prosesnya 🙏🙏👍
total 1 replies
syarif ibrahim
lanjutkan petualanganmu.... 👍
zerotwo
Bagus up terus 🤭🤭🤭
Hindra Hin
Jangan lupa di komen dan like cerita ini, jika kalian suka.
Terima kasih sudah membaca cerita ini /Smile//Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!