NovelToon NovelToon
Looking For Murder

Looking For Murder

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Mafia / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Bas_E

Kisah ini adalah kisah seorang perwira menengah kepolisian Osaka yang bernama Takagi Fujimaru, 35 tahun, bersama rekannya Kaoru Usui, 30 tahun, yang mengungkap kasus pembunuhan berantai. Kasus ini terinspirasi dari kisah nyata pembunuhan berantai yang terjadi di Hongkong pada tahun 1982. Dalam bekerja mereka dibantu seorang dokter ahli forensik yang bernama Keiko Kitagawa, 35 tahun. Bagaimanakah kisah perjuangan mereka mengungkap kasus dan menemukan pelaku yang sesungguhnya ?
Selamat membaca....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bas_E, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cho Katou

Selamat datang di dunia fantasi Base. Kisah ini adalah kisah rekaan belaka. Jika ada kesamaan nama, tempat, dan peristiwa serta karya milik penulis lain baik di platform ini atau platform lain, semua hanya kebetulan belaka. Tanpa ada unsur kesengajaan. Aku tidak menjanjikan kisah ini akan menarik untuk dibaca. Karena aku sadar tema yang diambil bukanlah tema yang menjual. Pastikan anda sudah berumur 21+. Ada adegan yang kurang pantas dibaca anak di bawah umur.

Kisah ini berlatarkan negara sakura, Jepang, tepatnya di perfektur Osaka. Lagi-lagi Jepang. Setelah CS pertamaku yang juga berlatar Jepang. Entah mengapa, Jepang begitu menarik bagiku, sehingga aku memutuskan untuk memilih Jepang sebagai setting lokasi.

Kisah ini adalah kisah seorang perwira menengah kepolisian Osaka yang bernama Takagi Fujimaru, 35 tahun, bersama rekannya Kaoru Usui, 30 tahun, yang mengungkap kasus pembunuhan berantai. Kasus ini terinspirasi dari kisah nyata pembunuhan berantai yang terjadi di Hongkong pada tahun 1982. Dalam bekerja mereka dibantu seorang dokter ahli forensik yang bernama Keiko Kitagawa, 35 tahun. Bagaimanakah kisah perjuangan mereka mengungkap kasus dan menemukan pelaku yang sesungguhnya ? Selamat membaca....

HK Club Q International Party Bar, Osaka

Selasa, 20 September 2020

Malam sudah merangkak naik. Waktu menunjukkan pukul 4 pagi. Pengunjung club sudah mulai berangsur sepi. House music yang memekakkan telinga telah berganti music yang lebih soft. Para penari striptis dan pole dancer telah turun dari panggung kebesaran mereka. Sorak sorai dan teriakan histeris penonton pun telah usai. Disalah satu sudut club, kamar vvip lantai 3, Cho Katou 25 tahun, baru saja selesai menemani tamunya. Kamar istimewa yang dipesan sang tamu menjadi saksi kerja kerasnya malam itu. Tips besar yang diberikan untuknya, menunjukkan kelasnya di dunia hiburan malam. Cho Katou, bukan primadona club yang menjadi rebutan para lelaki hidung belang. Tetapi dia adalah salah satu wanita terbaik yang dimiliki HK Club, tempatnya mencari kepingan Yen. Cho yang telah mengenakan pakaiannya kembali, sebuah dres mini setinggi paha tanpa lengan berwarna merah yang dipungutnya di lantai, bersamaan dengan pakaian dalamnya. Cho berniat meninggalkan kamar itu. Jam kerjanya telah habis. Keinginan untuk mandi ditundanya nanti setelah sampai di apartemennya. Sudah menjadi kebiasaan Cho, tidak pernah sekalipun dia bermalam sampai pagi bersama klien manapun. Setelah bekerja, secapek apapun, Cho selalu mengusahakan untuk pulang ke apartemennya. Seakan itu telah menjadi prinsip hidupnya.

Mr. Jo, 38 tahun, lelaki blasteran Jerman-Perancis, kliennya malam itu sudah terlelap dalam tidurnya. Sambil tersenyum memandang lelaki tampan dan tinggi besar itu, Cho bergegas mengambil tas branded berwarna merah cerah yang terletak di nakas tempat tidur. Mengambil ponsel dan mengecek pesan masuk. Sebuah notifikasi yang masuk dari 2 jam yang lalu dibukanya. Transferan sebesar 250 juta Yen telah masuk ke rekeningnya. Tentu saja dari Mr. Jo sang klien langganan. Cho mengecup kening Mr. Jo sekilas.

“Terimakasih sayang. Kamu memang yang terbaik” ucapnya pelan.

Cho beranjak meninggalkan kamar. Membuka pintu dan menutupnya kembali dengan perlahan.

Dengan langkah cepat, Cho menyusuri lorong lantai 3 itu menuju lift. Di depan lift ia bertemu dengan seorang security yang bernama Steve 25 tahun, pria Jepang-Amerika berbadan kekar.

“Pagi, Steve”. Sapanya ramah.

“Pagi juga Nona. Mau pulang Nona Cho?“

“Iya, Steve”

“Mau aku pesankan taksi, Nona?"

“ Boleh. Kalau bisa cepat ya, aku mau buru-buru sampai ke apartemen. Capee banget”

“Baiklah, Nona. Nona tinggal tunggu di depan. Saya panggil kan taksi”. Kata Steve sambil memencet tombol lift turun.

“Silahkan Nona “.

Steve mempersilahkan Cho masuk duluan ke dalam lift.

"Terimakasih, Steve"

Kemudian dia ikut masuk. Di dalam lift Steve mengotak-atik ponselnya, memesan taksi melalui aplikasi. Tak lama kemudian lift turun berhenti, dan pintu terbuka. Cho melangkah cepat keluar lift. Di ikuti Steve di belakangnya. Sampai di depan pintu depan club, Cho di sambut security lain yang bernama Brandon 25 tahun, Pria Afrika-Amerika yang tak kalah kekar dengan Steve. Ia membukakan pintu untuk Cho.

"Bro aku sudah pesan taksi buat Nona Cho. Kamu pastikan dia naik ke taksi nya ya... Aku mau balik ke pos ku.

"Ok Bro."

"Nona, saya balik ke pos. Brandon di sini buat temani Nona"

"Ohh. Ok. Makasih ya"

"Gak masalah Nona, sudah tugas saya. Bro, titip Nona Cho ya" Kata Steve sambil terlalu.

"Ok Bro"

Tak lama berselang. Sebuah taksi berhenti di depan club.

"Dengan Nona Cho ? Pesanan atas nama Nona Cho, tujuan Bay Wheel apartemen" Tanya supir taxi.

"Iya benar. Saya sendiri"

"Silahkan naik, Nona", kata supir taksi.

Brandon segera membukakan pintu taksi dan mempersilahkan Cho masuk.

“Silahkan Nona. Hati-hati di jalan”

"Terimakasih Brand" Cho tersenyum manis. Kemudian masuk ke dalam taksi. Brandon segera menutup pintu taksi.

“Sesuai aplikasi ya, Nona ?”. Tanya supir taksi

“Iya, Pak”.

Taksi pun terlalu, meninggalkan HK Club. Membelah jalanan kota Osaka yang tak pernah tidur. Tanpa siapapun yang tau, itulah kali terakhir mereka melihat Cho Katau dalam keadaan hidup.

***

1
ramanda
tubuh yusa diambil alih sota sebelum akhirnya bertemu mbak kunti dan dibanting sampai pingsan selama dua bulan. mungkin.
ramanda
aku rasa biksu itu bukan hantu atau biksu asli, tapi kepribadian baru yusa.
ramanda
wow dua bulan di dalam hutan dan masih hidup ? bagaimana cara dia bertahan hidup ?
ramanda
fuji pemilik gunung kembar kesayangan geo.
ramanda
Subhanallah .. sungguh anak yang malang.
ramanda
jadi selama ini ayahnya tau tapi menutupi fakta, dan ibunya .. sama sekali tidak tau penyakit mental anaknya. 😥
ramanda
padahal sekolah di jepang baru mengajarkan calistung ketika anak berada di sekolah dasar. atau sekitar usia 7 tahun.
ramanda
apakah ren adalah kepribadian lain dari yusa ?
ramanda
tak bisa berkata kata menyaksikan adiknya berdebat dengan dirinya sendiri.
ramanda
pelakunya mengidap penyakit kepribadian ganda. apakah yusa juga yang melakukan pembunuhan terhadap cho, ayumi, dan adriana ?
ramanda
yusa ? memiliki kepribadian ganda atau alter ego ?
ramanda
pelaku mengenal hikari ?
ramanda
benjorka. benjiro bjorka.
ramanda
perempuan mengucapkan love you kepada perempuan lain akan terdengar biasa saja sejauh kita tidak tau kalau mereka menyimpang.
ramanda
sora kah ? hahaha
ramanda
doa baik saja belum tentu dikabulkan apalagi doa buruk 🤣
ramanda
aku sudah curiga saat dia bilang tentang pilihan hidupnya dan benci lelaki. ternyata memang menyimpang.
ramanda
yang benar usia takagi 39 atau 35 tahun ?
ramanda
kalau melakukan pelepasan di dalam, besar kemungkinan ditemukannya DNA tetsuya.
ramanda
ternyata diam2 perempuan juga berimajinasi ke arah sana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!