Alderza Rajendra, seorang siswa tampan yang banyak digemari para siswi di sekolahnya. Kehadirannya tersebut, selain membuat kericuhan diantara para cewek-cewek di sekolahnya, ia juga menimbulkan rasa takut diantara para cowok maupun cewek di sekolah itu.
Seorang teman ceweknya yang juga merupakan teman sekelasnya, sering kali menjadi bahan bully-an oleh dia dan juga genk nya. Sebagai ketua, Alderza tentunya tidak pernah ngasih ampun dalam membully cewek tersebut.
Namun suatu hari, Alderza berhenti. Semua perilaku kekerasan dan cacian yang ia berikan pada cewek tersebut menghilang. Semua dikarenakan satu rahasia besar yang membuat dirinya hancur seketika.
Rahasia tersebut berasal dari Aily Marsela teman sekelasnya yang selalu ia sakiti.
novel ini banyak sekali terinspirasi dari novel Teluk Alaska karya Eka Aryani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rangga Saputra 0416, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Prologue
Luka, luka, dan luka, semuanya terasa begitu menyakitkan. Aku memang sudah biasa menerima luka seperti itu. Tapi, kenapa rasanya begitu berbeda kali ini? Lukanya bahkan terasa begitu menyakitkan pada saat kau bersikap biasa saja terhadap diriku.
Aku menyerah atas semuanya. Ini sudah saatnya bagiku untuk berhenti memperhatikan orang yang sama sekali tidak pernah melihatku sama sekali.
Pada akhirnya, kita hanya seperti utara dan selatan yang memang tidak akan pernah bisa bersatu karena terpisahkan oleh Garis Khatulistiwa. Kita memang tidak akan pernah ditakdirkan untuk bersama.
^^^ Aily Marsela^^^
Lagi dan lagi mereka tidak pernah memperdulikan aku. Mereka hanya sibuk dengan pekerjaan mereka dan tak pernah sedikit pun meluangkan waktu untukku.
Rasa-rasanya, aku hanya seperti angin berlalu saja bagi mereka. Hampir tidak pernah dianggap ada. Dan bahkan, semua hal yang mereka atas dasarkan sebagai kekhawatiran mereka terhadap ku membuatku muak.
Satu-satunya orang yang benar-benar peduli dan memperlakukan ku dengan tulus adalah dirimu. Dirimu selalu saja membuatku merasakan senang, dan membuatku tidak kesepian lagi.
Hanya saja, sudah banyak hal buruk yang ku lakukan padamu. Semua hal yang telah ku lakukan membuatku merasa bahwa aku sama sekali tidak pantas untukmu yang sebaik itu.
Benar seperti katamu, kita seperti utara dan selatan yang dipisahkan oleh Garis Khatulistiwa yang tidak akan pernah menyatu hingga kapanpun. Apakah pada akhirnya, ini adalah takdir yang harus ku lalui atas semua perbuatan ku padamu?
^^^ Alderza Rajendra^^^
Halo semuanya, ketemu lagi nih sama author. Author kali ini entah kenapa kepikiran buat bikin teen fiction juga setelah membaca novel Teluk Alaska. Sumpah guys, tu novel bagus banget asli.
Kalian pasti bakalan dibuat kesel sama karakter antagonisnya, bahkan sama kelakuan MC nya sendiri, kalian pasti gemes sendiri. Makanya author kepikiran buat bikin cerita sendiri seperti itu, cuman bakalan beda.
Yah, walaupun banyak banget inspirasi yang author ambil dari novel itu. Jika kalian baca novelnya atau wattpad nya, kalian pasti sadar ada banyak hal yang mirip. Cuman di sini, author gak mau plagiat dan hanya mengambil beberapa premis cerita menurut author bakalan bagus buat perkembangan cerita ini.
Kali ini author gak ada buat yang anime-anime gitu, bisa dibilang ini juga pertama kalinya bagi author buat bikin cerita yang tidak ada unsur Kimetsu no Yaiba nya, atau anime apapun. Semoga aja karya baru author ini bisa kalian nikmatin dengan baik ya.
Jangan lupa kasih saran jika menurut kalian, ada yang harus diperbaiki atau ada sesuatu yang apa gitu, ataupun typo. Author bakalan sangat terbantu jika kalian beneran melakukannya.
Oh iya, mengenai prologue tadi, jangan langsung disimpulin ya, endingnya itu sad atau happy. Soalnya, semua hal bisa terjadi di cerita ini. Bisa jadi ini berakhir bahagia, atau malah sedih karena suatu hal. Pokoknya belum bisa ditebak deh untuk sekarang.
Yaudah, mungkin itu aja sih sedikit dari author. Soalnya, harus nulis minimal 500 kata untuk prologue yang sebenarnya gak butuh kata sebanyak itu benar-benar nyebelin. Padahal kan, author cuman pengen pendek, tapi sayangnya gak dikasih ya karena kebijakan mangatoon nya yang novel minimal harus 500 kata.
Yaudah, segitu aja deh dari author. Dah!