NovelToon NovelToon
Transmigrasi Chantika

Transmigrasi Chantika

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Transmigrasi / Teen / Tamat
Popularitas:686.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Chryssa_Dike

Chantika Anastasya gadis berusia 17 tahun yang meninggal karena rem mobilnya blong yang menyebabkan ia menabrak truk yang ada di depannya.

Bukannya mencari pertolongan, ia malah tersenyum senang karena ia pikir setelah ini ia akan pergi ke surga dan melepaskan semua beban yang sudah ia pikul selama ini.

"Syurgaa.....I'm coming"

Tapi bukannya ke surga, chantika malah terjebak di tubuh gadis culun yang ternyata memiliki masalah hidup yang cukup berat dan rumit.

Lalu apakah Chantika kuat menjalani kehidupan barunya dengan semua masalah yang ada?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chryssa_Dike, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

"CHACAA!"

"CHACA!!!" teriak seorang perempuan dari arah kelas dengan suara lantangnya.

Perempuan itu terus berteriak dengan wajah marahnya, sampai seseorang yang ia panggil pun datang di hadapannya.

"Iya Mina, sebentar" ucap Chaca dari luar kelas.

Chaca dengan segera berjalan ke arah Mina, dengan wajah ketakutan dan tangan yang terus bergetar.

Sampai dihadapan Mina, Chaca hanya bisa menunduk dan mempersiapkan dirinya untuk menerima semua caci makian dari perempuan itu.

"BISA NGGAK SIH KALAU DIPANGGIL LANGSUNG DATENG?! TULI YA KUPING LO?!" maki Mina.

"Ma-aaf Mina, tadi Chaca ha-aabis dari kamar mandi jadi gak tau kalau Mina manggil" ucap Chaca dengan suara bergetarnya.

"KALAU DIBILANGIN GAK USAH NGELES!" teriak Mina semakin marah.

Chaca hanya bisa diam tidak menjawab pertanyaan Mina barusan, ia benar-benar ketakutan. Hampir setiap hari ia diperlakukan seperti ini. Sampai rasanya tidak sanggup lagi untuk satu sekolah dengan perempuan itu.

Melihat Chaca hanya diam saja, Mina malah semakin murka.

"Oh sekarang bisu ya?!" ucap Mina sambil mencengkram pipi mulus chaca dengan kuat.

Chaca yang diperlakukan seperti itu hanya bisa menangis, ia sungguh tidak sanggup menjalani ini semua lagi.

"Maaf" ucap Chaca

"Lo itu, bisanya cuma minta maaf dan nangis aja.... Nggak capek apa?" Chaca diam tidak menjawab pertanyaan barusan.

"Udah daripada lo diem aja disini, mending sekarang ke kantin pesenin gue sama temen gue makan!"

"Cepet nggak pake lama!" teriak Mina lagi.

Mendengarnya Chaca pun segera beranjak dari kelas menuju ke kantin tanpa meminta uang, karena tau ia tidak akan mendapatkan uang itu.

Chaca selalu meratapi nasibnya, kenapa ia bisa mendapatkan hidup yang sesulit ini ketika di sekolah.

Apakah di kehidupan sebelumnya ia telah merusak  dunia sampai-sampai di kehidupan ini ia diuji dengan dahsyatnya?

Ia selalu berusaha untuk tetap kuat tapi ia juga lelah, badannya sudah tidak sanggup lagi menanggung beban ini.

Chaca selalu mendapatkan kekerasan dari Mina, ia selalu menjadi samsak pelampiasan kemarahan Mina. Hampir setiap perempuan itu marah, ia selalu dipukul, ditendang, bahkan ditampar.

Pernah ia pulang dalam keadaan tangan dipenuhi lebam. Dan membuat kedua orang tuanya bertanya. Namun ia beralasan bahwa dirinya jatuh dan terbentur meja.

Awalnya kedua orang tuanya tidak percaya, tetapi karena ia terus meyakinkan, akhirnya mereka pun percaya dan berucap supaya lebih hati-hati.

***

'Woy Chantika, jadi berangkat bareng nggak?' Tanya orang dibalik telpon.

"Jadi dong, masa nggak jadi" jawab orang yang dipanggil Chantika itu.

'Ya udah gue siap-siap dulu, nanti jam 11 gue jemput di kos'

"Siap, Sya"

"Jangan lama siap-siapnya, kalau lama gue tinggal!"

Mendengar itu, Chantika pun menutup panggilan telpon tersebut dan segera bersiap-siap, karena jam sudah menunjukkan pukul 10.

Sebenarnya tak membutuhkan waktu lama untuk bersiap-siap, karena ia hanya perlu mandi, memakai pakaian yang pas, dan memoleskan sedikit make up di wajahnya.

1 jam pun berlalu...

Chantika sudah selesai dengan acara poles-memolesnya dan kini tengah menunggu temannya untuk menjemput.

Hingga tak lama kemudian, suara klakson mobil berbunyi. Tanpa berlama-lama lagi, Chantika pun keluar.

"Udah lama?" tanya Chantika.

"Nggak, udah buruan masuk"

Setelahnya, Chantika pun masuk dan mobil pun bergerak menjauhi tempat tinggal Chantika.

Tak membutuhkan waktu lama, mereka berdua pun sampai di tempat tujuan. Dengan segera Chantika dan Gesya berjalan masuk.

"Chantika segera ganti baju. Sebentar lagi giliranmu" ucap seorang laki-laki perawakan tinggi yang baru saja keluar dari belakang meja bar.

"Baik bos, saya siap-siap dulu ya"

Setelahnya Chantika pun beranjak ke kamar ganti untuk mengganti bajunya menjadi baju kerja. Sedangkan Gesya, teman Chantika sedang mengantarkan minum ke beberapa meja pelanggan.

Setelah siap, Chantika pun keluar ruangan dan menaiki panggung yang ada di bagian depan. Lalu ia pun mulai melakukan pekerjaannya.

Ya seperti yang kalian pikirkan, Chantika adalah seorang pekerja bar atau lebih tepatnya sebagai penari striptis.

Ia terpaksa harus melakukan pekerjaan kotor ini, karena ia sangat membutuh uang untuk membiayai kebutuhan hidupnya dan membayar uang kos.

Jika ditanya apakah ia masih sekolah? Maka jawabannya adalah tidak. Uang gajinya hanya cukup untuk makan dan kosnya saja. Jadi ia memilih untuk putus sekolah.

Chantika sebenarnya masih ingin sekolah, tapi apalah daya uangnya tidak cukup. Ia hanya mantan anak panti yang keluar dari sana sejak 3 tahun yang lalu. Ia memilih keluar dari sana, karena tidak mau menjadi beban panti selamanya.

Setelah melakukan pekerjaannya, Chantika pun turun dari panggung dan duduk di salah satu meja yang ada di bar itu.

"Huhhh.....akhirnya selesai juga" gumam Chaca sambil menutup kedua matanya lelah.

'Sampai kapan aku harus bekerja seperti ini? Kenapa hidup ini terasa sangat berat' batinnya.

Saat sedang asik meratapi nasib, tiba-tiba sebuah tangan kekar hinggap di atas pahanya yang sedikit terekspos.

Chantika yang mendapati perlakuan sepeti itupun seketika membelak kaget dan menoleh kepada sang pelaku.

'Anjing' batin Chantika.

"Cantik, mau tidak bermain denganku? Jika kau mau akan kuberi uang berapa pun sesuai keinginanmu. Asal kau bisa memuaskan aku " ucap pria tua itu sambil mengedipkan sebelah matanya ke Chantika.

Chantika seketika merinding. "Maaf, saya bukan jalang"

"Ya aku tau, tapi aku tertarik dengan mu, jadi mari bermain bersamaku" ucap laki-laki itu mendekat ke chantika.

"Sudah ku bilang aku bukan jalang. Jika kau ingin menuntaskan nafsumu, sewa lah jalang yang ada di bar ini" jerit Chantika.

Mendengar jawaban itu, laki-laki tua itu pun naik pitam, dan menarik tangan Chantika dengan kuat.

Mendapat perlakuan seperti itu, tanpa banyak bicara Chantika pun langsung memberontak dan membanting laki-laki tua tersebut ke lantai bar yang dingin.

Semua orang yang ada di bar pun langsung memusatkan perhatiannya pada Chantika dan laki-laki tua yang sudah berada di lantai dengan keadaan yang sudah tidak berdaya lagi.

"Lihat, tenagamu saja sudah tidak ada, ku banting sedikit langsung lemas. Makanya jangan sekali-kali bermain-main denganku atau ini yang kau dapat"

'sudah bau tanah saja banyak berulah, bukannya tobat dan berbuat baik, ini malah bermain di bar, dasar tua bangka tak tau malu' cibir Chantika sambil berjalan keluar bar.

Semua orang yang ada di bar pun langsung menatap ngeri Chantika, salah satu penari striptis idola mereka. Mereka pikir Chantika adalah seorang perempuan yang lemah lembut, tapi apa ini? Mereka baru saja melihat Chantika membanting seorang pria tua dan meninggalkannya begitu saja.

Wahhhh sangat hebat ternyata idola mereka ini.

Boss Chantika yang melihat sikap Chantika hanya bisa berdecak kagum. Ia tidak marah sama sekali pada Chantika karena membanting seorang pelanggan bar mereka, ia malah berterimakasih karena berkat Chantika, bar tersebut bisa terbebas dari laki-laki tua pembuat onar itu.

1
It's emma
.
It's emma
Suka sama ceritanya😍
DemnRed
Jalan ceritanya seru!!!
Rani Jan
lebayy
Dewiendahsetiowati
terima kasih untuk ceritanya dan ditunggu karya selanjutnya
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Arhieva Jimshoneysruwen
ga suka sama tata bahasanya
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
tadi pulang sekolah kerja trus bab selanjutnya akhirnya masuk sekolah lagi thor
Rahma Waty
lah ortu macam apa .nyiksa banget
white lily
jangan di bikin cepet sadarnya napa, 5th kel
white lily
karakter caca yg lembek, mencla mencle bikin gregetan
Ina Karlina
Caca jadi aneh ga sih masa jadi manja gitu..kan pertama karakter nya cuek
Ina Karlina
jangan lupa ca balas perlakuan si Marsel ke kamu tempo hari biar nyaho dia
Ina Karlina
seruuu..ayo lawan saja si Marka biar pusing 7 keliling dia..jangan lupa porotin duit nya dari pada di habiskan oleh pacarnya 😁😁😁
Ina Karlina
semoga perselingkuhan si Marka terciduk oleh ke 2 keluarganya...biar mampus..
Ina Karlina
ko bisa ya ada guru model si Marsel..
Note 2
mommy drpd mae
Nur Keyla
Luar biasa
Lestari
gokil abiss
Onzha Aloych
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!