NovelToon NovelToon
Ganteng Tapi Aneh

Ganteng Tapi Aneh

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:57.1k
Nilai: 5
Nama Author: Najwa Camelia

Bermodal paras cantik dan tubuh yang indah. Gendhis, bukan nama aslinya. Bertahan hidup dengan bekerja sebagai koki di sebuah hotel bintang lima. Namun, sesuatu hal yang tak terduga terjadi padanya, hingga Gendhis bertekad untuk mengambil pekerjaan sampingan sebagai "teman kencan semalam" tamu-tamu VIP hotel Pacifik.


Narendra Arjuna Guinandra, pengusaha di bidang perhotelan dan pariwisata yang terobsesi untuk menyewa jasa Gendhis. Berapa pun budget yang dia keluarkan, dia tidak perduli. Asalkan gadis itu tetap berada dalam genggaman dan menuruti segala perintahnya.


Sebuah fakta terungkap, membuat Narendra terperosok semakin jauh ke dalam dendam dan kebencian atas kejadian yang tidak pernah dilakukan oleh Gendhis. Hingga gadis itu harus berjuang untuk sebuah kepercayaan yang menyakinkan hati seorang Narendra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najwa Camelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keluarga Guinandra

Happy reading..

Pria tampan bertubuh gagah itu, berjongkok di depan makam kakaknya yang masih basah sambil membawa seikat bunga mawar putih kesukaan Nindy. Ingatannya kembali ke beberapa waktu yang lalu, ketika Nindy meminta balas atas sakit hati yang digoreskan oleh suami dan wanita selingkuhannya.

"Berjanjilah padaku, Narendra! Balaskan sakit hati kakak pada pria be_jat yang tidak tahu diuntung itu, dan juga wanita simpanannya yang telah menguras uang kakak," pinta Nindy yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit.

"Pastikan, pria sial-an itu tidak mendapatkan sepeserpun dari harta Keluarga Guinandra. Jangan biarkan wanita murah_an itu menikmati harta Keluarga Guinandra!" ucap Nindy dengan nafas tersengal, tangan dinginnya menggenggam kuat tangan Narendra, adik laki-laki satu-satunya.

"Bertahanlah, Kak! Demi janin yang ada dalam kandungan kakak," Narendra berusaha menahan air mata yang ingin meluncur dari pertahanannya. Hati pria itu tak kuat melihat keadaan kakak perempuannya yang terbaring lemah di ranjang pesakitan, akibat suaminya yang brengsek.

"Kami tak ingin kehilanganmu, Kak Nindy. Bertahanlah, kakak pasti kuat," tangis Narendra akhirnya pecah sambil memeluk tubuh Nindy yang lemah.

"Tidak ada harapan lagi untukku hidup. Buat apa aku hidup, jika dia selalu menyakiti hati aku. Kumohon, Narendra. Demi kakak, berjanjilah!" tegas Nindy untuk yang terakhir kalinya.

Terpaksa Narendra menuruti kemauan kakaknya. Dalam pikiran Narendra saat itu adalah dengan mengabulkan permintaan kakak perempuannya yang sangat dia cintai akan bisa meredakan emosi jiwa wanita yang sedang terbaring lemah itu. Tapi kenyataan berkata lain.

"Ma-af-kan ka-kak, Naren..," ucap Nindy untuk terakhir kalinya dengan nafas yang tersengal.

Tiiiiitttt..

"Aarrrggh," teriak Narendra ketika indera pendengarannya tertusuk bunyi mesin monitor yang tersambung di tubuh lemah, Nindy. Menandakan jika jantung kakak perempuannya itu berhenti berdetak.

"Tidak mungkin! Ini hanya mimpi! Kakak tidak boleh pergi. Kak Nindy harus menyaksikan sendiri bagaimana aku membalaskan sakit hati kakak pada pria brengsek itu, juga wanita murahan yang telah berani naik ke ranjang Heru!"

Narendra memeluk tubuh kakak perempuan satu-satunya itu, yang sudah tak bernyawa. Air mata nya merembes ke pipi. Begitu cepat takdir memisahkan dirinya dengan kakak perempuannya. Meskipun terkadang mereka terlihat usil sama-sama cuek, tapi keduanya saling menyayangi.

******

Flashback on.

Narendra melewati kamar kakaknya, ia mendengar suara isak tangis yang menyayat hati.

Pria itu menghentikan langkanya, ia berdiri tepat di depan pintu yang terbuat dari kayu mahal, yang tidak tertutup rapat. Bukan maksud Narendra untuk menguping seseorang yang ada di dalam kamar itu, tapi dari suara yang dia dengar, si empunya sedang kesal dengan orang yang sangat dicintainya.

"Kenapa kamu berselingkuh di belakangku, Heru! Kurang apa aku padamu? Hingga kamu tega mengkhianati cinta tulusku! Hiks.. Hiks..!" isak tangis perempuan yang kecewa oleh pasangannya.

PRAKKK..

PYARRR..

Suara gaduh semakin terdengar dari dalam kamar.

"Lebih baik aku mati saja, Heru! Dari pada aku melihat kau bersama wanita lain! Wanita murahan itu tidak akan bisa menggantikan posisiku di hatimu! Kamu tidak akan pernah bisa mendapatkan wanita sepertiku lagi, Heru! Percuma juga, aku mengandung anak darimu, jika kamu di luar sana masih saja berselingkuh dengan wanita-wanita murahan itu! Lebih baik aku mati bersama anakku!"

"Aaarrrggghhh."

BRAAAKK..

"Kakak, apa yang kau lakukan," Narendra langsung berlari ke arah perempuan yang duduk di pinggir ranjang dengan sebilah pisau di tangan kanannya, akan menyayat urat saraf tangan kirinya.

"Biarkan kakak, mati. Naren!" pekik Nindy, kakak perempuan Narendra yang sudah putus asa.

Narendra melemparkan pisau yang berhasil direbut dari tangan kakaknya.

"Jangan berbuat yang macam-macam, kak!"

"Buat apa kakak hidup, Naren! Dia sudah tak cinta pada kakak!" ucap Nindy dengan nafas yang tersengal-sengal.

Narendra terkesiap. Wajahnya berubah mengeras.

Hubungan kakak beradik itu memang dekat sekali. Sejak kecil sikap melindungi pada kakak perempuannya sudah terlihat sekali pada diri Narendra. Siapa pun yang berani menyakiti kakaknya, pasti dengan berani dia akan membalaskan sakit yang diterima kakaknya itu.

Tapi, semenjak Nindy, kakak perempuan satu-satunya itu menikah dengan Heru, pria yang sangat dicintai Nindy. Hubungan mereka menjadi renggang. Keduanya jarang berkomunikasi, Narendra tidak seberapa suka dengan sifat Heru, suami dari kakak perempuannya itu.

Bagi Narendra, seorang Heru hanya menginginkan harta dari keluarga besarnya saja. Sudah sangat terlihat dengan jelas, pertama kali dia masuk ke dalam keluarga besar Guinandra. Dia hanya seorang pengangguran yang memakai topeng dengan memperlakukan semanis mungkin kakak perempuannya.

Nindy yang percaya dengan cinta tulus Heru yang diberikan padanya langsung menerima apa adanya Heru. Dia tidak memandang status sosial laki-laki yang sangat dicintainya.

Hati Narendra menjadi penasaran, ada masalah apa sebenarnya antara kakak perempuannya dengan Heru, suaminya itu. Hingga kakaknya, berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya.

'Dari pertama Heru masuk ke dalam keluarga besar Guinandra saja, aku sudah meragukan laki-laki itu. Pasti suatu hari dia akan berulah,' batin Narendra. Heru akan menyakiti hati kakak perempuan satu-satunya yang Naren miliki.

Heru telah mengubah semua kebiasaan baik Nindy, hingga dia berani menjauhkan Nindy dengan Narendra. Narendra hanya bisa memantau kakaknya dari kejauhan, dia tidak begitu saja melepaskan kakaknya pada laki-laki yang dianggap sampah.

Nindy mengambil sesuatu dari laci meja yang ada di samping tempat tidurnya. Lalu, menyodorkan test pack yang memperlihatkan garis merah dua itu pada Narendra.

"Apa ini?" jawab Naren dengan wajah polosnya.

Bibir Nindy mengerucut sebal. "Masa begituan saja kamu nggak tau!" seru Nindy kesal.

"Kan memang Naren tak pernah pakai barang seperti ini kakakku sayang," balas Naren dengan wajah tanpa dosa.

"Makanya cepat kawin!" seloroh Nindy.

"Kawin sudah berkali-kali, nikahnya belum," jawab Naren dengan usil. Dia berusaha mencairkan suasana.

"Gaya kamu, sok-sok an! Emang kawin sama kebo!"

"Mana ada kebo yang mau dengan cowok ganteng seperti Narendra, hiyak.. Hiyak," ledek Naren.

"Narendra!" pekik Nindy. "Kakak serius ini!"

Nindy melemparkan bantal ke arah Narendra, adik laki-lakinya. Lantas melemparkan tubuhnya ke tengah-tengah ranjang yang berukuran besar itu. Kemudian memeluk guling dan mulai menangis lagi.

"Lah kenapa kakak tidur? Jadi cerita nggak sama Naren?"

"Kakak hamil, Narendra!" pekik Nindy di sela-sela tangisnya.

"Alhamdulillah, puji syukur kalau Kak Nindy sekarang hamil. Terus mau apa lagi? Itukan yang ditunggu-tunggu kakak selama ini."

"Heru selingkuh!" jerit Nindy.

"A-apa?"

Netra Naren terbelalak tidak percaya oleh ucapan kakak perempuannya. "Yang benar, Kak? Jangan bercanda!"

"Benaran, Naren. Heru selingkuh semalam, aku memergoki dia tidur dengan wanita murahan itu!" ujar Nindy dengan tangisan semakin keras.

Wajah Narendra berubah menjadi dingin. Tangannya mengepal kuat.

"Baji_ngan itu berani-berani berselingkuh!" giginya bergelatuk. Emosinya membuncah.

Wajah ramah Narendra telah berganti dengan wajah dinginnya yang ingin segera menghabisi mangsanya.

"Siapa wanita murahan itu?" bentak Narendra dengan wajah yang memerah.

🍁🍁🍁🍁

1
☠ᵏᵋᶜᶟ𝕾wᷤαͧηᷠ¢ᖱ'D⃤ ̐🍒⃞⃟🦅
bagus critanya
s7
Lanyap hehehe Bu Tri 🤭😁
NJ♥️🔒
Keren kontraknya
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
di kasih tau masih perawan tapi ga percaya juga nah tau kan sekarang ghendis masih perawan
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
keknya bukan balas dendam deh Narendra sama ghendis tapi itu mah murni suka sama ghendis cuma pake topeng balas dendam aja padahal mah 🤭🤭🤭awiiieeeeww
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
kenapa harus marah liat ghendis sama laki laki lain kan g ada hubungan juga,,🤭🤭 alamat hukuman ghendis tambah panjang ini mah
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
cieee yg lagi nyaman memeluk seorang ghendis ,,awas ah nanti keterusan
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
wah bisa bahaya tu naya,pas datang telat tuannya lagi marah pula aduh apa yg akan terjadi sama Naya
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
waw kontrak 2M gimana ngitung nya tuh 🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
hah ko bisa 🤔🤔🤔dari mana masuknya kek jelangkung aja 🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
hadeuhh dasar buaya ada aja alasan untuk mengelak dari tuduhan 😔
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
sebenernya itu pertolongan dari othor untuk kamu supaya kamu terjaga keasliannya hingga othor datangkan langsung yg pantas oven buat sosisnya c heru😂🤣🤣🤣
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
duh itu ukuran sosisnya,bikin traveloka 🤭🤭🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
sehat sehat ibunya nayaka ....
dan semoga nayaka berbahagia dengan ...... tuan gapian . yesss 😍
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
semangat dan salut buat perempuan perempuan yang sedang berjuang dalam kerasnya hidup tanpa harus merendaahkan diri
ganbatte, nay 💪💪💪
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
ehhh jangan salah, nay ....
di novel aja ada judulnya tuh
CINTA DAN DENDAM
atau
CINTA DI ANTARA DENDAM
atau
MENIKAH KARENA DENDAM

awalnya mah dendam, nay.... eehhhh ujung ujung nya duit ...ehhh salah 😅
ujung ujungnya cinta lahhh
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ☠️⃝𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
ga ada yang ga mungkin dalam cinta , nay ....
kaya miskin
cantik jelek
....... bukanlah suatu patokan akan hadirnya cinta dan kemana cinta akan bermuara .

jadi .... jangan pesimis, nay ..... 💪😁
🤍: 😂😂🙈 walaupun terlambat datangna cinta ntuu akak sus 🏃🏃
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
like 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!