NovelToon NovelToon
Belle Dan Cinta Pertamanya

Belle Dan Cinta Pertamanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dokter
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Belle Ursula yang waktu itu masih pelajar di sekolah menegah atas kelas dua belas di sukai oleh Lettu Harrel Jitro karena kecantikan dan kelincahan Belle di lapangan voli. Pertemuan itu, membuat Harrel berusaha mendekati Belle yang masih duduk di kelas dua belas. Mereka perpacaran. Ketika Belle lulus seleksi kuliah di fakultas kedokteran pada salah satu universitas negeri di Jogja. Cinta mereka di uji waktu dan jarak. Apakah cinta pertama Belle akan abadi??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujian

Perbedaan usia lima tahun antara Harrell Hugo Tandean yang sekarang berusia dua puluh dua tahun dan Belle Ursula Allo yang baru berusia tujuh belas tahun. Membuat orangtua Belle tidak yakin akan cinta mereka. Ketika Belle mengakui kepada orangtuanya tentang status hubungannya dengan Hugo.

Mama dan papanya memberi pengertian, agar Belle bisa mengerti akan status mereka. Mama dan papanya tidak melarang, karena mereka juga perna merasakan cinta pertama. Orangtuanya tidak mau Belle berkecil hati akan rasa itu, atau mungkin tidak percaya akan perasaan itu. Ketika Belle mengungkapkan Dia jatuh cinta kepada Hugo, mamanya menangis. Selama ini dia mengira anaknya kelainan. Karena hanya olahraga dan belajar yang dia pikir.

"Papa dan mama tidak melarang kamu sayang. Kamu berhak ada di hubungan ini. Tetapi kamu harus jaga diri dan bijaksana dalam berhubungan. Kamu mengerti sayang."

"Iya pa, Belle mengerti." Mama dan papanya langsung memeluk anak perempuan mereka.

Hubungan Belle dan Hugo terlihat baik - baik saja. Hugo sering meluangkan waktunya untuk mengantar bahkan menjemput Belle. Bahkan malam hari masih menemani Belle belajar.

Belle Ursula Allo sekarang ada dalam kelas persiapan. Dia sedang bersiap diri untuk mengikuti ujian. Dan sekolah dokter menjadi tujuan pendidikan selanjutnya. Orangtuanya sudah mempersiapkan semuanya itu. Segala kebutuhan untuk mewujudkan cita - cita anaknya.

Satu bulan ini, Belle memang konsentrasi pada sekolahnya. Dia hanya berkomunikasi dengan Hugo lewat handphone. Sesekali Hugo main kerumah, hanya sepuluh sampai tiga puluh menit. Karena Belle sedang fokus pada sekolahnya.

Belle Ursula Allo lulus masuk perguruan tinggi negeri yang ada di Jogja pada Fakultas Kedokteran. Berita ini disampaikan kepada Hugo. Sebagai pacar Hugo senang dan bangga. Dua hari lagi pengumuman kelulusan sebagai proses akhir dari dia bersekolah lanjutan.

Di Aula sekolah proses penamatan bagi siswa kelas dua belas terjadi. Belle Ursula Allo lulus dengan peringkat satu terbaik. Kebanggan papa dan mamanya. Dan kebahagiaan ini dia bagikan bersama pacarnya Harrell Hugo Tandean. Hugo mengajak makan malam di mall. Dia menjemput Belle di rumahnya. Kedekatan Hugo dengan Belle sudah menjadi komsumsi bagi warga kompleks di kodam.

"Dek kamu jadi berangkat ke Jogja??"

"Iya kak. Ini cita - citaku."

"Paling lambat empat tahun, paling lama tiga setengah tahun kamu selesai sarjana kedokteran. Koas biasanya berapa tahun??"

"Satu tahun setengah atau dua tahun."

"Jadi kakak harus tunggu kamu enam tahun paling lambat."

"Iya. Susah ya pacaran dengan bocil." Hugo tertawa.

Sebelum Belle berangkat ke Jogja untuk sekolah, dia sudah rasakan perubahan pada diri Harrell Hugo Tandean. Sakit hati, namun papa dan mama sudah menjelaskan resiko mencintai laki - laki yang beda usia jauh. Apalagi profesinya seorang tentara, abdi negara yang di tugaskan keliling daerah Indonesia.

Waktu Belle berangkat ke Jogja, Hugo sedang bertugas menemani Pangdam tujuh belas cendrawasih ke daerah pegunungan tepatnya di kota mulia. Jadi Belle hanya pamit lewat mengirim pesan. Sebelum Belle berangkat ke Jogja, dia sudah tahu, bahwa Hugo sedang menjalin cinta dengan seorang Kowad. Bahkan pesan Hugo kepada perempuan itu terkirim ke handphone Belle.

Saki hati yang Belle Ursula Allo rasakan, dia pendam sendiri. Dia berpikir waktu akan menghapus luka itu. Dan dia bersyukur saat dia berangkat Hugo tidak ada di kota ini.

Satu bulan sudah Belle di Jogja, dan selama satu bulan itu dia tidak kontak lagi dengan Hugo. Mamanya setelah mengurusnya di Jogja. Hari ini mama akan kembali ke Papua. Karena mama masih kerja. Waktu libur mama juga sudah selesai. Kosan buat anak perempuannya sudah di urus dan dia bersyukur jarak kosan Belle dengan kampus dekat saja.

Semester ganjil sudah Belle lalui, dan indeks prestasi komulatif Belle di semester ini sangat memuaskan tiga koma tujuh puluh lima sangat memuaskan. Sehingga kesempatan dia untuk menawar mata kuliah di semester genap tingkat dua bisa di ambil. Namun Belle memilih yang sesuai dengan kesanggupannya.

Sudah tujuh bulan berita kedekatan Hugo dengan seorang kowad, juga di dengar oleh Belle, padahal mama dan papanya menyembunyikan karena tidak mau membuat Belle bersedih. Namun melalui teman sekelasnya waktu sekolah, Belle dikirim foto kebersamaan Hugo dengan cewek itu, seorang bintara kowad.

Sampai pada gongnya Belle di akhir ujian semester genap dia diminta memperkuat tim bahari dalam piala gubernur pada pertandingan Voli. Pengurus club bahari mengirim tiket pesawat pulang pergi bagi Belle Ursula Allo. Kedatangan Belle ke kota Jayapura setelah dia mengurus semua administrasi kuliahnya. Karena dia akan masuk pada semester tiga atau ada di tingkat dua.

Kedatangan Belle tidak di ketahui oleh mama dan papanya. Oleh sponsor club bahari mereka di beri fasilitas hotel. Belle hanya memberitahukan kepada mama dan papa keberadaan dia. Selama dua minggu bertanding, Belle belum.ada di kota Jayapura, namun ketika masuk babak final dan kembali di babak final ini, tim bola voli putri Bahari bertemu dengan Kowad.

Dan pacar Hugo juga pemain voli Kowad. Serda Natalia Wowor. Itu nama yang Belle tahu. Nama Belle terdaftar dalam nama peserta, Dan final ini baru Belle hadir di lapangan. Karena dia baru tiba kemarin. Hugo kaget akan kehadiran Belle, namun Belle Ursula Allo bukan cewek alay yang putus asa.

"Belle... Harus sabar dan tenang, agar eksekusi bola kamu tepat sasaran." Nasehat pelatih kepada Belle.

"Iya pak."

Bola pertama, Natalia mendapat smes kencang dan keras mengenai mukanya dari Belle. Hal yang biasa dalam pertandingan. Informasi yang Belle dapat bahwa Natalia ini spiker andalan Kowad. Dan berakhir dikeluarkan sebentar karena wajahnya memerah dan bengkak. Point baharai masih unggul lima dari Kowad. Natalia spiker Kowad masuk kembali. Sepertinya dia mulai terpancing emosi. Semua bola yang di arah kepada Belle bisa di kembalikan. Sampai pada smes terakhirnya menyentuh tangan Belle dan kembali menghatam muka Natalia.

"Sepertinya dia emosi. Kalian harus memanfaatkan situasi ini untuk merebut point."

Belle mengakhiri babak satu dengan penutup yang hebat. Satu Smes mematikan tepat menyentuh badan Natalia. Lagi - lagi dia tidak bisa membalikan bola itu.

"Sepertinya ini bocah sengaja."

"Diakan mantannya Hugo."

Kemenangan bagi club bahari putri. Kali ini, hanya satu point yang di berikan kepada tim kowad. Penampilan Belle yang bagus dalam pertandingan ini, kembali dia menjadi pemain terbaik.

Hugo sudah malu bertemu di rumah Belle, makanya dia mengundangnya ke sebuah restoran di mall. Belle kesana sudah ada Hugo. Yang menanti. Selesai makan Hugo memberanikan diri untuk meyampaikan apa yang penting dia sampaikan. Namun di sela oleh Belle

"Kita putus kak. Terima kasih buat undangan makan malamnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!