NovelToon NovelToon
Suami Selingkuh, Ku Buat Menyesal

Suami Selingkuh, Ku Buat Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moms Al

demi mendukung karier suaminya Arga Prasetyo, Ariana rela menikah selama delapan tahun secara diam-diam. Ariana menemani Arga berjuang di perusahaan nya tapi balasan yang didapatnya adalah perselingkuhan, bahkan pelakor itu terang-terangan menantang nya.

setelah menyiapkan perceraian dan pergi dengan tenang ternyata Arga menolak untuk melepaskan nya. hingga seorang laki-laki lain datang membuka babak baru untuk nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

Ariana berjalan menuju keruangan sang suaminya Arga, dengan beberapa map hitam di tangan nya. Tapi ketika sudah sampai di depan pintu ruangan Arga sesuatu menganggu pendengaran Ariana.

"Pelan-pelan kak Arga ahhhh". Ucap wanita didalam ruangan Arga dengan suara sedikit mendesah.

"Diam lah, menurut saja dan jangan ribut". Kata Arga membuat wanita itu mendesah pelan kembali.

Tubuh Ariana membeku ditempat, debar jantung nya sudah tak karuan, bahkan hawa panas menyerang tubuh nya begitu saja.

Hembusan nafas pelan keluar dari mulut Ariana kemudian mengetuk pintu dengan pelan.

Tok

Tok

"Masuklah". Arga berteriak dari dalam.

Ariana mendorong pintu dan masuk kedalam ruangan itu, hanya Arga yang ada disana, tapi ekspresinya seperti menahan sesuatu.

"Sibuk ?". Tanya Ariana menatap Arga dengan wajah datar.

"Ada beberapa dokumen yang harus ditandatangani". Ujar Ariana kembali meletakkan beberapa dokumen diatas meja Arga.

"Oke, yang mana harus ditandatangani". Arga mengambil bolpoin dan Ariana membuka map itu.

Satu dokumen sudah ditandatangani, Ariana kembali membuka dokumen keduanya, Arga kembali membubuhkan tandatangan diatas nya. Senyum kecil terparkir pada bibir manis Ariana sambil melirik Arga.

"Terimakasih". Kata Ariana mengambil lagi dokumen yang sudah ditandatangani itu.

"Malam ini mas Arga pulang makan malam ?". Tanya Ariana menatap wajah sang suami.

"Tidak, malam ini aku ada urusan dengan klien. Makanlah duluan jika kamu lapar". Arga menjawab tanpa menatap wajah istrinya.

"Baiklah".

Mata Ariana menatap sekeliling mencari sesuatu yang sejak tadi menganggu nya, hingga sebuah highils berada di bawah meja terlihat.

'cih!!! Selingkuh dengan ana kecil ? Kalian kira bisa menutupi nya dari ku ?'. Ariana tertawa dalam hati.

"Kalau begitu aku keluar dulu". Ariana tersenyum pada suaminya, setelah berbalik wajahnya langsung datar.

Ariana memeriksa kembali dokumen itu saat diluar ruangan masih dengan wajah datar.

Surat perjanjian perceraian terlihat jelas tertulis disana yang baru saja ditandatangani oleh Arga. Mata Ariana memicing menatap lurus kedepan senyum licik muncul begitu saja.

"Aku sudah tidak menginginkan mu lagi Arga Prasetyo".

Ariana kembali keruangan nya, duduk di kursi nya dengan hembusan nafas kasar. Kepalanya bersandar pada kursi hitam itu dengan mata terpejam.

Mata Ariana terbuka pelan menatap langit-langit ruangan nya yang berwarna putih bersih.

"Ternyata pria semua nya sama saja". Lirihnya dengan suara pelan.

Ingatannya kembali saat mereka baru saja menikah, kata-kata yang keluar dari mulutnya sangatlah manis.

"Ariana...didunia ini hanya kamu yang akan aku cintai dan nikahi. Tidak ada lagi wanita lain di hati ku selain kamu sayang. Selama nya kita akan tetap bahagia dan menua bersama". Ucap Arga mengecup kening Ariana dengan penuh kasih sayang.

"Aku ke dapur dulu yah lihat kue nya". Ariana mengangguk dengan senyum manis.

Tak lama setelah kepergian Arga, Martha ibu Arga muncul dengan senyum licik nya.

"Jangan kepedean Ariana, laki-laki tidak akan cukup dengan satu wanita dalam hidup nya". Ujar Martha tak suka melihat Ariana.

Ariana tersenyum. "Arga sangat mencintai ku, dia berbeda dengan pria yang lain da aku percaya itu".

Ternyata semua kepercayaan nya hanyalah semu belakangan, Arga ternyata sama saja dengan pria kebanyakan yang menyakiti istrinya.

Ariana tersenyum pahit karena nasib nya yang begitu pahit juga. Seakan semesta mempermainkan pernikahan nya yang dibangun dengan tulus.

Ariana menegakkan tubuhnya kembali melihat surat perjanjian perceraian dengan tandatangan Arga melekat disana, air matanya jatuh begitu saja tanpa bisa dicegah.

"Aku tidak boleh larut dalam kesedihan ini, menangisi perselingkuhan mereka". Dengan cepat Ariana menghapus air matanya kemudian mengambil ponsel nya yang tergeletak di meja.

Surat perjanjian perceraian itu di foto nya dan mengetik sesuatu, dikirmkan pada seseorang.

[ Arga sudah menandatangani nya, ibu harus menepati janji pada ku ].

Pesan itu dikirim pada Martha ibu mertuanya. satu bulan yang lalu, ibu mertuanya mengajak bertemu dan menyuruh menantunya untuk bercerai, apalagi Martha memperlihatkan bagaimana Arga yang selingkuh dengan wanita lain.

"Syaratnya gampang...kamu yang meminta cerai, dan jangan bocorkan diluar sana tentang pernikahan rahasia kalian". Kata Martha menyilangkan kakinya menatap Ariana dengan senyum mengejek.

Ariana yang ditatap membalas senyuman Martha. "Saya juga memiliki syarat".

"Katakan apa syarat mu ?". Ariana terdiam beberapa saat.

"Saya mau uang ganti rugi selama menikahi putra mu, dua triliun...". Senyum mengembang pada bibir Ariana mengatakan jumlah uang ganti rugi.

Martha tiba-tiba tertawa mendengar nominal itu. "Tidak masalah itu gampang bagi saya".

Ariana menggelengkan kepalanya pelan tak ingin mengingat ibu mertuanya yang dari dulu tidak pernah menyukai nya, bahkan sempat tidak merestui pernikahan mereka tapi demi Arga yang terus memohon akhirnya Martha dengan terpaksa setuju.

"Sisa satu bulan lagi menunggu perceraian nya, setelah itu aku akan mendepak mu dari hidup ku Arga, kamu yang memulai duluan. Bahkan aku tulus mencintai mu dan membantumu di perusahaan ini tapi ternyata kamu bermain api dengan perempuan j*alang kecil mu". Ariana menggenggam erat ponsel nya, tatapan nya lurus kedepan dengan gigi yang saling bersahutan.

Suara ketukan pintu membuat Ariana mengalihkan perhatian nya, ternyata itu adalah asisten suaminya, Raka Nugraha.

"Masuklah". Persilahkan Ariana.

Raka berjalan kearah Ariana dengan sebuah kotak perhiasan di tangannya. Kotak perhiasan itu diletakkan diatas meja Ariana dan dibukanya.

Terlihat sebuah kalung berlian yang begitu indah bila dipandang mata.

"Nyonya Ariana, ini hadiah dari tuan Arga khusus untuk anda. Saya disuruh untuk mengantarkannya pada nyonya Ariana". Terang Raka menatap Ariana yang sibuk dengan laptop nya.

"Terimakasih asisten Raka". Ariana melihat sekilas Raka kemudian mendorong kotak perhiasan itu menjauh, dan kembali fokus pada laptop nya lagi.

Raka yang melihat itu tentu terkejut. 'kenapa reaksi nyonya Ariana seperti itu ?'. Batin raka tak percaya.

"Perhiasan ini adalah khusus diberikan oleh nyonya, tuan Arga sendiri yang memilih nya. Hanya ada satu set di dunia ini". Raka tersenyum mencoba menjelaskan pada Ariana.

Ariana melirik perhiasan itu dengan wajah datar. 'Sayangnya hatinya bukan hanya satu untuk ku, tapi ada wanita lain'.

Ariana terkekeh pelan menatap Raka. "Begitu kah ? Wah sangat mengharukan sekali. Ditengah kesibukannya mas Arga ternyata masih sempat membelikan saya hadiah". Fokus Ariana kembali laptop.

Kening Raka mengerut. 'kenapa ucapan nyonya Ariana terdengar aneh sekali ? Apa jangan-jangan..'. mata raka terbelalak. 'nyonya Ariana sudah tau tentang hubungan tuan Arga dan nona putri ?'.

Raka berpamitan padan Ariana kemudian berlari keluar dengan wajah pucat.

Setelah kepergian Raka, Ariana mengambil ponsel nya menelpon seseorang.

"Tolong jual perhiasan ini, uangnya sumbangkan ke yayasan panti jompo dan panti asuhan". Setelahnya sambungan telepon dimatikan.

Ariana menatap jam pada pergelangan tangannya, ternyata waktu menunjukkan jam pulang kantor, segera membereskan semua barang-barang di meja nya kemudian keluar dari ruangannya tak lupa tas dan ponsel nya di bawa.

Berjalan menuju parkiran tapi matanya tak sengaja menatap mobil sang suami. Ariana berhenti sejenak sebab Raka mengerem mendadak karena juga melihat Ariana, istri atasannya.

"TUAN!!!".

Arga terlihat kesal karena terganggu oleh raka yang mengerem mendadak, apalagi saat ini dirinya tengah bercumbu dengan putri di dalam mobil.

Arga yang kesal menurunkan kaca mobil nya hingga mata nya bertemu dengan Ariana.

Dapat Ariana lihat jika wanita yang bernama putri itu tengah duduk dipangkuan sang suami dengan pakaian yang begitu seksi.

Bersambung....

1
Adinda
lanjut thor
sunaryati jarum
Ayo balasan apa yang akan kamu berikan pada Arga, Martha dan Putri,Ariana? Emak makin penasaran
sunaryati jarum
Emak menunggu pembalasan kamu pada Arga,Putri,dan Bu Martha,maka 5 🌟 kuberikan.Emak sabar menunggu momen itu
sunaryati jarum
Lega Ariana selamat,putri dan Martha harus bertanggungjawab jawab, karena preman suruhannya pasti berkicau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!