NovelToon NovelToon
Bangkitnya Sang Pewaris Iblis

Bangkitnya Sang Pewaris Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: LanzT0k3

Demi takhta tertinggi Klan Zhou, Zhou Yu dijebak oleh konspirasi kejam. Menggunakan ramalan palsu, para tetua mengasingkannya ke Pulau Sunyi—tempat para biksu tanpa kekuatan kultivasi, tempat di mana masa depannya sengaja dikubur hidup-hidup.

​Enggan membiarkan takdirnya mati dalam kesunyian, Zhou Yu nekat melarikan diri ke Hutan Keramat yang tabu. Di sana, di balik kabut abadi, dia menemukan kerangka naga raksasa yang terantai.

​Siapa sangka, setetes darah Zhou Yu justru menghancurkan segel kuno dan membangkitkan takdir yang sebenarnya: Garis Keturunan Iblis Kuno yang ditakuti langit dan bumi! Dengan tulang naga iblis di tubuhnya dan dendam yang membara di hatinya, Zhou Yu berjalan keluar dari pulau pengasingan.

​"Kalian membuangku karena takut aku merebut takhta? Bersiaplah, karena sekarang aku kembali untuk meratakan seluruh klan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Warisan Kegelapan Purba

​Brak!

​Rasa sakit yang luar biasa menjalar, meremukkan seluruh struktur tulang di tubuh Zhou Yu. Remaja delapan belas tahun itu terengah-engah, memuntahkan seteguk darah segar yang hangat ke atas tanah gua yang dingin. Kesadarannya berada di ambang batas terdalam antara hidup dan mati. Setiap jengkal ototnya terasa seperti ditarik paksa, dan paru-parunya meremuk menuntut oksigen.

​Sayup-sayup, suara teriakan dan langkah kaki para biksu di atas jurang perlahan-lahan menjauh. Gema kepanikan mereka terhalang oleh kepekatan kabut hitam yang mengalir deras dari langit-langit gua. Mereka, para pengabdi Dewa Langit yang penakut, tidak memiliki secuil pun keberanian untuk turun ke dalam jurang Hutan Keramat yang terkutuk ini. Bagi mereka, tempat ini adalah ujung dari segala petaka. Namun bagi Zhou Yu, tempat ini adalah saksi bisu dari keputusasaan terakhirnya.

​Zhou Yu terbaring lemah di atas tanah gua yang dingin, lembab, dan berbau anyir tanah kuno. Dia mencoba menggerakkan ujung jarinya, namun rasa sakit yang membakar langsung memperingatkan jiwanya bahwa seluruh badannya telah remuk redam akibat benturan hebat dengan dinding batu jurang saat terjatuh tadi. Air mata kemarahan berbaur dengan peluh dingin di pelipisnya.

​‘Apakah ini akhirnya? Apakah aku akan mati secara menyedihkan di dasar kegelapan ini sebagai sampah tanpa nama?’ batinnya berontak.

​Tidak. Dendam yang membara di dalam dadanya menolak untuk padam. Jika dia mati di sini, maka paman kandungnya, Zhou Gung, dan sepupunya yang licik, Zhou Feng, akan merayakan kemenangan mereka di atas takhta tertinggi Klan Zhou tanpa ada satu pun penghalang. Pikiran tentang wajah-wajah munafik itu memaksanya untuk tetap mempertahankan kesadaran yang kian menipis. Dia memaksakan sepasang kelopak matanya yang berat untuk tetap terbuka.

​Di tengah rasa sakit yang mendera sukma, pandangan samar Zhou Yu menangkap sejenis pendaran cahaya yang aneh di ujung gua yang luas. Di sana, sebuah energi berwarna merah darah dan hitam pekat berputar-putar lambat di udara, menciptakan riak spiritual yang begitu dingin hingga mampu membekukan debu-debu yang melayang. Ketika matanya perlahan mulai terbiasa dengan kegelapan absolut ruangan bawah tanah tersebut, jantung Zhou Yu seolah berhenti berdetak.

​Di hadapannya, berdiri sebuah struktur raksasa yang luar biasa megah sekaligus mengerikan. Itu adalah kerangka makhluk mitologi purba yang hanya pernah dia baca di dalam gulungan kitab rahasia klan—seekor naga raksasa.

​Meskipun yang tersisa hanyalah tulang-belulang berwarna putih keperakan yang sudah kuno dan tertimbun waktu, aura keagungan, tirani, dan tekanan yang dipancarkan dari kerangka naga itu masih begitu kuat. Daya tekannya yang luar biasa pekat membuat atmosfer di dalam gua terasa membeku dan mencekik. Panjangnya mencapai puluhan meter, melingkar kokoh di sepanjang dinding batu gua bawah tanah, seolah-olah makhluk agung itu sedang tertidur di dalam peti mati batu raksasa miliknya sendiri.

​Namun, yang paling mengejutkan dan menggetarkan jiwa Zhou Yu adalah kondisi dari kerangka tersebut. Tengkorak besar sang naga yang memiliki dua tanduk retak yang tajam, serta seluruh tulang rusuk raksasanya, terlilit rapat oleh ratusan rantai besi besar berwarna hitam pekat. Rantai-rantai itu berukuran sebesar tubuh manusia dewasa, membelit setiap jengkal struktur tulang sang naga tanpa menyisakan ruang.

​Pada permukaan rantai besi hitam tersebut, terdapat ukiran huruf-huruf mantra suci kuno yang memancarkan cahaya merah darah redup. Mantra itu berdenyut secara berkala, memancarkan hawa penekanan mistis yang amat suci sekaligus kejam. Tampak jelas bahwa ribuan tahun lalu, ada faksi kuat dari langit yang sengaja menyegel sisa-sisa jiwa makhluk agung ini agar tidak akan pernah bisa bangkit atau bereinkarnasi kembali ke dunia selamanya.

​"Kerangka naga... yang terantai?" bisik Zhou Yu dengan suara parau yang nyaris habis di tenggorokan. Suaranya bergema lemah, lenyap ditelan oleh keheningan gua yang menindas.

​Bagaimana bisa ada kerangka naga purba yang disegel di bawah Pulau Sunyi ini? Mengapa para biksu di atas sana selalu menyebut Hutan Keramat sebagai tempat terkutuk yang menolak doa dewa? Jawabannya kini terpampang jelas di depan matanya. Tempat ini bukan menolak doa dewa, melainkan tempat di mana para dewa menyembunyikan dosa pembuangan mereka.

​Tepat di saat kesadarannya berada di ambang batas kritis dan pandangannya mulai menggelap total, nasibnya berputar ke arah yang tidak terduga. Luka goresan yang dalam di telapak tangannya akibat menerobos semak berduri di hutan tadi, serta luka dalam yang meremukkan fisiknya, terus mengucurkan darah segar berwarna merah pekat tanpa henti. Darah hangat itu mengalir membasahi tanah gua yang dingin, merembes pelan menembus sela-sela bebatuan kuno, dan mengalir lurus ke depan.

​Secara kebetulan yang fatal, aliran darah milik Zhou Yu mengalir tepat mengenai salah satu ujung mata rantai mantra hitam yang tergeletak di atas tanah—rantai utama yang mengikat bagian bawah tengkorak sang naga iblis.

​Wusss!

​Seketika itu juga, saat setetes darah hangat Zhou Yu menyentuh permukaan logam hitam tersebut, seluruh gua bawah tanah mendadak bergetar hebat. Bebatuan dari langit-langit gua runtuh berjatuhan, menciptakan suara gemuruh yang memekakkan telinga. Denyutan huruf mantra suci berwarna merah darah pada ratusan rantai raksasa itu tiba-tiba menyala luar biasa terang, memancarkan gelombang cahaya yang membutakan mata.

​Namun, pendaran cahaya suci itu tidak bertahan lama. Detik berikutnya, darah Zhou Yu seolah bertindak sebagai racun yang paling mematikan bagi mantra penyegel tersebut. Terjadi reaksi penolakan yang amat keras dan liar. Mantra-mantra suci kuno itu mulai bergetar tidak stabil, mengeluarkan suara mendesis yang nyaring sebelum akhirnya retak beruntun.

​Krak! Krak! Krak!

​"Apa... apa yang terjadi?" Zhou Yu membelalakkan matanya dengan sisa kekuatannya, menatap pemandangan di depannya dengan rasa syok yang amat sangat.

​Rantai-rantai raksasa yang telah menahan makhluk purba itu selama ribuan tahun mendadak kehilangan kekuatan magisnya. Satu demi satu, mantra suci di atasnya hancur membeku, meledak menjadi serpihan debu spiritual yang beterbangan di udara. Ikatan tirani yang tak tergoyahkan itu runtuh total hanya karena bersentuhan dengan darah seorang pemuda yang dibuang oleh klannya sendiri.

​Duar!

​Sebuah ledakan energi hitam bercampur merah darah yang sangat dahsyat akhirnya pecah, menghantam seluruh dinding gua bawah tanah hingga menciptakan guncangan hebat yang terasa hingga ke permukaan pulau. Tekanan magis yang begitu besar, berat, dan kuno langsung memenuhi setiap sudut ruangan, mengunci tubuh lemah Zhou Yu di tengah-tengah pusat badai energi kegelapan yang baru saja terbebas dari sangkar abadi mereka. Badai topan kabut hitam mulai berputar ganas, bersiap menelan apa saja yang ada di hadapannya.

1
yos helmi
😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
kalau up hanya satu dua bab .. jadi malas kasih dukungan.. biasanya cerita ng tamat..
LanzT0k3: sabar yahh ka
aku usahain 🤭🤭
total 1 replies
Danzo28
mantap
LanzT0k3: terimakasih
total 1 replies
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!