Terbangun tanpa ingatan dan identitas yang tercatat, Ezra mengandalkan sistem aneh untuk beradaptasi dengan kehidupan barunya. Sejak saat itu dia mulai berinteraksi dengan hantu, melakukan penebusan untuk mereka, dan menciptakan berbagai kisah aneh yang abadi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
1 - Misi Pertama
"Kamu sudah bisa keluar dari rumah sakit besok, aku akan membantumu mengurus prosesnya." Seorang polisi wanita memberikan penjelasan, di seragamnya tertera nama, Rhea Adeline.
"Ngomong-ngomong, Ezra, apa rencanamu untuk kedepannya? Bagaimana jika kamu mempertimbangkan saran dari kapten Yudha?" Tanya Rhea setelah tak mendapatkan tanggapan apapun dari pria yang duduk di ranjang rumah sakit.
Pria itu, Ezra, memiliki ekspresi tenang yang hampir kosong, hanya saja perban putih yang melilit kepalanya membuat ekspresinya terlihat lucu, dia menoleh pada Rhea dan akhirnya memberikan tanggapan, "Sepertinya aku hanya bisa merepotkan kalian untuk sementara waktu, aku akan mencoba bekerja dan menjadi mandiri secepat mungkin."
"Tidak apa-apa, kebetulan saja kami memiliki kamar yang kosong, baiklah, istirahat saja untuk saat ini, sampai jumpa nanti!" Rhea tersenyum, dia seseorang yang sibuk dan harus segera pergi.
Ezra menatap pintu yang tertutup, diam-diam bersyukur karena telah bertemu dengan orang-orang yang baik.
Lebih dari seminggu yang lalu, terjadi ledakan di daerah pemukiman pinggir kota, Ezra tidak tahu apa yang terjadi, yang jelas dia adalah salah satu korban yang selamat, hanya saja kepalanya cedera dan kehilangan ingatan, sejak saat itu dia hanya mengingat nama panggilannya, Ezra.
Karena kehilangan ingatan, akhirnya polisi memberikan perhatian lebih dan mencoba membantu mencari tahu identitasnya, berdasarkan lokasi tempat ia ditemukan, penampilan, atau bahkan namanya. Sayangnya tidak ada hasil, dia tidak memiliki identitas yang tercatat, seolah-olah dia adalah alien yang tiba-tiba saja muncul di dunia ini sebagai manusia.
Kapten Yudha, yang bertanggung jawab atas kasus ini kemudian mengandalkan kekuasaannya untuk membantu Ezra, dia membantu Ezra mendapatkan kartu Identitas baru, bahkan membantunya mendapatkan kamar kosong di asrama polisi.
Meskipun dia kehilangan ingatan, dia mendapatkan kesan bahwa polisi seharusnya tidak begitu bisa diandalkan, namun untungnya dia bertemu dengan polisi baik, sehingga kesannya pada polisi juga meningkat.
Selain itu, dia memiliki rahasia yang tidak bisa diceritakan pada siapapun, bahkan kepada pihak resmi. Sejak dia terbangun dan kehilangan ingatan, dia memiliki hal aneh di benaknya, itu adalah suatu entitas yang menyebut dirinya sebagai sistem.
Selama berhari-hari, sistem dalam benaknya memberikan pengenalan panjang dan kontrak aturan yang membuat kepala Ezra terasa sakit saking panjangnya.
Setelah membaca pengenalan dan aturan sistem dengan hati-hati, dia mempertimbangkan cukup lama, akhirnya dia menandatangani kontrak dengan sistem.
Sistem itu mengaku sebagai sistem penebusan hantu, arah umumnya adalah untuk menebus penyesalan hantu selama hidupnya, sehingga hantu tersebut dapat meninggalkan dunia ini, menuju dunia yang seharusnya.
Ezra tidak tahu mengapa sistem memilihnya, mengapa juga dia mendapatkan sistem yang aneh ini, dia hanya tahu bahwa hadiah setelah menyelesaikan misi sistem cukup memuaskan, mungkin dia dapat segera bisa beradaptasi dengan kehidupan yang baru, mungkin sistem juga bisa membantunya mencari tahu masa lalunya yang terlupakan.
Meskipun itu hanya tebakan, setidaknya ada harapan, Ezra adalah orang yang berani mengambil resiko dan berani untuk kecewa.
Jadi keesokan harinya, Ezra akhirnya meninggalkan rumah sakit yang membosankan itu, Rhea membawanya ke asrama polisi, mengenalkan peraturan tinggal disana, dan memberikan beberapa tas serta kartu identitasnya.
Asrama itu seharusnya diisi empat orang, namun dia adalah satu-satunya yang menempati kamar itu untuk saat ini, dia memegang benda-benda yang diberikan Rhea, dan merasa bahwa hutangnya pada Rhea terlalu banyak.
Karena dia melihat isi tas yang diberikan Rhea, terdapat beberapa potong baju, sepatu, uang, bahkan ponsel. Rhea bilang orang tuanya punya tambang emas di rumah, jadi Ezra tidak perlu pusing untuk membalasnya, tapi bagaimana bisa dia menerima manfaat secara cuma-cuma?
Baiklah, dia saat ini hanyalah orang miskin, Ezra hanya bisa menerima kebaikan Rhea untuk saat ini, pikirkan saja balasan untuk diberikan pada wanita itu di masa depan setelah ia memiliki cukup uang.
Dia mengatur barang-barang itu pada tempatnya, lalu di depan cermin kamar mandi, dia menatap pantulan dirinya, pagi tadi perban itu akhirnya dilepaskan, menampilkan bekas luka yang hampir samar.
"Cukup tampan." Ezra berkata dengan narsis.
[Hai Ezra, kapan kamu ingin mulai mengerjakan misi?]
Sejak dia menandatangani sistem itu, dia menemukan bahwa kepribadian sistem menjadi lebih hidup dan terkadang mengambil inisiatif untuk mengobrol dengannya, cukup menghibur juga.
"Jangan terburu-buru, aku masih seseorang yang baru saja keluar dari rumah sakit, oke?"
[Baiklah, tapi aku menemukan ada misi di tempat ini]
"Kamar asrama ini?" Ezra sedikit terkejut, dia mengamati sekitar dan tidak menemukan hal aneh.
[Kamu tidak bisa melihatnya, hanya setelah kamu menerima misi pertamamu, kamu akan diberikan hadiah berupa Mata Yin-Yang]
"Kalau begitu mulai saja misi pertamanya."
[Baiklah]
[Target misi ditemukan, misi pertama telah dimulai, dapatkan hadiah : Mata Yin-Yang, Cermin Karma, Atribut fisik+3]
Ezra memejamkan matanya yang terasa pedih, hal itu bertahan selama beberapa menit, selain itu atribut fisiknya yang meningkat juga membuat Ezra merasakan kehangatan di sekujur tubuhnya, yang ternyata cukup nyaman.
Ketika matanya tak terasa pedih lagi, Ezra membuka mata dan sedikit terkejut, karena dia melihat hantu itu ternyata selalu berada disisinya, menatap dia dengan rasa ingin tahu.
Hantu itu adalah seorang pria, fitur wajahnya terlihat biasa, namun memiliki ketegasan yang meningkatkan auranya, dia mengenakan seragam polisi dan namanya terukir disana, Karl John.
"Permisi, apakah kamu bisa berkomunikasi? " Tanya Ezra, mungkin karena dia kehilangan ingatan, meskipun tubuhnya memberikan sinyal untuk kabur, tetapi dia masih bisa tetap tenang dan menahan diri.
"Ya, jadi, kamu bisa melihatku? " Rasa ingin tahu dimata John semakin menguat, dan dia tersenyum bahagia karena akhirnya memiliki seseorang yang bisa diajak bicara, hanya saja sebagai hantu, senyumnya terlihat kaku dan menyeramkan.
Ezra mengangguk, keduanya akhirnya berpindah lokasi komunikasi di meja kerja kamar tersebut, keduanya membicarakan banyak hal dan mungkin karena yang satu masih hidup sedangkan yang lain sudah mati, keduanya dapat berbicara dengan begitu terbuka.
Ezra menceritakan kisahnya, bahwa dia kehilangan ingatan dan tidak memiliki identitas yang tercatat, memuji kebaikan polisi yang sudah banyak membantunya.
Saat mendengarnya, John menunjukkan simpati, ketegasan di wajahnya sedikit melembut, merasa bahwa Ezra cukup menyedihkan.
Setelah Ezra selesai bercerita, John terdiam sejenak, akhirnya mulai menceritakan kisahnya.
Lebih dari dua tahun yang lalu, dia akhirnya menyelesaikan masa magangnya dan resmi menjadi polisi. Saat itu, dengan tabungan dan bantuan orang tuanya, dia membeli sebuah cincin berlian, berniat melamar pacarnya yang sudah menemaninya sejak SMA.
Namun, hari itu, dia baru saja keluar dari toko perhiasan setelah membeli cincin, tanpa sengaja hidungnya yang sensitif mencium bau aneh, kebetulan dia juga melihat beberapa orang yang mencurigakan.
Jadi, dia dengan berani mengikuti orang-orang mencurigakan itu, sampai ke sebuah gudang yang tersembunyi, kecurigaannya memang benar, mereka ternyata adalah penjahat, sekelompok geng pengedar narkoba.
Dia berniat meminta dukungan dari rekan-rekannya, namun sayang, sesaat sebelum dia berhasil menekan tombol memanggil, dia ditemukan.
Dia berjuang melarikan diri dan melawan, sayangnya dia kalah jumlah, akhirnya tewas dalam perjuangan itu.
John terdiam setelah membicarakan kematiannya, Ezra juga terdiam dengan ekspresi khidmat, dia merasa kagum pada pria itu, seorang pahlawan yang memerangi kejahatan, meskipun tewas mengenaskan, tetap saja penuh penghormatan.
"Aku bisa membantu jiwamu pergi, ceritakan saja apa penyesalanmu, aku akan mencoba menyelesaikannya." Ezra menatap John dengan serius, dia yang awalnya menerima misi sistem untuk hadiah, kini hanya ingin membantu jiwa pahlawan ini agar bisa pergi dengan tenang.