NovelToon NovelToon
Kamu Adalah Canduku

Kamu Adalah Canduku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:903.5k
Nilai: 5
Nama Author: Hertati

Proses Revisi.

Sebelum membaca jangan lupa di Favoritin ❤️ dulu ya Kakak.


"Mas. Sebenarnya cinta kamu itu sebanyak apa sih sama aku, sampai sekarang aku belum percaya punya suami sebaik kamu." Puji Kanaya menatap dalam manik mata Rangga penuh gemas.

"Yang jelas selama kamu bernafas, maka selama itu aku candu padamu sayang. Bahkan ketika alam semesta merebut mu paksa, aku akan tetap hanya candu pada satu nama yaitu Kanaya Herazille, kamu adalah Canduku, cinta mati ku, apapun akan ku lakukan demi kebahagian mu sayang. Aku sangat beruntung, sekalinya aku jatuh cinta, cintaku jatuh di orang yang tepat seperti kamu......" ucap Rasa penuh cinta memandangi wajah istrinya.

.
.

Bagaimanakah kisah selanjutnya? Selalu ikuti dan dukung cerita Kamu adalah Canduku ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hertati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CH-2

“Tidak apa-apa Kai, ini hanyalah salah paham” ucap Maria

"Nak, berdirilah kembalilah ketempat tidur mu, saya akan menyuruh pelayan membawakan makan malam mu, sepertinya kamu kehabisan banyak tenaga tidak usah takut nak, kami ini bukan orang jahat dan kami juga tidak menghukum mu Nak”

“Tidak Nyonya, saya mohon maafkan saya karena sudah lancang kepada Tuan dan Nyonya” ucap Kanaya

“Apa maksudnya gadis ini Dad, kenapa dia meminta maaf, apa yang sudah terjadi ? ucap Kaisar

“Tidak ada, tadi gadis kecil ini mengira kita ada berniat jahat dengannya jadi Daddy langsung emosi dan membentaknya, dia menjadi ketakutan seperti ini Kai” ucap Jakson

“Ohh begitu, adik tidak usah takut yah, kami ini bukan orang jahat” ucap Kaisar sambil tersenyum dengan sangat manis.

Kanaya melihat senyum laki-laki itu sempat terpesona, tetapi itu langsung ditepisnya bagaimana pun dia merasa tak pantas untuk mengagumi ketampanan laki-laki itu. Membahas laki-laki saja dia enggan. Kenangan masa lalu membuatnya parno. Tapi demi menjaga sopan santun dia berpura-pura untuk tidak menjauhi kedua laki-laki yang saat ini bersamanya. Bagaimanapun mereka sudah menolong dirinya. Kanaya yang sudah mulai tenang pun langsung menurut dan dia memakan makan malamnya dan meminum obatnya. Inpus yang sudah dicabut tadi juga sudah dipangsangkan kembali oleh Kaisar. Ingin menjauh sebenarnya ketika tangannya menyentuh lengan Kanaya, lagi dan lagi Kanaya tak berdaya dia memang lemah dia tak sanggup untuk menolak perlakuan dari umat yang ada dirumah itu. Setelah selesai memansang inpus mmereka meninggalkan Kanaya dikamarnya untuk beristirahat karena hari sudah semakin larut malam, Maria dan suaminya beserta anak sulung mereka juga pamit untuk beristirahat.

Pukul 07.00 Kanaya bangun dari tidurnya, badannya juga sudah mulai pulih, hanya saja masih sedikit lemah.

Tok. Tok. Tok

Ceklek

Maria datang membawa sarapan untuk Kanaya, dia melihat Kanaya yang sudah bangun pun langsung tersenyum dan menyapa Kanaya. Entah kenapa wanita paruh baya itu sangat simpatik dengan Kanaya.

“Selamat pagi Nak, bagaimana keadaanmu Nak, apakah sudah mulai membaik Nak”

“Sudah Nyonya, saya sudah baikan hanya saja masih sedikit lemah Nyonya”

“Baguslah dan ini makanlah Nak, supaya kamu tidak merasa lemah lagi dan jangan lupa untuk meminum obatnya Nak”

“Terima kasih Nyonya, dan maaf sudah merepotkan ada Nyonya” ucap Kanaya sambil tersenyum

“Sama-sama Nak”

Maria yang melihat Kanaya tersenyum merasa sangat senang melihatnya.

Jakson dan anak sulungnya datang menghampiri istrinya dan kanaya.

“Bagaimana keadaan mu gadis kecil ?” Tanya Jakson sambil tersenyum

“Sudah membaik Tuan” ucap kanaya Sembalas dengan senyuman yang sangat tipis.

“Baguslah adik, oh iyah kita belum berkenalan, Saya Kaisar Adiano William dan kamu” ucap Kaisar yang berada disamping Jakson

“Nama saya Kanaya Herazille,” jawab Kanaya

“Nama kamu sangat cantik Nak, sama seperti wajah kamu yang sangat cantik” puji Maria

Jakson dan Kaisar yang mendengar pujian dari maria hanya tersenyum, bagaimanapun itu memang kenyataannya Kanaya memang sangat cantik, tubuhnya mungil, kulitnya putih bersih, rambutnya panjang lurus dan hitam, hidung mancung, dan mata yang indah.

“Kanaya, boleh kami tahu apa yang terjadi padamu Nak ? Kenapa kamu bisa pingsan ditepi jalan seperti itu, itu sangatlah berbahaya Nak, bagaimana jika yang menemukanmu bukanlah orang baik” ucap Jakson

Kanaya yang teringat kejadian itupun tiba-tiba menitikkan air mata. Jakson yang melihat itupun merasa bersalah.

“Nak, jika kamu tidak mau memberitahu kami juga tidak apa-apa, nanti saja jika kamu sudah siap Nak” ucap Jakson khawatir kondisi kanaya memburuk

“Terimakasih Tuan atas pengertiannya” ucap Kanaya sambil tersenyum kecil.

"Jangan panggil kami Tuan dan Nyonya Nak, panggil saja kami Bibi dan Paman." ucap Jakson. Kanaya mengangguk paham.

Jakson dan keluarganya tidak memaksa Kanaya untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi. Karena melihat psikis Kanaya yang belum stabil membuat mereka menunggu. Dia takut jika dipaksa bisa-bisa dia merancau tidak jelas yang ada nanti mereka juga yang repot (pikir Jakson).

Jakson dan Kaisar meninggalkan ruangan itu, mereka pergi ke meja makan dan memulai sarapan, setelah selesai sarapan mereka langsung melaju ketempat kerja mereka masing-masing. Sebelum berangkat mereka sempat permisi kepada Maria dan Kanaya yang masih tinggal dikamar tamu. Kaisar berangkat ke rumah sakit dan Daddy Jakson berangkat ke perusahaannya.

Melihat Kanaya sudah selesai dengan sarapannya, Maria menyuruhnya kembali beristirahat agar stamina tubuhnya kembali bugar. Kanaya mengikuti semua perintah Maria. Tak lama Kanaya langsung memejamkan matanya, sungguh benar-benar lelah rasanya. Bukan tubuhnya yang lelah tapi jiwanya. Iya, jiwanya sangat lelah, terlalu banyak hal yang sangat ingin dia lepaskan, supaya beban itu benar-benar hilang.

30 menit berlalu, Kanaya hanyut dalam mimpinya. Seluruh tubuhnya berkeringat, air matanya tak henti-henti menitikkan air mata, Kanaya merancau dengar sangat kuat, ia berteriak-teriak seperti orang yang sudah kehilangan akal.

"Tidakkkkkkkkk,,,tolonggggg jangannnnnn, hiksssss, ampunnnnnnn, jangannnnnn, tolonggggggggggggggg, ja-ja-jangannnnn aku tak mauuuuu....hikssss, hiksssss mamaaaaaaaa tolongggg akuuuuuu,,,, huaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,,," teriak Kanaya sambil memejamkan matanya, menggelengkan kepalanya, tubuhnya bergetar, pelipisnya berkeringat.

Maria yang berada diruang keluarga sungguh kaget mendengar teriakan Kanaya, ia berlari ke kamar tamu untuk melihat kondisi Kanaya, diikuti para pelayan yang ada dirumah itu.

"Kanaya,,, Nakkk, Hei Nak, bangunlah, jangan takut ada bibi disini Nak," ucap Maria sambil menggoyang-goyangkan tubuh Kanaya agar sadar dari tidurnya. Maria memeriksa tubuh Kanaya, tubuhnya berkeringat dan sangat panas, demamnya kembali naik. Entah apa yang terjadi padanya Maria sungguh bingung. Maria memerintahkan kepada pelayanannya untuk mengambil air hangat dan kain, agar ia bisa mengompres Kanaya, semoga saja demamnya bisa turun.

Merasa kepalanya seperti basah Kanaya tersadar dari tidurnya, ditatapnya wanita paruh baya itu, matanya menatap secara dalam, Kanaya berhalusinasi wajah Maria terlihat jelas seperti wajah mamanya, dipeluknya tubuh wanita itu erat-erat, seakan tak ingin melepaskannya. Kanaya menangis tersedu-sedu.

"Mamaaa, jangan tinggalin aku, aku cuman punya Mama, tidak ada yang mencintai ku dengan tulus selain mama, mama tolong jangan pergi lagi, jangan tinggalkan aku ma, aku sungguh tersiksa dengan kehidupan ini, bila mama ingin pergi jauh tolong bawa aku ma, aku tak sanggup menghadapi ini semua dengan sendirian, mamaaa, hiksss, mamaaa, hiksssss, mama aku mencintaimu mama,,,aku menyayangimu, jangan pergiiii, jangan tinggalkan aku, hiksssss, huaaaaaaaaa,,,," tangis sendu Kanaya ditubuh Maria.

Maria yang mendengarkan Isak tangisan itu pun ikut berkaca-kaca dicermatinya kata demi kata yang dilontarkan oleh Kanaya membuat hatinya sakit, hatinya bergetar melihat Kanaya yang menangis menahan rindu, tanpa sadar Maria meraih wajah Kanaya, dikecupnya kening gadis itu, kedua matanya dan pipinya. Maria tidak tau kenapa hatinya tergerak ingin selalu memeluk gadis itu.

Kanaya yang tersadar dengan sentuhan tiap kecupan kasih sayang itu mulai membuka mata, ditatapnya wajah wanita paruh baya itu. Dia terdiam seribu bahasa. Bukan, ini bukan Mama, kenapa aku sangat nyaman sekali dipeluknya, kenapa rasa rindu ku kepada Mama, terlampiaskan dalam pelukan wanita ini, ada apa ini," batin Kanaya, sambil menatap dalam mata Maria.

"Ma-maaf Bibi, saya tadi tidak sengaja, saya pikir Bibi adalah Mama saya, maafkan saya sekali lagi Bibi" ucap Kanaya sambil menjauhkan tubuhnya dari pelukan Maria. Ia menundukkan kepalanya. Ia masih kalut dengan bayangan tentang Mamanya, sungguh ia sangat merindukan Mamanya.

Maria masih terdiam dengan pikiran-pikirannya, apa sebenarnya yang terjadi, kalau dia bertanya akankah gadis ini mau bercerita, ia takut gadis itu merasa tidak nyaman dengan berbagai pertanyaannya, ia takut mengganggu psikis anak itu, tapi kalau dia tidak bertanya ia sangat penasaran, bagaimanapun ia baru pertama kali bertemu dengan gadis ini tapi hatinya sungguh bergetar memeluk Kanaya, ia sangat menderita melihat isak tangisan anak itu.

1
Ningsih
penasaran sama cerita ini
Lina Maulina Bintang Libra
ank nya d t4 kmu Jason
Ketrin Koritelu
flashbacknya panjang banget kyk sinetron
Ketrin Koritelu
thor lu kejam banget sii nulis cerita nya gk pnya perikemanusiaan ya lu, anjing babi lu
Wastina Sitinjak
thor yg berkuasa tapi nga bisa melacak jadi lamban ke puisi
Sulastrie Herlina
apa sih c kaisar,, lebay deh
Sulastrie Herlina
ini teh gini3 aja cerita nya,,, pemeran utama nya kelamaan mati suri nya,,,
Sandrie
sangat sangat keren Thor cerita nya🥰,,di tambah kata bijak dari author sangat berkesan yang baca👍👍
Sandrie
hai Thor aku langsung mampir setelah menemukan novel mu ini,, semangat Thor😇
Sulastrie Herlina
bingung jalan cerita nya gimna,,,
✰͜͡v᭄pit_hiats
kang #bombay payu nya didieu🤕🤕🤕
Neny Jekman Jekman
aku mampir tor
lhiiea fardhika
mudah*an rangga gak tergoda sma nuri
Samsiah Sidabutar
semngat
ay
pantesan anknya juga pengen merebut suami sodaranya sendiri ternyata dri ibunya
Rannty
jejak PPM kak rie 👍👍😊
❣🖤_Enma_2_1_❣🖤
uda mampir kak owner
IG: Saya_Muchu
Lanjut thor, mari saling mendukung, dengan memberi like, komen, rate 5, serta tekan favorit.
bythetwinny
haii, like ku mendarat buatmu thor!
jangan lupa untuk kunjungi karyaku juga ya : When I Meet You
terima kasih😊
bythetwinny
haii, like ku mendarat buatmu thor!
jangan lupa untuk kunjungi karyaku juga ya : When I Meet You
terima kasih😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!