NovelToon NovelToon
Pesona Lukas Seorang Perwira

Pesona Lukas Seorang Perwira

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Mengisahkan seorang Perwira Angkatan Darat bernama Lucas Abner yang sangat mencintai pekerjaannya. Pengabdiannya sebagai seorang tentara tidak bisa di ragukan. Dia bisa berada di korps pasukan khusus karena kelincahannya. Jatuh cinta kepada seorang perempuan yang dia temui dirumah sakit waktu menjengguk sahabatnya. Apakah Lucas bisa memikat hati perempuan itu ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Pertama

Lucas Abner Gosal Pemuda Minahasa campuran Ambon ini tumbuh dan diajarkan untuk menjadi pria tangguh dan bertanggung jawab. Papanya bernama Cornelius Gosal adalah mantan perwira Angkatan Darat yang sudah pensiun dengan pangkat Mayor. Sedangkan ibunya Rahel Mony adalah seorang perawat senior yang masih berdinas di rumah sakit tentara yang ada di Jakarta. Lucas lahir dan besar di Jakarta. Dan terlahir sebagai anak tunggal dari keluarga ini.

Kehidupan keluarga ini, tidak semudah seharmonis yang dilihat orang - orang. Papinya adalah laki - laki yang terlahir keras, bertemu dengan perempuan Ambon yang juga sama - sama keras. Susah bagi mereka mempertahankan rumah tangganya karena sifat keras dan cendrung egois.Lucas tumbuh besar melewati semua masalah orangtuanya.

Sekarang dia sudah menjadi laki - laki gagah lulusan terbaik akademi militer dengan pangkat Letnan dua. Dia dipercayakan berada di Pasukan Khusus angkatan Darat. Dan sekarang Lucas sedang mengikuti pendidikan khusus agar dibisa bergabung dengan tim elitenya.

Dengan Tinggi seratus delapan puluh dengan berat badan sembilan puluh kilogram, Lucas selalu menjaga stamina tubuhnya dengan baik. Lucas Abner Gosal lulus dalam pendidikan itu dengan peringkat terbaik dan bergabung dengan tim pasukan khusus elite ini.

Pendidikan yang dijalani oleh Lucas selama tujuh bulan di Kota Bandung selatan. Kecakapan berperang di darat, hutan bahkan lautan semua dilatih. Dan dilanjutkan dengan pendidikan komando, pendidikan spesialis agar bisa mendapat brevet komando atau lencana.

Hari ini Mayor Purnawirawan Cornelius Gosal hadir bersama istrinya Rahel Mony dalam upacara pelantikan pasukan khusus elite dimana anak satu - satunya mereka akan mendapatkan penyematan brevet, baret dan sangkur komando. Sekaligus penugasan pertamanya di Markas besar besar kopassus di Jakarta. Kebanggan tak terkira bagi kedua orangtua Lettu Lucas Abner Gosal.

Tugas pertama Lucas dan tim elitenya yang terdiri dari Matias, Ismail, Isak dan Daniel ini adalah mengejar mafia Narkoba yang sedang merajai bumi persada ini. Informasi yang didapat mereka mempunyai Markas ada disalah satu desa terpencil di Bandung. Setelah melakukan pengintaian. Pabrik rumahan itu berhasil disita dan penanggung jawabnya berhasil di tangkap dan dibawa ke Jakarta untuk di Introgasi.

Pada operasi tangkap tangan itu salah satu rekan kerja mereka Isak terkena luka tusuk. Dan harus dirawat di rumah sakit tentara.

Sore hari Lucas ,bersama Matias, Ismail dan Daniel datang mengunjunginya. Di sebelah tempat Isak dirawat ada beberapa orang laki dan perempuan sedang melihat teman mereka yang juga di rawat. Lucas tertarik dengan senyuman salah satu perempuan yang hanya duduk diam dan sesekali memperlihatkan senyumannya jika apa yang dibicarakan teman - teman mereka lucu. Ternyata temannya yang dirawat adalah anggota tentara juga dari kesatuan yang berbeda.

"Joy, lu ngak berdinas??"

"Kalau berdinas, ngak mungkin dia disini lah??"

"Susah tahu mau mengajak Dokter Joy Debora, bergabung bersama kita."

"Iya ya."

Lucas menangkap pembicaraan mereka, bahwa nama perempuan itu adalah Joy Debora, seorang dokter. Pertemuan pertama ini, membuat Lucas penasaran tentang siapa sosok perempuan itu.

Dua hari kemudian, Lucas kembali ke rumah sakit tentara, namun kali ini menjemput mamanya yang sudah lepas jaga dan berdinas di rumah sakit ini. Tanpa sengaja dia melihat perempuan itu menggunakan jas dokter.

"Ma, itu dokter yang cantik itu kerja dirumah sakit ini??"

"Oooo dokter Joy, iya dia itu dokter spesialis bedah yang diperbantukan disini."

"Bukan dokter tetap."

"Bukan. Kamu kenapa tanya dokter Joy??? Kamu kenal nyong."

"Ya baru mau kenal."

Satu tahun berlalu. Sekarang  Lucas sudah berpangkat Kapten, pangkat ini dia terima setelah melakukan tugas pengamanan dunia di Kamboja. Dan sekarang bersama anggota tim khususnya mereka ditugaskan di Indonesia bagian timur. Usianya sudah tidak muda lagi, namun masih tetap melajang. Dua puluh sembilan tahun. Orangtuanya resah karena sampai sekarang Lucas masih betah sendiri.

Bukan karena tidak ada yang suka, namun kesenangannya berganti - ganti pacar ini yang membuat dia belum mempunyai seseorang yang tetap. Di markas besar Lucas Abner Gosal dijuluki si playboy kopassus. Sebab setiap ada di tempat tugas dia mempunyai wanita. Selesai bertugas selesai juga hubungan  cinta mereka.

Hari ini Lucas dan lima puluh anggota akan di berangkatkan dengan menggunakan pesawat tentara angkatan udara ke Indonesia Bagian Timur tepatnya di Papua. Disana mereka ditugaskan sebagai pasukan pengamanan . Ini penugasan terlama Lucas di bumi persada ini. Bukan tugas sebagai tim elite namun sebagai tentara biasa.

Lucas bukan anak yang baik. Waktu dia masih sekolah suka sekali mabuk bersama teman - temannya. Kelebihannya di bidang akademik ini yang menyelamatkannya. Kalau sudah mabuk, Mamanya lah yang menjemput dia di dalam sebuah diskotik. Kalau papanya yang menjemput sudah pasti muka gantengnya hancur. Sebagai istri mantan seorang tentara, mamanya tidak perna takut masuk tempat - tempat seperti ini. Sekarang Lucas baru sadar bahwa dia sampai seperti sekarang karena kemurahan Tuhan.

"Jaga kesehatan ya sayang."

"Siap mama"

Mamanya langsung memeluk anak  laki - lakinya sangat erat, beliau tahu bahwa medan yang Lucas pergi ini berat, namun ini pilihan cita - cita yang dia mau. Hanya doa seorang ibu menemaninya.

Penerbangan empat sampai lima jam mereka tiba di ibu kota propinsi. Perjalanan tidak berhenti disitu, mereka masih terbang lagi sampai didaerah pegunungan yang sering terjadi konflik. Sebagai Komandan Kapten Lucas Abner Gosal, bertugas memperhatikan anggotanya yang berjumlah lima  puluh orang.

Perjalanan panjang mengudara empat sampai lima jam dilanjutkan dengan tiga jam melewati darat, akhirnya mereka tiba ditempat tugas mereka. Pertama kali Lucas lakukan waktu tiba tentu dia berdoa memohon perlindungan Tuhan karena dia tidak tahu apa yang terjadi satu jam, satu hari bahkan satu bulan kedepan.

Rombongan yang di komandoi Lucas di sambut oleh pejabat daerah setempat. Dan mereka menempati bangunan lama bekas digunakan oleh tentara juga. Selesai melakukan brifing, semua anggota membersihkan tempat tinggal mereka. Masih pukul tiga siang. Lucas menyempatkan diri menghubungi orangtuanya.

Pemandangan di tempat ini masih sangat asri, jelas suplai oksigen murni diperoleh mereka karena tempat mereka dikelilingi oleh hutan - hutan besar. Berbeda dengan Jakarta. Untungnya infrastruktur di sini masih sangat bagus. Dan fasilitas air serta WC bagus. Dan yang utama jaringan seluler juga tidak susah. Signalnya bagus. Sebelah camp mereka ada bangunan puskesmas.

Bagunan - bangunan ini terletak di atas bukit lebih tinggi dari perumahan warga. Waktu insiden berdarah beberapa waktu yang lalu semua tenaga medis ditarik ke pusat. Karena peristiwa itu memakan korban ada yang selamat, namun ada juga yang meninggal.

Malam harinya mereka sibuk dengan aktivitas mereka masing - masing. Namun Lucas sebagai Komandan  dia harus melaporkan semua perkembangan mereka ke kantor pusat lewat jaringan satelit yang sudah disiapkan.

Pagi harinya mereka melakukan olah raga dengan berlari pagi mengelilingi kampung yang berada di dekat markas mereka. Warga masyarakat setempat menerima kedatangan anggota ini dengan baik. Bahkan mereka semua ramah. Informasi yang Lucas terima bahwa yang membuat suasana tidak aman adalah kelompok - kelompok  kecil dari luar namun disayangkan mereka juga bersenjata.

"Bukan hanya penduduk asli yang mendiami daerah ini, saya lihat ada pendatang juga."

"Iya komandan mereka itu pekerja tambang."

Cewek - cewek di kampung ini, begitu antusias melihat anggota yang berlari pagi. Mereka semua berada diluar pagar rumah mereka.

"Wah bahaya nih Dan banyak godaan juga."

"Banyak berdoa komandan, katanya kalau terikat dengan orang disini ngak bisa balik."

"Busyet sadis amat. Benaran???!"

"Siap benar komandan no hoax." Lucas tersenyum memamerkan lesung pipinya.

Sambil berlari Lucas tersenyum, karena dia sempat mendengar perbincangan dua orang perempuan di depan halaman sekolah, yang memuji ketampanannya, Lucas menebak pasti mereka berdua adalah guru yang bertugas disini.

Lokasi disini baru dibuka lagi, setelah mengalami insiden sekitar sebelas bulan yang lalu. Dan sekarang mulai lagi berdatangan orang - orang diluar kota ini untuk melayani, setelah pemerintah daerah menyatakan tempat ini aman.

Di markas Lucas bertugas sekarang mendapat nama - nama daftar tenaga medis yang harus mereka jemput besok. Katanya mereka sudah tiba di ibu kota propinsi dan besok akan terbang menuju ke tempat ini.

"Dokter Joy Debora spesialis bedah??? Seperti tidak asing dengan nama ini."

"Lapor komandan, kendaran dan fasilitas puskesmas sudah siap untuk menyambut tenaga medis. Laporan selesai." Daniel yang berpangkat sebagai sersan kepala melapor kepada Lucas.

"Besok aku ikut dengan tim penjemputan."

"Siap komandan."

Disebuah bandara kecil, telah mendarat pesawat tentara yang membawa lima belas orang tenaga medis. Terdiri dari empat orang dokter spesialis dan dua dokter umum dan tujuh orang ners. Dan dua orang bidan. Mereka menjadi tenaga medis perdamaian dan ditempatkan disini setelah sudah melalui beberapa kali tes dan pelatihan.

Bukan hanya orangnya saja yang tiba, namun perlengkapan medisnya juga ada. Makanya informasi yang sampai ke markasnya, Lucas harus membawa trek. Karena ada peti - peti kayu berisi alat - alat medis juga harus dibawa ke tempat mereka melayani.

"Sebagai komandan disini, Saya Kapten Lucas Abner Gosal bertanggung jawab atas keselamatan para medis."

 Semua para medis perempuan yang terdiri dari lima orang itu terkesima dengan ketampanan kapten Lucas Gosal. Sedangkan mata Lucas tidak berpindah dari sosok Joy Debora. Mereka saling tatap menatap namun hanya diam membisu, sampai dokter Stev spesialis penyakit dalam mengingatkannya dokter Joy untuk melaporkan keberadaan mereka.

"Terima kasih, atas penyambutannya. Kami tetap mengharapkan bantuan dan perlindungan dari bapak - bapak tentara. Untuk sepengetahuan kami tim medis berjumlah lima belas orang, terdiri dari empat dokter spesialis dua dokter umum dan tujuh tenaga perawat serta dua bidan. Nanti perkenalannya bisa dilakukan ditempat tugas seiring dengan waktu bekerja."

"Laporan diterima . Karena masih ada tiga jam lagi kita tempat tugas. Maka diberi kesempatan sepuluh menit untuk ke toilet."

"Tiga jam????!!!" Mendengar tiga jam perjalanan Joy langsung merespon bertanya.

Melihat muka Joy, Lucas tersenyum. Hati kecilnya berkata bahwa Joy pasti akan terkesima dengan kharismanya. Kamu pasti jadi miliku.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!