Arabella yang di paksa bertunangan dengan anak sahabat ayahnya. saat dia tau bahwa yang jadi tunangan nya adalah orang yang dia sukai, maka Bela dengan senang hati menerima nya.
Arga seorang CEO muda yang mempunyai kekasih matre harus rela bertunangan dengan Arabella.
apakah kisah mereka bakal berjalan dengan mulus atau kandas di tengah jalan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ananda Anggit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 1.
Di pagi hari di sebuah rumah sederhana ada gadis cantik yang sedang bersiap-siap pergi ke sekolah.
" PAGI KU CERAH MATAHARI BERSINAR KU GENDONG TAS MERAHKU DI PUNDAK, eh tas gue warna ijo stabilo " gadis itu terkikik sendiri.
"ARABELLA SANTOSO.. CEPET SARAPAN INI UDAH SIANG, NANTI AYAHMU TELAT KERJA" suara menggelegar terjadi setiap pagi dan itulah kegiatan bunda euis.
ARABELLA, gadis cantik berpipi tembam kemerah merahan kaya pake blush On, mempunyai mata besar yang cantik di sertai bulu mata lentik nya dan hidungnya yang mungil menambah kesan keimutan di wajahnya.
" iya bunda aku tersayang, putrimu yang cantik dan membahana ini segera sarapan, uhuy"
Setelah sarapan mereka pun beraktivitas dengan kesibukan masing-masing, ayah mengantar bela terlebih dahulu ke sekolah lalu setelah itu ke kantor, bunda pergi pengajian pagi.
*SMA MAJU TERUS*
" Dek" itu panggilan kesayangan ayah pada bela, walaupun umurnya nanti dia sudah menikah, ayah pasti selalu memanggil adek.
Bela menoleh " iya ayah, kenapa? "
" Adek beneran ga mau pindah sekolah? "
" loh kenapa adek harus pindah? "Bela kebingungan dengan pertanyaan ayahnya.
" Aneh aja gitu nama sekolah nya, sekolah elit kasih nama sulit" nyengir ayah. Padahal kan dia sendiri yang mendaftarkan nya kesekolah itu.
" apaan deh yah.. Inget ya ayah. Ayah itu alumni *SMA MAJU TERUS*. Udah ya bela masuk dulu. Assalamu'alaikum ayahku yang ganteng. " sambil salim sama ayah
" wa'allaikusalam.. Iya juga, kan gue alumni sini" Gumam sang ayah.
Bela pun memasuki lapangan upacara *eh salah* Bela pun menuju ke gerbang sekolah, di sana sudah terlihat para OSIS yang sedang mengecek atribut para siswa dan siswi. Dan yang pasti ada ketua OSIS yang selalu mantau para anggotanya. ketua OSIS yang tampan, yang selalu di bicarakan para siswi *SMA MAJU TERUS*.
ketua OSIS itu bernama SEBASTIAN ALVARO. orang yang tampan,dingin Dan selalu tegas dengan tata tertib sekolah, Dan dia juga diam-diam menyukai arabella, walaupun tingkah gadis itu astagfirullah sekali bestiiii.
" bel dasi lo mana" ucap bastian, dingin, jutek tapi dalem hati deg-deg an.
" YA AMPUUUNN LUPAAA KETINGGALAN DI MOBIL BOKAP GUE. TAPI BOONG" cengar cengir Bela sambil mengeluarkan dasi di dalam tas nya " tenang gue bawa ko, gausah sensi ya pa ketos."
"CK" decak bastian pura-pura kesal padahal mah itu bibir hampir ketarik keatas.
" cepet lo ke kelas taro tas, habis itu ikut baris di lapangan."
" LOH KO GUE DI HUKUM, KAN GUE BAWA DASI" langsung tersungging karna dia kira Mau di hukum.
"UPACARA ARABELLA" bastian hampir aja membanting badan Bela, tapi ga jadi . 'Untung sayang 'ucap kata hati bastian. Eehhh
Bela langsung lari setelah bastian hampir mengeluarkan tanduknya . setelah itu dia langsung mengikuti upacara bendera merah putih.
Setelah selasai upacara para murid pun masuk ke kelasnya masing-masing kecuali Bela Dan Lula yang mampir dulu ke kantin.
NUR LAULA yang biasa di panggil Lula, gadis cantik berwajah imut.
" Bel kantin yu.. Haus nih gua"
" yok, gua juga agak laper. Soalnya tenaga gue berasa di sedot sama matahari." Ucap Bela sambil menggandeng tangan Lula. Btw kalian pasti ngerti lah kalo cewe sahabatan kadang jalan suka gandengan.
"MBAK ASTUTII YUHUUUU PRINCES MAU BELI DONG. " teriak Bela
" bel jangan berisik nanti kalo ketauan OSIS bisa brabe kita." Lula panik
"Upss, maaf gue lupa. Kebiasaan sih gue kalo jajan ke mbak astuti"
" weh lah dalah ada neng princes, mau beli apa neng? Mbak lagi ga bikin 'mixed vegetables with the peanut sauce'. Adanya cuma bubur ayam, soalnya pagi-pagi bagusnya makan bubur. Yo toh" ucap mbak astuti sambil melayani pembeli yang lain.
" hah.. Apa mbak? mix .. Mix apa? " jadi cengo Arabella.
" halah bilang aja gado-gado mbak astuti, segala pake bahasa Inggris." Sergah Lula sambil mengeluarkan uang di dalam saku.
" yoo kan biar gaul gitu loh neng Lula" balas mbak astuti sambil bikin es pesanan Lula
" Yaudah deh mbak, gue beli roti aja deh. Bentar lagi masuk soalny. " bela pun sambil pilah pilih roti di keranjang. Tapi tiba-tiba bela merasakan ada yang memukul pelan di kepalanya dengan menggunakan buku.
" HEH APA AP...." Pas bela nengok ternyata ada bu Ratna guru bk yang di gosipkan guru terkiler di *SMA MAJU TERUS* dan sialnya beliau juga guru sejarah. Yap tau kan kadang kalo udah Mata pelajaran sejarah suka ngantuk karna berasa di dongengin, cuma di SMA ini Beda.. Setiap pelajaran sejarah semua murid kelas 12 ga ada yang ngantuk. Kuping Mereka bakal stay mendengar kan kisah sejarah.. Yaa ada manfaat nya bu Ratna karna semua murid kelas 12 bisa tau tentang sejarah.
" APA KAMU.. APA APANYA? " sentak bu Ratna.
" ehh ngga bu hehe.. Ibu ngapain di kantin? Ngga ngajar bu?." Bela cengar cengir sambil tangannya narik Lula biar sama-sama kena semprot.
" NGAPAIN- NGAPAIN.. HARUSNYA SAYA YANG TANYA. KAMU NGAPAIN DI KANTIN? EMANG GA DENGAR BEL MASUK UDAH BUNYI DARI TADI. " ucap bu Ratna sambil mata melotot. " CEPAT MASUK KELAS. "
" IYA BU SIAP" ucap serentak bella Dan Lula. Mereka pun langsung pergi setelah membayar jajanan mereka.
" huh dasar ya anak-anak ini"
" ehh ada bu Ratna, ibu mau pesan apa bu? Ada gado-gado mau?." Lah mbak astuti begimana tadi bilangnya ga ada gado-gado tapi sekarang nawarin gado-gado ke bu Ratna, hadeuhhh rungsing.
" boleh deh mbak, 1 porsi ya,biasa. Jangan pedes pedes. Nanti tolong anter ya ke ruang bk"
"Siap bu Ratna. "
Di kelas 12 IPA 2.
Bela dan Lula sedang sibuk menyalin PR matematika.
" Asil ini bener ga jawaban lu, ko gua ragu ya. "
" udah sih bel tulis aja yang penting kan kita ngikut ngumpulin PR, bener salahnya mah belakangan" kata Lula sambil fokus menulis. Jangan di contoh ya guys.
" tau lu, udah untung di kasih contekan. " gerutu asil
" WOY.. WOY.. WOY.. PAK REZA DATENG.. PAK REZA DATENG " teriak Baron sambil berlari memasuki kelas.
"Anjirr gue belom selesai nyatet" keluh Bela
Guru pun memasuki kelas.
" selamat pagi anak-anak "
"PAGI PAK" serentak para murid
" pelajaran kali ini Geometri Analitik"
Pak reza langsung menulis di papan tulis, beliau lupa kalo kemarin dia memberi pekerjaan rumah/ PR kepada para murid 12 IPA2.
TIBA-TIBA....
"PAK PR SAYA SUDAH DI KERJAKAN" suara lantang yang membuat semua murid tahan nafas
" siall, kenapa harus ngomong sih putriiii" gerutu bella.
Pak reza pun menoleh.
" oh ya saya lupa, yaudah..yang sudah mengerjakan PR kumpulkan di atas meja saya. Dan yang belum maju kedepan."
Dan Yap yang tidak mengerjakan PR lumayan banyak termasuk bella Dan Lula. Lalu sekarang mereka sedang berada di tengah lapangan sambil hormat di tiang bendera.
" sedih banget pagi ini deh" keluh Lula yang sudah bercucuran keringat
" iya nihh, mana panas pula cuacanya"
Mata Bela sambil merem melek karna silaunya matahari.
" aduh boneka Anabel bisa keringetan juga ternyata. Kirain tu muka yang tanpa pori-pori ngga bisa ngeluarin keringet. " ngakak galang.
GALANGGA orang yang tampan dan mempunyai alis tebal dan bibir merah merona yang selalu memikat para siswi "SMA MAJU TERUS" kalo sudah tersenyum manis. Dia juga teman sekelas Arabella. yang jailnya , tengilnya cuma sama bela. Dia juga diam-diam suka sama bela namun cara ngungkapin nya yaitu dengan ngusilin Bela sampai keluar tanduk, jadi jangan heran kalo mereka berdua bakal cekcok terus.
"DIEM DEH GALA GALA.. LU KIRA MUKA GUE PATUNG MANEKIN YANG GA ADA PORI-PORI NYA. HELLO GUE EMANG CANTIK PARIPURNA.. TAPI GUA TETEP MANUSIA YANG BISA KERINGETAN."
"HAHAHAHA IYA DEH SI PALING CANTIK, TAPI KO MASIH CANTIKAN BONEKA ANABEL YA." ledek galang.
Dengan kesibukan mereka berdua yang sedang adu bacot, tiba-tiba temen galang nyeletuk.
" La..lo gapapa? Muka lo pucet banget" bagas langsung ngelindungin Lula dari matahari dengan badanya. Lalu tiba-tiba...
BRUK..
Lula jatuh pingsan.