NovelToon NovelToon
FAKE LOVE MISSION

FAKE LOVE MISSION

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / Ketos / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Xylona

Di sekolah, semua orang mengenal Aurora Kayanza sebagai gadis yang selalu mengejar uang. Baginya, uang bisa menyelesaikan banyak hal, bahkan menjadi alasan untuk menerima tantangan paling nekat sekalipun. Demi imbalan yang menggiurkan dari teman-temannya, Aurora setuju melakukan satu hal yang dianggap mustahil—mendekati cowok paling dingin dan sulit disentuh di sekolah mereka.

Namun semuanya berubah ketika Aurora tiba-tiba menemui Gama di rooftop sekolah dan tanpa ragu mengajaknya berpacaran.

Ajakan yang awalnya hanya dianggap permainan dan tantangan perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit. Di balik sikap dingin Gama, tersimpan luka dan rahasia yang tidak diketahui siapa pun. Sedangkan Aurora mulai terjebak di antara uang, rasa bersalah, dan perasaan yang tumbuh tanpa ia sadari.

Hubungan yang dimulai karena kepentingan itu perlahan mengubah hidup mereka berdua, membawa Aurora dan Gama pada kisah penuh rahasia, konflik sekolah, perasaan yang tak pernah mereka rencanakan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xylona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 2.

Pagi menjelang seperti biasa hari senin adalah hari termalas mungkin bukan hari senin saja tapi semua hari kecuali hari minggu bagi Aurora mungkin bagi semua orang juga, Hari Senin selalu terasa lebih cepat dari hari lainnya.

Belum juga sempat menikmati akhir pekan, tiba-tiba semuanya kembali sibuk—pesan masuk di grup kelas, tugas yang belum selesai, dan suara orang-orang yang mulai memenuhi jalan. Aurora menarik napas panjang, mencoba berdamai dengan kenyataan bahwa hari panjang baru saja dimulai.

Setibanya di sekolah Aurora berjalan linglung bukan hanya tadi di rumahnya banyak sekali drama pagi adik Aurora yang sama sekali sulit di bangunkan, ibunya yang berteriak di arah dapur memarahi semua orang yang ada di rumahnya, setiap hari Aurora menghadapi momen tersebut tanpa sakit kepala saking sudah terbiasanya, tanpa sadar seseorang berjalan mengendap tanpa suara di belakang Aurora dan mengagetkan Aurora yang sedang melamun.

"Darrrr." Kejut Zara mengagetkan Aurora yang sedang berjalan kearah kelas mereka, Zara terbahak melihat raut wajah kaget Aurora setelah di kagetkan olehnya.

Aurora sampai meloncat saking kagetnya napasnya tercekat sesaat sebelum Aurora bisa menenangkan diri, Aurora mendelik sinis menabok lengan Zara keras sampai sang empu mengaduh kesakitan, Aurora membiarkan siapa suruh mengagetkannya itu balasannya.

"Ngagetin aja lo, kalau gue serangan jantung gimana hah!!." Sentak Aurora.

Zara memutar bola matanya malas mendengar penuturan Aurora yang hiperbola."Lebay amat ya kali sampe serangan jantung."

Aurora menghiraukannya dan terus jalan kearah kelas mereka, Zara yang terus mengoceh berdecak kesal karna di abaikan oleh Aurora, berlari kecil menyusul Aurora yang sudah di ujung pintu kelas mereka.

Sesampainya di kelas Aurora dan Zara duduk di bangkunya.

"Nahh karna hari ini hari senin kesepakatan udah di tentukan maka tantangannya di mulai." Ujar Zara.

Aurora makin lesu mendengar Zara mengingatkan soal tantangan tersebut, Aurora melengos malas tidak menghiraukan Ucapan Zara.

"Jawab elah bisu lo."

"Inget." Jawab Aurora ngegas

"Santai dong elah."

Aurora tidak membalas menelungkupkan wajahnya di lipatan tangan ingin memejamkan mata sebentar, tapi sepertinya Aurora di takdirkan tidak bisa beristirahat dengan tenang dan damai selalu saja ada gangguan yang datang seperti saat ini kakak kelas Aurora seangkatan dengan Gama datang ke kelas Aurora untuk merusuh siapa lagi kalau bukan Billy Alexander, namanya aja kayak orang barat kelakuan sama muka minus semua kayak jamet. Maaf tuhan emang bener kelakuannya kayak dajjal, minta di sleding.

"Haii...calon calon istriku." Ujar Billy terlihat percaya diri

"NAJISSS." Ujar serentak Aurora, Zara, Dan Khanza yang baru saja datang ke kelas langsung menyaut

"Amit-amit jabang bayi gue punya suami macem lo." Zara merinding membayangkan jadi istri Billy Zara mengetuk kepalanya dan ke bangku belajar berulang kali, seolah mengusir sial.

Billy cemberut." Sakit banget hati mungilku."

Aurora mengerut jijik melihat ekspresi Billy yang sok imut, bukannya imut malah ingin Aurora tempeleng wajahnya yang tak seberapa tampan itu, ya meskipun Billy tidak sejelek itu tapi kelakuannya yang bikin dia jelek.

"Diem deh ahh masih pagi anjir." Sewot Khanza

"Iya mending lo keluar sana mengganggu hari pagi gue tau nggak liat muka lo!." Zara juga sewot

Bel masuk berbunyi nyaring semuanya ke lapangan buat melaksanakan upacara bendera, cuaca pagi ini terik sampai memandang ke depan harus menyipitkan mata.

Upacara berjalan lancar semua murid masuk ke kelas masing-masing dan menunggu guru mata pelajaran, setengah jam berjalan guru yang sedang menjelaskan di depan dan Aurora yang fokus mendengarkan.

Sudah waktunya istirahat semua murid keluar kelas ada yang ke kantin, ada yang ke perpustakaan, ada yang ke taman belakang sekola, tapi tidak dengan Aurora dia hanya berdiam diri di kelas Zara dan Khanza mengajak Aurora ke kantin untuk mengisi perut mereka yang sudah minta di isi.

"Woy, malah ngelamun lagi ayo ke kantin." Zara menyadarkan Aurora yang sedang melamun

"Kenapa sih?." Tanya Khanza

Aurora menghela napas berat mulai berdiri dengan lingkung, mulai melangkah keluar kelas, tapi bukannya ke kelas malah berbelok arah ke rooftop, Zara dan Khanza menyadari bahwa Aurora salah jalan menarik tangan Aurora.

"Woy, lo udah mulai hilang ingatan apa, jalan ke kantin bukan ke sana tapii ke sini." Tunjuk Zara menunjuk ke arah kantin

"Gue mau ke rooftop."

Khanza mengerutkan alis bingung." Buat apa lo ke rooftop tumben amat mau ke rooftop."

Aurora tidak menjawab melainkan mengangkat dagu kearah Zara, Zara seolah tersadar mulai senyum tanpa dosanya.

"Ohh...lo mau ketemu ama Gama."

Aurora tidak menjawab melengos malas enggan menanggapi.

"Lo yakin mau ketemu sama Gama?." Tanya Khanza ia ragu Aurora akan di sambut baik oleh Gama

Aurora mengangguk lesu Aurora tidak bisa apa apa selain harus ke rooftop, soalnya kata Zara bahwa Gama setiap di sekolah selalu menghabiskan di rooftop.

"Yaudah goodluck bestiiii." Semangat Zara seolah Aurora sedang berada di medan perang

Aurora melangkah pelan sesampainya di tangga rooftop, Aurora tidak langsung masuk mencoba menetralkan cara bernapas dan detak jantung yang tiba-tiba memompa dengan keras, bagaimana kalau Gama tidak menyukai kehadirannya, bagaimana kalau Gama malah menjatuhkan Aurora ke lantai dasar dan arwahnya jadi gentayangan, memikirkannya saja sudah membuat Aurora merinding.

Akhirnya setelah memiliki banyak keberanian Aurora secara perlahan membuka pintu rooftop, Aurora melihat Gama sedang berdiri memunggungi Aurora, Aurora tidak bergerak sama sekali dia diam seperti patung seolah kakinya sulit ia kendalikan untuk kembali jalan.

Gama menyuruh Aurora untuk duduk di sampingnya tanpa Gama berbalik badan, Aurora yang takut akhirnya menuruti perintah Gama daripada taruhan nyawanya.

Diam mereka berdua tidak ada yang berani memulai percakapan seolah mereka sama-sama bisu, karna Aurora tidak tahan dengan keterdiaman mereka Aurora memulai percakapannya.

"Kak sebelumnya aku mau minta maaf kalau kakak ngerasa ke ganggu ada aku di sini."

Gama diam tidak bereaksi hanya menatap Aurora intens, Aurora yang di tatap seperti itu menjadi salah tingkah, coba kalian di posisi Aurora di tatap oleh cowok paling ganteng di sekolahnya gimana Aurora nggak salah tingkah.

"A—aku mau bilang kalau a—aku s—suka s—sama kakak."

"Kakak m—mau nggak jadi p—pacar aku?." Tanya Aurora gugup tanpa berani menatap kearah Gama yang sedang memerhatikannya

Gama diam beberapa menit tidak ada reaksi apa apa hanya diam memalingkan wajah kearah depan, Aurora gugup setengah mati ia sudah pesimis bahwa Aurora akan di tolak mentah mentah, mana mungkin juga di terima orang Aurora tidak secanti itu untuk di sukai oleh cowok tertampan di sekolahnya

1
Davina Aurora
bagus ka ceritanya😍
aurora: terima kasih☺
total 1 replies
T28J
hadiir kk🙏
aurora: terimakasih😊☺😍
total 1 replies
Wawan
Semangat ✍️
aurora: terimakasih 🤗🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!