NovelToon NovelToon
Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Kebangkitan Istri Yang Direndahkan

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:511.3k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Astrid mengorbankan segalanya untuk keluarga. Namun, pengorbanannya justru dibalas dengan hinaan.

Setelah melahirkan, tubuh Astrid berat badannya naik drastis hingga membuat Lucas, suaminya yang seorang dokter, merasa malu memiliki istri sepertinya. Tak hanya itu, Marta, sang mertua, juga menganggap Astrid sebagai wanita tidak berguna karena tidak memiliki pekerjaan maupun prestasi yang bisa dibanggakan.

Puncaknya terjadi saat Lucas dan Marta mempermalukannya di depan banyak tamu undangan. Harga dirinya diinjak-injak tanpa belas kasihan, seolah seluruh pengorbanannya selama ini tidak pernah berarti. Hari itu, Astrid memutuskan untuk berhenti menangis.

Dengan bantuan Mateo, Astrid bangkit dan mengubah hidupnya. Saat satu per satu kesuksesan berhasil diraihnya, orang-orang yang dulu merendahkan mulai menyadari kesalahan mereka.

Kini giliran mereka yang memohon, sementara Astrid tak lagi peduli. Karena ada penghinaan yang bisa dimaafkan, tetapi tidak pernah bisa dilupakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Malam sudah turun ketika Lucas keluar dari rumah sakit. Langit tampak gelap, sementara lampu-lampu kota mulai menyala satu per satu, menerangi jalanan yang masih dipenuhi kendaraan. Orang-orang bergegas pulang setelah menjalani hari yang panjang. Namun Lucas tidak mengarahkan mobilnya ke rumah seperti yang seharusnya. Sudah beberapa bulan terakhir, ia memiliki tujuan lain yang jauh lebih ingin ia datangi.

Mobilnya melaju membelah jalanan kota menuju kawasan elite di pusat kota. Tak lama kemudian, sebuah gedung apartemen mewah menjulang tinggi di hadapannya. Bangunan itu berdiri megah dengan dinding kaca yang berkilauan diterpa cahaya malam.

Lucas memarkir mobilnya di area basement khusus penghuni. Setelah itu, ia berjalan santai menuju lift pribadi yang hanya bisa diakses oleh pemilik unit.

Berbeda dengan wajah dingin yang selalu ia bawa pulang ke rumah, malam ini ekspresinya terlihat jauh lebih ringan. Tidak ada tanda-tanda kelelahan. Tidak ada kerutan kesal di dahinya. Bahkan langkahnya tampak lebih santai. Seolah tempat itulah yang sebenarnya ingin ia tuju sejak awal.

Begitu pintu apartemen terbuka, seorang wanita cantik langsung menyambutnya. Starla, model yang namanya mulai sering muncul di berbagai majalah dan iklan. Wanita itu berdiri di depan pintu dengan gaun satin berwarna krem yang membalut tubuhnya dengan sempurna. Rambut panjangnya tergerai rapi, sementara senyum manis langsung muncul saat melihat Lucas.

"Kamu lama sekali, Lucas." Nada suaranya terdengar manja. "Aku sempat khawatir kamu langsung pulang ke rumah istrimu."

Lucas tersenyum lalu mendekat. Ia mengecup kening wanita itu singkat sebelum melingkarkan tangannya di pinggang Starla.

"Ada rapat mendadak tadi."

Starla mendengus pelan sambil memutar bola matanya. "Kamu selalu bilang begitu."

Lucas tertawa kecil. "Karena memang begitu."

"Mmmm ... bohong, kan?"

"Kok tahu?"

Starla mengangkat alis sambil menatapnya tajam. "Karena aku sudah hafal semua alasanmu."

Lucas hanya tersenyum tanpa membantah. Ia sudah terlalu sering menghadapi protes seperti itu. Keduanya kemudian berjalan masuk ke dalam kamar.

Unit tersebut sangat luas dan mewah. Seluruh furniturnya menggunakan material premium dengan desain modern yang elegan. Lampu-lampu hangat menciptakan suasana nyaman, sementara jendela kaca besar yang membentang dari lantai hingga langit-langit memperlihatkan pemandangan kota yang dipenuhi cahaya.

Semua kemewahan itu dibayar oleh Lucas. Setidaknya itulah yang selama ini ia katakan kepada Starla.

Di meja makan, makan malam sudah tersaji rapi. Keduanya duduk berdampingan. Cara mereka berbicara, saling menyentuh, dan saling memandang membuat hubungan mereka terlihat seperti pasangan suami-istri yang sedang menikmati waktu bersama.

Namun malam itu, ada sesuatu yang berbeda. Starla tampak lebih banyak diam. Sesekali wanita itu memainkan garpunya tanpa benar-benar menyentuh makanan di piring. Wajahnya terlihat sedang memikirkan sesuatu. Hingga akhirnya ia meletakkan garpu tersebut dan menatap Lucas lurus-lurus.

"Lucas."

"Hm, apa?"

"Kita perlu bicara."

Lucas langsung mengangkat kepala. Dari nada suaranya saja, ia sudah tahu pembicaraan ini tidak akan berjalan ringan. "Ada apa?"

Starla menghela napas pelan sebelum menjawab. "Aku capek."

Lucas mengernyit. "Capek apa?"

Starla menatapnya beberapa saat sebelum akhirnya berkata terus terang. "Capek jadi selingkuhan."

Suasana mendadak berubah. Senyum di wajah Lucas perlahan menghilang. Ia menyandarkan tubuhnya ke kursi sambil mengembuskan napas panjang. Masalah yang sama kembali muncul.

"Aku sudah pernah menjelaskan semuanya," kata Lucas.

"Tapi kamu tidak pernah memberi kepastian." Starla tidak mengalihkan pandangannya sedikit pun. "Aku bukan perempuan yang bisa terus hidup seperti ini, Lucas."

Lucas terdiam.

Sementara Starla melanjutkan dengan suara yang lebih pelan, tetapi jauh lebih serius. Wanita itu mengepalkan jemarinya di atas meja.

"Aku punya karier. Namaku mulai dikenal banyak orang. Aku punya pekerjaan yang harus dijaga."

Lucas masih diam.

"Kalau hubungan kita terbongkar sekarang, yang hancur bukan cuma kamu. Aku juga bisa kehilangan semuanya." Tatapan Starla mulai berkaca-kaca.

Lucas mengusap wajahnya pelan. "Aku sedang mengurus semuanya."

"Sudah berapa lama?" Starla tertawa kecil, tetapi tidak ada sedikit pun kebahagiaan dalam tawanya. "Kamu selalu bicara seperti itu sudah hampir setahun, Lucas."

Pria itu kembali terdiam. Karena sebenarnya ia tahu Starla benar. Sudah hampir setahun ia menjanjikan hal yang sama. Namun hingga sekarang, tidak ada satu langkah nyata pun yang ia lakukan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Astrid.

Bukan karena cinta. Perasaan itu sudah lama hilang. Bukan pula karena Ariana. Meskipun ia menyayangi putrinya, itu bukan alasan yang membuatnya bertahan. Alasan sebenarnya jauh lebih sederhana dan jauh lebih serakah, rumah.

Rumah besar yang selama ini ditempati Astrid dan dirinya. Rumah peninggalan kedua orang tua Astrid. Rumah yang berdiri di atas lahan luas di kawasan yang kini berkembang pesat menjadi area komersial. Nilainya sudah meningkat berkali-kali lipat dibanding beberapa tahun lalu.

Lucas bahkan pernah diam-diam mencari informasi mengenai harga pasarnya. Jumlahnya mencapai puluhan miliar rupiah. Angka yang cukup untuk mengubah hidup seseorang.

Sejak lama, Lucas sudah memiliki rencana untuk aset tersebut. Ia ingin menjual rumah itu. Mengubahnya menjadi uang tunai.

Sebagian akan digunakan untuk memperbesar bisnis kliniknya. Sebagian lagi untuk membangun kehidupan baru bersama Starla. Karena itulah ia belum ingin menceraikan Astrid sekarang.

Lucas masih membutuhkan wanita itu. Atau lebih tepatnya ia masih membutuhkan semua yang dimiliki Astrid. Termasuk rumah warisan yang selama ini menjadi target utamanya.

1
Night Watcher
mampir ah... siapa tau ikutan erosi..🤭🙏
Felycia Fernandez
RIP Lucas
Felycia Fernandez
berarti Ariana sudah 31 tahun ya
Priskha
biyuh bnr2 suami durhakim....
Aditya hp/ bunda Lia
kalo jodoh gak kemana itulah Ariana dan Noel akhirnya mereka kembali bersama ... happy ending makasih Thor tetap semangat dan sehat selalu 🫰🫰
Setyo Budi Ningsih
aku tau namamu udah lama thoor tapi aku baru baca 2 novel karya mu keren buat cerita perempuan yg tidak selalu diam saat disakiti. banyak perempuan bisa bangkit saat terpuruk. semoga lancar barokah rejeki nya dan selalu yg terbaik cerita2 mu🫰❤️👍
Momcia
Mateo..lama2 jd buah matoalah..
Erni Kusumawati
cerita kak Author yg satu ini mmg selalu cantik dan menarik.Di setiap ceritanya selalu tersimpan dan tersurat makan tth hidup dan pesan moral yg selalu penuh makna.Seperti kisah Astrid dan Ariana seberapa pun besarnya luka kita tidak akan dpt menghapus bekasnya hanya bisa ikhlas menerima sebagai ujian kehidupan.Dan jangan pernah menggenggam kebencian terlalu dalam Krn rasa benci itu laksana bara yg kita genggam,lama2 bara itu akan membakar dan menyakiti tangan kita sendiri.
🌸 Sunshine 🌸: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Eni Istiarsi
terimakasih untuk kisah mengharukan ini. tetep sehat tetep semangat untuk menghasilkan karya2 baru lainya🙏💪
Sri Supriatin
eeh happy rnding, terimakasih sdh membuat karya indah ditunggu karya srlamjutnya n sehat Thor 👍🙏🙏😍😍
Sri Supriatin
naga2nya.mau tamat yah🤭🤭
Fa Yun
terimakasih thor akhirnya happy😍
Fa Yun
bertemu kembali masihkah ada cinta yang lalu
Fa Yun
lupakan masa lalu bisakah 😕
Suriyah Lasminah Sari
akhir nya cinta dapat di miliki ,walawe pun ada luka,tapi akhir nya cinta yg menang (terimakasih mbak Santi sehat selalu buat mbak Santi )🙏
Reni Setia
selamat ya udah tamat karyanya
Mutia
13 tahun kemudian, brp umur mereka skrg, pasti dah diatas 30 ya ..kelamaan jumpanya
Enny Suhartini
terimakasih cerita nya kak 👍
Nha_A
😭😭 terimakasih thoorr ud ngasih kami cerita yang bagusss,suka sama cerita ini..aq gak pernah skip looh,semangat untuk karya berikutnyaa🥰💪😘
ryuka
makasih thor atas karya bagus nya.. 😍😍😍😍😍 semangat trus unt berkarya ya thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!