NovelToon NovelToon
Taipan Abadi: Kebangkitan Menantu Terbuang

Taipan Abadi: Kebangkitan Menantu Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Mengubah Takdir
Popularitas:8.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Arya, seorang pewaris sekte abadi yang dikhianati dan kehilangan kekuatannya, terperangkap dalam tubuh seorang "menantu benalu" yang dihina oleh keluarga istrinya di kota metropolitan modern. Dengan ingatan masa lalu dan sisa kekuatan spiritualnya, ia harus membangun ulang fondasi kekuatannya, menaklukkan dunia bisnis, melindungi wanita yang ia cintai, dan perlahan mengungkap rahasia alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1: Naga yang Terlelap di Balik Apron Dapur

​"Prang!"

​Sebuah mangkuk porselen pecah berkeping-keping tepat di dekat kaki Arya. Pecahan tajamnya menggores pergelangan kakinya, menitikkan darah merah pekat ke lantai marmer yang baru saja ia pel.

​"Punya mata tidak?! Menyeduh teh untuk tamu penting saja kau tidak becus! Dasar menantu benalu, tidak berguna!"

​Suara melengking itu berasal dari Rina, ibu mertuanya. Wanita paruh baya dengan perhiasan emas mencolok itu menatap Arya dengan rasa jijik yang tidak ditutupi. Di sofa ruang tamu yang mewah, duduk seorang pria muda berjas rapi, Bima, pewaris Grup Mahendra. Bima tersenyum meremehkan sambil menyesap cerutu.

​"Sudahlah, Tante Rina. Jangan terlalu keras pada Arya. Lagipula, apa yang bisa diharapkan dari seorang gelandangan yang dipungut Kakek dari jalanan tiga tahun lalu?" Bima tertawa pelan, matanya menyapu Arya dari atas ke bawah. "Sayang sekali, wanita sesempurna Nadia harus terikat dengan sampah seperti ini."

​Arya menunduk, tangannya yang mengenakan apron kusam mengepal erat. Selama tiga tahun, ia telah melayani Keluarga Kusuma layaknya pelayan rendahan. Ia mencuci, memasak, dan menelan setiap hinaan demi membalas budi almarhum Kakek Kusuma yang menyelamatkan nyawanya.

​Namun, tepat saat ia hendak menunduk untuk memungut pecahan porselen itu, sebuah rasa sakit yang luar biasa menghantam kepalanya.

​Seolah-olah sebuah bendungan raksasa baru saja jebol di dalam tengkoraknya.

​Penghianatan.

Darah.

Pedang Pembelah Surga.

Tiga Ratus Tahun Kesengsaraan.

​Tubuh Arya bergetar hebat. Ingatan yang bukan miliknya—atau lebih tepatnya, ingatan yang telah lama tersegel—meledak di benaknya.

​Ia bukan sekadar anak jalanan yang amnesia. Dia adalah Arya Vajra, Kaisar Abadi dari Alam Bintang Sembilan yang mati dikhianati oleh murid dan tunangannya sendiri saat mencoba menembus batas keilahian. Jiwanya merobek ruang dan waktu, terdampar di tubuh pemuda lemah di Bumi ini tiga tahun lalu, dan butuh waktu selama itu untuk menyatukan jiwanya yang hancur.

​"Hei! Tuli kau? Cepat bersihkan lantai ini sebelum Nadia pulang!" bentak Rina lagi, mengangkat tangannya seolah ingin menampar Arya.

​Tiba-tiba, deru mesin mobil mewah terdengar dari halaman depan. Pintu utama terbuka, menampilkan sosok wanita tinggi semampai dengan setelan kerja yang elegan. Wajahnya cantik tanpa cela, namun memancarkan aura sedingin es kutub. Dia adalah Nadia Kusuma, istri Arya, sekaligus CEO muda yang memikul beban perusahaan keluarga.

​Melihat Nadia, mata Bima langsung berbinar. Ia bangkit dan merapikan jasnya. "Nadia, kau sudah pulang. Kebetulan sekali, aku membawa proposal investasi yang kau butuhkan untuk menyelamatkan proyek propertimu."

​Nadia memijat pelipisnya yang pusing. Ia melirik sekilas ke arah Arya yang masih berjongkok di dekat pecahan mangkuk, lalu menghela napas panjang berisi kekecewaan yang mendalam.

​"Bima, terima kasih sudah datang. Dan Arya..." Suara Nadia terdengar lelah. "Bisakah kau setidaknya tidak membuat kekacauan saat ada tamu? Kembalilah ke kamarmu. Aku sedang tidak ingin melihatmu."

​Rina mendengus bangga. "Dengar itu? Istrimu sendiri muak melihatmu! Singkirkan wajah miskinmu itu dari sini."

​Bima tersenyum penuh kemenangan. Ia melangkah maju, dengan sengaja menginjak jari Arya yang sedang memegang pecahan porselen. "Maaf, tidak sengaja," bisiknya dengan nada mengejek.

​Di masa lalu, Arya yang penakut akan menarik tangannya sambil menahan tangis dan meminta maaf.

​Namun kali ini, tubuh Arya berhenti bergetar. Ia perlahan mengangkat kepalanya.

​Saat mata Arya menatap Bima, suhu di ruangan itu seolah anjlok sepuluh derajat. Mata yang biasanya sayu dan menyedihkan itu kini setajam pedang kuno yang baru ditarik dari sarungnya. Ada tekanan yang sangat pekat, kuno, dan mematikan di balik tatapan itu.

​Bima tanpa sadar mundur selangkah, jantungnya berdebar kencang seolah sedang ditatap oleh predator puncak. Ada apa dengan tatapan bajingan ini?! batin Bima, mendadak berkeringat dingin.

​Dengan tenang, Arya berdiri. Ia melepaskan apron kusamnya dan melemparkannya ke atas pecahan mangkuk. Ia tidak mempedulikan jarinya yang berdarah.

​"Kau menginjak tanganku," ucap Arya pelan, suaranya tenang namun bergema dengan otoritas mutlak yang membuat udara di sekitarnya terasa sesak.

​Nadia mengerutkan kening, terkejut melihat perubahan sikap suaminya yang tiba-tiba berani menatap langsung ke mata Bima. Rina pun terdiam, entah kenapa mulutnya mendadak kelu.

​Arya mengalihkan pandangannya ke arah Nadia. Untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, tidak ada tatapan memelas atau rasa bersalah di mata pria itu. Yang ada hanyalah ketenangan samudra yang dalam.

​"Aku akan kembali ke kamar. Dan Bima..." Arya berhenti sejenak, melirik pewaris kaya itu dari sudut matanya. "Jika kau berani menyentuh sehelai rambut istriku, aku pastikan Grup Mahendra rata dengan tanah sebelum matahari terbit."

​Tanpa menunggu jawaban dari orang-orang yang membeku di ruang tamu, Arya berbalik dan melangkah pergi, menyisakan keheningan absolut. Di dalam dadanya, sisa-sisa energi spiritual yang tipis mulai berputar, menggemakan kembalinya sang penguasa.

​Tubuh ini terlalu lemah, batin Arya sambil menaiki tangga. Tapi tidak masalah. Di kehidupan ini, mereka yang menghinaku akan berlutut, dan mereka yang mengkhianatiku akan musnah.

1
Sofian Dzikrul Hidayah
kpn update
Sofian Dzikrul Hidayah
kpn update nya
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
mlh gx update
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut
Sofian Dzikrul Hidayah
up thor
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Sofian Dzikrul Hidayah
up
Sofian Dzikrul Hidayah
lnjut thor
Dirman Ha
ih gk
Dirman Ha
hbk
Dirman Ha
hv gb bn
Dirman Ha
jg gb BBM
Dirman Ha
ig di
Dirman Ha
jg CV
Dirman Ha
ih gb np
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!