NovelToon NovelToon
Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu

Dibuang Karena Gendut, Dipilih Menjadi Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Romansa pedesaan / Cewek Gendut / Cerai
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Mireya Ananta diceraikan suaminya karena tubuhnya yang gemuk.

Terusir tanpa harta, ia hanya memiliki uang dua puluh ribu rupiah dan terpaksa mencari pekerjaan.

Sebuah lowongan membawanya ke kediaman Arven Zarreti, tuan tanah bengis yang memiliki perkebunan luas di sebuah desa.

Arven membutuhkan seseorang untuk mengasuh Elden, putranya yang berusia lima tahun dan menolak sekolah karena takut bertemu orang lain.

Awalnya, Arven menguji Mireya terlebih dahulu, apakah benar di bisa membuat Elden makan tanpa harus dipaksa. Ternyata, berbekal pengalaman mengasuh anak kakak iparnya, Mireya dengan mudah membuat Elden menikmati makannya.

Keesokan hari, Penghulu datang ke rumah itu.

"Kita menikah!"

Jadi lah, beberapa hari usai cerai, Mireya langsung menjadi istri pria bernama Arven.

Mireya menjadi ibu sambung bagi Elden, dan mengurus lahan pertanian milik Arven. Bagaimana kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Perbedaan Hari Ini dengan Kemarin

“Ya. Tuan Arven sudah memerintahkan agar mereka dijemput dan dibawa ke sini dengan nyaman.”

Mireya menunduk. Ada perasaan hangat yang tiba-tiba muncul di dadanya.

Setelah semua yang terjadi kemarin, bahkan ia tak berani mengabarkan kepada mereka bahwa sebenarnya ia baru saja bercerai dengan Syahzan. Mireya seakan mampu membayangkan, wajah kaget kedua orang tuanya yang tak pernah mendengar kabar pernikahan mereka, tiba-tiba sudah menikah lagi.

'Setidaknya, dengan pernikahan yang tak ada beda sebagai pekerjaan ini, bisa membuat orang tuaku terkesan. Aku tidak akan membuat mereka merasa khawatir dengan kehidupan yang aku jalani.'

Di sini, Mireya langsung memiliki tempat tinggal. Dan seseorang anak kecil yang sangat membutuhkan dirinya.

Pak Can membungkukkan kepala. “Saya kembali. Nona sebaiknya beristirahat. Kalau butuh apa-apa, cukup tekan tombil ini.” Pak Can menunjuk tombol merah yang ada di dinding dekat pintu.

“Baik. Terima kasih, Pak.”

Pak Can menutup pintu.

Mireya berdiri sendirian di tengah kamar. Ia menghela napas panjang.

Kemudian bergumam pelan, “Aku sadar diri.”

Ia berjalan menuju cermin yang ada di meja rias. Tubuhnya yang seperti ini, tak akan ada yang mau melirik dirinya. Tangannya menyentuh ujung rambutnya yang masih berantakan.

“Aku ini memang tidak pantas untuk dicintai. Bahkan, aku dibuang oleh suami yang aku cintai." Wajahnya tertunduk.

Dalam kepalanya berputar semua ingatan tentang pernikahannya dengan Syahzan. Awalnya, mereka sangat bahagia. Syahzan memberikan seluruh cinta dan kasihnya.

Namun, di saat orang tuanya meminta Syahzan tinggal di rumah mereka, suaminya itu mulai berubah. Apalagi setelah bentuk tubuhnya juga semakin berubah, semakin hari Syahzan mulai menatapnya dengan jijik.

Mireya tersenyum pahit. “Kalaupun cuma diberi makan dan tempat tinggal saja, sudah cukup bagiku.”

Ia menggeleng. “Yang penting aku bisa hidup dengan tenang.”

Mireya kemudian teringat sesuatu. Ia mencium pakaiannya sendiri.

Wajahnya langsung berubah. “Ya ampun…”

Sejak kemarin ia belum mandi. Bukan karena tidak ingin membersihkan diri, tetapi karena setelah diceraikan, ia bahkan tidak memiliki tempat untuk pulang.

Sekarang, ia telah memiliki kamar. Kamar mandi pribadi.

Bahkan kamar mandinya memiliki bathtub. Sesuatu yang pernah ia angankan dulu saat menonton iklan berendam dalam bak mandi mewah itu.

“Kalau begitu…”

Ia tersenyum lebar.

“Tidak ada salahnya menikmati fasilitas majikan sendiri.”

Beberapa waktu kemudian, kamar mandi itu dipenuhi uap hangat.

Mireya berendam dengan nyaman setelah membersihkan tubuh dan rambutnya.

Akhirnya, tubuhnya terasa lebih rileks. Tidak ada suara Syahzan. Tidak ada hinaan Nanda. Tidak ada tatapan Luwi dan Betrand anaknya yang selalu memanggilnya dengan 'babi.'

Mireya memejamkan mata. “Tenang…”

Ia mengembuskan napas panjang.

“Mulai sekarang aku harus memikirkan hidupku sendiri.”

Setelah selesai membersihkan diri, Mireya mengenakan pakaian yang tersedia di dalam lemari.

Gaun-gaun yang ada, tak ada yang muat untuk tubuhnya yang oversize ini.

Ia keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih sedikit basah.

Baru saja ia hendak duduk di tepi tempat tidur, tiba-tiba pintu kamarnya terbuka.

Bruk!

Mireya terkejut.

“Siapa—”

Seorang anak kecil berlari masuk.

“Ibu!”

“Elden?”

Anak itu langsung menghampirinya. Kemudian tanpa ragu memeluk pinggang Mireya.

Mireya membeku. “Kenapa kamu ada di sini?”

Elden mendongak. “Aku mau tidur.”

Mireya mengerjap. “Di kamarmu?”

Elden menggeleng. “Di sini.”

Ia menunjuk tempat tidur Mireya. Mireya menatapnya. “Kenapa?”

Elden menjawab dengan wajah polos. “Aku mau tidur sama Ibu.” Lalu dia menyerahkan buku cerita kepada Mireya.

Mireya menyambut buku itu. “Kamu mau aku yang menceritakan ini?”

Elden mengangguk.

“Iya.”

Kemudian anak itu langsung naik ke tempat tidur tanpa meminta izin. Ia menarik selimut. “Cepat, Bu.”

Mireya masih berdiri di tempat. “Elden…”

“Hm?”

“Kamu biasanya tidur sama siapa?”

“Sendiri.”

“Lalu kenapa sekarang mau tidur denganku?”

Elden menguap. “Karena Ibu tidak menakutkan.”

Mireya terdiam.

Lagi, satu kalimat sederhana itu terasa lebih hangat daripada semua perkataan yang ia dengar sejak kemarin.

Elden menepuk tempat kosong di sampingnya. “Ibu…”

Mireya akhirnya tersenyum. “Ya?”

“Ayo ceritakan padaku isi buku itu.”

Mireya menghela napas dan tersenyum. “Baiklah.”

Ia naik ke tempat tidur dan duduk bersandar di kepala ranjang, membuka buku cerita itu. Elden langsung bergeser mendekat memeluknya.

Mireya mulai membacakan cerita. “Pada suatu hari ....”

Beberapa menit kemudian, sebelum cerita selesai Elden sudah memejamkan mata.

Sementara Mireya tersenyum kecil mengusap rambutnya.

tok

tok

Ada yang mengetuk pintu kamarnya. Ternyata, pintu kamar itu tak tertutup sempurna sejak Elden masuk tadi.

*bersambung*

1
mimief
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
kontrak oh kontrak🤔
Aidil Kenzie Zie
astaga Mireya tinggal bilang kita menikah setelah 2hri aku cerai itu aja masih berbelit-belit 🤣🤣🤣🤣
mending jujur daripada mantan mertua yang mengacaukan semua greget sama Mire
mimief
kau tau ven
trauma diselingkuhi itu kyk kangker dufalam tubuh,ga keliatan tapi sakitnya nyata. merasuk Ampe kedalam aliran darah dan otak kita tanpa kita sadari
selalu mempertanyakan apakah kita cukup baik
apakah ini semua karena salah kita?
apakah ada g kurang dr kita?
sampai mati pasti kebawa🥹🥹
Mau nya lupa
maunya ga dipikirin
tapi...🫣🥹🥹
Esther
Mireya trauma dgn pernikahan sblmnya.
Dia takut nasib pernikahannya akan sama dgn sebelumnya
mimief: selalu semangat y ka
ga ada yg salah dr kita
mang mereka aja yg punya penyakit selingkuh 🥹
total 1 replies
mimief
ya ..ga ada selamanya ven
bahkan sekelas artis sebelah aj yg lagi rame
ketemu yg baru,setengah mampus nyerein istrinya 🤣🤣.
katanya yg baru dipilih karena lemah lembut.
hei...kami juga awalnya kembang desa
pas lama nikah jadi kembang api🤣🤣🤣
apalagi pengalaman mireya yg paket komplit...🥹
Esther
Terus terang saja sama Arven, jangan main rahasia2an Mireya.
mimief
jgnkan rumah nya
hatinya aja ga ada gerbang nya di KK
ga ada yg jagain🤣🤣🤣
mimief: insecure dia kk
total 2 replies
Aidil Kenzie Zie
kok nggak ada penjaga yang menghentikan dia🤔🤔🤔
mimief
ngomongin masalah Iddah kali y?
Iddah itu berlaku pas suami ngucapin talak kan?
nah...si b4ngs4t itukan nalak nya udah lama...lebih dr 3 bulan kali
di pengadilan mah tinggal ketik pali doank
wahhhh....begini orang yg ga ngerti agama sok sok an mau pake dalili agama
Dini Anggraini
Mireya kamu sebaiknya terus terang saja sama arven rahasia besarmu daripada nanti arven tahu dari Nanda dan dilebihkan banyak rahasiamu mending dari kamu saja meskipun ujungnya kamu akan di usir dari rumah itu yang penting rahasiamu sudah terungkap sendiri. Kan kamu sudah punya uang gajimu itu bisa buat kamu buka usaha di dekat rumah ortumu di kampung bila arven mengusikmu nanti.
Sri Widiyarti
penasaran rahasia apa sih mireya...
mimief: tapi kan...Iddah diitung pas suami nalak KA
kyknya diliat kasus mireya
mantannya udah lama,atau emang selalu ngomong cerai tanpa sadar...
kan geblek masih ngituu masa Iddah yg harusnya udah selesai dr kapan tau.
di pengadilan mah...cuman proses administrasi nya aja
total 2 replies
Dewi kunti
ayo lawan mireya
Aidil Kenzie Zie
masih berharap Mireya mau balik lagi sama kalian 🤭🤭 jangan mimpi 😝😝😝
Sri Widiyarti
lanjut kak semangat up-nya...
mimief
tambah penasaran, sebenarnya apa yg disembunyikan..
tapi bener Lo
kita yg terbiasa di sajikan pisau didepan mata,tetibaan dikasih bunga
pasti bingung kan ya🫣🥹🥹
mimief: tapi bener kan? ...🤣🤣
orang biasa nya disakiti tiba tiba di treatment kyk princess
antara takut, bingung,atau malah insecure.
orang yg terbiasa diperlakukan ga manusiawi
tetibaan di treatment ok
jujur takut lah
sama aku juga,heii..
di dunia ini ga ada yg namaymakan siang gratis 🤣🤣🫣
total 2 replies
Esther
👍👍 ceritanya bagus
SoVay: makasi kaka
total 1 replies
Esther
Kamu senyum apa nyengir Arven🤭😁
SoVay: seringai kak 🤣
total 1 replies
Aidil Kenzie Zie
jujur saja ngapa
Esther
ada apa dgnmu Mireya
Sri Widiyarti
lanjut kak...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!