“Orang bilang, masakan Bara bisa bikin orang menangis, jatuh cinta, atau mati. Tergantung niat pemesannya.”
Bara Mahendra, koki pelit yang terjebak masa lalu, hanya ingin hidup tenang dan cuan. Namun, di *Bara's Kitchen*, ketenangan adalah mitos. Bersama Lintang, admin Gen Z gila konten, dan Mang Ojak dengan mobil bututnya, Bara harus menghadapi pesanan-pesanan tak masuk akal.
Siapkan nyali sebelum mencicipi. Karena di dapur ini, kenyang saja tidak cukup.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon W. Prata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ARSIP DAPUR: DAFTAR PELAKU (daftar Staff)
(DILARANG BACA SELAIN STAFF!)
Lokasi: Dapur Bara (Ruko lantai 2, tanpa plang, AC mati satu). Status: Buka (Asal ada duitnya).
1. SI BOS (YANG GANTENG TAPI PELIT)
Keterangan: Ditulis sendiri biar objektif.
Nama: Bara Mahendra
Umur: 24 Tahun (Tampang boros, maklum kurang tidur).
Jabatan: CEO, CFO, Head Chef, Tukang Cuci Piring, Penagih Hutang.
Ciri Fisik: Tinggi 178 cm, agak kurus (sengaja diet biar hemat beras).
Mata sayu permanen + alis tebal berantakan.
Rambut undercut gondrong yang selalu diikat karet gelang nasi uduk kalau lagi masak.
Ada luka bakar bentuk bulan sabit di lengan kiri (tanda mata dari oven meledak tahun lalu).
Outfit Wajib: Kaos oblong hitam (biar gak keliatan kotor), celana kargo selutut (banyak kantong buat nyimpen bon), apron denim dekil, sendal jepit Swallow ijo.
Sifat & Kelakuan: Mata duitan level dewa. Prinsip hidup: "Napas aja bayar pake tenaga, masa lo minta makan gratis?"
Skeptis. Gak percaya hantu, gak percaya cinta, cuma percaya duit cash warna merah.
Mulutnya pedes, lebih pedes dari Sambal Bawang level 10 buatannya.
Fakta Unik: Bisa membedakan mana garam dapur 2000-an dan garam himalaya 50.000-an cuma dari baunya.
Cita-cita: Jadi OKB (Orang Kaya Baru) biar bisa beli ruko sebelah yang berisik.
2. SI ADMIN (YANG BUCIN DAN HALU)
Nama: Lintang Ayu Kinanti
Umur: 19 Tahun
Jabatan: Admin Sosmed, Fotografer Makanan, Asisten Kupas Bawang, Cheerleader Pribadi Bara.
Ciri Fisik: Tinggi 158 cm (harus jinjit kalau mau ngambil toples di rak atas).
Pipi chubby yang gampang merah kalau digoda (atau dimarahin).
Mata bulat di balik kacamata frame besi ala Harry Potter.
Rambut sebahu, warnanya gonta-ganti kayak lampu disko (minggu ini warnanya Ash Grey, minggu depan mungkin Ungu Janda).
Outfit Wajib: Kaos oversized gambar anime/band indie, celana kulot gombrong, totebag penuh gantungan kunci berisik.
Sifat & Kelakuan: Gen Z akut. Dikit-dikit "Jujurly", "Mental health aku kena, Mas", atau "Ini estetik parah!".
Bucin tolol ke Bara. Rela digaji UMR (Upah Minimum Rasa-sayang) asalkan bisa liat Bara masak tiap hari.
Penakut, tapi kepo. Suka jejeritan kalau ada orderan horor, tapi tetep di-update di Story IG pakai lagu jedag-jedug.
Tugas Khusus: Menerjemahkan bahasa kasar Bara ke bahasa sopan di WhatsApp pelanggan.
Menjadi tameng kalau ada ibu-ibu komplek yang mau ngejodohin anaknya sama Bara.
3. SI SOPIR (TUMBAL LAPANGAN)
Nama: Rojak (Panggil aja Mang Ojak)
Umur: 52 Tahun (Tapi jiwanya masih anak band... bandros).
Jabatan: Head of Logistics & Driver Operasional Tetap.
Kendaraan Dinas: Mobil Daihatsu Gran Max warna putih (catnya udah ngelotok jadi motif abstrak).
AC mati nyala, kaca belakang ditempel stiker "Jaga Jarak, Sopir Sedang Galau" dan "Doa Ibu".
Ciri Fisik: Badan agak buncit (tanda kemakmuran, katanya).
Kumis tebal baplang ala Pak Raden yang selalu disisir rapi.
Kulit gelap eksotis hasil jemuran jalanan.
Sering batuk kecil "Uhuk" kalau mau ngomong serius atau pas lagi bohong.
Outfit Wajib: Jaket parasut kucel yang resletingnya macet di tengah, topi mancing, celana bahan gombrong.
Sifat & Kelakuan: Polos dan gaptek. Mengira Google Maps itu suara jin penunjuk jalan.
Penurut banget. Disuruh nganter ke kuburan jam 2 pagi hayuk aja, asal bensin diisi full.
Latah. Kalau kaget suka teriak "Eh Copot Jantung!" atau "Ayam! Ayam!".
Fungsi Vital: Satu-satunya orang yang sabar ngadepin Bara.
Sering jadi tumbal buat ngetuk pintu rumah pelanggan yang keliatan angker. "Mang, coba cek. Kalau pintunya nembus tangan, kita balik."
\~\~\~
Cara menikmati menu cerita di Bara's Kitchen
1. Baca secara perlahan untuk merasakan sensasi yang berbeda
2. Setiap Arc akan membawamu merasakan nikmatnya sebuah kisah
3. Setidaknya baca 2 sampai 3 Arc untuk merasakan nikatnya menu di Bara's Kitchen