NovelToon NovelToon
Last Stop In Eden

Last Stop In Eden

Status: tamat
Genre:Misteri / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Vampire / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: laliza_xiexie

"Kamu Kriminal" Ucap gadis itu ketus dengan tangan diikat.
" Saya bukan kriminal." Ucap Pria itu tegas.
Mereka saling bertatapan dalam situasi hening dan penuh ketegangan. Alih - alih merasa takut, Gadis itu terus menatapnya tajam.
"Kau monster." Celetuknya.
Senyum menyeringai. " Aku bukan monster,... Aku Vampir." Ucap pria itu pelan berbisik ditelinga gadis yang ia sekap.
Bukannya jeritan rasa takut yang didengar, Pria itu merasa heran gadis dihadapannya malah tertawa puas.
Kesal tak kunjung percaya, Pria itu menunjukan taring dan mata merahnya.
Sontak gadis itu terdiam mematung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laliza_xiexie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Langkah Berani

“Gedebug… Aduhhh.!” Ucap Kiara kesakitan terjatuh dari kursi Bus.

Seketika Ia tersadar dan melihat kesekelilingnya, ternyata semua itu mimpi belaka alias kembang tidur. Mungkin karena Kiara merindukan orang tuanya sampai Ia memikirkannya.

Saat melihat keluar jendela tampak sudah pagi, Ia melihat jam dan menunjukan pukul enam. Ia langsung bergegas turun mebawa barangnya dan mencari paman.

Saat turun Paman sudah berdiri didepan pintu Bus dan tersenyum pada Kiara.

“ Gimana? Nyenyak tidurnya?” Tanya Paman lembut.

Kiara tersenyum teringat orang tuanya yang selalu berkata seperti itu.

“ Nyenyak Paman terima kasih atas pertolongannya, ngomong – ngomong toilet disini dimana ya Aku ingin mandi?” Tanya Kiara lembut.

Paman menunjukan toilet dan Kiara bergegas mandi, sembari mandi Kiara berpikir Ia akan kemana setelah ini. Lalu Kiara seketika berpikir Akan Ke luar Kota merantau mungkin nasibnya akan berubah di luar sana.

Setelah mandi Kiara memakai baju yang kemarin karena Ia tidak membawa baju. Ia langsung berlari hendak masuk Ke Bus tujuannya Yungeon City. Namun saat ia sampai ternyata Bus tujuannya baru saja pergi, Ia sangat kecewa. Kiara bingung harus pergi kemana, tidak sengaja Kiara melirik ke samping dan melihat Bus yang hendak pergi, Ia melihat lokasi tujuan Bus tersebut.

“ Hirosyuki… Kota apa itu Aku baru dengar! Ahh sudahlah lebih cepat Aku pergi lebih banyak peluang mendapat kerja.” Gerutu Kiara.

Kiara langsung pergi membeli tiket, untung saja tidak mengantri untuk membeli tiket itu. Namun Kiara merasa aneh karena semua orang memperhatikannya, tapi Ia tidak peduli dan langsung pergi menemui Paman untuk memberi tahunya.

Saat Kiara memberi tau Paman Ia akan pergi Ke Kota itu, Paman terdiam tak percaya.

“ Apa kamu yakin akan ke kota itu?” Tanya Paman khawatir.

“ Iya Paman Aku sudah membeli tiketnya, memangnya kenapa?” Tanya Kiara bingung.

“ Kota itu…” Jawab Paman terpotong oleh Kiara.

“ Astaga Bus nya akan pergi, hey tunggu… Sampai jumpa paman.” Teriak Kiara langsung lari dan masuk Ke dalam Bus karena akan berangkat.

Di dalam Bus semua tampak normal, orang – orang tampak ceria dan anak – anak tertawa dan bermain.

Bus mulai berjalan meninggalkan terminal, Kiara melihat jam tangannya menunjukkan jam delapan pagi. Ia memutuskan tidur istirahat, Ia mulai tertidur dan tiba – tiba.

“ Permisi…” panggil seorang lelaki menepuk bahu Kiara.

Seketika Kiara terbangun dan melihatnya, lelaki itu tampak berpenampilan menarik, tinggi dan lumayan tampan. Kiara sangat terkejut karena lelaki tersebut ternyata Supir Bus.

“ Sudah sampai, silahkan turun.” Ucap Supir itu dingin.

Kiara melihat jam tangannya dan menunjukkan pukul setengah sembilan lalu melihat sekelilingnya tampak sepi tak ada penumpang lain.

“ Baik, tapi ini tiket dan uangnya maaf Aku belum bayar ketiduran.” Ucap Kiara dan langsung turun dari Bus.

Saat turun dan keluar dari Terminal Kiara tercengang dengan keindahan Kota Hirosyuki, gedung tinggi dimana – mana. Pepohonan yang hijau membuat sejuk dan nyaman. Kiara merasa keputusannya pergi Ke Kota tersebut bukanlah suatu kesalahan.

Dibalik Keindahan Kota Hirosyuki Kiara merasa aneh dengan kota tersebut orang – orang tampak modis dan menarik, tapi mereka tampak bermuka datar dan tidak menunjukkan kebahagiaan. Mereka mengobrol, berjalan, dan bercanda tapi ekspresi mereka tampak tidak berubah datar dan dingin.

Kiara teringat dengan kejadian dimana Ia sampai dengan cepat Di Kota tersebut, Ia kebingungan mengapa bisa secepat itu apa mungkin Kota ini terletak tidak jauh dari Kota tempat tinggalnya. Ia memutuskan melihat Maps di ponselnya.

“ Astaga… bahkan kota ini lebih jauh dari Yungeon city.” Ucap Kiara tak percaya. Ia terus bertanya – tanya tentang semua keanehan ini. Sampai – sampai Kiara frustrasi mengacak – acak rambutnya.

1
falea sezi
nyimak
xiexie
Selamat datang di cerita novel pertamaku, Happy reading guys.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!