NovelToon NovelToon
Bosku Menjadi Suami Rahasiaku

Bosku Menjadi Suami Rahasiaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Muhammad Fajar Rizky

Aku selalu berpikir bahwa pernikahan rahasia ini akan berjalan mudah asalkan kami tetap menjaga jarak di tempat kerja. Sebagai resepsionis, tugas utamaku adalah mengarahkan tamu, bukan menarik perhatian sang CEO. Namun, Bastian yang kutemui di rumah sebagai suami yang acuh tak acuh, perlahan-lahan menunjukkan intensitas yang berbeda di kantor. Dia mulai mengawasiku dari jauh dan membuat keputusan-keputusan sepihak yang memengaruhi pekerjaanku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Fajar Rizky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Drama Di Kantor

Suka? Tidak, aku tidak menyukai siapa pun. Aku hanya menjadikannya pengganti.

Pertemuanku dengan Bastian terjadi begitu saja, tanpa momen romantis, kejutan, atau bahkan cinta satu malam.

Bagaimana aku harus menggambarkannya ya? Suasana hari itu, aku terlalu sedih. Bahkan udara yang aku hirup pun terasa menyesakkan.

Bastian sedang berlutut di lantai rumah sakit, bersandar pada dinding koridor karena kehilangan anggota keluarganya. Sementara aku, duduk di lantai yang sama sambil menangis histeris karena kekasihku selama empat tahun baru saja meninggal dalam kecelakaan mobil.

Perasaanku pada Bastian bukan cinta pandang pertama pada sosoknya, melainkan pada wajahnya. Bahkan sampai sekarang, setiap kali mengingat hari pertama aku melihat Bastian, rasanya masih seperti mimpi. Wajah Bastian sangat mirip dengan almarhum pacarku. Karena itulah, begitu mendengar resepsionis lama di Group Wijaya mengundurkan diri, aku langsung melamar ke sana tanpa ragu.

Sampai hari ini, aku masih ingat betul ekspresi terkejut orang-orang di divisi HRD saat melihat berkas lamaranku.

"Mbak Amara, Anda yakin melamar untuk posisi resepsionis? Bisa jelaskan alasannya?"

Dihadapkan pada pertanyaan itu, pikiranku mendadak buntu, dan kalimat yang keluar dari mulutku justru: "Saya menyukai Pak Bastian.

Saya sudah menyukainya selama bertahun-tahun, tapi saya tahu dia tidak bisa kugapai. Jadi, saya hanya ingin bekerja lebih dekat dengannya."

Kejadian hari itu langsung menjadi bahan gosip di kantor. Semua orang mengira aku sudah gila karena terobsesi pada bos besar. Mereka hanya bisa saling pandang dengan senyum canggung.

Namun, begitu wawancara selesai dan aku berdiri untuk berbalik, aku mendapati Bastian sudah berdiri di ambang pintu. Wajahnya muram dan dingin. "Dia diterima," ujarnya singkat.

Lamunanku langsung buyar saat Siska berdeham pelan di seberang telepon. "Amara, kamu dengar tidak apa yang aku katakan?"

"Aku dengar. Perempuan yang menikah dengan Bastian itu... aku," jawabku. Kunci di tanganku sengaja kulempar hingga mendarat dengan bunyi 'klik' yang nyaring di atas meja kopi.

Siska langsung terdiam lama. Setelah beberapa saat, suaranya terdengar gemetar antara tidak percaya dan antusias, "Demi Tuhan, Ra! Kamu benar-benar ketiban durian runtuh. Sekarang nasibmu langsung berubah drastis!"

Aku hanya bisa terdiam. Istilah macam apa itu?

Kabar pernikahan Bastian dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru kantor. Aku menerima setidaknya puluhan pesan ucapan belasungkawa. Bahkan kepala departemen perencanaan, yang terkenal sangat galak dan dijuluki "Ibu Tiri," itupun ikut mengirimkan pesan singkat: "Amara, bagaimana kabarmu?"

Tentu saja aku baik-baik saja, bahkan sangat sehat.

Aku memilih tidak membalas satu pun pesan itu. Setelah mandi, aku langsung tidur hingga keesokan paginya.

Pasangan pengantin baru pada umumnya pasti sedang menikmati masa-masa manis, tetapi aku justru sendirian. Kondisinya tidak jauh berbeda dari saat aku belum menikah. Satu-satunya pembeda adalah sekarang aku sudah pindah ke vila mewah milik Bastian.

Bastian sama sekali tidak mengambil cuti, baik untuk pernikahan maupun masa berkabungnya. Dia tetap masuk kerja seperti biasa, dan dedikasinya itu sukses membuat seluruh karyawan berdecak kagum.

Begitu membuka mata pagi ini, aku melihat seseorang membagikan foto Bastian di grup obrolan kantor. Sinar matahari pagi menyoroti punggungnya, mempertegas garis wajahnya yang tegas, matanya yang tajam, dan alisnya yang tebal. Dia terlihat sangat berwibawa sekaligus tampan.

>Luar biasa, Pak Bastian baru menikah tapi sudah langsung masuk kerja seperti biasa!

>Pak Bastian sudah menikah? Kapan beliau berpacaran? Kok tidak pernah terdengar kabar apa-apa?

>Ssst, jangan berisik. Mbak Amara ada di grup ini.

Aku melirik layar ponsel sejenak, lalu mengangkat lengan untuk menghalau sinar matahari yang mulai terlihat menyilaukan. Waktu terus berjalan, dan posisiku di kantor ini sudah bukan lagi karyawan baru yang bisa bersikap santai.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan atau kehebohan lebih lanjut di kantor, aku segera bangun, mandi, memakai riasan tipis, lalu berangkat kerja menggunakan taksi.

Namun, begitu aku melangkah masuk ke lobi, beberapa rekan kerja langsung mengerumuniku. Mereka mendorongku masuk ke dalam ruang istirahat karyawan, dipimpin langsung oleh manajer HRD kami.

"Bu Linda, ada apa ini?" tanyaku bingung karena posisiku kini terhimpit di kursi dan sulit untuk bergerak.

"Amara, aku tahu kamu punya perasaan yang sangat dalam pada Pak Bastian. Tapi dalam situasi seperti sekarang, kamu harus bisa menahan diri dan mengendalikan emosimu.

Ayo, ikuti aba-abaku, tarik napas dalam-dalam." Bu Linda memperagakan gerakan bernapas dengan sangat berlebihan.

Aku menatapnya dengan heran dan baru saja hendak membuka mulut untuk menjelaskan, ketika tiba-tiba seseorang di dekat pintu berteriak kaget, "Pak Bastian? Ada perlu apa Bapak ke mari?"

1
sunaryati jarum
Kalian benar - benar pintar menyembunyikan status pernikahan kalian.
sunaryati jarum
Wah minta imbalan Rian
sunaryati jarum
Bastian makin menunjukkan perilaku sebagai suami, Amara.
sunaryati jarum
Shela sepertinya yang suka sama Bastian
sunaryati jarum
Amara hilangkan bayangan mendiang kekasihmu cukup di kenang dan masukkan Bastian suamimu
sunaryati jarum
👋👋👋 untuk Amara
sunaryati jarum
Dilamar diketahui suami😃
sunaryati jarum
Siapa, Bastian punya adik?
sunaryati jarum
Berarti dirahasiakan,ya
sunaryati jarum
Istrinya CEOmu ya sahabatmu
Baru mampir, sepertinya ceritanya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!