NovelToon NovelToon
Obsesi Gala Pada Gadis Misterius

Obsesi Gala Pada Gadis Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Enemy to Lovers / Idola sekolah
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: kikyoooo

Di sekolah, Kella hanyalah gadis yatim piatu yang miskin, pendiam, dan jadi sasaran bullying, Gala si mirid baru yang angkuh juga ikut membulinya. Kella tidak pernah melawan, meski Gala menghinanya setiap hari.

Namun, dunia Gala berputar balik saat ia tak sengaja datang ke sebuah Maid Cafe. Di sana, tidak ada Kella yang suram. Yang ada hanyalah seorang pelayan cantik dengan kostum seksi yang menggoda iman.

Kella melakukan ini demi bertahan hidup. Kini, rahasia besarnya ada ditangan Gala, cowo yang wajahnya sangat mirip dengan mendiang kekasihnya.

Akankah Gala menghancurkan reputasi Kella, atau justru terjebak obsesi untuk memilikinya sendirian?

#areakhususdewasa ⚠️



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kikyoooo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 .Awal.

Raut wajah datar pada muka polos tanpa makeup sedikit pun. Poni yang dua Minggu lalu hanya setinggi atas alis kini telah melebihinya, hampir menutupi mata.

Kella Alistaya namanya. Gadis SMA kelas dua yang terkenal kikuk, pendiam, datar dan penyendiri. Hanya memiliki satu teman perempuan, yang memiliki kesamaan, namun bedanya dia tidak menyukai kesendirian. Apa-apa harus ditemani, entah itu dengan dirinya yang hanya seorang anak yatim piatu dan miskin.

Pembiayaan sekolah mengandalkan uang gaji bulanan dari part time kerja di sebuah kafe maid di malam hari. Makan seadanya demi bisa mewujudkan impiannya menjadi seorang mahasiswa setelah itu bekerja di sebuah perusahaan lalu keluar setelah berhasil menabung dan memiliki usahanya sendiri. Hah... itulah impian terbesarnya.

Selama hidupnya hanya satu kali merasakan percintaan. Kekasihnya dulu sewaktu SMP telah meninggal dunia. Pacaran sekitar hampir tiga tahun sebelum dia meninggalkan dirinya juga dunia ini.

Kenangan manis selalu menghantuinya. Dia adalah kehangatan sesungguhnya bahkan almarhum kedua orangtuanya tidak pernah memberi hal seperti itu Kella hanya merayakan hal itu pada saat bersama Gabriel.

Hela nafas dihembuskan. Dengan langkah pelan tidak terburu-buru ia menuju ke kelasnya. Ratusan orang di lingkungan sekolah tidak ada satupun yang menyapa atau tersenyum pada dirinya.

Rumor tentang Kella yang tersebar adalah Aneh dan tidak menyenangkan.

Memang, semenjak kehilangan orang-orang terdekatnya ia jadi sering murung. Kella paham kok kenapa mereka tidak mau berteman dengannya. Tidak apa-apa.

Namun yang membuatnya kesal terpendam adalah murid-murid jahil yang sering menghina, mengejek, mencelanya. Padahal Kella sama sekali tidak berbuat jahat pada mereka tapi kenapa mereka seperti itu?

Sudahlah Kella mengabaikan mereka karena jika di tanggap maka akan terjadi keributan yang panjang dan ujungnya tetap dirinya yang disalahkan. Mereka punya uang maka dapat berkuasa.

"Kella tuh! Aneh bet!"

"Apa nggak capek sedih Mulu?"

Kedua matanya memang sejak lahir terlihat sayu. Sial! Kella mengacuhkan lalu duduk di kursinya. Di meja paling depan dan dekat guru. Tidak memiliki teman sebangku. Ia benar-benar sendirian.

Tak lama kemudian suara bel berbunyi. Kella menyukai ini. Kebanyakan orang tidak suka jam pelajaran dan Kella sangat suka jika telah masuk jam pelajaran.

Pak Dodo selaku wali kelas juga guru mata pelajaran bahasa Inggris masuk bersama seorang pria dibelakangnya.

Awalnya ia merasa bodo amat tapi saat dipandang-pandang lagi kenapa pria dengan seragam batik sekolah lain itu terlihat mirip, Dia? Pacarnya yang telah meninggal itu?

Jantungnya berdegupan. Kella terdiam sambil memperlihatkannya hingga tak sengaja tatapan kami bertemu. Kedua matanya melebar lalu ia memalingkan wajahnya. "Astaga kenapa bisa mirip Gabriel?" Gumamnya dalam hati.

Sedangkan didepan sana pria itu menaikan satu alisnya lalu mengedikan bahunya. Dan tersenyum lebar sambil melambaikan kedua tangannya. " Gue Galaksi Tri Alangkara panggil aja Gala atau apapun itu yang penting jangan Tri karena Tri itu bokap gue!"

Serempak kelas menjadi riuh. Ada yang bersiul lalu menggodanya. Para siswa hanya tertawa sedangkan yang siswi yah begitulah.

Kella menundukkan kepalanya. Kedua tangannya sibuk pada peralatan tulisnya. Ia sedang menetralkan degupanya. Dia beneran mirip Gabriel bahkan nama bapaknya sama. Rasanya sesak dan ia sangan merindukannya.

Gala terkekeh lalu melanjutkan ucapannya. "Gue dari SMA 01 pojokan tahulah. Pindah sini karena Bokap gue yang seenaknya main pindah-pindahin. Ya gitulah urusan pribadi gue. Udahlah ya gitu aja semoga kehadiran gue disini bisa membawa keberuntungan kelas ini karena gue ganteng. "  Tersenyum lalu menoleh dan terkekeh kecil pada pak Dodo. Ia harus sampai menunduk karena perbedaan tinggi badan yang sangat jelas.

"Oke oke. Ehem karena tidak ada lagi kursi kosong. Kamu duduk sebelah Kella ya?" Ucap pak Dodo sambil menunjuk kearah Kella.

Gala menyengkrit kecil, memandangi sejenak lalu menggeleng. "Yang lain dong. Maaf pak, tapi sata agak gimana gitu duduk sama, ee Kella ya namanya? Nah itu, agak nggak nyaman." Pandangannya mengedar. "Siapa yang mau tuker duduk sama gue? Satu duduk sama Kella."

Bagaikan dihantam batu. Kella merasa tersinggung dengan ucapan Gala. Ia tarik kembali ucapannya! Dia sama sekali tidak mirip Gabriel. Dia jahat! Gabriel sangat lembut walau pertama kali bertemu. Dia tidak pernah mengeluarkan ucapan yang menyinggung hati.

Semua diam artinya tidak ada yang mau duduk dengan Kella.

Kella tahu itu. Ia memalingkan muka dan memilih melihat keluar jendela. Dimana adik kelas sepuluh sedang berolahraga di Lapangan. Dia bukan Gabriel namun berhasil membuat hatinya yang tahan tembus, tertembus begitu saja hanya karena ucapan Gala yang menyakiti hati.

Pak Dodo menghela nafasnya lalu berucap untuk menengahinya. Ia adalah salah satu guru tersabar. Ia baik bukan karena Gala seorang cucu dari pemilik sekolah ini. Yang sekarang bapaknya turun tangan langsung mengelola sekolah itu juga.

"Gala, tunggu sebentar, bapak suruh Pak Bon ambilkan kursi sama meja."

Gala mengangguk dan dengan kelewat santai ia menyandarkan tubuhnya di dinding sebelah papan tulis. "Baik Pak," melirik sekilas pada Kella lalu menatap depan kembali.

...

Jam istirahat tiba. Seperti biasa Kella makan bekal mie goreng kesukaannya di belakang sekolah yang sepi temannya ijin tidak bisa ikut makan bersama karena ada urusan extra Tari mendadak.

Semilir angin Menerbangkan beberapa helai rambut sebahu Kella. Ia memejamkan matanya sejenak lalu menghirup udara segar yang menyejukkan. Sunyi hanya ada kicauan burung serta suara jauh orang-orang.

Dengan telaten ia memutar sumpit guna mengambil huntaian mie goreng. Memasukannya kedalam mulutnya. Gurih, manis kecap dan pedas dari saus juga kriyuk dari bawang goreng sangat nikmat. Kella tersenyum merasakan kenikmatan didalam mulutnya.

Saat asik makan suara bass mengejutkan hingga tempat bekal yang hampir kosong itu jatuh. Mie yang tinggal sedikit terdampar di atas tanah.

Dahinya menyengkrit. Emosinya Kella tahan sambil menoleh, disana ia dapa melihat si murid baru dengan beberapa pengikut ada di samping juga belakangnya.

Dia tersenyum ejek. Tch!

"Senikmat itu ya mie instan?"

Kella mengabaikan. Memilih untuk meraih kotak makannya juga sumpit lalu memasukannya kedalam wadah kain. Sabar...

Berdiri lalu segera melangkahkan kakinya namjn berhenti kala suara bass itu terdengar lagi.

"Mienya nggak di sapu sekalian? Kasihan pak bon kalau harus dapat tugas tambahan. Bersihin mie tumpah?"

Sial! Kella meliriknya lalu tanpa basa-basi menjumputi mie yang tumpah meletakkan di telapak tangannya dan setelah itu berdiri, melangkah pergi meninggalkan tempat favoritnya yang menenangkan menjadi menyebalkan karena kehadiran murid baru meresahkan itu.

Kella dapat mendengar tawa ejek juga hinaan pada dirinya dari mereka.

"Makan kok ditempat ginian. Gue baru lihat udah gak mood!"

"Pantas badannya kurus. Makannya aja mie!"

"Cih! Gue ilfil sama cewe gitu. Suram banget!"

Tidak ada genangan air di pelupuk matanya. Kella sudah terbiasa. Ejek saja dirinya sampai capek dan mulut berbusa. Silahkan! Kella tidak minat membalas. Bukam tugasnya membalas perbuatan buruk. Karma pasti berlaku.

....

1
𝐈𝐬𝐭𝐲
menarik...
𝐈𝐬𝐭𝐲
hadir thor semoga ceritanya gak putus di tengah jalan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!