NovelToon NovelToon
Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Agen Wanita / Time Travel
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: Amber Mist

Lin Meilin adalah agen intelijen modern papan atas yang ditakuti karena keahliannya dalam taktik pertempuran dan racun mematikan.

Namun, sebuah misi rahasia untuk merebut kembali Giok Dinasti Long yang hilang di luar negeri justru berakhir tragis. Meilin dikhianati oleh rekan seperjuangannya sendiri hingga sekarat.

Saat tetesan darah Meilin menyentuh permukaan giok kuno tersebut, keajaiban mistis terjadi. Jiwanya terlempar melintasi waktu dan terbangun di dalam tubuh Permaisuri Lin—seorang wanita berkedudukan tinggi namun memiliki kepribadian yang sangat lemah dan penakut.

Di dunia kuno ini, Permaisuri Lin baru saja diracun oleh selir kesayangan kaisar dan dibuang hingga terabaikan di Istana Dingin yang sunyi.

Kini, tidak ada lagi permaisuri lemah yang bisa ditindas! Dengan jiwa agen rahasia yang haus akan keadilan, Meilin bangkit untuk mengacak-acak seisi istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amber Mist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28: Pajak Keselamatan dan Sinyal Terakhir

Kaisar Long Feng melangkah masuk. Pria itu mengabaikan jubah kebesarannya; ia hanya mengenakan jubah dalam hitam longgar yang sengaja dibiarkan terbuka di bagian dada, memamerkan otot-otot bidangnya yang keras bagai batu karang dan beberapa bekas luka perang yang jantan.

Aura dominasi mutlak dan gairah posesif yang teramat pekat memancar kuat dari tubuh tingginya, seketika mengunci pergerakan Meilin di tengah tenda.

"Yang Mulia, kau kembali sangat cepat dari pos konsolidasi jenderal," ujar Meilin, nadanya mencoba tetap datar penuh perhitungan taktis dingin khas seorang agen rahasia.

Long Feng tidak menjawab dengan kata-kata. Ia melangkah maju dengan ritme yang teratur namun cepat, mengikis habis jarak di antara mereka dalam tiga langkah besar. Sebelum Meilin sempat memutar tubuhnya untuk menghindar, sepasang lengan kekar Long Feng sudah menyergap pinggang rampingnya dengan cengkeraman jantan yang sangat kasar dan posesif, menarik tubuh sutra putih wanita itu hingga menempel tanpa celah pada dada bidangnya yang panas.

"Aku sudah katakan padamu sebelum fajar tadi, Rubah Kecil," bisik Long Feng, suara baritonnya yang berat terdengar serak penuh gairah cinta yang telah lama ia tahan selama pertempuran. Ia menundukkan wajah tampannya, menekan keningnya pada kening Meilin dengan dominasi mutlak yang membuat napas Meilin mendadak memburu pendek. "Jika kau kembali ke tendaku tanpa segores luka pun, aku sendiri yang akan menagih 'pajak keselamatan' yang penuh darimu di atas ranjang ini sepanjang sisa malam."

Meilin menahan dada bidang Long Feng dengan telapak tangan kanannya, merasakan debaran jantung pria itu yang berdegup kencang seirama dengan detak jantungnya sendiri. "Long Feng, luka di paha Davin akibat belatiku akan menyebar dalam dua belas jam. Kita harus menyusun rencana pengejaran besok pagi, bukan bermain-main di dalam tenda."

"Urusan perang besok pagi adalah milik para jenderalku. Tetapi malam ini... kau adalah milikku seutuhnya, Lin Meilin," balas Long Feng dengan kilatan mata elang yang penuh nafsu kepemilikan mutlak.

Sebelum Meilin sempat melayangkan protes taktisnya, Long Feng telah menyergap bagian belakang kepala wanita itu, menjari rambut hitam panjangnya yang halus, dan mendaratkan bibirnya dengan pagutan yang teramat dalam, intim, dan penuh dengan intensitas emosional yang mengunci seluruh pertahanan mental sang agen rahasia.

Cup.

Kecupan Long Feng malam ini terasa begitu membakar, seolah ingin menghapus seluruh rasa ketakutan posesifnya saat melihat Meilin melompat ke tengah medan pertempuran maut tadi fajar. Rasa cemburu yang sempat tersulut oleh kehadiran pria dari masa lalu Meilin kini meluap menjadi hasrat untuk menandai wanita di pelukannya sebagai miliknya seutuhnya di dunia masa lalu ini.

Meilin tertegun sejenak di dalam kuncian pelukan Long Feng, kedua tangannya yang semula menahan dada sang suami perlahan-lahan kehilangan kekuatannya. Hangatnya bibir Long Feng dan dekapan protektif dari lengan kekar pria itu mengirimkan gelombang sensasi asing yang melumpuhkan seluruh logika agensi modernnya. Benteng es di hati sang agen top organisasi The Ghost runtuh sepenuhnya, meleleh tanpa sisa di bawah jeratan cinta sejati dari sang kaisar agung.

Setelah beberapa saat yang intens di mana waktu seolah berhenti berputar bagi mereka berdua, Long Feng perlahan melepaskan pagutan bibirnya dengan napas yang memburu pendek dan berat. Ia tidak menjauhkan wajahnya; ia justru mengecup lembut kening, kelopak mata, dan rahang mulus Meilin dengan kelembutan yang teramat tulus.

"Pajak keselamatan untuk malam ini baru terbayar setengah, Permaisuriku," bisik Long Feng dengan nada suara serak yang seksi di dekat bibir Meilin.

Namun, tepat saat Long Feng hendak mengangkat tubuh ramping Meilin ke atas ranjang militer yang empuk, mata elang Meilin mendadak menyipit tajam menatap ke arah meja kecil di sudut tenda—tempat di mana kantong manifes distribusi logistik yang ia rampok dari tenda Davin semalam diletakkan.

Dari dalam kantong kulit domba yang basah oleh salju tersebut, sebuah pendaran cahaya hijau zamrud yang sangat tipis namun konstan mendadak memancar keluar, menembus sela-sela jahitannya.

Deg.

Saraf bertarung Meilin langsung bangkit seketika. Ia mendorong dada Long Feng dengan tegas, melepaskan diri dari dekapan posesif suaminya meskipun rona merah tipis masih menghiasi wajah cantiknya. "Long Feng, tunggu. Lihat kantong logistik itu."

Long Feng mengernyitkan alis tebalnya dengan jengkel karena momen romantisnya terganggu, namun begitu ia melihat kilatan cahaya hijau dari atas meja, ekspresi wajah tampannya langsung berubah menjadi sangat serius dan waspada. Aura dewa perang kembali menyelimuti tubuh tingginya.

Meilin berjalan mendekati meja, membuka simpul tali kantong kulit tersebut dengan hati-hati menggunakan ujung belati perangnya. Ketika isi kantong itu dituangkan ke atas meja, tidak hanya dokumen kertas manifes gandum yang keluar, melainkan ada sebuah benda logam kecil berbentuk lingkaran berwarna perak pudar dengan ukiran naga yang sangat rumit.

Itu adalah Fragmen Energi Giok Dinasti Long yang Kedua. Benda itu tampak seperti potongan pecahan dari giok asli yang dibawa Meilin dari masa depan, namun memiliki ukiran yang berlawanan arah, memancarkan getaran frekuensi tinggi tak kasat mata yang membuat ruangan tenda mendadak terasa bergetar halus.

Di bawah fragmen logam tersebut, terselip selembar kertas sutra kecil yang ditulis menggunakan tinta darah hitam. Tulisan itu bukan menggunakan aksara kuno Dinasti Long, melainkan menggunakan Bahasa Kode Sandi Digital Abad ke-21 yang hanya dipahami oleh para agen elit tingkatan tertinggi organisasi The Ghost.

Meilin membaca deretan kode sandi tersebut dengan mata elangnya yang jeli. Detak jantungnya kembali berpacu cepat saat ia berhasil menerjemahkan arti pesan tersembunyi yang sengaja ditinggalkan oleh Davin di lokasi pertempuran semalam.

“Meilin, kau mengira telah menghancurkan pintu pulangmu di istana? Kau keliru. Giok yang kau bawa hanyalah kunci bagian bawah. Kunci bagian atas yang sesungguhnya—fragmen segel inti waktu—tersimpan di dalam Makam Terlarang Kekaisaran Kerajaan Bei. Aku menunggumu di sana untuk menyelesaikan utang darah kita yang sesungguhnya. Jika kau tidak datang dalam waktu tiga bulan, energi fragmen ini akan meledak dan menghapus seluruh eksistensi Dinasti Long dari garis waktu bumi.”

Meilin mengepalkan tangannya dengan sangat erat hingga buku-buku jarinya memutih, kemarahan yang luar biasa pekat membakar seluruh kontrol emosinya. Davin ternyata telah merencanakan konspirasi tingkat global yang jauh lebih mengerikan dari sekadar perang perebutan wilayah perbatasan.

Long Feng melangkah mendekat dari belakang, melihat tulisan aneh di atas kertas sutra tersebut dengan alis berkerut penuh kecurigaan taktis. "Meilin, apa arti dari tulisan aneh ini? Apa yang pria dari masa lalumu itu katakan?"

Meilin berbalik, menatap mata elang suaminya dengan tatapan mata yang sangat tajam, dingin, dan dipenuhi oleh gairah pemburu yang siap melakukan pembantaian total.

1
Runi Mayantri
suka kak critany,salam knal ya
Ayudya
semangat long Feng dan limeilin🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Shen shandian luo
waktu dan masa nya juga berubah2 melullu
Shen shandian luo
kok aneh ya masak sama kaisarnya gak kenal...kan udah liat wajah nya waktu menyelamatkan dari racun..kadang2 alurnya berantakan...
Sulati Cus
pajak yg mengenakkan buat kaisar ... modus nya bisa ar🤣
Amber Mist: 🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
Ayudya
meilin persiapkan diri mu dan jangan mau lagi di tindas
Ayudya
wao meilin dan long Feng saling serang🫣🫣🫣🫣🫣🫣
Ayudya
babat habis semua tikus itu ratu🤣🤣🤣🤣
Ayudya
semangat ratu dan balaskan semua rasa sakit itu🥰🥰🥰🥰🥰
Amber Mist
betul sekali 😍
paijo londo
pasti Baginda raja suaminya sendiri 🤔
paijo londo
mampir thor
Amber Mist: Terima kasih uda mampir😍
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Amber Mist: Terima kasih kak uda berkunjung ke lapak aku, baca juga cerita aku yang lain ya kak, follback ya kak🥰
total 1 replies
sasa adzka
cerita makin keren ey 😍😍
semangat up nya kak, Terima kasih sdh up beberapa bab kak😍😍.. utk jam berapa nya kau up terserah aja ya.. aku selalu menantikan kelanjutan cerita mu ini.. semoga sampai tamat 😍😍😍
Amber Mist: 😍 baik lah terima kasih
total 1 replies
Lina Hibanika
jangan kasih ampun pelayan calutak seperti itu mah
Amber Mist: Mantap kak, lanjut ya kak, 😍
total 4 replies
sasa adzka
wahhh sebentar lagi bucin neh si kaisar long sama meilin🤭🤭🤭
Amber Mist: Siap2, ya Yang Mulia. Lebih suka upload jam brp kak?
total 1 replies
Lina Hibanika
hadiah perkenalan,, segelas kopi buat author ☕
Amber Mist: 😍 terima kasih Yang Mulia
total 1 replies
sasa adzka
I like it permaisuri meilin😍😍😍 aku suka karakter nya... pertahan kan kak.. pokok nya harus kuat mah MC cewek nya😍😍😍😍
semangat ya
Amber Mist: wahhh, makasi Yang Mulia, dukung aku terusnya "follow" dan jangan lupa "bintang5nya"
total 1 replies
sasa adzka
hallo baru mampir kak othor...
semoga sampai tamat ya😍😍
semangat up nya💪💪
Amber Mist
Yang Mulia Datu Zahra, bagian mana ya yg fisiknya brubah? coba dibaca ulang, karena Meilin ahli racun kak, itu bukan fisik yg brubah tapi jiwanya uda ganti kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!